Sponsors Link

14 Perbedaan Kurap dan Eksim yang Mudah Dikenali

Sponsors Link

Kurap dan eksim adalah penyakit kulit yang sama-sama memiliki gejala gatal pada kulit. Perbedaan kurap, atau penyakit kurap kering, dan eksim perlu untuk dikenali supaya mempermudah menentukan pengobatan yang perlu dilakukan. Lalu, apa sajakah perbedaannya?

ads

Kurap yang juga disebut dengan nama ringworm, adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Jamur yang menjadi penyebab kurap pun bermacam-macam, tergantung pada lokasi terjadinya penyakit kurap ini. Penyakit kurap ini bisa menular dengan mudah ketika terjadi kontak langsung dengan penderita dan sangat mudah menginfeksi terutama dengan kondisi kulit yang terlalu lembab.

Sementara itu, eksim atau dermatitis adalah penyakit kulit yang merupakan akibat dari iritasi atau peradangan pada kulit. Penyakit ini umumnya muncul di tangan atau kaki dan banyak diderita pada anak usia di atas 2 tahun. Penyakit ini juga ditandai dengan rasa gatal di area yang teriritasi. Akibat gejala gatal yang sama ini, penyakit kurap dan eksim ini salah dikenali satu sama lain. Maka, berikut ini akan diibahas beberapa perbedaan kurap dan eksim:

  1. Penyebab penyakit

Seperti yang telah dibahas singkat di awal, penyebab penyakit kurap adalah infeksi jamur. Ternyata hal inilah yang menjadi perbedaan mendasar antara kurap dan eksim. Jika kurap disebabkan oleh infeksi jamur, eksim disebabkan oleh infeksi alergi atau peradangan yang dipicu oleh hipersensitivitas terhadap zat tertentu. Hal yang sama juga menjadi penyebab penyakit eksim basah yang banyak terjadi.

  1. Kekambuhan

Kurap akan sangat mudah ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita yang sudah terinfeksi. Maka, jika jamur telah berhasil diberantas sehingga muncul ciri-ciri kurap akan sembuh dan pasien pun tidak lagi melakukan kontak dengan penyebab kurap, sangat kecil kemungkinan untuk terjadinya infeksi ulang.

Hal ini berbeda dengan penyakit eksim. Umumnya, seseorang yang pernah mengalami penyakit eksim akan bisa mengalami penyakit ini lagi di kemudian hari. Hal ini terutama jika orang tersebut kembali berinteraksi dengan pemicu peradangan di kulit, misalnya zat kimia, makanan, hingga suhu dingin yang membuat kulit lebih sensitif.

  1. Gejala

Baik penyakit kurap maupun eksim akan menimbulkan rasa gatal di kulit yang mengalami infeksi. Meski keduanya sama-sama gatal, terdapat gejala yang spesifik dan menjadi ciri khas masing-masing. Pada penyakit eksim, di area kulit yang mengalami gatal akan terjadi kemerahan, kering, penebalan hingga keropeng. Jika penderita memiliki kulit putih, area kulit yang gatal biasanya akan menjadi merah muda di awal infeksi. Sementara jika penderita berkulit lebih gelap, eksim akan mempengaruhi pigmen kulitnya sehingga daerah yang terkena eksim akan berwarna lebih terang atau lebih gelap daripada warna kulit normalnya.

Berbeda dengan gejala penyakit eksim di atas, pada penyakit kurap akan terbentuk tambalan di kulit yang berbentuk gelang. Ada beberapa jenis kurap yang ditentukan oleh jenis jamur yang menginfeksi. Masing-masing jenis akan menunjukkan gejala yang berbeda. Misalnya, kurap di jari-jari kaki yang biasanya akan muncul dalam bentuk sisik-sisik halus hingga lepuhan yang berisi cairan. Atau kurap di selangkangan yang akan akan menyebabkan kemerahan berbentuk seperti cincin di area lipatan paha.

  1. Kemungkinan genetik
Sponsors Link

Meski penyebab eksim belum diketahui secara pasti, beberapa ahli percaya bahwa eksim memiliki hubungan dengan riwayat genetik seseorang. Seseorang yang memiliki riwayat keluarga menderita alergi atau asma memiliki kemungkinan yang lebih besar menderita penyakit kulit eksim. Padahal, alergi dan asma ini kemungkinan besar bisa diwariskan ke keturunan.

  1. Faktor pencetus penyakit

Jika kurap sudah diketahui dengan pasti disebabkan oleh infeksi jamur, lain halnya dengan penyakit eksim. Eksim bisa disebabkan oleh alergi dimana setiap orang memiliki pencetus alergi yang berbeda-beda. Ada orang yang mengalami eksim setelah melakukan kontak dengan sabun atau detergen, ada pula orang lain yang mengalami eksim akibat bahan atau zat lainnya.

  1. Tindakan pencegahan

Sangat sulit untuk mencegah munculnya kurap karena penyakit ini berhubungan dengan jamur yang umum muncul dan menginfeksi kulit manusia. Namun, kita bisa meminimalisir penularan penyakit ini dengan berhati-hati dalam melakukan kontak fisik dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak.

Sponsors Link

Misalnya, dengan menghindari pinjam-meminjam pakaian, handuk dan lain-lain. Sementara itu, untuk penyakit eksim sangat sulit untuk sembuh dan dicegah kemunculannya karena berkaitan dengan faktor-faktor reaksi atau sensitivitas di dalam tubuh.

Namun, kita bisa meminimalisir kekambuhan penyakit dengan menghindari zat-zat alergi atau bahan lainnya yang cenderung keras untuk kulit.Misalnya, jika Anda memang memiliki kulit kering yang sensitif terhadap dingin, maka mandi terlalu lama bisa bikin eksim sehingga Anda harus menghindarinya. Menjaga kelembaban kulit menggunakan lotion dianggap cukup efektif untuk mencegah terjadinya eksim muncul kembali.

  1. Pengobatan

Kurap yang disebabkan oleh jamur akan membutuhkan pengobatan anti jamur untuk menghilangkan jamur yang menginfeksi. Selain itu, dokter mungkin juga akan memberikan antihistamin untuk menghilangkan gejala gatal yang dirasakan. Sementara itu, pada penderita eksim pengobatan akan dilakukan untuk menghilangkan rasa gatal dan mencegah infeksi. Penderita eksim akan disarankan untuk melakukan cara mengobati eksim misalnya dengan menggunakan lotion untuk menjaga kelembaban kulit, serta salep topical untuk dioleskan di area kulit yang terkena eksim.

Demikian perbedaan kurap dan eksim yang paling mendasar dan mudah untuk diketahui. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Sponsors Link
, , ,