Sponsors Link

4 Terapi Impoten yang Perlu Diketahui Pria Paling Alternatif

Sponsors Link

Impoten menjadi masalah atau mimpi buruk bagi kebanyakan pria. Hal ini karena ketidakmampuan organ vitalnya dalam melakukan ereksi yang menganggu kepuasan pasangan dalam hubungan seksual. Beberapa pria atau pasangan menganggap hal ini normal seiring dengan bertambahnya usia. Tapi bagi mereka yang tidak memberi pengertian, impoten adalah suatu tanda-tanda terkena penyakit kelamin yang bisa menjadi masalah rusaknya suatu hubungan. Ini menandakan bahwa mayoritas pria mungkin termasuk Anda tidak menginginkan penyakit atau kelainan ini menjangkit sistem reproduksi Anda.

ads

Mungkin banyak pria yang belum memahami impoten? Secara garis besar impoten adalah ketidakmampuan pria dalam melakukan ereksi saat melakukan hubungan seksual. Bermacam-macam hal dapat menjadi penyebab impoten. Misal saja, diabetes, pola hidup yang tidak baik seperti mengonsumsi alkohol, atau merokok dan kurangnya olahraga. Lantas apa yang bisa dilakukan agar terhindar atau mengobati impoten? Ada satu artikel yang telah membahas tentang cara mencegah impoten. Anda dapat membaca artikel tersebut.

Salah satu cara lain yang belum sempat dibahas yaitu menggunakan terapi. Ternyata impoten atau kelainan ereksi tidak hanya dapat dicegah atau disembuhkan melalui pola hidup sehat dan menjaga makanan bagi kesehatan kelamin Anda. Studi dan para ahli ternyata juga memberikan solusi penyembuhan melalui terapi. Mungkin banyak pria yang belum tahu penyembuhan menggunakan cara ini. Maka, mari kita bahas terapi-terapi yang dapat digunakan untuk menyembuhkan impotensi pada pria.

Terapi Pengobatan Impotensi

Seperti yang diketahui, terapi ini berbeda dengan lainnya yang melibatkan emosional serta psikologi Anda. Terapi ini justru menyembuhkan impoten Anda melalui perbaikan sel dan hormon. Meskipun demikian, tidak ada proses operasi yang membekaskan luka pada organ vital Anda atau penyakit kelamin lain seperti ciri-ciri hidrokel atau varikokel. Poin lebihnya lagi, terapi ini memiliki efek jangka panjang yang mampu mempertahankan kemampuan ereksi Anda lebih lama. Sehingga tidak akan tumbuh kekhawatiran dalam melakukan hubungan seksual. Anda patut mencoba terapi yang satu ini jika memang terapi dalam bentuk konseling tidak memuaskan Anda.

Impoten memang menjadi masalah pria akhir-akhir ini, tidak semata kareana penyebab kesehatan lainnya, impoten juga bisa dikarenakan masalah pada psikologi Anda. Dengan gaya hidup masa kini yang begitu banyak tuntutan baik di lingkungan kerja atau masyarakat, masalah akan terus menjadi momok dalam pikiran Anda. Hal ini akan berakibaat buruk pada kemampuan Anda dalam melakukan ereksi. Stres akibat deadline, kerjaan dan segala macam jenis perkerjaan bisa menganggu hubungan Anda dengan pasangan.

Terapi yang telah disebut di atas bisa Anda lakukan untuk mencegah impoten. Misal saja Anda sudah mencapai titik klimaks stres dan merasa hubungan seksual Anda sedang tidak baik-baik saja. Hal ini bisa Anda konsultasikan sebelum impoten menjadi momok hancurnya suatu hubungan. perlu ditekankan bahwa terapi ini tidak memberikan efek samping apapun, seperti penyebab kelamin bengkak Anda.

  1. Cognitive behavioural therapy (CBT)

Terapi CBT lebih dikhususkan pada penanganan psikologi penderita impoten. Terapi ini akan membantu Anda mengubah mindset dan rasa ketidakpercayaan diri Anda. Hasil akhir dari terapi ini adalah adanya energi positif yang akan membawa Anda pada pemikiran yang lebih rasional, ketenangan jiwa, dan membuat Anda merasa lebih baik meskipun impoten Anda belum sepenuhnya sembuh.

Keadaan yang memiliki mindset positif dan jauh dari rasa stres, akan membuat Anda lebih leluasa melakukan hubungan seksual tanpa rasa beban. Alhasil, ereksi berangsur-angsur akan normal dan impoten Anda telah sembuh. Cara kerja terapi ini yaitu mengajar Anda untuk berbagi pikiran-pikiran positif yang menjauhkan Anda dari penyebab impoten seperti ekspektasi berlebih agar ereksi terjadi, kemungkinan-kemungkinan buruk yang seharusnya tidak Anda pikirkan. Selain itu, pembelajaran tentang seksualitas dan pengembangan komunikasi adalah tujuan utama terapi tersebut.

Sponsors Link

Dikarenakan terapi ini lebih membahas tentang psikologis Anda, tentu ada beberapa sesi diskusi yang teratur dan terstruktur yang sesuai dengan keinginan Anda. Sehingga beberapa hal yang Anda keluhkan misalnya bisa menjadi fokus utama dan dapat terselesaikan lebih cepat. Anda juga dapat melakukan atau menyusun jadwal Anda sendiri untuk melakukan terapi ini. Sehingga terapi akan berjalan sesuai keinginan dan kondisi terbaik Anda. Lebih menyenangkan lagi, terapi ini mampu dilakukan tanpa harus bertatap muka jika memang jadwal pekerjaan Anda terlalu padat. Mintalah dokter Anda untuk mengatur dan menjelaskan cara pembuatan jadwalnya.

  1. Sex Therapy

Terapi dengan metode ini sepertinya lebih tepat untuk para pria termasuk Anda yang mengalami impoten karena stres akibat penatnya pekerjaan, adanya keresahan dan ekspektasi untuk memuaskan pasangan, adanya stres-stres lain sehingga darah Anda tidak mengalir dan berfungsi secara normal. Pada awal hari Anda konseling atau seminggu awal Anda akan diminta oleh dokter untuk membaca buku mengenai seksualitas, melakukan beberapa latihan fisik yang akan menurunkan ketakutan Anda dalam melakukan hubungan seksual, dan melakukan komunikasi yang baik dengan pasangan.

ads

Terapi ini dilakukan dengan 5-20 sesi pertemuan dan setiap pertemuan akan membahas hal yang berbeda. Terkadang dokter akan meminta pasangan Anda juga untuk mendampingi pada saat terapi dijalankan. Dokter akan meminta pasangan menyampaikan apa kekurangan dan keresahan selama melakukan hubungan seksual. Pada terapi ini, memang kedua pihak dipaksa untuk terbuka satu sama lain. Hingga pada akhirnya, pasangan ini akan diminta untuk saling menghargai terlebih dahulu. saling membangun pengertian dan mencoba melakukan hal-hal sederhana yang membuat keduanya semakin dekat. Hingga pada saatnya siap untuk melakukan hubungan seksual.

Terapi ini tidak akan memberikan dampak yang signifikan jika penderita tidak rutin melakukan konsultasi. Memang pada awal terapi Anda akan diminta untuk bercerita yang menurut Anda ini hal yang memalukan untuk diketahui orang lain. Tetapi jika Anda absen selama terapi, maka tidak akan ada perubahan dan impoten Anda tidak akan sembuh. Kesimpulannya, terapi ini lebih fokus pada bagaiamana pasangan memperlakukan satu sama lain saat berhubungan seksual. Apa saja yang diharapkan dan dipikirkan. Bisa jadi penyakit kelamin wanita. Sehingga nantinya dokter akan memberikan edukasi seksual dan cara membangun komunikasi yang baik menegenai seksualitas kepada pasangan agar tidak saling menekankan keinginan dan memberatkan pikiran yang berujung pada stres. Pria tidak selalu menajdi masalah. siapa tahu penyebab mandul.

  1. Phsycosexual Therapy

Terapi selanjutnya lebih emmbutuhkan waktu yang lama. Sebab tidak hanya menganalisis masalah hubungan seksual Anda, tetapi juga psikologis Anda dan pasangan Anda dalam hubungan seksual. Artinya, dokter tidak hanya berfokus pada masalah Anda, tetapi menyeluruh pada seksualitas Anda. Mulai dari riwayat kesehatan kedua pihak, keinginan yang dicapai dalam hubungan seksual kedua pihak, dan beragam masalah seksual kedua pihak. Terapi ini juga melibatkan peran aktif pasangan untuk mengikuti terapi.

Selain itu dokter akan mengajak Anda untuk bernostalgia tentang bagaimana hubungan seksual Anda sebelumnya. Apakah semakin tahun hubungan seksual Anda tidak membaik dan mengapa hal itu terjadi. Anda akan diajak bercerita bagaimana masa lampau hubungan seksual Anda baik-baik saja namun mengapa kini menjadi bermasalah. Sehingga dokter tidak hanya menyelesaikan masalah ini sendiri. Tetapi juga mengajak Anda untuk mengambil kesimpulan sendiri akibat dari impoten Anda.

Dengan cara-cara yang tersebut di atas, jelas terapi satu ini lebih memakan waktu yang lama. Sebab Anda ikut terlibat aktif dalam menelaah dan menganalisis sekaligus mengambil kesimpulan atas masalah Anda. Sehingga biasanya dokter tidak pernah memberi Anda sesi khusus dalam konsultasi. Meskipun demikian, Anda harus rutin melakukan konsultasi, sebab Anda sangat berperan atas sembuhnya impoten Anda.

  1. PRP Therapy
Sponsors Link

Terapi yang satu ini terbilang cukup unik. Sebab dalam proses terapi, dokter memanfaatkan sel plasma darah Anda untuk menyembuhkan impoten atau ketidakmampuan Anda dalam proses ereksi. Terapi ini nantinya mengambil beberapa sel plasama darah Anda dan dipidahkan zat-zatnya sehingga yang dibutuhkan saja yang akan disuntikkan pada penis Anda. Tapi suntik ini tidak akan membuat penyebab adanya benjolan di skrotum. Terapi ini nantinya akan membuat ereksi Anda semakin kuat.

Proses kerjanya yaitu, sel plasma yang mengandung glikoprotein akan diambil untuk disuntikkan pada penis Anda. Glikoprotein tersebut memiliki kemampuan untuk mengembangkan sek-sel baru yang dibutuhkan penis untuk memicu ereksi. Sebelumnya glikoprotein membunuh sel-sel amti yang tidak berfungsi dan menjadi salah satu penyebab Anda impoten. Terapi ini akan meningkatkan aliran darah Anda sehingga ereksi menjadi normal dan juga meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Tidak hanya itu, terapi ini juga akan menjaga hormon seksual Anda sehingga rasa khawatir saat berhubungan seksual akan hilang,

Hubungan yang baik terjalin secara sehat tanpa adanya intimidasi satu sama lain. Sehingga menjaga komunikasi dengan pasangan Anda terutama masalah hubungan seksual sangat dianjurkan. Bicara baik-baik dengan pasangan atas ketidakpuasan satu sama lain mampu menjaga keharmonisan hubungan yang Anda jalani. Jika Anda dan pasangan memilih untuk melakukan terapi, jangan lupa untuk membicaraknnya terlebih dahulu. siapa sangka terapi nanti tidak membantu dan berdampak pada operasi yang harus disetujui oleh kedua pihak. Sehingga kunci sukses nya suatu hubungan memang terletak pada menjaga komunikasi satu sama lain. Impoten bukan penyakit berbahaya yang akan menyerang kehidupan Anda, tapi justru menyerang asmara yang telah Anda bangun cukup lama.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan