Sponsors Link

12 Penyebab Penyakit Scabies Pada Manusia

Sponsors Link

Penyebab Penyakit Scabies Pada ManusiaScabies, atau sering disebut dengan kudis, adalah kutu kulit yang disebabkan oleh tungau, yaitu Sarcoptes scabiei. Mereka bereproduksi di permukaan kulit dan kemudian masuk ke dalamnya dan bertelur. Kondisi ini menyebabkan gatal dan muncul ruam merah pada kulit. Tanpa diobati, tungau mikroskopis ini bisa hidup di kulit selama berbulan-bulan.

ads

Scabies merupakan kondisi yang sangat menular dan dapat dengan mudah disampaikan dari satu orang ke orang lain melalui kontak kulit secara langsung. Scabies juga bisa ditularkan melalui kontak dengan lingkungan yang ditempati oleh tungau penyebab scabies. Tungau penyebab scabies sangat sensitif terhadap lingkungannya. Mereka hanya bisa hidup dari tubuh tuan rumah selama 24-36 jam pada kebanyakan kondisi.

Ciri-Ciri Penyakit Scabies

Setelah paparan awal scabies, diperlukan waktu hingga enam minggu untuk gejala muncul. Gejalanya biasanya berkembang lebih cepat pada orang yang pernah menderita scabies sebelumnya. Gejala khusus scabies termasuk ruam dan gatal hebat yang memburuk di malam hari. Berikut beberapa ciri-ciri penyakit scabies sebagai berikut:

  • Goresan terus menerus dari daerah yang terinfeksi bisa membuat luka menjadi terinfeksi. Jika hal ini terjadi, pengobatan tambahan dengan antibiotik untuk infeksi kulit mungkin direkomendasikan.
  • Area umum munculnya ruam penyakit scabies pada anak-anak dan orang dewasa meliputi: pergelangan tangan, siku, ketiak, puting susu, penis, pinggang, pantat, area di antara jari-jari, dan kulit kepala. Ruam itu sendiri bisa berupa gigitan kecil, gatal-gatal, benjolan di bawah kulit, atau benjolan seperti jerawat.
  • Jejak lubang galian tungau terkadang bisa dilihat pada kulit. Jejak tersebut dapat muncul berupa garis kecil yang menonjol atau berubah warna.

Penyebab Terjadinya Penyakit Scabies

Berikut merupakan penyebab penyakit scabies pada manusia yang penting untuk anda ketahui. Penyebaran Scabies dapt melalui aktivitas dan lingkungan sehari-hari tanpa kita sadari. Penjelasan berikut menunjukkan beberapa hal yang dapat menyebabkan tungau bersarang pada kulit seseorang baik secara langsung maupun memalui perantara.

1. Kontak kulit ke kulit dengan penderita scabies

Kontak langsung kulit ke kulit menjadi penyabab utama seseorang tertular penyakit Scabies. Perlu diingat bahwa kontak langsung yang dapat menularkan scabies adalah kontak fisik dari satu orang ke orang lain yang saling bersentuhan kulit ke kulit dalam waktu yang cukup lama. Berjabat tangan dalam waktu yang cepat, berpelukan sebentar, menggantung mantel di samping seseorang yang memilikinya, bahkan berbagi seprai yang memiliki tungau di dalamnya pada malam sebelumnya tidak memberikan kemungkinan penularan scabies. Kontak yang dapat menularkan scabies diantaranya ialah ibu yang memeluk anaknya, teman dekat atau kerabat yang sering bersentuhan, dan sebagainya. (baca juga: Penyakit Kelamin Wanita)

2. Berhubungan seksual dengan penderita scabies

Kontak fisik seksual dapat menularkan penyakit scabies. Sebenarnya, kontak seksual adalah bentuk penularan yang paling umum di antara orang muda yang aktif secara seksual, dan scabies telah dianggap oleh banyak orang sebagai penyakit menular seksual. Luka scabies dapat muncul pada area genital, sehingga akan mudah menyebar ke orang lain saat melakukan hubungan seksual.

3. Berbagi handuk dengan penderita scabies

Sponsors Link

Benda yang sering menjadi perantara berpindahnya tungau dari satu tubuh ke tubuh lain adalah handuk yang digunakan bergantian. Handuk yang bergantian dengan penderita scabies dapat menularkan scabies apabila digunakan orang lain sesaat setelah digunakan penderita scabies. Tungau dapat hidup selama 2-3 hari pada lingkungan selain tubuh manusia. Apabila tungau telah berpindah dari satu orang ke handuk yang telah digunakan, apabila handuk tidak segera dibersihkan, maka tungau masih berada pada handuk tersebut dan dapat menyebabkan scabies pada pengguna handuk berikutnya. (baca juga: Cara Menghilangkan Bau Pada Vagina)

4. Tidur di tempat yang sama dengan penderita scabies

Berbagi tempat tidur dengan penderita scabies menjadi salah satu perantara penularan scabies, tepatnya apabila tempat tidur ditempati bersama-sama antara penderita scabies dengan orang lain. Tungau penyebab scabies berpindah dari tubuh penderita ke seprai yang tersentuh luka pada kulit penderita. Kemudian, tungau begerak perlahan dari seprai menuju kulit orang yang menyentuh bagian seprai yang terdapat tungau.

5. Mengenakan pakaian yang baru saja dikenakan penderita scabies

ads

Penyebab penyakit scabies terjadi pada pakaian menjadi benda yang paling erat dengan kulit, sehingga apapun yang terjadi pada kulit dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh pakaian. Pakaian yang tidak bersih, tidak menyerap keringat atau berbahan sintetis dapat menyebabkan penyakit kulit. Begitupun pada kulit yang berpenyakit, akan berkemungkinan menjadikan pakaian sebagai sarana penularan penyakit. Kulit yang memiliki luka scabies yang terbuka dapat menularkan scabies melalui cairan dari luka yang menempel pada pakaian. Cairan pada luka tersebut dapat memiliki tungau atau telur. (baca juga: Ciri-ciri Sipilis)

6. Kekebalan tubuh rendah

Scabies biasanya berkembang pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Orang yang memiliki kekebalan tubuh lemah meliputi orang dengan HIV atau AIDS, orang yang menggunakan steroid atau obat tertentu, atau orang yang sedang menjalani kemoterapi. Scabies dapat mengalahkan sistem kekebalan tubuh dengan lebih mudah dan berkembang biak pada tingkat yang lebih cepat. (baca juga: Cara Menghilangkan Keloid)

7. Tidak menjaga kebersihan rumah

Rumah merupakan lingkungan yang paling penting dalam kehidupan manusia. Rumah yang bersih tentu menghindarkan risiko peneybaran penyakit pada penghuninya. Di dalam rumah terdapat berbagai benda yang tidak disadari menyimpan bakteri, virus, maupun mikro organisme lain yang dapat menyebabkan penyakit. Peyakit kulit seperti scabies dapat dengan mudah menyerang manusia melalui sentuhan. Sepanjang waktu manusia dihabiskan di lingkungan rumah. Apabila terdapat benda pada rumah yang ditempati tungau penyebab scabies, maka tanpa disadari penghuni rumah akan dengan mudah terserang scabies.

8. Stress

Kondisi fisik seseorang sangat dapat dipengaruhi oleh kondisi psikis. apabila kondisi psikis sedang tidak baik karena stress, depresi, dan sebagainya, tubuh akan lebih mudah terserang penyakit. Seseorang yang sedang mengalami stress berat, ketika terpapar tungau penyebab penyakit scabies akan lebih mudah terserang scabies. (baca juga: Cara Mengobati Kutil Kelamin Secara Alami)

9. Konsumsi makan tidak bergizi

Mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung nutrisi menyebabkan tubuh tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Tidak adanya nutrisi dalam darah meneybabkan sel-sel tidak aktif mentransportasi zat-zat yang duperlukan oleh tubuh. Dengan demikian, penyakit akan mudah menyerang. Saat seseorang terpapar oleh benda atau seseorang yang memiliki scabies, maka yang diserang adalah bagian kulit. Kulit yang tidak sehat karena tidak ternutrisi akan membiarkan tungau scabies berkembang.

10. Pernah menderita scabies sebelumnya

Fakta bahwa seseorang yang pernah menderita scabies sebelumnya sesungguhnya tidak menutup kemungkinan ia akan dapat menderita scabies kembali. Pengobatan yang dilakukan mungkin saja tidak menyingkirkan tungau atau telur tungau secara keseluruhan karena tidak menunjukkan gejala.

11. Berada pada tempat umum yang ditempati tungau penyebab scabies

Sponsors Link

Tempat umum seperti halte bus, pasar, terminal, dan lain-lain menjadi sarana yang memiliki faktor risiko yang lebih tinggi dalam menyebarkan penyakit kulit. Kita tidak pernah tau siapa saja dan penyakit apa saja yang dideritaoleh orang-orang yang mengalami kontak dengan tempat umum. Yang paling harus diperhatikan adalah toilet umum. Toilet umum tentu tidak memiliki higienitas seprti toilet di rumah. Menyentuk benda seperti gayung, kran air, maupun pegangan pintu toilet umum yang baru saja mengalami kontak dengan penderita scabies dapat menularkan penyakit tersebut. (baca juga: Jenis-jenis Penyakit Kulit)

12. Tidak melakukan pengobatan secara bersamaan pada seluruh anggota keluarga

Ketika salah satu anggota diketahui telah menderita scabies, pengobatan sebaiknya dilakukan untuk seluruh anggota yang berada dalam satu rumah dengan penderita. Secara tidak disadari, besar kemungkinan anggota keluarga yang lain juga terserang scabies hanya saja gejalanya belum terlihat. Melakukan pengobatan hanya pada salah seorang anggota hanya akan meneymbuhkan scabies pada satu orang, namun tidak mencegah anggota lain untuk terserang. Bagaimanapun, anggota keluarga adalah lingkungan yang paling dekat dan menghabiskan waktu lebih lama di tempat yang sama.

Demikian 12 Penyebab Scabies Pada Manusia yang perlu anda ketahui. Penyebab-penyebab tersebut kebanyakan berasal dari lingkungan yang paling dekat, aktivitas yang sering dilakukan dan tempat umum yang sering dilalui. Sangat penting melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan diri, rumah, tidak menggunakan benda-benda pribadi secara bergantian seperti handuk, alat cukur, dsb. Gantilah seprai tempat tidur secara berkala. Konsumsilah makanan bergizi untuk memberikan nutrisi yang penting untuk kinerja organ tubuh dan olahraga secara teratur. Tingkat kekebalan tubuh yang baik akan dapat melindungi diri dari berbagai penyakit.

Ketika ada salah seorang anggota keluarga yang terserang penyakit scabies, lakukan pengobatan untuk seluruh anggota keluarga yang lain. Dokter mendiagnosa scabies dengan melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa area kulit yang terkena. Dalam beberapa kasus, dokter mengkonfirmasi diagnosis dengan mengeluarkan tungau dari kulit dengan jarum. Jika tungau tidak mudah ditemukan, dokter akan mengikis sebagian kecil kulit untuk mendapatkan sampel jaringan. Sampel ini kemudian akan diperiksa di bawah mikroskop untuk memastikan adanya tungau scabies atau telurnya.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :