Sponsors Link

Perawatan Pemfigoid Bulosa Sesuai Rekomendasi Dokter

Sponsors Link

Pemfigoid Bulosa merupakan sejenis penyakit autoimun yang muncul dengan gejala adanya bula subepidermal (lepuhan) yang besar dan bergaris tegang di atas kulit yang berwarna merah. Lepuhan tersebut berubah menjadi bisul besar secara berkala, biasanya rentang waktunya dalam beberapa minggu atau bulan kedepan. Dan munculnya lepuhan berada di area lipatan kulit seperti paha atas, perut bawah dan ketiak.

ads

Pemfigoid Bulosa bisa menjangkiti siapa saja, terutama pada Anda yang berada di usia lanjut. Salah satu dari jenis-jenis penyakit kulit ini rentang ke orang tua di atas 60 tahun. Dan ketika Pemfigoid Bulosa sudah muncul dan Anda membiarkan dalam waktu lama, dan tidak segera diobati maka akan menjadi kronis. Dan bisa juga dapat menghilangkan nyawa penderitanya, apalagi pada orang lanjut usia yang memang pada dasarnya sudah menurun kondisi kesehatan tubuhnya. Untuk itu, agar Anda atau keluarga terdekat bisa mewaspadai Pemfigoid Bulosa harus mengetahui gejala-gejalanya.

Gejala-Gejala Pemfigoid Bulosa

Adapun tahapan gejala Pemfigoid Bulosa ini meliputi:

  1. Pada pertamanya gejala penyakit ini akan memunculkan ruam merah pada kulit tapi tidak gatal.
  2. Selanjutnya kulit terasa gatal, sehingga ketika garukan intens Anda lakukan dapat menyebabkan kulit kemerahan, serta rasa di kulit merah seperti terbakar.
  3. Kemudian pada area tersebut akan muncul lepuhan (bula) yang biasanya terdapat cairan berwarna jernih dan tidak mudah pecah jika ditekan. Dan cairan tersebut biasanya akan berwarna merah karena bercampur darah.

Pertanda Pemfigoid Bulosa yang mudah dikenali adalah area yang muncul lepuhan biasanya terdapat di area lipatan seperti, paha atas bagian dalam, perut ataupun ketika. Dan jangan berpatok pada warna kemerahan saja, karena pada kasus tertentu, Pemfigoid Bulosa bisa memunculkan warna gelap, kulit sering terluka sendiri, atau bisa terlihat normal dengan mata telanjang.

Perawatan Pemfigoid Bulosa

Penyakit ini bersifat self limiting, sehingga Pemfigoid Bulosa harus mendapatkan perawatan yang sesuai dengan tingkat keparahan penyakit. Dengan sifatnya tersebut Pemfigoid Bulosa bisa juga sembuh secara alami tanpa diberi perawatan atau konsumsi obat Pemfigoid Bulosa. Tetapi pada momen tertentu seperti yang menjangkiti pada orang tua yang usia di atas 60 tahun, harus menerima perawatan yang intens. Karena untuk usia tersebut akan rentan dan bisa menyebabkan bula yang pecah bisa terinfeksi dan meningkatkan resiko terjadinya infeksi darah yang bisa sangat berbahaya. Bahkan pasien yang tidak segera menerima perawatan yang baik, akan kehilangan nyawa, apalagi pasien dalam keadaan yang memang kurang sehat alias kesehatannya sudah memburuk.

Oleh sebab itu, diagnosa dokter sangat penting diperhatikan oleh pasien Pemfigoid Bulosa, agar memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama pada area jaringan kulit. Sehingga perawatan yang baik akan membuat peradangan dan gatal akan mereda, dan juga bisa memulihkan kondisi kulit sehingga bisa normal seperti semula. Biasanya dalam fase perawatannya, pasien Pemfigoid Bulosa akan diberikan obat Kortikosteroid atau obat Imunosupresan.

Maka dari itu, pasien harus bisa menjaga kondisinya tetap kuat sehingga bisa menjalani perawatan yang dilakukan oleh dokter. Maka penting untuk diperhatikan oleh pasien, dalam kesehariannya untuk tidak mendapat cedera yang bisa membuat bula pecah atau hal lainnya yang bisa memperburuk dan rajin mengonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan