Sponsors Link

5 Perawatan yang Dapat Dilakukan Setelah Bisul Pecah Paling Ampuh

Sponsors Link

Pernahkah Anda mengalami bisulan? Gejala penyakit bisul adalah infeksi khusus pada kulit yang ditandai dengan memerah dan rasa sakit pada area tertentu. Bisul umumnya terjadi karena adanya kuman yang masuk melalui celah atau luka pada kulit. Semakin lama, area tersebut semakin mengeras dan sakit atau ngilu apabila disentuh. Tapi hal itu akan berlangsung beberapa hari saja.

ads

Sebab, area tengah yang memerah tersebut akan menjadi lebih melunak setelah 3-7 hari dan berisi sel darah putih hasil infeksi untuk mengeluarkan bakteri penyebab bisul. Warna putih yang ada berada di tengah tersebut disebut punya bekas bisul bernanah yaitu kumpulan dari sel darah putih, bakteri, dan protein. Setelah itu, bisul akan pecah dan kulit Anda akan berangsur normal. Bisulan dapat terjadi di setiap bagian tubuh siapapun. Misalnya, tangan dan kaki, pantat, paha, atau area lainnya.

Bisul memang menjadi masalah untuk kepercayaan diri kebanyakan orang. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menyingkirkan bisul pada tubuh Anda. Cara menyingkirkan bisul adalah sebagai berikut.

  • Aplikasikan kain basah yang hangat pada bisul sekitar 20 menit minimal 3 kali sehari. Ini akan membuat pembuluh darah mengembang dan meningkatkan darah untuk menuju tengah. Lama-kelamaan bisul akan pecah dengan sendirinya.
  • Tekan sekeliling bisul. Dengan menekan perlahan-lahan sisi sekeliling bisul, perlahan-lahan pengaruh darah kotor pada bisul dan nanah akan keluar. Setelah itu segera usap dengan tisu atau kain halus untuk mengeringkan.
  • Bersihkan bisul dengan sabun antibakteri sampai nanah menghilang dan bersihkan luka dengan cara menggosokkan alkohol perlahan. Aplikasikan obat salep kulit agar luka berangsur sembuh.

Namun, Anda perlu berhati-hati apabila memilih memecah bisul sendiri atau tidak membiarkannya pecah secara alami. Sebab dengan memecah bisul sendiri, Anda akan ada menemui beberapa resiko. Resiko tersebut antara lain.

  • Penyebaran infeksi. Luka dari bisul dapat menyebarkan staphylococcus atau bakteri lainnya yang dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain atau bahkan ke orang lain.
  • Tanpa antibiotik. Dengan memecah bisul sendiri, berarti Anda memiliki luka yang terbuka tanpa antibiotik khusus. Sebab antibiotik hanya didapat melalui resep dokter.
  • Minimnya alat yang steril. Peralatan yang dimiliki dokter sudah pasti terjamin bersih dan steril untuk mencegah pasien terkena infeksi. Dengan memilih memecah bisul sendiri maka ada kemungkinan meningkatnya infeksi atas bakteri atau kuman lain di sekitar Anda.

Dengan adanya kemungkinan-kemungkinan dan resiko yang ada akibat memecah bisul sendiri, maka disarankan agar membiarkan bisul pecah secara alami. Ataupun jika memang bisul menjadi masalah yang serius bagi kesehatan Anda, segera kunjungi dokter dan konsultasikan tindakan atau penanganan terbaik.

Lantas, setelah bisul pecah, tindakan apa yang bisa dilakukan sebagai perawatan dan pencegahan agar tidak terjadi lagi? Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai perawatan setelah bisul Anda pecah.

  1. Berendam Pada Garam Epsom

Mungkin garam Epsom jarang didengar oleh banyak orang. Garam ini memang cukup istimewa. Garam Epsom adalah garam yang berasal dari Inggris dan mengandung banyak magnesium sekaligus sulfur. Garam ini memang lebih banyak digunakan untuk perawatan kecantikan.

Tetapi garam Epsom juga dapat digunakan untuk perawatan bisul setelah pecah. Anda dapat merendam bagian tubuh yang bisulan atau merendam seluruh tubuh Anda pada bak mandi dengan air bercampur garam Epsom. Garam Spsom berfungsi untuk mengeluarkan nanah secara alami dan juga membantu proses pengeringan luka setelah pecah secara alami.

Sponsors Link

  1. Mengaplikasian Tea Tree Oil, Castrol Oil, dan Neem Oil

Tea Tree Oil(Minyak Pohon Teh) memang terbukti mampu menyembuhkan beberapa masalah kulit karena sifatnya yang antiseptik dan anti-inflamasi. Castrol Oil(Minyak Kastroli) sering digunakan untuk penyembuhan kulit seperti luka bakar, atau luka kecil seperti lecet. Minyak ini memang memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan ragi, abkteri, atau virus penyebab infeksi.

Sedangkan Neem Oil(Minyak Intaran) banyak mengandung antioksidan sehingga dapat menghilangkan jerawat dan bisul. Ketiga minyak tersebut bisa menjadi pilihan alami untuk menyembuhkan luka setelah bisul pecah. Rutin mengaplikasikannya akan mempercepatan penyembuhan.

  1. Menggunakan Kunyit Bubuk

Kunyit bubuk telah digunakan cukup lama sebagai obat di dunia bagian Timur. Kunyit memiliki sifat yang anti bakteri untuk mengurangi masalah jerawat dan bisul. Sifatnya yang anti-inflamasi juga dapat mengurangi rasa sakit dari luka setelah bisul sudah pecah tapi masih sakit. Penggunaan kunyit bubuk ini dapat dicampur dengan air atau jahe, dan sebarkan atau oleskan pada sekitar bisul atau luka beberapa kali setiap hari.

Sponsors Link

  1. Menggunakan Bawang Merah

Bawang merah memiliki sifat antiseptik yang efektif untuk untuk merawat bisul setelah pecah tapi masih keluar nanah. Dengan mengaplikasikan bawang merah, bawang merah akan bekerja dengan bakteri dari luka pasca pecah. Bawang merah juga dapat mengurangi rasa sakit yang dihasilkan luka bisul.

Cara penggunaannya, dengan memotong beberapa bawang merah menjadi irisan tipis dan menempatkannya pada luka. Ganti bawang merah dengan yang baru setelah 4 jam penggunaan. Lakukan secara rutin hingga luka mulai menegering dana hilang.

  1. Perawatan atas saran dokter

Bagaimanapun, mengonsultasikan segala masalah kesehatan kepada dokter adalah pilihan terbaik. Resep dan saran dokter selalu terjamin aman. Sehingga jangan lupa untuk mengunjungi dokter ketika bisul Anda pecah atau bahkan ada masalah serius pada luka bisul. Usahakan hentikan perawatan sendiri apabila hal tersebut tidak memberikan kemajuan atau penyembuhan pada luka Anda.

Itulah beberapa langkah cara untuk melakukan perawatan yang bisa anda lakukan untuk perawatan yang mudah setelah melakukan bisul yang bisa anda coba.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Bisul