Sponsors Link

6 Faktor Penyebab Bercak Merah Pada Kulit yang Sering Diabaikan

Sponsors Link

Ketika terdapat bercak merah pada kulit, seringkali membuat Anda cemas dan bertanya-tanya. Apalagi jika bercak merah atau yang biasa disebut ruam itu menimbulkan gatal, rasa perih yang mengganggu aktivitas. Oleh karena itu, Anda wajib mengenali penyebab bercak merah pada kulit agar bisa mengantisipasi sedini mungkin.

ads

Bercak merah atau ruam ini umumnya terlihat sebagai penyebab perubahan warna kulit maupun teksturnya. Keadaan ini disebabkan oleh beberapa hal mulai dari reaksi alergi, gejala penyakit, suhu udara, hingga penggunaan kosmetika yang tidak tepat. Meski timbulnya bercak merah sering tanpa disadari, tak jarang Anda akan mengalami tanda-tanda lain sebelum bercak ini timbul seperti gatal atau sensasi terbakar pada kulit.

Penyebab Bercak Merah pada Kulit

Umumnya bercak merah hanya akan menyerang bagian tubuh tertentu seperti tangan, kaki, atau pun wajah. Namun ada jenis-jenis penyakit kulit yang menimbulkan bercak merah di bagian kulit mana saja. Sebelum Anda mengambil tindakan penangana, yuk kita kenali beberapa penyebabbercak merah pada kulit yang bisa terjadi, seperti,

  1. Reaksi alergi

Penyebab bercak pada kulit yang paling umum adalah karena alergi. Reaksi alergi adalah sebuah reaksi di mana kulit terpapar zat yang menimbulkan alergi atau biasa disebut dengan alergen. Reaksi ini merupakan bentuk sistem pertahanan tubuh kala ada zat asing yang mengganggu kondisi tubuh melalui kulit dan tanda bahwa kulit sedang teriritasi.

Gejala umum alergi selain kulit merah seperti terbakar adalah rasa gatal dan bengkak. Beberapa alergen yang kita tahu antara lain jenis senyawa tertentu pada obat, udara, serbuk bunga, atau zat yang terkandung pada makanan tertentu. Jika terpapar langsung pada kulit, umumnya alergen akan menimbulkan bercah pada kulit yang terkena saja. Namun jika alergennya  masuk ke dalam sistem pencernaan, bercak merah akan timbul di seluruh bagian tubuh.

  1. Iritasi kulit

Merupakan sebuah keadaan di mana kulit tubuh terasa gatal, membengkak, bersisik, pecah-pecah, atau timbul bercak pada area tertentu. Reaksi iritasi ini sekilas terlihat mirip dengan reaksi alergi di atas karena iritasi kulit termasuk reaksi alergi yang hanya mengenai bagian kulit yang terpapar saja. Iritasi kulit terjadi karena kulit tidak tahan dengan zat yang memaparnya sehingga muncul bercak merah dan pedih yang juga disebut dermatitis kontak iritan. Iritasi juga merupakan penyebab bercak merah pada kulit yang terjadi pada bayi atau orang yang kulitnya sensitif.

Selain  itu  ada beberapa hal yang bisa memicu iritasi kulit antara lain,

  • Produk kosmetik
  • Penggunaan  sabun atau detergent yang tidak cocok dengan kulit
  • Paparan sinar ultraviolet secara langsung
  • Bahan kimia seperti semen, cairan pembersih, dan lainnya
  • Kotoran atau debu yang melayang di udara.
  1. Biang keringat

Penyebab  bercak pada kulit yang ketiga dan cukup sering terjadi adalah biang keringat di mana merupakan sebuah keadaan penyakit kulit yang menimbulkan tak hanya ruam namun  bengkak, rasa gatal hingga sensasi panas dan pedih pada kulit yang terkena. Sebutan dalam bidang medis untuk biang keringat adalah miliaria atau dengan kata lain ruam panas.

Biang keringat umumnya terjadi karena,

  • Penderita terpapar suhu panas dalam waktu lama sehingga produksi keringat berlebih
  • Keringat berlebih ini terperangkap di bawah kulit hingga menyebabkan bercak dan  bengkak berisi air pada kulit
  • Suhu tubuh meningkat yang menyebabkan penderita berkeringat

Kondisi ini biasanya menyerang lipatan-lipatan tubuh dengan produksi keringat tinggi seperti leher, paha, selangkangan  dan lainnya. Meski terlihat sepele, namun penanganan biang keringat ini harus segera dilakukan  agar tidak terus mengganggu aktivitas. Jika biang  keringat sudah menimbulkan gejala lain seperti nyeri yang meningkat, demam dan menggigil hingga keluar nanah dari ruam.

Sponsors Link

  1. Petechiae/Purpura

Purpura  adalah sejenis gejala dari penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak berawarna ungu  kemerahan pada kuliy. Hal ini terjadi dikarenakan pembuluh darah kecil di bawah kulit yang rapuh mengalami kebocoran sehingga darahnya merembes hingga ke kulit. Keadaan ini merupakan sebuah gejala awal dari berbagai penyakit seperti penyakit autoimun, sindrom rubella kongenital, vaskulitis, terapi yang mempengaruhi trombosit, dan lain sebagainya.

  1. Rosacea

Sebuah keadaan di mana muncul bercak merah pada bagian kulit dahi, pipi, atau pun hidung yang disebabkan oleh penyakit bernama rosacea. Bahkan rosacea juga mampu menumbulkan benjolan di bawah kulit yang berisi nanah. Penyebab rosacea saat ini belum diketahui dengan jelas namun diyakini bahwa keadaan ini dirangsang oleh konsumsi makanan pedas, konsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, terpapar sinar matahari langsung yang menyebabkan kulit juga bisa dehidrasi, mandi menggunakan air panas, hingga stres.

  1. Campak

Sebuah penyakit yang juga menimbulkan bercak merah pada kulit lainnya adalah campak. Umumnya bercak merah ini akan timbul setelah penderita mengalami demam selama beberapa hari. Selain bercak merah dan demam, campak juga menimbulkan beberapa gejala lainnya seperti mata berair, sakit pada tenggorokan, hingga kelelahan.

Cara Mengatasi Penyebab Bercak Merah pada Kulit

ads

Berikut beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengatasi bercak merah pada kulit yang disebabkan oleh iritasi, alergi, hingga biang keringat.

Alergi

Cara paling ampuh agar Anda meredakan reaksi alergi sebenarnya adalah menghindari sumber alergi atau alergen itu sendiri. Di bawah ini beberapa langkah yang bisa dilakukan ketika Anda terserang alergi seperti:

  • Cari tahu penyebabnya. Hal paling awal dan penting untuk dilakukan saat terserang alergi adalah menemukan apa penyebab alergi itu sendiri. Jika Anda mengalami alergi karena makanan, selanjutnya wajib menghindari makanan tersebut. Begitu juga jika Anda alergi udara dingin, selalu kenakan jaket atau pakaian tertutup saat pergi ke daerah dengan suhu rendah. Hal ini juga berlaku untuk semua jenis alergen lain misalnya obat-obatan, kosmetik, atau alergen lainnya. Jika Anda tak bisa memastikan sendiri penyebab alergi, konsultasikan ke dokter agar penyebab alergi segera diketahui.
  • Makan makanan mengandung beta karoten tinggi. Wortel, ya, Anda bisa mencoba dengan mengonsumsi wortel atau makanan dengan kandungan beta karoten tinggi lainnya. Jenis makanan mengandung betakaroten ini sangat ampuh mengatasi reaksi alergi dengan sangat baik. Beta karoten diyakini mampu meningkatkan sistem daya tahan tubuh dengan baik. Di samping itu, kandungan  antioksidan dan beta karoten yang sangat tinggi pada wortel sangat bermanfaat untuk menangkal radikal bebas juga mampu memperbaiki sistem pernapasan. Makanan lain yang mengandung beta karoten selain wortel adalag pepaya, bayak, juga mangga. Jadi, selalu sediakan makanan sehat untuk kesehatan kulit tersebut di rumah, ya.
  • Makan makanan yang mengandung magnesium. Selain beta karoten, Anda juga bisa mengonsumsi makanan mengandung magnesium untuk mengatasi alergi. Magnesium pada makanan diyakini berfungsi sebagai manipulasi substansi polyphosphate ATP di mana keadaan ini sangat berguna untuk memanipulasi hal yang menjadi sumber alergi sehingga mengurangi efek alergi yang ditimbulkannya. Makanan yang mengandung magnesium antara lain rempah-rempah, kacang tanah, kopi, soba, juga bayam.

Iritasi

Untuk mengatasi reaksi iritasi pada kulit, Anda bisa melakukan berbagai cara termasuk memeriksakan kondisi fisik ke dokter atau fasilitas kesehatan lainnya dan mendapatkan terapi yang tepat untuk mengatasinya. Meski begitu, sebenarnya ada beberapa cara pengobatan yang bisa Anda lakukan secara mudah dan sederhana sebagai pertolongan pertama. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi reaksi iritasi kulit dengan cara alami antara lain,

  • Gunakan cuka apel. Anda bisa menggunakan cuka apel untuk mengatasi iritasi dikarenakan kandungan zat yang ada pada cuka ini bermanfaat meredakan reaksi iritasi yang menyerang kulit Anda. Sediakan selalu sari cuka apel yang bisa Anda beli di toko-toko terdekat. Cara penggunaannya adalah siapkan kapas, lalu celupkan kapas tadi pada cairan cuka apel dan tinggal diaplikasikan pada kulit yang teriritasi.
  • Mengompres dengan air dingin. Ya, Anda bisa mengompres menggunakan air dingin pada kulit teriritasi. Sensasi rasa dingin yang diberikan pada kompres air dingin pada kulit akan membuat bagian kulit tersebut lebih tenang dan rileks sehingga secara alami meredakan reaksi iritasi seperti ruam dan bengkak. Cara penggunaannya mudah, bungkus beberapa potong es batu dengan kain bersih lalu tempelkan pada bagian kulit yang mengalami iritasi.
  • Manfaatkan madu dan putih telur. Selain dua cara mudah di atas, Anda dapat menggunakan campuran fenomenal yang palin sering digunakan untuk perawatan kulit dan rambut pada wanita, madu dan putih telur. Cara penggunaannya pun mudah dan sederhana, cukup campurkan kedua bahan tadi dan aduk hingga rata menggunakan sendok. Selanjutnya, oleskan pada bagian kulit yang mengalami iritasi dan setelah itu diamkan hingga mengering selama kurang lebih 15-20 menit. Langkah terakhit bilas dengan air hingga bersih. Madu mengandung antioksidan yang tinggi dan berguna menangkal radikal bebas yang umumnya menyebabkan reaksi iritasi pada kulit.
Sponsors Link

Biang Keringat

Keadaan saat Anda terserang biang keringat memang bukan kondisi serius, tetapi akan lebih baik jika Anda segera mengatasi kondisi ini sesegera mungkin sebelum biang keringat ini membuat aktivitas semakin terganggu. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan seperti,

  • Hindari tempat lembab dan panas yang berlebih. Umumnya penyebab biang keringat adalah paparan suhu panas tinggi sehingga produksi keringat menjadi berlebihan. Oleh karena itu, saat terkena kondisi ini, sebaiknya Anda menghindari paparan suhu tinggi agar keringat yang timbul tak semakin memperburuk keadaan. Anda bisa menggunakan payung saat berada di luar rumah dan menghindari terik matahari secara langsung. Pertahankan suhu tubuh Anda agar selalu stabil dan jaga bagian-bagian tubuh yang aktif memproduksi keringat agar tetap kering dan tidak lembab seperti ketiak, leher, selangkangan, dan lainnya. Bagian tubuh lembap dan berkeringat juga bisa menjadi penyebab jamur kulit yang mengganggu.
  • Kenakan pakaian yang longgar. Pakaian yang terlalu ketat dan pas dengan badan akan berakibat buruk bagi biang keringat yang diderita. Sebaiknya kenakan pakaian longgar untuk menghindari gesekan-gesekan dengan kulit yang terkena biang keringat. Anda bisa memilih bahan yang menyerap keringat dan longgar agar merasa lebih nyaman.
  • Berendam. Langkah terakhir adalah jaga suhu tubuh Anda tetap dingin. Anda bisa berendam atau mandi supaya selalu merasa sejuk dan menghindari produksi keringat secara berlebihan.

Demikian tadi 6 penyebab bercak merah pada kulit yang wajib Anda waspadai dan cara mengatasinya. Hal paling penting yang bisa Anda lakukan saat terserang bercak merah ini adalah dengan selalu menjaga kebersihan tubuh sebaik mungkin. Jika semua cara mengatasi penyebab bercak kulit di atas belum berhasil, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat. Jaga selalu kebersihan tubuh Anda dan semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,