Sponsors Link

7 Perbedaan Herpes dan Eksim yang Wajib Anda Ketahui

Sponsors Link

Penyakit herpes adalah penyakit kulit yang cukup banyak dialami oleh orang-orang di sekitar kita. Pada seseorang yang menderita herpes, maka dia akan merasakan rasa gatal yang sangat disertai sensasi perih hingga panas. Gejala ini seringkali dikira sebagai gejala eksim, sehingga penderita yang mengalaminya pun bisa melakukan pengobatan atau penanganan yang kurang tepat. Lalu, apakah ada perbedaan herpes dan eksim yang mudah dikenali?

ads

Herpes, yang merupakan penyakit kulit akibat virus, biasanya akan muncul di satu sisi atau sebagian area kulit saja. Herpes akan muncul dalam bentuk gelembung-gelembung berisi air, dimana hal ini berbeda dengan eksim. Pada penyakit eksim, yang muncul adalah ruam kemerahan yang terasa sangat gatal. Ruam ini juga bisa muncul di segala tempat di tubuh, tidak hanya berkelompok di satu sisi tubuh saja. Selain perbedaan herpes dan eksim dari segi fisik ini, berikut perbedaan lain antara herpes dan eksim yang perlu diketahui:

  1. Penyebab

Hal pertama yang membedakan herpes dan eksim adalah penyebabnya. Herpes adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Sementara itu, penyakit kulit eksim disebabkan oleh peradangan terkait alergi atau respon kulit terhadap zat-zat tertentu.

  1. Penularan

Herpes bisa diderita oleh seseorang karena ditularkan dari orang lain. Penularan bisa terjadi melalui udara, baik dari batuk, bersin, saling meminjam pakaian, hingga melalui hubungan seksual. Hal ini berbeda dengan penyakit eksim. Eksim tidak akan menular ke orang lain karena penyakit ini berkaitan dengan kondisi kulit seseorang yang terlalu sensitif dan bereaksi dengan zat-zat tertentu.

  1. Gejala

Secara umum, seseorang yang menderita herpes maupun eksim akan merasakan gatal yang hebat di area kulit yang terinfeksi. Namun, terdapat gejala yang spesifik yang bisa membedakan antara herpes dan eksim. Salah satu gejala yang membedakan herpes dengan eksim adalah rasa menggigil, nyeri di persendian, hingga demam dan sesak napas. Penderita eksim juga akan merasakan kesemutan di anggota tubuh, bahkan bisa mengalami pembengkakan di area tubuh tertentu. Gejala seperti ini tidak dirasakan oleh penderita eksim.

Hal ini cukup berbeda dengan gejala pada eksim. Penderita eksim biasanya akan merasakan gejala gatal yang hebat. Warna, intensitas dan lokasi ruam gatal akibat eksim memang bervariasi, namun hampir pasti akan menimbulkan rasa gatal yang membuat penderita selalu ingin menggaruknya. Penggarukan ini akan menyebabkan penyakit yang diderita semakin memburuk.

  1. Bentuk gelembung atau ruam

Perbedaan herpes dan eksim berikutnya adalah bentuk gelembung atau ruam yang muncul. Pada herpes, akan muncul gelembung berkelompok berisi air di area tubuh yang terinfeksi. Gelembung ini dapat pecah dan mengeluarkan cairan, dimana cairan ini jika terkena ke orang lain akan bisa menularkan herpes ke orang tersebut. Sementara itu, eksim akan muncul dalam bentuk ruam kemerahan yang terasa sangat gatal. Area eksim ini akan sangat kering jika diraba, bisa muncul di beberapa daerah sekaligus.

  1. Kekambuhan

Penyakit herpes yang merupakan penyakit akibat virus memang cukup sulit untuk disembuhkan. Ada beberapa macam-macam penyakit herpes, namun penyakit ini umumnya tidak mudah kambuh jika sebelumnya telah dilakukan pengobatan secara tuntas. Perlu dipahami bahwa jika Anda mengalami penyakit herpes, pengobatan harus dijalani oleh Anda dan pasangan seksual. Hal ini bertujuan agar virus penyakit herpes benar-benar hilang sepenuhnya dan tidak terjadi efek ‘ping-pong’ dimana Anda dan pasangan saling menularkan hingga penyakit herpes tidak kunjung sembuh.

Sponsors Link

Hal ini berbeda dengan penyakit eksim yang sangat mudah untuk kambuh. Kemungkinan untuk kambuh semakin meningkat jika Anda tidak mengenali pemicu timbulnya eksim, sehingga Anda masih terpapar oleh penyebab eksim itu sendiri. Tidak hanya itu, eksim akan mudah sekali kambuh karena penyakit ini berkaitan dengan alergi atau sensitivitas kulit Anda terhadap bahan-bahan tertentu.

  1. Pengobatan

Pengobatan penyakit herpes bisa dilakukan dengan beberapa obat-obatan yang mungkin banyak tersedia di apotek. Pemberian antibiotik mungkin dibutuhkan, oleh karena itu cara menyembuhkan herpes yang paling tepat adalah dengan mengikuti petunjuk dokter. Pengobatan untuk herpes ini, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, juga harus dilakukan oleh pasangan seksual. Tidak hanya itu, daya tahan tubuh penderita pun sangat perlu untuk dijaga untuk mendukung perlindungan tubuh terhadap virus yang menyerang.

Sponsors Link

Hal ini cukup berbeda dengan penyakit eksim yang pengobatan hanya perlu dilakukan oleh penderita itu sendiri. Anda bisa mencoba obat eksim tradisional ataupun cara mengobati eksim lainnya. Penyakit eksim tidak menular dan biasanya pengobatan bisa dilakukan secara topikal sembari menjauhi pemicu munculnya penyakit eksim. Pemicu penyakit eksim ini sangat perlu untuk diidentifikasi untuk memaksimalkan pengobatan yang dilakukan serta mencegah penyakit ini kambuh kembali.

  1. Tindakan pencegahan

Dengan beragam perbedaan herpes dan eksim di atas, tentu tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk penyakit ini pun berbeda. Penyakit herpes dapat dicegah dengan menjauhi perilaku seks bebas ataupun berganti-ganti pasangan ataupun dengan pencegahan herpes simplex yang cukup mudah untuk dilakukan. Penyakit ini memiliki kaitan erat dengan gaya hidup seseorang, maka, menjalani pola hidup yang sehat sangat diperlukan untuk mencegah timbulnya penyakit ini. Sementara itu, penyakit eksim cenderung lebih sulit untuk dicegah karena kondisi kulit dan sensitivitas seseorang berbeda-beda.

Hal yang bisa dilakukan adalah pencegahan kekambuhan penyakit ini dengan menghindari pemicu-pemicu penyakit eksim. Demikian pembahasan kali ini tentang perbedaan herpes dan eksim. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Sponsors Link
, , , , ,