Sponsors Link

Berikut 4 Jenis Obat Pruritus Paling Mujarab Yang Wajib Diketahui!

Sponsors Link

Pruritus senilis ialah kondisi penyakit kulit di mana kulit terasa sangat gatal karena iritasi. Orang yang mengidap sakit hati maupun gagal ginjal berpeluang besar terjangkit pruritus ini, namun tak menutup kemungkinan orang umum segala umur juga bisa terjangkiti. Pruritus menimbulkan kelainan kulit semacam xerosis, urticaria, mastocytosis, dermatitis atopik maupun herpetiformis.

ads

Gejala Penyakit Pruritus

Adapun gejala dari penyakit pruritus ini meliputi:

  1. Terasa gatal di area kulit tertentu atau keseluruhan tubuh.
  2. Ruam-ruam hingga kulit merah seperti terbakar.
  3. Kulit sering bentol dan gatal, muncul bintik, bahkan melepuh pada kulit.
  4. Kulit kering bersisik dan keriput.
  5. Kulit menjadi bertekstur kasar sehingga kulit bersisik dan mengelupas.

Rasa gatal dari penyakit pruritus memang membuat pengidapnya ingin menggaruk terus, namun sebaiknya kurangi menggaruk karena akan memperparah iritasi pada kulit.

Penyebab Pruritus

Berikut ini adalah beberapa penyebab penyakit pruritus:

  1. Kulit Terlalu Kering

Jika gejala yang muncul tidak sampai adanya benjolan merah maupun perubahan drastis lainnya pada kulit yang gatal, maka kemungkinan besar pruritus ini disebabkan oleh kondisi kulit terlalu kering. Keringnya kulit umumnya disebabkan karena kondisi lingkungan sekitar semisal cuaca panas, suhu dingin, pekerjaan di ruangan AC ataupun pemanas dalam waktu yang lama, dan juga karena intensitas mandi berlebih.

  1. Keadaan Kulit Ruam

Beberapa keadaan kulit tertentu memang dapat memicu munculnya pruritus, termasuk kulit yang memiliki banyak ruam akan lebih mudah terinfeksi.

  1. Penyakit Bawaan Lain

Penyakit internal lainnya dapat menjadi penyebab munculnya pruritus. Misalnya penyakit anemia, kanker, gagal ginjal, gangguan tiroid, dan malabsorsi gandum.

  1. Sistem Saraf Mengalami Kelainan

Kelainan pada saraf dapat memperbesar kemungkinan munculnya pruritus. Beberapa contoh penyakit pemicu kelainan saraf yaitu saraf terjepit, herpes, sclerosis hingga diabetes.

  1. Alergi

Beberapa orang biasanya memiliki alergi masing-masing seperti alergi panas, alergi dingin, alergi sabun tertentu, alergi zat kimia, alergi makanan, dan lain sebagainya. Gatal karena alergi ini selanjutnya bisa berkembang menjadi pruritus.

Obat Pruritus

Ketika terjangkit penyakit pruritus dengan gatal yang sangat hebat, salah satu langkah yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan obat dan salep untuk meredakan dan menyembuhkan jenis-jenis penyakit kulit. Inilah beberapa obatnya:

  • Corticosteroid

Corticosteroid adalah obat pruritus berupa krim oles yang dapat digunakan pada area kulit yang gatal. Cara pemakaiannya, setelah diolesi krim ini, tubuh segera diselimuti dengan kain katun basah. Kain katun basah yang lembab akan mempermudah proses penyerapan kulit akan krim ini.

Sponsors Link

  • Tacrolimus dan Pimecrolimus

Obat pruritis selanjutnya yaitu tacrolimus dan pimecrolimus yang berfungsi untuk menangani dampak kulit melepuh yang juga sebagai salep untuk pruritus.

  • Hidrokortison

Hidrokortison ini merupakan obat prutitus yang tergolong steroid non-fluorinated yang berperan penting dalam memulihkan kulit meradang. Penelitian ahli dermatologi mengungkapkan bahwa hidrokortison sangat ampuh menyembuhkan gatal serta ruam merah pada pruritis.

  • Diphenhydramine

Diphenhydramine tergolong dalam obat antihistamin untuk menyembuhkan kulit gatal dan biang keringat. Tersedia dalam bentuk salep, gel, krim, hingga obat semprot. Cara kerjanya dengan menghambat gatal yang disebabkan oleh senyawa histamin. Senyawa histamin adalah senyawa dari kulit yang otomatis diproduksi saat ada reaksi alergi.

Sponsors Link
, , , , , ,




Oleh :
Kategori : Obat Obatan