Sponsors Link

Sering Keputihan Berlendir: Penyebab, Bahaya dan Penanganannya

Sponsors Link

Setiap wanita yang telah melalui masa pubertas tentu akan mengalami yang namanya menstruasi. Secara umum, menstruasi adalah keluarnya darah kotor melalui vagina. Biasanya warnanya hitam pekat, ada yang merah, sampai dengan bau dan tidak berbau. Setelah mengalami haid, biasanya akan di ikuti dengan keputihan, yakni cairan putih keluar melalui vagina. Akan tetapi ada beberapa kasus keputihan yang menjadi masalah beberapa wanita, salah satunya adalah Sering Keputihan Berlendir.

ads

Keputihan darah di sertai lendir seharusnya memanglah umum, karena sering di alami oleh wanita. Akan tetapi bukan berarti anda harus membiarkannya begitu saja, khawatir adalah cara yang tepat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Karena takutnya kekhawatiran tersebut menimbulkan kenyataan seperti adanya penyakit kronis. Keputihan bisa juga menjadi tanda bahwa seseorang mengalami kanker. Anda tentu tahu bagaimana perkembangan penyakit kanker ini, sangat mematikan.

Salah satu dari sekian jenis kanker yang mengancam wanita yakni kanker serviks. Kanker serviks atau biasa dikenal juga dengan the silent killer, timbul seakan tanpa memberikan gejala utama pada wanita. Beberapa perubahan yang akan terjadi pada wanita misalnya seperti keputihan bisa menjadi salah satu pertanda, kemudian diikuti oleh ciri ciri penyakit kanker serviks berikut. Kendati demikian tidak semua keputihan mampu dikategorikan sebagai salah satu tanda kanker serviks, seperti apa keputihan yang membahayakan sebagai suatu tanda kanker serviks.

Keputihan tentu berkaitan erat dengan wanita. Tidak semua keputihan tersebut merupakan pertanda adanya gangguan kesehatan alat reproduksi. Keputihan bisa digolongkan menjadi keputihan fisiologis (normal) dan keputihan patologis (membahayakan). Apabila anda Sering Keputihan Berlendir, tidak ada salahnya memeriksakan ke dokter untuk mengetahui kondisi yang sedang berkembang, benarkan murni keputihan atau masalah lain.

Penyebab dari keputihan sendiri disebabkan oleh jamur, bakteri dan juga virus. Adapun jamur yang menjadi penyebab keputihan yaitu candida albicans yang mampu menimbulkan gatal pada sekitaran vulva. Pada kondisi keputihan yang disebabkan oleh jamur, keputihan akan berwarna putih susu, berbau, gatal dan cairan lebih kental. Bahkan dalam kondisi tertentu pun akan menyebabkan kemerahan dan cukup membahayakan jika terjadi pada ibu hamil lantaran tertelan oleh bayi maka akan mengalami kondisi yang sama.

Sedangkan untuk penyebab keputihan selanjutnya yakni parasit, jenis parasit trichomonas vaginalis yang ditularkan pada waktu melakukan hubungan intim, perlengkapan mandi bersama, kloset umum atau menggunakan celana dalam penderita. Kondisinya akan ditandai dengan keputihan berwarna kuning dan kental, berbuih dan berbau anyir. Meskipun keputihan yang disebabkan parasit tidak akan menimbulkan gatal tetapi akan mengalami nyeri jika ditekan.

Selanjutnya adalah keputihan yang di sebabkan oleh bakteri, misalnya seperti bacterual vaginosis. Bakteri yang mampu menyebabkan rasa gatal dan juga mengganggu bahkan hingga menimbulkan buih serta berwarna lebih keabuan. Hati hati dengan jenis keputihan yang satu ini, karena akan menyebabkan pertanda terjadinya penyakit kelamin wanita. Masih dengan penyebab dari keputihan sendiri, selanjutnya adalah di akibatkan virus yang berhubungan dengan gejala gangguan pada alat kelamin.

Kondisi yang di picu virus tersebut akan di sertai dengan kutil banyak serta cairan mengalami bau tak sedap. Kondisi ini sangat mudah sekali tertular, mengalami luka melepuh dan juga terasa panas pada wanita yang menderitanya. Namun bila mengulang lagi pada kalimat di atas, keputihan bisa terjadi setelah atau sebelum menstruasi. Hal ini masih di anggap normal-normal saja.

Ciri-ciri bahwa keputihan normal yakni tidak berbau, tidak berwarna dan tidak gatal. Apabila anda mendapati keputihan tidak sama seperti itu, periksakan segera mungkin. Sedangkan untuk mengenalinya lebih jauh tentang perbedaan keputihan normal dan tidak normal, Anda bisa melihatnya secara lengkap dan jelas pada link tersebut.

Sponsors Link

Sering Keputihan Berlendir wajar bila menjadi pertanyaan sebagian besar wanita, karena adakalanya rasa khawatir terus membayangi jika biasanya tidak pernah atau belum pernah mengalaminya namun mendadak seperti ini. Secara otomatis hal itu sangat di khawatirkan sekali. Jika di tanya tentang bahaya atau tidak, semua tergantung pada pemeriksaan anda, atau minimal dengan melihat ciri-ciri keputihan yang terjadi, jika berwarna putih ke abu-abuan memang sudah saatnya anda melakukan pemeriksaan.

Berikut ini cara menangani Sering Keputihan Berlendir:

  1. Pembersihan yang Benar

Cara membersihkan bagian kewanitaan juga penting di perhatikan. Cobalah untuk menghindari membersihkan vagina dari arah belakang ke depan, namun lakukan dari arah depan ke belakang. Untuk lebih jelasnya, silahkan ketahui pada cara menjaga kebersihan vagina berikut.

  1. Hindari Celana Dalam Ketat

Jangan menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat hingga menimbulkan rasa tak nyaman. Selain itu, celana dalam yang ketat akan mencegah udara untuk masuk ke bagian kewanitaan sehingga daerah tersebut menjadi lembab, dan kondisi tersebut tidak baik untuk kesehatan.

  1. Kurangi Penggunaan Produk Sabun Kewanitaan

Biasakan membersihkan area kewanitaan anda dengan menggunakan air bersih saja. Namun tetap waspada sebab tidak semua sabun yang beredar di pasaran aman untuk digunakan. Penggunaan sabun yang salah malah bisa menjadi penyebab keputihan abnormal.

Itulah beberapa penyebab, bahaya sampai dengan penanganan dari keputihan yang sering berlendir. Semoga artikel ini bermanfaat!

Sponsors Link
, , , , , , , , ,




Oleh :