Sponsors Link

14 Penyebab Vitiligo Paling Berbahaya dan Mematikan

Sponsors Link

vitiligoVitiligo adalah jenis penyakit kulit yang dimana anda kehilangan melanin atau pigmen pada tubuh anda. Vitiligo juga termasuk jenis-jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh faktor keturunan dan lainnya. Perlu kita ketahui pigmen adalah sel atau jaringan kulit yang mempunyai warnanya sendiri. Pigmen bertanggung jawab atas warna kulit, mata dan rambut.

ads

Pigmen dalam tubuh berguna untuk menghasilkan melanin, jika sel yang memproduksi melanin rusak atau tidak dapat membentuk melanin yang lama-kelamaan akan muncul flek putih atu bintik-bintik pada kulit. Flek tersebut merupakan gejala dimana anda tekena penyakit vitiligo.

Penyakit ini, umumnya dialami oleh orang-orang dengan kisaran usia kurang dari 20 tahun. Penyakit ini dapat terjadi pada seluruh etnik dan ras. Karena gejala yang ditimbulkan adalah warna kulit yang memutih sebab hilangnya pigmen, maka akan terlihat sekali ketika dialami oleh orang berkulit gelap. Berikut adalah gejala umum penyakit vetiligo:

  1. Warna kulit tidak normal

Kulit normal biasanya berwarna sawo matang atau kuning langsat. Namun berbeda halnya dengan penyakit ini, kulit penderita akan memutih dan cepat terjadi penyebaran ke area kulit sekitar. Munculnya bercak putih ini sering dikira penyakit panu atau penyakit kurap kering, padahal jelas berbeda. Ketika diagnosa salah, maka otomatis pengobatan pun menjadi keliru. Ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit.

  1. Rambut menjadi ubanan (bukan faktor umur)

Banyak yang menjadi penyebab ketika seseorang mengalami ubanan, diantaranya stres atau faktor usia. Gejala vitiligo ini dapat terjadi pada orang-orang usia 20 tahun ke bawah. Tidak hanya rambut, jenggot, bulu mata bahkan kulit kepala juga akan berwarna putih. Diketahui bahwa penyakit ini tidak menular, namun tetap saja penyakit harus dihindari dan segera disembuhkan. Namun jangan salahkan ketika melihat orang tua berambut putih dia adalah pengidap vitiligo, harus di diagnosa dahulu melalui proses medis baru diketahui hasilnya. Tapi bisa dicurigai pada remaja yang berambut ubanan, agar tidak menebak-nebak apakah yang sebenarnya terjadi sebaiknya memeriksakan diri atau sekedar check up ke dokter.

  1. Terasa gatal pada kulit yang terinfeksi

Paparan sinar UV / matahari terkadang menjadi penyebab rasa gatal pada area vitiligo. Apalagi jika tepat mengenai bercak putih pada kulit. Rasa gatal pada kulit ini dapat diatasi dengan obat gatal, dan jika rasa gatal berlanjut dianjurkan untuk memeriksa diri ke dokter. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Terjadinya Awalnya Penyakit Vitiligo

Dari penjelasan gejala penyakit vitiligo, maka kita juga harus tahu apa saja yang menjadi penyebab dari penyakit ini. Berikut diantaranya:

  • Pigmen kulit tidak sempurna

Orang-orang penderita vitiligo pastinya sudah mengetahui bahwa sel-sel pigmen kulit mereka tidak sempurna seperti orang-orang dengan kulit normal pada umumnya. Warna pigmen yang tidak sempurna ini sering ditandai dengan warna kulit yang belang-belang dan tidak rata, warna kulit ini akan rentan mengalami kerusakan sel-sel pigmen dalam tubuh.

  • Faktor gen atau keturunan
Sponsors Link

Penyebab ini adalah hal yang tidak bisa dihindari. Faktor keturunan juga menempati posisi pertama penyebab penyakit vitiligo yang banyak dialami oleh penderitanya. Anda patut berhati-hati jika ada anggota keluarga yang mengidap penyakit ini, karena bisa saja anda selanjutnya. Penyebab ini tidak bisa dihindari, namun tetap bisa dicegah dengan cara menjaga pola hidup dengan memperbanyak konsumsi vitamin C, vitamin B12 dan perbanyak makanan mengandung vitamin E.

  • Stress yang berlebihan

Kondisi emosional seseorang dapat dikendalikan oleh dirinya sendiri. Kondisi emosional juga berhubungan dengan kejiwaan. Seperti keadaan ketika mudah marah, bahagia yang berlebihan dan sedih yang tidak terkendali. Tidak ada seseorang yang tidak mempunyai masalah dalam hidupnya, namun masalah tidak perlu dikendalikan dalam pemikiran yang berlarut-larut. Pikirkan saja jalan keluar, jangan memikirkan dampak buruk atau hal-hal yang belum saja terjadi namun sudah dipikir berat-berat. Tenangkan dan rilekskan pikiran. Dengan minum secangkir coklat mampu menetralisir stress yang anda rasakan.

  • Kulit mengalami kerusakan

Kulit yang rusak dapat menjadi penyebab datangnya penyakit ini. Dan penyebab kulit rusak sendiri karena paparan sinar matahari, kurang mengkonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit, kurang minum cairan, pengaruh radikal bebas, dan merokok. Penggunaan krim atau handbody lotion berbahan kimia berbahaya juga berpotensi menyebabkan kulit menjadi rusak.

  • Autotoxic (zat kimia)
ads

Autotoxic atau sering disebut zat kimia allelopathy berasal dari tumbuhan mematikan yang menghambat pertumbuhan pada tumbuhan. Secara logika, jika zat kimia ini berbahaya untuk tanaman maka akan sama berbahayanya juga untuk manusia. Zat kimia autotoxic yang masuk ke dalam tubuh manusia akan merusak kualitas melanosit untuk memproduksi melanin. Sehingga akan timbul penyakit vitiligo pada tumbuh anda.

  • Mengidap penyakit autoimun

Penyakit autoimun disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh yang terjadi pada kulit dimana sel darah putih terlalu kuat sehingga melawan jaringan pada tubuh. Padahal sistem imun bertugas untuk melawan dan menyerang bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Jika sistem imun malah melawan jaringan maka akan menyebabkan sel-sel pigmen kulit menjadi rusak. Kondisi seperti ini membuat kulit kehilangan melanosit yang dibutuhkan tubuh, sehingga warna kulit akan perlahan memudar.

  • Kurang mengkonsumsi makanan mengandung vitamin C

Jika kita kurang mengkonsumsi vitamin C, maka akan menyebabkan kita terkena penyakit vitiligo. Makanan yang mengandung vitamin C adalah jambu biji, kiwi, jeruk, strawberry, brokoli, tomat dan cabe. Tidak susah untuk mendapatkannya, supermarket, minimarket dan pasar tradisional juga menyediakan makanan tersebut.

  • Kekurangan vitamin B12

Vitamin B12 juga dipercaya dapat menjaga kesehatan kulit, kuku dan rambut. Vitamin ini membantu proses regenerasi sel kulit baru menjadi lebih baik agar lebih sehat dan terawat. Seseorang yang kurang mengkonsumsi vitamin ini maka dapat dipastikan tidak terjadi regenerasi pada kulitnya. Mungkin saja dapat teregenerasi, namun tidak sempurna. Selain berdampak buruk pada kesehatan kulit, rokok juga menjadi pemicu terserapnya vitamin ini dan memicu kanker.

Benda yang tergolong murah ini sangat tidak sebanding dengan efek jangka panjang yang mahal pengobatannya, bahkan sampai kematian. Dengan tidak merokok akan menyelamatkan kesehatan diri dan lingkungan tentunya. Namun kesadaran masayarakat akan bahaya rokok masih sangat kurang, karena beberapa hanya memikirkan kenikmatan semata tanpa memikirkan efeknya ke depan. Pentingnya menggunakan masker ketika berkendara, dan menjauhi rokok adalah upaya pencegahan sederhana yang dapat dilakukan untuk berada jauh dari penyakit vitiligo.

  • Kekurangan vitamin penting yang dibutuhkan tubuh

Kulit kita membutuhkan banyak nutrisi agar kulit tetap sehat terawatt. Seperti vitamin C, vitamin B12 dan vitamin lainnya. Kekurangan vitamin tersebut dapat menyebabkan anda mudah terserang penyakit vitiligo. Nutrisi yang dikandung pada vitamin E ternyata juga mampu menangkal radikal bebas penyebab vitiligo. Tak hanya itu, petumbuhan rambut yang lebat juga dipengaruhi dengan konsumsi vitamin E secara tepat. Mengkonsumsi vitamin E pun tidak boleh sembarangan, lebih baik dalam bentuk gel karena dapat mudah larut dalam lemak. Vitamin E dalam bentuk gel sudah tersedia di apotek terdekat.

  • Asap rokok dan polusi udara

Radikal bebas penyebab vitiligo terkandung dalam asap rokok. Karena benda berbahaya tersebut mengandung senyawa kimia beracun yang tidak bisa ditawar lagi dampaknya. Racun yang terdapat dalam rokok adalah tar, nikotin, karbon monoksida, methanol, vinyl chloride dan lain sebagainya. Perokok pasif dan aktif sekalipun berpotensi menjai penyebab vitiligo ini, namun bagi anda perokok pasif wajib berhati-hati. Karena risikonya lebih besar dari perokok aktif.

  • Pengaruh zat kimia berbahaya

Zat kimia berbahaya bisa terkandung di dalam makanan dan minuman berpengawet. Banyak dari kita tidak menghiraukan bagaimana nanti zat kimia ini akan berdampak jangka panjang pada tubuh kita. Selain mempunyai efek berbahaya bagi kesehatan jantung, usus, bahkan ginjal, zat kimia juga dapat menyebabkan iritasi kulit yang serius. Zat kimia sulfit hanya bisa dikonsumsi oleh orang-orang yang tidak alergi padanya, karena jika alergi akan terkena iritasi kulit. Padahal penyakit kulit seperti vitiligo dapat disebabkan juga oleh kulit yang iritasi. Bagaimanapun zat kimi pengawet harus dihindari.

  • Efek samping krim pemutih
Sponsors Link

Krim pemutih mengandung banyak senyawa yang dapat mengurangi jumlah melanin dalam kulit. Seperti berikut:

  1. Hidrokinon

Hidrokinon biasanya digunakan untuk memutihkan rambut. Juga untuk menghambat produksi melanin dan mencegah kulit menjadi gelap. Komponennya memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang kuat.

  1. Merkuri

Krim pemutih yang mengandung merkuri sangat berbahaya jika digunakan. Merkuri dapat menyebabkan kerusakan saraf dan ginjal. Jika digunakan pada ibu hamil akan berdampak pada perkembangan janin.

  1. Vitamin C

Vitamin C adalah kandungan yang paling aman digunakan. Karena vitamin C ampuh memutihkan kulit serta antioksidan yang efektif untuk membantu mencerahkan kulit. Kita dianjurkan untuk cukup mengkonsumsi makanan dan minuman mengandung vitamin C agar terhindar dari penyakit vitiligo.

  • Menunda-nunda untuk hidup sehat

Dalam hidup sehat tidak boleh ada prinsip menunda-nunda. Mau berolahraga nanti dulu, mau makan sayur besok saja, mau makan buah kapan-kapan saja, mau tidur di awal malam beralasan belum mengantuk dan sebagainya. Alasan inilah yang membuat badan tidak sehat sehingga penyakit juga rentan masuk ke dalam tubuh. Pola hidup sehat dimulai dan diniati dari diri sendiri, selebihnya hanya sebatas peringatan kecil dari orang lain. Apabila penyakit vitiligo sudah menyarang, maka solusi terakhir adalah mengerti cara mengobati vitiligo yakni dengan terapi ultraviolet, mikropigmentasi, depigmentasi, blister grafting, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa yang menjadi penyebab penyakit vitiligo. Agar tubuh tidak terkena penyakit ini, kita bisa mencegah dengan cara pola hidup sehat. Banyak sekali cara untuk mencegahnya, hanya saja pola hidup sehat sudah mencakup segalanya.

Sponsors Link
, ,




Oleh :
Kategori : Vitiligo