Sponsors Link

8 Pencegahan Gonore No 6 dan 7 yang Paling Mudah Dilakukan

Sponsors Link

Gejala penyakit kelamin memiliki banyak jenis. Salah satunya yaitu gonore. Pernahkah Anda mendengar penyakit tersebut? Di kalangan masyarakat, gonore lebih dikenal dengan sebutan kencing nanah. Gonore adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Neisseria Bacterium. Penyakit gonore dapat menular melalui kontak langsung antar orang. Penyebaran dapat melalui mata, hubungan seksual, mulut, atau anus.

ads

Gonore bisa menjadi penyebab adanya masalah yang lebih kompleks atau biasa disebut komplikasi jika tidak ditangani dengan serius. Bahkan kematian bisa terjadi jika penderita mengabaikannya begitu saja meski telah menemui beberapa gejala. Dengan adanya keadaan tersebut, maka dibutuhkan penanganan sesegera mungkin agar gonore tidak menyerang tubuh lebih serius. Beberapa langkah pengobatan bisa Anda tempuh agar segera sembuh dari gonore. Misalnya menggunakan antibiotik untuk gonore.

Pencegahan Gonore

Melihat begitu seriusnya penyakit gonore, tentu Anda tak ingin terjangkit, bukan? Anda tak perlu khawatir sebab gonore dapat dicegah dan dideteksi. Hal hal yang perlu Anda perhatikan adalah konsistensi diri Anda untuk melakukan pencegahan. Sebab jika Anda tidak melakukan pencegahan tersebut secara rutin, bisa jadi bakteri penyebab infeksi akan menjangkit tubuh Anda. Apa saja hal hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gonore? Setelah ini akan dibahas beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gonore sekaligus cara penanganannya jika Anda terjangkit penyakit gonore.

  1. Menggunakan Pengaman Saat Berhubungan Seksual

Cara berikut bisa dikatakan cara terbaik agar Anda terhindar dari gonore. Dengan menggunakan pengaman seperti kondom, maka bakteri penyebab infeksi tidak akan menyebar pada tubuh Anda. Tapi, biasanya cara ini pun juga tidak berhasil bagi kebanyakan orang. Tapi Anda patut mencobanya.

  1. Membatasi Jumlah Pasangan

Cara berikutnya juga perlu Anda perhatikan. Dengan memiliki pasangan lebih dari satu, dapat meningkatkan resiko menderita gonore. Sebab Anda tak akan pernah tahu pasangan yang mana yang menyebabkan Anda terkena gonore. Selain itu, jika Anda memiliki pasangan berhubungan yang banyak, bisa jadi pasangan Anda juga memiliki sifat yang sama. Sehingga ada kemungkinan pasangan Anda telah terinfeksi oleh pasangan lainnya. Memang cara aman untuk mencegah terinfeksi gonore adalah setia pada satu pasangan Anda saja.

  1. Menjaga Komunikasi dengan Pasangan

Komunikasi selalu menjadi solusi setiap masalah dalam suatu hubungan. Begitu juga tentang berhubungan seksual. Dengan menjadi terbuka terhadap pasangan, maka Anda mengurangi resiko terinfeksi gonore. Ajak pasangan Anda untuk saling bercerita terkait riwayat kesehatannya terutama penyakit menular seksual. Akan menjadi kabar baik jika pasangan Anda sehat sehat saja. Bagaimana jika ia mengidap penyakit menular seksual? Maka Anda harus memiliki tindakan medis sebagai tindakan lanjutan.

  1. Jangan Menyentuh Bagian Tubuh Lainnya Saat Seks

Jika Anda melakukan hubungan seksual, Anda harus menjaga kontak langsung dengan bagian tubuh Anda lainnya setelah menyentuh bagian kelamin pasangan Anda. Hal ini dimaksudkan agar infeksi tidak menyebar melalui organ tubuh lainnya terutama mata. Sebab bakteri penyebab gonore dapat menginfeksi tubuh melalui mata.

  1. Melakukan Tes Rutin

Hal ini merupakan pencegahan jangka panjang yang harus dilakukan secara rutin. Dengan melakukan pengecekan secara rutin, tentu Anda telah melakukan pencegahan lebih dini sebelum terinfeksi gonore. Melakukan tes rutin akan memudahkan dokter untuk mendeteksi adanya bakteri penyebab penyakit menular seksual pada tubuh. Sehingga tidak hanya terhindar dari penyakit gonore, melainkan penyakit menular seksual lainnya. Jika Anda melakukan tes rutin, ajak pasangan Anda juga untuk melakukannya. Pencegahan berdua justru semakin baik dalam suatu hubungan dan dalam cara mengobati gonore. Dengan demikian, hubungan seksual Anda akan terjamin aman.

Sponsors Link

  1. Mengonsumsi Obat yang Diberikan Dokter

Biasanya, selama proses melakukan tes rutin, dokter memberikan obat tertentu sebagai pencegahan atau anjuran anjuran yang baik bagi kesehatan Anda. Maka, lakukan hal tersebut secara rutin pula sesuai anjurannya. Hal tersebut juga berfungsi untuk meningkatkan proteksi terhadap infeksi penyakit gonore. Jangan sekalipun mengabaikannya agar tubuh Anda benar  benar terhindar dari penularan penyakit menular seksual terutama gonore.

  1. Menjaga Kesehatan Bayi dalam Kandungan

Siapa sangka ternyata bayi yang dikandung oleh ibunya dapat terjangkit penyakit menular seksual terutama gonore. Bayi yang ada dalam kandungan mendapat makanan melalui plasenta yang berguna semacam selang. Sehingga makanan yang dialirkan bisa terinfeksi oleh bakteri tersebut dan bersarang pada tubuh si bayi. Maka jaga kesehatan bayi dalam kandungan pula agar terlahir sehat tanpa memiliki penyakit gonore.

  1. Paham Terkait Gejala Gonore
ads

Beberapa langkah di atas juga akan percuma jika Anda sendiri tidak mengetahui atau memahami gejala gonore. Jika hal ini trjadi pada Anda, tentu Anda tidak akan tahu atau tidak mampu mendeteksi keadaan tubuh Anda sendiri. Bisa jadi Anda sudah memiliki gejalanya, namun Anda justru tidak tahu dan mengabaikannya. Ini juga berbahaya bagi Anda. Beberapa gejala yang umum akan Anda rasakan yaitu adanya rasa terbakar saat Anda melakukan buang air kecil, adanya semacam keputihan setelah baung air kecil yang tak normal yang keluar dari kemaluan Anda, jika sudah cukup parah Anda kemungkinan juga mengalami pendarahan sebelum memasuki masa menstruasi.

Penanganan Gonore

Jika Anda telah terinfeksi oleh bakteri penyebab gonore, Anda jangan terlalu cemas dan khawatir. Gonore masih dapat diobati sehingga ada harapan bagi Anda untuk sembuh dari penyakit tersebut. Cara terbaik dalam mengobati gonore adalah menggunakan antibiotik. Berikut akan dijelaskan beberapa cara penanganan gonore bagi Anda yang telang terjangkit bakterinya.

  • Penanganan Gonore Kelamin

Gonore umumnya akan menjangkit kelamin penderita. Ada beberapa antibiotik yang akan diberikan oleh dokter setelah Anda terdiagnosis menderita gonore. Beberapa obat yang akan diberikan pada penderita yang tidak hamil adalah sebagai berikut.

  1. Suprax. Dosis yang biasa diberikan oleh dokter yaitu 400 miligram dan dapat dikonsumsi secara langsung (diminum)
  2. Rocepin. Antibiotik jenis ini diberikan dengan cara disuntikkan pada bagian tubuh tertentu. Dosis yang diberikan dokter yaitu 125 mg.
  3. Cipro. Antibiotik satu ini berjenis obat yang dapat diminum. Dosis umum yang aman yaitu 500 mg.
  4. Floxin juga merupakan antibiotik yang penggunaannya dengan cara diminum. Anda akan mendapatkan dosis 400 mg seukuran dosis umumnya.
  5. Trobicin. Antibiotik terakhir ini adalah antibiotik yang disuntikkan ke tubuh Anda. Dosis umum yang Anda dapat biasanya 2 gram.
  • Penanganan Gonore Oral

Gonore tidak hanya menyerang alat kelamin, melainkan juga menyerang organ tubuh Anda bagian mulut atau tenggorokan. Penanganan pada gonore jenis ini lebih sulit dilakukan dibandingkan dengan gonore kelamin. Biasanya jika gonore yang Anda alami terdiagnosis oleh dokter dapat disembuhkan dengan obat yang telah disebutkan sebelumnya, maka dokter akan memberikan obat tersebut sebagai penanganannya. Namun jika tidak berhasil, maka dokter akan memberikan penanganan khusus pada organ tubuh Anda. Hal ini biasanya akan berhasil menyembuhkan gonore Anda.

  • Penanganan Penyebaran Gonore

Bagi Anda yang telah mengetahui adanya gejala gonore pada tubuh Anda, atau mengalami gonore di fase pertama, maka penanganan yang dibutuhkan adalah menghambat terjadinya penyebaran gonore. Biasanya dokter akan memberikan ceftriaxone kepada Anda dengan cara menyuntikkannya ke saraf nadi Anda. Dosis yang diberikan sekitar 1 gram. Namun sebelum memberikan kepada Anda, dokter biasanya akan menanyakan riwayat alergi Anda terhadap obat tertentu. Jika Anda alergi pada ceftriaxone, maka dokter akan memberikan beberapa obat alternatif. Beberapa obat tersebut yaitu:

  1. Ciprofloxacin. Obat ini juga disuntikkan pada Anda dengan dosis yaitu 500 mg.
  2. Penyuntikkan ofloxacin pada saraf Anda dengan dosis 400 mg.
  3. Spectinomicin. Obat ini disuntikkan pada otot Anda dengan dosis 2 gram setiap 12 jam sehari.
Sponsors Link

Setelah penanganan tersebut, maka dokter akan meminta Anda istirahat dan menunggu adanya perubahan atau membaiknya tubuh Anda selama 2 jam. Setelah itu, dokter akan memberikan penanganan lanjutan yaitu fase kedua pengobatan. Anda akan mendapatkan beberapa obat seperti

  1. Cefixime. Obat ini dapat Anda konsumsi dengan dosis sebesar 400 mg yang diminum 2 kali sehari.
  2. Ciprofloxacin. Obat ini dapat dikonsumsi dengan dosis 500 mg dua kali sehari. Artinya, setiap mengonsumsi Anda memiliki dosis 250 mg.
  3. Ofloxacin. Obat ini biasanya dikonsumsi dengan dosis 400 mg dua kali sehari.

Pada dasarnya gonore adalah penyakit seksual. Sehingga langkah terbaik dalam pencegahannya yaitu menjaga pola hidup Anda terutama hal yang berkaitan dengan hubungan seksual. Baik caranya, keamanannya, dan juga pasangan Anda. Hal ini penting untuk diperhatikan agar penyakit menular seksual tidak hanya gonore saja melainkan semuanya tidak terjadi pada tubuh Anda. Menjaga kesehatan dan kebersihan dalam hubungan seksual jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan mengobatinya. Sebab meskipun telah diobati dan mungkin Anda merasa sudah sembuh, belum tentu Anda akan sembuh secara total.

Sebab ada kemungkinan bahwa bakteri pada tubuh belum mati sepenuhnya dan akan menyebabkan penyakit lagi jika sistem imun Anda dalam keadaan buruk. Beberapa hal pun juga cukup mudah untuk Anda lakukan untuk menjaga diri dari penyakit gonore. Misal melakukan hubungan seksual dengan menggunakan pengaman, memiliki satu pasangan saja, melakukan check up rutin, dan menjaga kebersihan diri dan stabilitas sistem imun Anda atau cara mengobati gonore dengan daun sirih. Semoga penjelasan di atas memberikan gambaran kepada Anda terkait pencegahan sekaligus penanganan penyakit gonore.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan