Sponsors Link

Sering Menstruasi Setelah Lepas KB: Penyebab, Bahaya, dan Pengobatannya

Sponsors Link

Alat kontrasepsi KB merupakan pencegah kehamilan yang mengandung hormon. Bersifat mampu memengaruhi keseimbangan sistem hormon dalam tubuh, pemakaian alat kontrasepsi mengakibatkan siklus haid menjadi tidak teratur yakni berkepanjangan bahkan hingga tidak haid sama sekali. Jika pemakaian alat kontrasepsi dihentikan, pada umumnya siklus haid akan kembali normal dalam waktu 6 bulan hingga 1 tahun. Namun banyak kasus terjadinya menstruasi yang sering atau berjangka waktu terlalu panjang setelah lepas KB yang biasa disebut menorrhagia. Nah, Anda dapat mengetahui penyebab, bahaya, dan pengobatan bagi menstruasi yang terlalu sering terjadi setelah lepas KB seperti di bawah ini:

ads

Penyebab

Menorrhagia dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti kelainan hormon endokrin, kelainan anatomi rahim, kelainan organik (disfungsi organ dan kelainan koagulasi), serta faktor latrogenik yaitu pemakaian IUD dan obat-obatan tertentu. Namun penyebab menstruasi berlebihan ini umumnya tidak memengaruhi atau menyebabkan kelainan pada rahim. Dalam bahasan ini khusus ditujukan bagi Anda yang pernah menggunakan alat kontrasepsi dan telah menghentikannya. Berikut beberapa penyebabnya yang perlu anda ketahui:

  • KB suntik yang biasa diberikan pada wanita mengandung Depomedroksi Progesterone Acetat (DPMA) yang mampu memengaruhi sistem hormon tubuh.
  • Jenis kandungan long-acting progestin yang dikonsumsi tiap bulan ini pun membuat lendir dalam rahim mengental serta menghambat pembuahan dengan cara mencegah penempelan sel telur pada dinding rahim. (Baca juga: penyebab rahim terbalik)
  • Tubuh yang tidak lagi mendapatkan pengaruh dari alat kontrasepsi akan mencoba menyesuaikan diri serta menormalkan kembali fungsi hormon yang bekerja.
  • Hormon-hormon dalam tubuh mulai memaksakan siklus menstruasi sendiri. Hal ini berarti terjadi ketidakseimbangan hormon masih terjadi dimana salah satunya mengakibatkan pendarahan atau haid yang terlalu sering.
  • Namun, ada juga kasus dimana wanita menjadi tidak haid atau hanya muncul flek coklat sebelum menstruasi. Tetapi ketika keseimbangan hormonal telah tercapai kembali maka menstruasi akan kembali normal dan keluhan mulai berkurang.

Bahaya

Kasus menorrhagia yang terjadi selama lebih dari 7 hari memiliki gejala seperti keluarnya darah berupa gumpalan darah dan perlunya penggantian pembalut setiap jam agar darah tidak mengenai pakaian terluar. Jika Anda mengalami menorrhagia sekaligus datangnya dalam interval yang tidak beraturan, misalnya terjadi haid 2 kali dalam satu bulan, maka Anda mengalami menometrorhagia. Penyebab menometrorhagia ialah berasal dari kelenjar endokrin seperti gangguan ovarium, endometrium, dan hipotalamus, maupun dari kelenjar bukan endokrin seperti malnutrisi dan penyakit sistemik.

  • Terjadinya Anemia

Datangnya haid ini dikatakan normal jika Anda tidak merasakan berbagai gejala seperti pusing, letih, nyeri perut, terjadi keputihan yang tidak normal, dan volume darah yang keluar lebih dari 60 ml. Jika ada gejala seperti mudah lelah, turunnya konsentrasi, napas memendek, dan depresi maka kemungkinan Anda mengalami anemia. Penyakit anemia tidak bisa diabaikan begitu saja karena memiliki banyak risiko lain, seperti menjadi pemicu gagal jantung bahkan kematian. Karena rendahnya kadar hemoglobin, wanita juga rentan akan keracunan dan penurunan sistem kekebalan tubuh. Anemia juga menjadi gejala penyakit sipilis bagi pria maupun wanita.

  • Gumpalan Darah Dalam Perut

Selain anemia, penderita menorrhagia juga mungkin mengeluarkan gumpalan darah sehingga lama-kelamaan perut menjadi kram. Hal ini bisa jadi merupakan gejala pertumbuhan sel abnormal dalam rahim atau fibroid uterus. Dipicu oleh penebalan dinding secara terus menerus, penderita penyakit ini pun mengalami menstruasi dengan durasi panjang. Terlebih lagi, selama pemakaian alat kontrasepsi biasanya penderita belum menyadari efek sampingnya.

Sponsors Link

Tidak hanya fibroid uterus, pemakaian alat KB juga memperparah kemungkinan penyakit di luar alat reproduksi khususnya wanita yang memiliki diabetes dan gangguan kelenjar tiroid. Menstruasi yang awalnya sudah lama akibat menderita penyakit tertentu akan bertambah lama setelah lepas dari pemakaian alat KB. Sudah bukan hal yang baru lagi bahwa diabetes erat kaitannya dengan penyakit lain, seperti pengaruh sering bisul dengan gejala diabetes.

Pengobatan

Pada umumnya, Anda dapat berkonsultasi ke dokter lalu akan disarankan untuk mengonkonsumsi sumber hormonal dari luar seperti terapi hormonal dengan pil kontrasepsi kombinasi yang mengandung estrogen dan progesteron untuk mencegah sel telur dalam rahim lepas. Beberapa pengobatan yang bisa anda ketahui sebagai berikut:

Sponsors Link

  • Terapi hormon juga menjadi solusi dari keputihan darah yang juga disebabkan oleh penggunaan alat KB. Apabila disertai gejala nyeri, maka obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs) sangat disarankan karena juga mampu meredakan produksi hormon prostaglandin, salah satu hormon pemicu menorrhagia.
  • Obat yang efektif mengurangi pendarahan hingga 20% sampai dengan 50% ini contohnya ialah ibuprofen, asam mefenamat, dan naproxen.
  • Untuk melakukan pengobatan sederhana, Anda dapat mengonsumsi makanan kaya zat besi dan dianjurkan untuk tetap beristirahat dan menghindari stress. Hal ini akan sangat membantu khususnya jika menorrhagia diikuti dengan anemia.
  • Selain itu, Anda juga harus menjaga keseimbangan berat badan agar tidak obesitas maupun kekurusan agar memiliki lemak yang cukup untuk produksi hormon estrogen. Adapun merokok, mengonsumsi kafein dan alkohol berlebih ialah hal yang harus dihindari karena kebiasaan tersebut merupakan penyebab mandul.

Sering menstruasi setelah lepas alat kontrasepsi menjadi hal yang mungkin terjadi. Namun, pada awalnya Anda tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa menstruasi dalam jangka waktu lama ini terjadi karena menghentikan alat kontrasepsi karena banyak juga kemungkinan yang lain, seperti kelainan di dalam rahim. Maka Anda disarankan untuk mengunjungi dokter spesialis kandungan untuk memastikan adanya kemungkinan lain sehingga pengobatan dapat berjalan dengan lancar hingga siklus menstruasi menjadi normal kembali.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan