Sponsors Link

6 Salep Untuk Penyakit Kulit Dap yang Paling Bagus dan Aman Untuk Kulit

Sponsors Link

Mendengar istilah penyakit kulit Dap, mungkin akan terasa agak asing di telinga sebagian besar dari anda dan bahkan kemungkinan besar banyak yang belum pernah mendengarnya. Penyakit kulit Dap merupakan nama lain dari penyakit Herpes, lebih tepatnya adalah Herpes Zoster yang juga memiliki julukan lain yaitu penyakit dompu. Herpes Zoster ini berbeda dari Herpes Genital atau Herpes Simplex yang menyerang area kelamin, meskipun gejala yang dialami terkesan sama, karena sebenarnya kedua penyakit tersebub disebabkan oleh dua organisme yang berbeda satu sama lain.

ads

Penyebab dari herpes simplex adalah virus HSV yang sering menyerang area kelamin atau area tubuh yang kurang terjaga kebersihannya atau tertular dari orang lain, sementara Herpes Zoster disebabkan oleh virus Varicella-Zoster yang juga merupakan virus penyebab cacar air. Biasanya mereka yang pernah mengidap cacar air akan memiliki tingkat kemungkinan yang lebih tinggi untuk dapat terkena Herpes Zoster yang juga sangat menular apabila terkena kontak fisik dengan penderita Herpes Zoster tersebut.

Kenapa seseorang bisa terkena herpes zoster setelah terkena cacar air sebelumnya? Itu dikarenakan virus varicella zoster akan dapat memasuki tubuh penderita yang pernah menderita cacar air atau memang belum sembuh total, dan bisa diam bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan gangguan. Herpes zoster atau penyakit Dap ini tidak dapat diperkirakan dengan pasti apa penyebab dari munculnya penyakit tersebut, tetapi diduga penyakit ini akan dapat menjangkit pada tubuh penderita yang memiliki penurunan daya tahan tubuh dikarenakan suatu kondisi atau memnag karena faktor usia.

Penyebab Penyakit DAP

Seseorang yang melakukan kontak fisik dengan penderita herpes zoster atau Dap akan memiliki peluang lebih tinggi untuk terkena penyakit cacar air, baik bagi yang baru pertama kali ataupun yang sudah pernah mengalaminya sehingga perlu berhati-hati terutama apabila kondisi tubuh sedang tidak fit. Apabila disimpulkan, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Dap adalah sebagai berikut:

  • Faktor usia, biasanya mereka yang berumur lebih dari 50 tahun akan lebih mudah terkena penyakit Dap tersebut dikarenakan daya tahan berkurang,
  • Sedang menderita penyakit lainnya yang melemahkan sistem imun tubuh seperti HIV dan juga kanker,
  • Sedang menjalani perawatan untuk penyakit kanker,
  • Sedang dalam masa pengobatan atas suatu penyakit atau pasca operasi transplan organ yang menyebabkan tubuh dikondisikan untuk menurunkan sistem imun.

Tetapi bagi anda yang tidak memiliki masalah dengan sistem imun bukannya bisa bernafas lega dan dijamin tidak tertular, karena memang virus yang satu ini adalah salah satu yang mudah menjangkit sehingga sangat diperlukan kewaspadaan apabila anda sedang berada di sekitar seseorang yang menderita penyakit tersebut. Dan bagi anda yang sudah terlanjur menderita penyakit Dap ini, anda bisa konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, dan juga disarankan melakukan kegiatan-kegiatan seperti:

  • Tidak berhubungan seksual selama penyakit belum benar-benar disembuhkan
  • Tidak mengkonsumsi makanan yang dapat merangsang pertumbuhan virus seperti cokelat dan juga kacang-kacangan,
  • Jangan berada pada area atau ruangan dengan suhu yang ekstrim seperti terlalu panas ataupun terlalu dingin,
  • Hindari aktivitas-aktivitas yang dapat menyebabkan kontak fisik ataupun luka,
  • Tenangkan pikiran dan kurangi tingkat stress selama penyakit belum benar-benar disembuhkan,
  • Jangan merokok ataupun mengkonsumsi minuman beralkohol, terutama apabila dilakukan secara berlebihan.
  • Tidak berbagi peralatan makan, minum, dan mandi dengan mereka yang tidak menderita penyakit tersebut.

Pengobatan penyakit kulit Dap

Risiko penyakit kulit dan kelamin bisa datang dari berbagai macam aspek, tak terkecuali dari faktor makanan dan minuman yang anda konsumsi. Kami telah membahas beberapa hal terkait makanan yang sebaiknya anda hindari agar terhindar dari penyakit kulit-kelamin tersebut, seperti makanan penyebab keputihan, makanan penyebab lupus, kemudian makanan penyebab vitiligo, lalu makanan penyebab biduran, kemudian makanan penyebab kurap, dan masih banyak lagi yang lainnya yang bisa anda baca guna menambah informasi. Untuk menghindarkan penyakit ini pada anak anda, silahkan melakukan imunisasi menggunakan vaksin yang khusus untuk mencegah penyakit tersebut, misalnya Zostavax dan Shingrix untuk vaksin herpes zoster atau Dap,dimana Zostavak akan dapat memberikan perlindungan selama lima tahun dan Shingrix diprediksi bisa memberikan perlindungan lebih dari itu.

Sponsors Link

Akan tetapi tidak berarti anda yang sudah disuntik vaksin untuk herpes zoster ini akan dapat terhindar dari risiko cacar air, tetapi hanya akan mengurangi risiko terkena dan tertular yang lebih besar sehingga tetap baik untuk digunakan, dan juga anda bisa mengkonsumsi makanan yang dianjurkan untuk penderita herpes zoster. Ada beberapa macam pengobatan yang dapat dilakukan pada penderita dap alias herpes Zoster ini, baik menggunakan pengobatan suntik, kapsul, sirup/minum ataupun salep yang akan kami bahas secara rinci pada tulisan kali ini.

Pengobatan berbentuk kapsul biasanya menggunakan obat-obat seperti Gabapentin yang memiliki sifat antikonvulsan, kemudian amitriptyline yang bersifat sebagai anti depressan untuk mengurangi stress, dan ada juga Codeine yang dapat memberikan efek rileks pada tubuh dan pikiran, dan untuk pengobatan dalam bentuk suntikan biasanya menggunakan obat yang mengandung bius lokal ataupun kortikosteroid. Sementara, salep untuk penyakit kulit Dap yang umum digunakan dan terbukti berkhasiat ada beberapa macam, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Zovirax Topikal

Obat salep untuk penyakit kulit Dap yang sering digunakan dan dianjurkan adalah salep atau krim Zovirax yang dapat menghancurkan virus zoster dengan cepat sehingga akan menghentikan penyebaran dari virus tersebut. Dengan kandungan Acyclovir yang memang teruji dalam melawan varicella-zoster, anda hanya perlu menggunakan salep ini pada area yang terkena Dap sebanyak empat kali dalam sehari secara rutin sampai penyakit benar-benar hilang. Salep ini memiliki efek samping yang cukup megganggu seperti iritasi dan kulit serasa terbakar, dan sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah anda memiliki alergi terhadap Acyclovir atau tidak, dan juga biasanya ibu hamil tidak diperkenankan menggunakan salep ini.

ads

2. Acyclovir Topikal

Obat yang menggunakan nama yang sama dengan kandungannya ini juga sering digunakan sebagai salah satu salep untuk penyakit kulit dap yang efektif dan banyak dianjurkan oleh dokter. Akan tetapi, seperti pada Zovirax, sebaiknya anda konsultasi dan melakukan tes alergi terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini, dan sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil. Penggunaannya pun kurang lebih serupa dengan Zovirax, yaitu dioleskan pada area yang terinfeksi sebanyak empat kali dalam sehari setiap harinya sampai infeksi mengering dan penyakit benar-benar sembuh.

3. Qutenza

Mulai dari obat ini hingga ke bawah merupakan obat-obatan yang biasanya digunakan sebagai obat pendamping dari dua obat utama di atas, yang fungsinya tidak selalu berhubungan dengan membasmi virus tetapi baik untuk digunakan pada penderita Dap. Qutenza ini merupakan salep untuk penyakit kulit Dap yang dapat membantu relaksasi pada saraf-saraf yang nyeri atau terasa sakit pada saat penyakit tersebut masih aktif sehingga sangat berguna di dalam proses penyembuhan penderita Dap.

4. Lidocaine

Salep untuk penyakit kulit Dap yang satu ini tidak berfungsi untuk membunuh virus melainkan memberikan efek kebas atau mati rasa pada area yang terinfeksi sehingga akan sangat membantu dalam meminimalisir rasa nyeri dan sakit yang dirasakan oleh penderita Dap.

5. Betason Neomycin

Obat yang mengandung kortikosteroid dan juga betametason serta neomycin sulfat ini sangat baik dalam mengobati bermacam penyakit kulit akibat virus herpes, dan juga penyakit lainnya seperti dermatitis, eksim, radang, infeksi, dan lain sebagainya. Penggunaannya pun tidak sulit, cukup dengan mengoleskan salep ke area yang terkena infeksi Herpes Zoster sebanyak tiga sampai empat kali dalam sehari setiap harinya setiap 6 jam sekali, dan jangan lupa untuk terlebih dahulu membersihkan area ineksi (berlaku juga untuk obat lainnya).

6. Salep Zoter

Sama seperti obat salep untuk penyakit kulit Dap lainnya yang ada di daftar ini, salep zoter juga mengandung Acyclovir yang memang sangatla efektif dalam membasmi penyakit herpes akibat virus varicella-zoster tersebut. Penggunaannya juga terbilang sama, yaitu dengan membersihkan area infeksi dan kemudian mengoleskan salep pada area yang terkena infeksi tersebut sebanyak empat hingga 6 kali dalam sehari setiap 4 jam sekali.

Tentunya obat-obatan di atas sudah tidak diragukan lagi khasiatnya sebagai salep untuk penyakit kulit Dap yang efektif, tetapi meskipun begitu, sebaiknya anda tetap melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit atau dermatologis supaya dapat melakukan diagnosa beserta pengobatan yang tepat, terutama bagi anda yang memiliki alergi terhadap kandungan obat.

Baca juga artikel kami lainnya mengenai bagaimana cara mencegah herpes zoster yang bisa anda coba, kemudian apa saja cara penularan penyakit herpes simplex, lalu ada juga pembahasan mengenai salep untuk mengobati herpes di bibir yang bisa anda coba, lalu ada 4 macam antibiotik untuk herpes kulit yang biasa digunakan, dan juga 4 salep untuk mengobati herpes genital, serta masih banyak lagi tulisan lainnya terkait penyakit herpes tersebut. Tulisan ini bukanlah pengganti dari konsultasi dengan dokter, melainkan hanya untuk dijadikan tambahan pengetahuan serta referensi mengenai apa saja obat salep untuk penyakit kulit Dap yang bisa anda coba.

Sponsors Link
, , , ,




Oleh :
Kategori : Obat Obatan