Sponsors Link

10 Penyebab Kulit Kering Bersisik yang Belum Banyak Diketahui

Sponsors Link

Kulit lembab, halus dan terasa kembut ketika disentuh pasti merupakan dambaan semua orang. Lalu, bagaimana jika kulit kering dan bersisik, sampai-sampai Anda mnjadi tidak percaya diri? Maka, kenali penyebab kulit kering bersisik yang akan dibahas di artikel kali ini sehingga Anda bisa berusaha mencegah terjadinya gangguan ini.

ads

Kulit bersisik merupakan pertanda bahwa ada pengelupasan lapisan kulit mati yang sedang terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh kerusakan lapisan terluar kulit yang merupakan campuran antara sel kulit mati dan minyak alami dari tubuh. Kerusakan kulit ini menyebabkan elastisitas kulit berkurang sehingga kulit menjadi mudah pecah, kering dan terasa kasar ketika disentuh. Bahkan, pada beberapa orang, kulit kering bersisik menyebabkan kulit menjadi kemerahan, iritasi, gatal, hingga mudah terluka.

Penyebab kulit kering bersisik bisa banyak hal, baik dari kondisi eksternal maupun internal tubuh. Yuk, kenali penyebab kulit kering bersisik berikut!

  1. Dermatitis atopik

Dermatitis atopik adalah salah satu dari beberapa jenis-jenis dermatitis yang ada. Dermatitis atopik merupakan kondisi kulit yang menjadi kering, pecah-pecah, gatal hingga berubah warna menjadi kemerahan. Hal ini disebabkan oleh adanya peradangan kulit, biasanya dipicu oleh alergi terhadap bahan-bahan tertentu. Alergen bisa berupa zat kimia maupun makanan dan hal ini perlu untuk diketahui oleh seseorang yang terkena dermatitis atopik untuk pencegahan penyakit ini terjadi.

  1. Psoriasis

Psoriasis ditandai dengan kulit bersisik putih keperakan yang menutupi kulit yang menebal kemerahan. Penyakit ini merupakan reaksi peradangan kulit menahun akibat pertumbuhan atau pergantian sel kulit baru yang terlalu cepat dari biasanya, sementara sel kulit yang lama tidak terkelupas dengan benar. Akibatnya, sel-sel kulit dan tua ini berkelompok menimbulkan bercak tebal, gatal dan mudah terluka.

Seseorang yang mendeirta psoriasis biasanya akan mengalami ruam kemerahan di kulit, penebalan kulit dan mengelupas, kulit terasa sangat kering, bersisik dan gatal. Umumnya psoriasis terjadi di area kulit kepala, punggung bawah, siku, dan lutut, seringkali disebabkan oleh faktor genetik. Anda bisa mengenali penyebab psoriasis kulit kepala untuk melakukan pencegahan.

  1. Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik seringkali kita kenal sebagai ketombe. Hal ini bisa terlihat dari munculnya banyak serpihan sisik berwarna putih di kulit kepala. Gejala dermatitis seboroik sering disertai dengan rasa gatal, kulit kepala berminyak dan rambut menjadi lebih mudah rontok.

  1. Ichthyosis vulgaris

Penyakit ini adalah penyakit kulit bawaan, dimana sel-sel kulit mati bertumpuk di permukaan kulit sehingga tampak sebagai sisik kecil di permukaan kulit. Kulit pun terasa kasar dan menampakkan serpihan putih maupun abu-abu. Ichthyosis vulgaris bisa muncul sejak saat bayi baru lahir ataupun anak kecil yang akan bisa menghilang sepenuhnya saat di dewasa. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini pun dapat kambuh kembali.

  1. Kulit terbakar matahari
Sponsors Link

Telah kita ketahui bahwa sinar matahari memiliki dampak buruk untuk kulit kita, salah satunya menjadi penyebab perubahan warna kulit. Kulit yang terpapar sinar matahari langsung dapat menjadi kering karena air alami yang ada di lapisan kulit terserap oleh sinar matahari itu sendiri. Akibatnya, kulit menjadi kering hingga bersisik dan mengalami dehidrasi. Untuk mencegahnya, gunakan sunblock atau pakaian pelindung saat keluar ruangan di siang hari. Hindari berlama-lama di bawah sinar matahari yang menyengat.

  1. Terlalu lama di ruangan ber-AC

AC memiliki dampak buruk untuk kulit, yaitu membuat kulit menjadi kering dan bersisik. Udara sejuk yang keluar dari AC dapat mengikat air dan minyak alami di kulit sehingga kelembaban kulit pun menjadi berkurang. Untuk mengatasinya, gunakan pelembab tubuh atau body lotion secara teratur sehingga kelembaban kulit pun terjaga.

  1. Regenerasi kulit

Kulit kita memiliki siklus yang teratur untuk terjadinya regenerasi kulit. Lapisan kulit teratas akan mati dan akhirnya mengelupas hingga pada akhirnya digantikan dengan sel kulit yang baru, yang lebih lembut dan elastis. Proses ini bisa menimbulkan sensasi kulit kering dan bersisik hingga pada akhirnya kulit menjadi lembut kembali ketika regenerasi kulit selesai.

  1. Kurang nutrisi dan asupan gizi
Sponsors Link

Tubuh yang kurang nutrisi atau asupan gizi akan bisa terlihat dari kondisi kulit seseorang tersebut karena sel-sel kulit pun membutuhkan nutrisi untuk tumbuh sehat. Seperti halnya tubuh kita, kulit pun membutuhkan asupan gizi untuk menjaga kesehatannya. Makan makanan sehat untuk kesehatan kulit dapat mencegah terjadinya kulit kering dan bersisik yang mengakibatkan kulit terlihat kusam dan tua.

  1. Perubahan cuaca

Perubahan cuaca yang ekstrim juga sangat berpengaruh pada kondisi kulit kita. Ketika cuaca sangat panas, cairan tubuh menjadi berkurang sehingga kulit juga bisa dehidrasi akibat kekurangan cairan yang biasanya tersimpan di bawah lapisan kulit. Hal ini terutama jika Anda tidak mengimbangi cuaca panas dengan minum air putih yang banyak.

Sebaliknya, ketika cuaca terlalu dingin pun kulit juga bisa mengalami kondisi kekeringan. Cuaca yang terlalu dingin bisa menimbulkan kerusakan saraf dan pembuluh darah, serta membuat kulit cepat berubah menjadi pucat, kering dan bersisik. Maka, untuk mengatasi perubahan cuaca seperti ini sangat disarankan untuk Anda menggunakan pelembab kulit serta mengkonsumsi banyak air putih.

  1. Gaya hidup tidak sehat

Kurang tidur, merokok, mengkonsumsi junk food, dan kurang olahraga merupakan sebagian dari daftar panjang contoh gaya hidup yang tidak sehat. Seperti halnya tubuh kita, kulit pun akan mudah terpengaruh oleh gaya hidup tidak sehat yang bisa menimbulkan stress. Stress pada kulit bisa ditunjukkan dengan menjadi kering dan bersisik yang membuat kulit terlihat kusan dan tidak sehat.

Demikian aneka penyebab kulit kering bersisik yang bisa Anda coba hindari. Kulit adalah organ terbesar pada manusia sehingga kesehatannya sangatlah perlu untuk kita jaga.

Sponsors Link
, , ,