Sponsors Link

22 Penyebab Gatal Pada Kemaluan Wanita Saat Haid

Sponsors Link

Bagi para wanita tentunya ingin memiliki tubuh yang sempurna baik dari bentuk tubuh dan kesehatannya. Terutama bagi kesehatannya, para wanita harus menjaga tubuhnya terhindar dari serangan berbagai penyakit yang memungkinkan dapat terserang penyakit. Wanita memang identik dengan kebersihan dan kecantikannya yang harus selalu tetap terjaga agar terlihat menawan apabila sedang berada di area publik atau sedang bersama kekasihnya jadi dia ingin menampilkan penampilan yang sangat menarik untuk dilihat.

ads

Para wanita tentunya tidak ingin mengalami berbagai masalah kesehatan dan terkena berbagai macam masalah seperti mendapati rasa gatal pada organ intimnya yaitu vagina. Apabila wanita tersebut berada di keramaian tentunya akan mengalami rasa tidak nyaman jika kemaluan atau vagina dari wanita tersebut terasa gatal. Karena tidak mungkin jika dia menggaruknya di depan umum atau ditengah keramaian orang. Organ intim pada wanita yaitu vagina merupakan hal yang sangat penting bagi para wanita pasalkan organ intim tersebut memiliki banyak fungsi dan apabila mengalami gangguan maka tidaklah baik bagi seorang wanita tersebut. Gangguan yang sering menyerang vagina wanita adalah keputihan yang akhirnya dapat membuat rasa gatal berlebih terhadap vagina wanita.

Penyebab Terjadinya Gatal Pada Kemaluan Wanita

Ada beberapa faktor penyebab dari rasa gatal yang ditimbulkan pada vagina wanita tersebut. Banyak sekali faktor yang bisa menyebab kan gatal pada kemaluan wanita tersebut dan kita akan mengulas dari penyebab gatal pada kemaluan wanita yang mungkin harus diketahui oleh para wanita. Apa sajakah dari ke faktor penyebab vagina gatal tersebut? Sebagai berikut inilah ulasan beberapa penyebabnya dari gatalnya saat haid dan beberapa gejala lainnya pada kemaluan wanita:

1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)

Infeksi jamur atau tumbuhnya jamur yang berlebih pada kemaluan wanita bisa menyebabkan resiko yang sangat besar apabila tidak ditangani dengan cepat dan benar. Misalkan wanita tersebut tengah memasuki tahap kehamilan, rutin dalam berhubungan intim dengan suami, dan sistem kekebalan tubuhnya menurun. Infeksi jamur ini selain dapat menimbulkan rasa gatal yang berlebih, bisa membuat vagina wanita mengeluarkan suatu cairan yang kental berwarna putih. Jadi bagi para wanita janganlah malas untuk menjaga kebersihan dari organ intimnya karena resiko yang ditimbulkan lebih besar bagi kesehatan anda. (baca juga: Cara Menghilangkan Keloid)

2. Bahan Kimia

Penggunaan dari bahan yang mengandung bahan kimia pun dapat memancing terjadinya rasa gatal pada kemaluan wanita sendiri. Misalkan penggunaan bahan yang digunakan untuk keperluan kemaluan wanita tersebut seperti tisu, sabun, pembalut, kondom, dan bahan lainnya. Beberapa produk seperti itu ada yang mengandung bahan kimia yang bisa membuat kemaluan wanita terkena iritasi dan menimbulkan rasa gatal yang berlebih terhadap vagina wanita tersebut. Jadi waspadalah dalam memilih bahan atau produk yang akan anda gunakan untuk keperluan organ intim bagi wanita dan yang paling sering dipakai misalkan pembalut, pakailah yang produk yang masih layak pakai dan terjamin keamanannya bagi kesehatan anda.

Baca ini :

3. Bakteri

Pada organ intim wanita ternyata bisa terdapat bakteri yang dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit sekitar vagina yang membuat rasa tidak nyaman pada diri seorang wanita tersebut. Keberadaan sebuah bakteri pada organ intim wanita ini dianggap normal oleh seorang dokter dan bakteri tersebut ada dua ada bakteri baik dan bakteri buruk. Bisa jadi bakteri buruk tersebut yang tumbuh berlebih dan menyebabkan organ intim kewanitaan menjadi terasa gatal yang mengganggun kenyamanan tubuh.

Dari bakteri buruk tersebut selain organ wanita mendapati rasa gatal berlebih, dapat menyebabkan terjadinya infeksi apabila terkena hal asing yang bercampur dengan bakteri buruk tersebut. Serta selain itu ternyata bakteri buruk itu dapat menyebabkan rasa yang cukup perih bagi vagina dan mengeluarkan sebuah cairan yang berbau tidak sedap dari organ wanita tersebut atau vagina.

4. Penyakit Seksual yang Menular

Sponsors Link

Rasa gatal yang terjadi pada kelamin atau organ intim wanita juga bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti herpes, trikomoniasis, klamidia, dan gonore. Dari berbagai macam penyakit tersebut memang sudah bisa dianggap penyakit kelamin yang bisa memicu berbagai macam penyakit lainnya yang bersangkutan dengan kesehatan organ intim baik pria maupun wanita.

5. Lichen Sklerosis

Lichen sklerosis ini merupakan suatu kondisi dimana munculnya sebuha bercak putih pada kulit sekitar organ intim wanita yaitu vagina. Ini merupakan penyakit kulit yang biasa dialami oleh wanita pasca menopause. Wanita yang terkena penyakit kulit ini sangat memungkin dapat merasakan rasa gatal yang cukup mengganggu anda apabila anda sedang melakukan aktivitas seperti biasanya.

6. Menopause

Apabila seorang wanita memasuki fase menopause ini, estrogen yang ada pada tubuh wanita tersebut menjadi sedikit atau berkurang dan salah satu estrogen membentuk sebuah dinding yang cukup tebal pada vagina wanita. Sehingga apabila dalam fase menopause ini kadar estrogen yang sedikit bisa membuat dinding vagina wanita tersebut menipis dan terlihat kering.

7. Cacing Kremi

 Dari hal tersebutlah yang menyebabkan vagina menjadi gatal dan mengalami iritasi. Kebanyakan menopause ini dialami oleh para lansia tetapi bisa terjadi juga dialami oleh para wanita laktasi.Dikarenakan terjadinya infeksi oleh cacing kremi yang biasanya terdapat di anus dan menyebabkan rasa gatal yang cukup mengganggu pada vagina wanita. Infeksi dari cacing kremi ini biasa di dapati pada anak – anak.  (baca juga: Cara Mengobati Kutil Kelamin Secara Alami)

8. Iritasi Saat Bercukur

Mencukur rambut kemaluan pada organ intim wanita salah satu faktor penyebab gatal pada vagina. Karena saat selesai bercukur, terlihat bahwa rambut pada kulit sekitar vagina bersih. Tetapi seiring berjalannya waktu rambut pada sekitar vagina akan tumbuh kembali dan dari penumbuhan kembali ini akan terjadi rasa penyebab gatal pada kemaluan wanita.

9. Kontak Dari Dermatitis

Dermatitis kontak sendiri adalah iritasi kulit yang dialami oleh sekitar kulit vagina wanita. Iritasi dari dermatitis kontak ini disebabkan karena mempunyai sebuah alergi terhadap suatu produk tertentu yang memiliki bahan tertentu.

10. Eksim

ads

Eksim atau psoriasis merupakan sebuah masalah gangguan pada kulit secara genetik. Yang menyebabkan rasa gatal pada vagina wanita yang cirinya adalah rasa gatal pada vagina, dan munculnya belang ruam yang berwarna kemerahan. (baca juga: Cara Mengobati Bisul )

11. Penyakit Kelamin Pada Wanita

Berhubungan seksual secara bebas memungkin tubuh anda terkena serangan penyakit menular yang berbahaya. Dari penyakit kelamin ini sendiri bisa menyebabkan rasa gatal berlebih pada organ intim karena tertularnya akibat dari berhubungan seksual secara bebas. (baca juga: Penyakit Kurap Kering)

12. Keputihan Pada Vagina

Salah satu penyakit yang dialami kebanyakan wanita yang dimana vagina tersebut mengeluarkan sebuah cairan berwarna keputihan. Dari keputihan ini organ intim wanita bisa mendapati penyakit gatal yang bisa berkelanjutan dan bisa mengganggu kenyamanan anda dalam beraktivitas sehari – hari.

13. Kanker Pada Vagina

Penyebab lainnya yang mengakibatkan vagina wanita terasa gatal adalah terjadinya kanker pada vagina wanita tersebut. Kanker sendiri merupakan penyakit yang berbahaya dan harus segera mendapatkan penanganan khusus bagi penderitanya. (baca juga: Cara Menghilangkan Bau Pada Vagina)

14. Kanker Serviks

Kanker ini menyerang bagian leher rahim pada vagina wanita. Apabila organ intim wanita terdeteksi terkena kanker ini maka banyak sekali berbagai macam gejala yang dapat ditimbulkan dan salah satunya merupakan penyebab gatal pada kemaluan wanita, rasa gatal yang sangat berlebih sehingga sangat mengganggu tubuh anda merasa nyaman.

Baca juga :

15. Celana Basah

Perlu diingat bagi para wanita maupun pria, apabila celana yang anda pakai dan penggunaannya digunakan dengan waktu yang kurun panjang bisa jadi organ intim anda terkena serangan penyakit dari bakteri dan kuman. Dalam penggunaan pakaian sangatlah harus diperhatikan betul karena dengan penggunaan bahan yang salah maka bisa menyebabkan rasa gatal pada organ intim anda.

16. Kutu Kudis Pada Wanita

Akibat dari kutu kudis inilah yang dapat menyebabkan rasa gatal berlebih pada organ intim wanita. Kutu kudis bisa didapatkan dari hubungan seksual yang mungkin bisa disebabkan karena pasangan dalam berhubungan seksual mendapati sedang terkena kudisan pada kelaminnya. Sehingga anda juga tertular kutu kudis dari berhubungan seksual tersebut.

17. Celana Dalam

Penggunaan celana dalam yang ketat dan salah bisa menyebabkan anda mengalami iritasi dan rasa gatal pada organ intim. Dengan celana dalam yang begitu ketat tentunya bisa membuat kulit pada sekitar organ intim sulit mendapatkan sirkulasi udara dan mendapatkan kelembapan yang berlebih. Dari sanalah disebabkan banyak bakteri yang tumbuh dari celana dalam anda.

18. Pembalut

Para wanita yang sedang mengalami menstruasi pastinya akan menggunakan bahan yang satu ini untuk mencegahnya atau mengurangi efek terjadi pendarahan yang ada pada bagian vagina wanita ketika menstruasi. Penggunaan pembalut atau pemilihan pembalut yang salah bisa jadi penyebab wanita mendapati rasa gatal pada organ intim mereka. Karena beberapa produk dari bahan pembalut ini mengandung bahan kimia yang berupa klorin yang bersifat berbahaya. Yang menyebabkan rasa gatal berlebih pada vagina dan bahkan bisa menyebabkan terjadinya kanker pada vagina wanita.

19. Stress

Sponsors Link

Akibat kondisi emosional dari seorang wanita yang sering berubah – ubah, menyebabkan sistem kekebalan tubuhnya menjadi berkurang dan menjadi semakin turun atau rendah. Dan membuat tubuh dari wanita tersebut menjadi lemah dan terkena iritasi yang menyebabkan rasa gatal pada organ intimnya. Walaupun kondisi yang satu ini jarang terjadi tetapi faktor ini bisa membuat organ intim wanita atau vaginanya menjadi terasa gatal yang berlebih.

20. Trichomoniasis

Faktor ini disebabkan oleh penularan akibat dari berhubungan seksual secara bebas juga dimana faktor ini disebabkan oleh parasit yang bernamakan trichomonas vaginalis. Vagina wanita yang terkena parasit jenis ini akan mengalami rasa gatal, rasa terbakar, dan terjadinya retakan pada area luar kulit. (baca juga: Cara Mencegah Penyakit Menular Seksual)

21. Makanan

Seorang wanita apabila salah dalam mengkonsumsi suatu makanan, maka bisa menyebabkan organ intimnya terasa gatal. Apabila lagi wanita tersebut memiliki alergi pada suatu jenis makanan yang tidak bisa dia makan sebelumnya. Bukan hanya itu saja, makanan yang kualitasnya buruk dan juga tidak sehat bisa memicu terjadinya efek yang sama pada organ intim anda. (baca juga: Cara Mengobati Panu)

22. Kebersihan Vagina

Khusus untuk para wanita tentunya sangatlah penting untuk menjaga kebersihan dari organ intim mereka. Karena apabila tidak dirawat dengan baik, maka banyak kemungkinan penyakit dan bakteri bisa menyerang organ intim anda. Bagi wanita janganlah untuk merawat kulit bagian wajah dan lainnya tetapi bagian organ intimnya tidak anda rawat dengan baik, tetapi vagina anda juga harus anda perhatikan dan anda rawat dengan baik.

Begitu banyak faktor penyebab gatal pada organ intim wanita mulai dari penyakit yang dianggap sangat parah sekali sampai hal sepele yang dianggap remeh ternyata bisa membuat organ intim wanita itu sendiri menimbulkan rasa gatal. Sangatlah tidak nyaman apabila anda terkena gatal – gatal pada organ intim anda karena apabila anda sedang melakukan aktivitas sehari – hari anda dan berada di publik anda akan merasa tidak nyaman akibat rasa gatal yang mengganggu organ intim anda. Jadi janganlah sampai anda mengabaikan organ intim anda sendiri dengan hal – hal yang anda anggap sepele sekali.

Sponsors Link
, , , ,




Oleh :
Kategori : Gaya Hidup