Sponsors Link

19 Pengobatan Dermatitis Paling Efektif Terbukti Langsung Sembuh

Sponsors Link

Pengobatan dermatitis tidak bisa sembarangan dilakukan, anda perlu mengetahui gejala-gejala dermatitis dan jenis dermatitis yang menyerang anda. Gejala-gejala dermatitis yang jarang dianggap penting kadangkala membuat seseorang jadi panik setelah gejala tersebut menimbulkan masalah serius pada hidupnya. Maka penting untuk mengetahui apa itu dermatitis yang sebenarnya.

ads

Dermatitis merupakan istilah medis untuk jenis penyakit peradangan kulit yang gejalanya bekisar pada kulit menjadi kering, gatal, dan menjadi ruam merah sampai melepuh. Pada dasarnya dermatitis termasuk penyakit ringan tapi bisa menimbulkan masalah besar jika tidak segera diatasi gejala-gejalanya dengan perawatan sederhana seperti penyesuaian gaya hidup dan mengolesi bagian kulit yang gatal dan kering dengan obat yang dijual bebas di warung.

Jenis-jenis Dermatitis

Seperti yang sudah disinggung untuk melakukan pengobatan dermatitis diperlukan pengetahuan tentang gejala-gejala dan jenis dermatitis yang menyerang tubuh anda. Berikut gejala dan jenis-jenis dermatitis di sektiar kita.

1. Dermatisis kontak

Dermatitis yang cukup sering mengganggu ialah dermatitis kontak, jenis peradangan kulit yang satu ini cukup umum dijumpai karena dipicu oleh alergi atau iritasi ringan.  Gejala itu memperlihatkan ruam merah terpusat, ada bercak dan benjolan merah pada kulit, dan rasa gatal yang mengganggu di area tubuh tertentu. Gejala lain yang mengindikasikan bahwa dermatitis kontak menjadi semakin parah pada tubuh anda ialah kulit melepuh dan mengalami pembengkakan. Gejala ini dipicu oleh kontak singkat dengan penyebab alergi.

Misalnya saja dermatisis kontak yang berupa ruam. Dermatitis ini disebabkan karena kulit kontak dengan logam, wewangian, tanaman, atau bahan lain yang menimbulkan alergi pada tubuh anda. Sedangkan dermatitis kontak iritasi umumnya lebih rumit karena anda mengalami iritasi yang disebabkan oleh sabun, deterjen, dan zat kimia yang bahannya tidak cocok di kulit tangan anda, sehingga kulit anda menjadi teriritasi, menimbulkan rasa gatal, melepuh, atau ruam merah.

2. Dermatitis Atopik (Eksem)

Dermatitis tipe kedua ialah dermatitis Atopik yakni peradangan kulit yang disebabkan oleh kombinasi antara faktor genetik dengan lingkungan. Pasien dermatitis atopik pada umumnya diketahui mengalami gejala-gejala dermatitis pada umur 5 tahun. Inilah salah satu contoh gejala yang jarang dianggap penting oleh masyarakat sehingga ketika dewasa dermatitis yang sama menyerang kembali bahkan dengan kondisi yang lebih parah daripada ketika saat masih kecil.

Gejala-gejala yang menyebabkan dermatitis atopik bahkan bisa menjadi penyebab penyakit eksim basah bila tak ditangani secara tepat antara lain rasa gatal yang intens di malam hari, kulit kering dan bersisik terutama di sektiar siku, buku-buku jari, lutut, tangan, pergelangan kaki, bahkan juga selangkangan. Ada juga yang muncul disertai dengan benjolan kecil yang mengandung cairan, lalu kulit bengkak dan makin sensitif dengan air.  Bila ada keluarga yang pernah mengalami hal ini, sebaiknya anda segera periksakan diri upaya bisa mengatasi masalah dermatitis bahkan sebelum gejalanya muncul. Tanda-tanda seseorang terserang dermatitis atopik ialah sensitif dan langsung alergi dengan serbuk bunga, debu, dan mengalami asma.

3. Dermatitis Seboroik (Ketombe)

Pernahkah anda mengetahui bahwa ketombe juga bisa tergolong sebagai tanda-tanda anda telah terserang dermatitis? Dermatitis ini disebut dengan dermatitis seboroik. Pada umumnya, gejala dermatitis seboroik dapat dijumpai pada bayi. Kondisi dermatitis seboroik dikenal jugua dengan nama cradle cap atau kerak. Dermatitis ini termasuk dalam penyakit peradangan kulit yang disebabkan oleh produksi minyak berwarna kuning atau kemerahan yang berlebihan.

Sponsors Link

Umumnya penyakit ini menyerang di area sekitar kepala, wajah, atau alat kelamin. Bila menyerang di bagian wajah, anda akan melihatnya di sekitar alis atau sisi hidung. Gejala yang umum muncul ialah berupa serpihan seperti ketombe di kulit kepala. Serpihan itu akan muncul di alis, memerah, dan mengerak disertai rasa gatal dan kulit di kelopak mata mulai mengeras.

Bila anda memiliki tanda-tanda di atas, segera periksakan ke dokter sebab pengobatan dermatitis seboroik pada umumnya berkaitan dengan masalah kesehatan yang serius. umum dijumpai seseorang yang terkena dermatitis seboroik mengalami masalah di bagian jantung, neurologis, endokrin, diabetes, dan bahkan penyakit parkinson. Jadi jangan anggap remeh gejala dermatitis yang muncul di bagian tertentu dari tubuh anda.

Pengobatan Dermatitis

Bagi yang sudah terlanjur terserang gejala dermatitis, berikut cara merawat dermatitis. Anda harus melakukannya dengan tenang, tidak perlu panik karena dermatitis bisa diatasi dengan cara-cara sederhana, sebagai berikut:

ads
  1. Bersihkan terlebih dahulu kulit mengeras dan hitam yang terkena dermatitis, lalu gunakan air hangat sebanyak-banyaknya untuk menghilangkan zat penyebab iritasi. Lakukan secara rutin, agar sisa zat penyebab iritasi bisa segera menghilang.
  2. Gunakan sabun yang tidak mengandung wewangian atau bahan yang menyebabkan alergi di kulit anda.
  3. Bila sudah terserang, cara paling baik untuk mencegah penyebaran dermatitis di tubuh anda ialah jangan memicat terlalu keras, bila terlalu keras kulit akan semakin rusak dan semakin menginfeksi.
  4. Prioritas utama, hindari kontak dengan penyebab dermatitis.
  5. Bila sulit mengetahui penyebab utama dermatitis yang anda alami, lakukan tes alergi ke dokter. Uji secara spesifik zat apa yang dapat mempengaruhi kondisi kulit anda. Dengan demikian, anda akan lebih mudah menghindari zat-zat yang terindikasi sebagai penyebab dermatitis.
  6. Untuk melancarkan pengobatan dermatitis ketika anda sudah terserang, sangat dianjurkan untuk menggunakan penghalang atau pelindung tubuh untuk melindungi diri anda dari penyakit tersebut, pelindung yang dapat direkomendasikan antara lain: Sarung tangan, Pakaian pelindung, Krim penghalang, Lapisan cat kuku bening (untuk perhiasan logam), dan Minum antihistamin.
  7. Jika mengalami rasa gatal yang sangat parah, minumlah antihistamin yang dapat membantu anda tidur dan juga meredakan rasa gatal
  8. Jangan samakan pengobatan dermatitis dengan cara mengobati eksim dengan daun sirsak karena hal itu bisa berakibat fatal.
  9. Jangan menggaruk bagian yang terinfeksi dermatitis saat tidur, hal ini bisa memperparah keadaannya.
  10. Perawatan yang penting untuk mengendalikan penyebaran dermatitis ialah pakailah pelembab secara teratur di area yang terkena dermatitis. Jaga kelembabannya karean hal ini dapat mempercepat proses pemulihan kondisi kulit di sekitar kulit yang terinfeksi. Pastikan pelembab yang anda gunakan bebas dari pewangi, alkohol dan bahan-bahan yang bersifat hipoalergenik.
  11. Trik sederhana untuk mengurangi penyebaran dermatitis ialah dengan mengoleskan salep, krim, atau losion pada kulit yang mengalami dermatitis. Fungsinya untuk mencegah dehidrasi pada kulit, sebab kulit bisa dehidrasi jugua yang memperparah rasa gatal di kulit yang terserang hermatitis.
  12. Ringankan gejala-gejala dermatitis dengan cara mandi dengan air dingin.
  13. Pengobatan dermatitis yang sudah menjadi luka sampai mengeluarkan cairan dapat dirawat dengan mandi air hangat, mesi tidak dapat menyembuhkan secara instan, cara ini dapat menyejukkan kulit dan membuat gejala yang dirasakan tidak terasa semakin perih.
  14. Oleskan krim kortikostreoid pada bagian kulit yang mengalami gejala dermatitis yang parah. Krim ini dapat meringankan peradangan. Mintalah pula resep dari dokter supaya pengobatan dermatitis yang anda lakukan dapat berlangsung lebih efektif.  Akan tetapi, anda harus tahu bahwa krim kortikosteroid tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak di bawah umur 2 tahun dan pada wanita hamil.
  15. Anda bisa menggunakan antibiotik oral, jangan sampai salah pilih dengan antibiotik chlamydia ya. Antibiotik oral dapat membantu merawat infeksi pada kulit. Antibiotik oral juga dapat membantu mengurangi bakteri yang bisa memperparah penyebaran dermatitis, terutama pada dermatitis atopik.
  16. Khusus untuk yang mengalami dermatitis atopik, sangat penting untuk melakukan fototerapi UV yang dapat membantu mengatasi  penyebaran dermatitis atopik, namun anda harus tahu bahwa terapi ini memberikan efek penuaan dini pada kulit.
  17. Pada luka yang dialami karena dermatitis, anda bisa membalutnya dengan perban basah. Kombinasikan pelembab dengan krim kortikosteroid pada perban, kemudian gunakan perban tersebut untuk membalut luka. Perawatan ini efektif untuk menghentikan penyebaran dermatitis bahkan membuat lukanya segera mengering. Namun diperlukan pengawasan atau saran dari tim medis untuk melakukannya agar cara membalutkan perbannya tidak menimbulkan masalah lanjutan.
    Sponsors Link

  18. Khusus untuk dermatitis ketombe, anda bisa melunakkan lapisan kerak dengan minyak mineral. Usapkan minyak mineral hangat atau bisa juga diganti dengan minyak zaitun di sekiar kulit yang terserang. Anda bisa menggunakannya juga di sektiar kulit kepala. Biarkan selama beberapa jam sebelum anda menyisir rambut dan keramas. Minyak akan mengurangi kerak di kulit kepada dan mengurangi ketidaknyamanan anda pada kerak yang timbul di area wajah. Lakukan perawatan ini secara rutin, maka pengobatan dermatitis secara alami yang anda lakukan dapat mencapai hasil yang diharapkan.
  19. Terakhir dan paling mudah dilakukan ialah keramas dengan sampo anti ketombe obat kulit kepala kering dan bersisik. Sampo anti ketombe yang dijual bebas di pasaran dapat mengurangi gejala dermatitis seboroik (ketombe) khususnya untuk kasus-kasus ringan.

Itulah tips pengobatan dermatitis yang dapat dibagikan, temui dokter jika gejala dermatitis semakin parah. Umumnya, dermatitis dapat diatasi dalam waktu satu sampai dua minggu dengan perawatan sederhana di atas. Oleh karena itu, mengingat ada beberapa kasus dermatitis tidak kunjung sembuh, maka sangat dianjurkan untuk menemui dokter dan mendapatkan resep yang jauh lebih efektif untuk mengatasi dermatitis yang anda alami.

Beberapa jenis perawatan yang umumnya disarankan oleh dokter ialah sebagai berikut:

  • Mengoleskan kortikosteroid berdasarkan resep
  • Menggunakan sampo, krim, dan obat oral antijamur
  • Menggunakan Gel dan krim antibakteri
  • Melakukan terapi cahaya
  • Penekan sistem kekebalan tubuh

Demikian saran yang dapat dianjurkan, semoga bermanfaat untuk anda dan lingkungan anda.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan