Sponsors Link

10 Perbedaan Cacar Air dan Campak yang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Meski terbilang mirip, sebenarnya ada beberapa hal yang menjadi perbedaan cacar air dan campak. Masyarakat memang kerap kali salah kaprah mengenai dua penyakit ini. Padahal mulai dari tanda-tanda terkena cacar air, hingga cara mengobati cacar air dengan jagung sangat berbeda dengan campak. Walaupun keduanya memang disebabkan karena virus yang menginfeksi daya tahan tubuh.

ads

Untuk lebih jelas mengenai cara mencegah cacar air agar tidak menular serta bagaimana gejala cacar air pada anak, berikut ini kami akan menguraikan untuk perbedaan cacar air dan campak. Berikut ini untuk perbedaan antara kedua penyakit tersebut yang wajib diwaspadai.

1. Cacar Air

Cacar air merupakan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus. Virus Varicella zoster yang menginfeksi pada tubuh dengan daya tahan atau sistem imunitas yang lemah, akan memberikan beberapa gejala dan tanda-tanda munculnya cacar air. Di bawah ini merupakan tanda-tanda adanya infeksi virus Varicella zoster yang menjadi penyebab cacar air.

  1. Suhu tubuh meningkat dan demam
  2. Rasa mual hingga muntah, yang diikuti dengan menurunnya nafsu makan
  3. Nyeri di kepala dan juga pusing
  4. Mudah merasa lelah serta lemas. Biasanya juga terasa nyeri pada otot dan persendian
  5. Menunjukan gejala batuk dan pilek

Selain tanda-tanda di atas, cacar air juga ditunjukan dengan munculnya ruam merah. Ruam merah ini yang bisa dikatakan menjadi salah satu perbedaan cacar air dan campak yang bisa langsung diketahui. Ruam merah pada cacar air berisi cairan yang nantinya melepuh hingga menjadi luka seperti koreng. Persebarannya pun dimulai dari bagian tengah tubuh baru ke area di sekitarnya.

2. Campak

Selain dengan cacar air, wajib diketahui pula perbedaan campak dan demam berdarah. Mengingat keduanya menunjukan gejala yang nyaris sama. Cara penularan campak lebih cepat dari pada cacar air. Ini karena infeksi virus Measles yang memang jauh lebih cepat pada tubuh dengan imunitas rendah. Beberapa gejala campak antara lain:

  1. Peningkatan suhu tubuh diikuti dengan demam
  2. Gejala seperti infeksi virus influenza, yakni pilek, batuk, dan juga rasa nyeri saat menelan
  3. Mata merah serta sensitif pada cahaya
  4. Diare bila virus sudah menginfeksi saluran cerna
  5. Munculnya koplik’s spot, yakni bintik di dalam pipi yang berwarna putih dengan bagian biru di tengah

Selain gejala di atas, campak juga menunjukan diri dengan adanya ruam merah. Ruam merah yang menjadi tanda-tanda campak ini biasanya muncul di bagian wajah. Seringnya pada pipi sebelum menyebar ke bagian lain hingga pada batasan rambut. Berbeda dengan cacar air, ruam merah karena campak tidak memiliki cairan di dalamnya. Meski nantinya ketika campak mulai sembuh, penting diketahui bagaimana cara menghilangkan bekas campak di kulit.

Cara mengobati campak berbeda dengan cacar air. Campak nantinya akan sempuh dengan sendirinya (self limitting) asalkan meningkatkan daya tahan tubuh. Sedangkan cacar air masih memerlukan pengobatan lanjutan dengan pemberian anti biotik dan juga anti virus.

Semoga dengan informasi mengenai perbedaan cacar air dan campak di atas, Anda tak lagi keliru dalam melihat tanda-tanda serta gejala dari kedua penyakit tersebut ya.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Cacar