Sponsors Link

Penyebab Pemfigoid Bulosa yang Selama Ini Diabaikan!

Sponsors Link

Pemfigoid Bulosa merupakan penyakit yang jarang ditemui secara umum, sehingga bisa dikatakan langka. Penyakit ini memanfaatkan sistem imun Anda yang melemah. Maka Pemfigoid Bulosa akan bisa mudah menyerang Anda, dan biasanya akan berakibat timbulnya ruam (urtikaria) atau kemerahan. Gejala Pemfigoid Bulosa berupa warna kemerahan tersebut lama kelamaan akan memunculkan lenting yang lamban laun akan membesar dan di dalamnya berisi cairan.

ads

Warna lenting ini biasanya jernih, atau bisa juga merah atau keruh karena ada campuran darah di dalamnya. Pemfigoid Bulosa meskipun hanya berupa lenting, jika tidak ditangani dengan baik akan sangat berbahaya karena termasuk jenis-jenis penyakit kulit yang bisa mengalami kronis. Maka dari itu sangat penting untuk tahu tanda kemunculan Pemfigoid Bulosa di tubuh Anda.

  1. Pemfigoid Bulosa awalnya dari munculnya ruam merah pada kulit tapi tidak gatal atau iritasi tanpa adanya lecet.
  2. Pemfigoid Bulosa yang agak parah akan menjadikan kulit merah seperti terbakar disertai rasa gatal di beberapa area kulit.
  3. Tahap semakin parahnya adalah ketika lenting banyak bermunculan, biasanya lenting akan muncul di tangan, perut, ketiak, paha bagian dalam dan kaki.
  4. Yang berbahaya dari Pemfigoid Bulosa karena bisa muncul di mulut. Sekitar 1/3 penderita Pemfigoid Bulosa akan merasakan lenting yang berada di mulut dan bila pecah akan membentuk ulkus atau luka terbuka.

Penyebab Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa biasanya disebabkan pertama karena sistem imun dalam tubuh menurun. Seperti yang dialami orang tua yang berusia di atas 60 tahun, maka akan rentan mengalami Pemfigoid Bulosa. Tumbuhnya Pemfigoid Bulosa saat sistem imun yang menurun dikarenakan saat frase tersebut, tubuh akan memproduksi antibodi yang melawan jaringan epidermis dan dermis kulit, sehingga berakibat inflamasi dan menjadikan kulit melepuh, gatal, dan kulit sering luka sendiri. Pada kasus lain, Pemfigoid Bulosa juga bisa diakibatkan karena efek obat yang kita konsumsi, atau bisa juga karena penyakit lain yang sedang kita idap atau bisa juga karena penyebab – penyebab berikut :

  • Terapi Cahaya dan Radiasi. Penderita biasanya sedang melakukan terapi sinar UV untuk menyembuhkan penyakit kulit lain yang sedang diidapnya. Sehingga terapi ini dapat menjadi pemicu Pemfigoid Bulosa tumbuh. Pada pasien yang terkena kanker juga rentan kena Pemfigoid Bulosa karena radiasi dari terapi yang harus dijalani.
  • Anda yang sedang mengkonsumsi obat tertentu seperti Penicilin, Sulfasalazine ( Azulfidine ), Furosemide ( Lasix ), dan Etanercept ( Enbrel ) harus berhati-hati karena bisa mengakibatkan Pemfigoid Bulosa bisa terjadi pada Anda.

Pengobatan Pemfigoid Bulosa

Meskipun pada frase tertentu, Pemfigoid Bulosa bisa sembuh dengan sendiri, akan tetapi jika tak kunjung sembuh harus ditangani dengan baik dengan obat Pemfigoid Bulosa, agar resiko yang paling berbahaya yaitu kematian tidak terjadi. Pengobatan pada penderita Pemfigoid Bulosa yang bisa dilakukan sebagai berikut:

  1. Sebelum mengidap atau sesudah terkena Pemfigoid Bulosa Anda harus rajin untuk membersihkan tubuh terutama kulit.
  2. Menjaga pola makan, seperti mengkonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit yang memiliki asupan gizi tinggi. Hal ini bisa mengurangi rasa sakit yang menimpa Anda.
  3. Mengkonsumsi obat sesuai arahan dokter.
  4. Tetap memeriksa kondisi di saat berada pada fase pemulihan.

Sponsors Link
, , , , ,