Sponsors Link

5 Pengobatan Torsio Testis Dengan Berbagai Cara yang Bisa Dipilih

Sponsors Link

Kondisi dimana testis pria terpelintir atau istilah medisnya disebut dengan torsio testis merupakan penyakit berbahaya yang apabila tidak segera ditangani dapat berpengaruh terhadap kesuburan. Terpelintirnya testis pada organ reproduksi pria membuat aliran darah terhambat sehingga sel-sel dalam organ tersebut berpotensi mengalami kematian.

ads

Oleh karena itu segera setelah gejala muncul, pengobatan torsio testis harus segera dilakukan. Penyakit kelamin ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama agar penanganan yang dibutuhkan pun tidak terlalu berat. Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk menangani kondisi terpelintirnya testis? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

  1. Pengobatan Tanpa Operasi

Meskipun sangat jarang kasus torsio testis sembuh hanya dengan pengobatan manual tanpa operasi, namun hal ini bisa saja terjadi jika Anda segera pergi ke dokter sebelum 6 jam testis Anda terkilir. Lebih dari itu kemungkinan dilakukannya operasi lebih besar. Pengobatan tanpa operasi dilakukan secara manual oleh dokter.

Testis yang terpelintir tersebut akan dikembalikan ke posisi asalnya dengan mendoorng kantong testis secara perlahan agar lilitan terlepas. Dorongan tersebut bertujuan untuk mengembalikan testis ke posisi semula. Jika hal ini tidak berhasil maka operasi lah jalan selanjutnya. Berbeda dengan cara menghilangkan bentol di kemaluan pria, pengobatan torsio testis cukup rumit dan berat.

  1. Pengobatan dengan Operasi

Jika cara manual tidak berhasil maka operasi merupakan jalan alternatif agar testis kembali ke tempat asalnya, terbebas dari lilitan. Meskipun terdengar mengerikan, operasi terbilang cara yang terbaik agar testis bisa segera disembuhkan. Operasi dilakukan untuk menyembuhkan testis yang terlilit dengan membuat sayatan pada kantongnya. Jika posisi sudah dikembalikan seperti semula maka testis kemudian akan dijahit.

Teknik penjahitannya pun dengan menggabungkan dua testis bersamaan guna mencegah testis terlilit kembali. Dengan dilakukannya operasi diharapkan penyakit torsio testis yang diderita nantinya tidak kambuh lagi. Akan tetapi jika pada sebuah kasus operasi tidak berhasil dan testis tetap terpilin tidak bisa selamat meski sudah dilakukan pembedahan, cara selanjutnya yang dilakukan adalah pengangkatan testis. Berbeda dengan obat untuk balanitis alami dan medis yang bisa Anda pilih sendiri sesuai kebutuhan, torsio testis perlu ditangani dengan serius agar kondisinya tidak semakin parah.

  1. Pengobatan dengan Penghilang Rasa Sakit

Penanganan dengan obat bukanlah suatu solusi akhir karena obat yang diberikan biasanya hanyalah sebagai penghilang rasa sakit. Salah satu gejala penyakit kelamin torsio testis adalah rasa nyeri pada alat kelamin yang biasanya terjadi begitu luar biasa sehingga pasien memerlukan penghilang rasa sakit seperti morfin untuk meringankan gejalanya. Pasien yang dibawa ke IGD sebelum mendapatkan operasi akan terlebih dahulu diberikan penghilang rasa sakit untuk menenangkan mental serta fisiknya.

  1. Pengobatan dengan Terapi

Pada kasus pengobatan melalui operasi, ada prosedur dimana testis akan diambil apabila testis tidak bisa diselamatkan. Lalu bagamana kelanjutan organ reproduksi yang tanpa testis tersebut? Terapi bisa dilakukan untuk mengembalikan fungsi testis meskipun testis sudah diangkat yaitu dengan memberikan testis buatan. Terapi ini bisa dilakukan setelah luka pada skrotum benar-benar pulih pasca operasi.  Berbeda dengan obat klamidia alami dan medis dimana penderita masih bisa mengkonsumsi obat-obatan, pengobatan torsio testis mungkin membutuhkan waktu dan biaya yang lebih.

Sponsors Link

  1. Pengobatan Secara Mandiri

Bisakah torsio testis diobati secara mandiri di rumah? Jawabannya tidak! Torsio testis memerlukan penanganan medis secara benar dan profesional, bukan ditangani secara sembarangan. Jika Anda mencoba menanganinya sendiri di rumah bisa saja kondisi testis justru semakin parah.

Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya jangan mencoba melakukan hal-hal yang beresiko menambah buruk keadaan, namun segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Jangan sampai kondisi testis terpelintir ditambah lagi dengan penyakit lain seperti nyeri pada ujung kemaluan pria yang akan memperburuk kondisi Anda.

Pencegahan Lebih Baik

Sponsors Link

Apapun pengobatan yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan torsio testis, tentu saja tetap pencegahan lah yang lebih baik. Dengan memahami penyebab munculnya torsio testis Anda bisa mengantisipasi agar tidak terkena penyakit tersebut. Masalahnya banyak yang tidak menyadari tanda-tanda terkena penyakit kelamin sehingga mereka tidak tahu bahwa sebenarnya beberapa gejala sudah ditunjukkan oleh tubuh.

Terlebih lagi pada beberapa kasus torsio testis bisa terjadi tanpa alasan dan sebab apapun. Di saat Anda tertidur testis bisa saja terpilin tanpa tahu apa yang menyebabkannya demikian. Meskipun demikian, paling tidak ada beberapa hal yang masih bisa diusahakan agar Anda tidak perlu mengalami kondisi tersebut, misalnya menghindari olahraga terlalu berat.

Gerakan spontan atau terlalu berat bisa saja memicu terpilinnya testis. Lakukan olahraga secukupnya dan sewajarnya saja untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar tanpa perlu melakukan gerakan yang berlebihan. Beberapa pengobatan torsio testis diatas bisa menjadi solusi untuk mengembalikan kondisi prima testis pada organ intim. Sama seperti pencegahan prostatitis, torsio testis juga bisa dicegah meskipun potensinya kecil pada beberapa kondisi.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan