Sponsors Link

6 Makanan Penyebab Kurap yang Sering Dijumpai dan Wajib Anda Coba

Sponsors Link

Salah satu penyakit kulit yang umum dijumpai ialah kurap. Disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit yang biasa hidup pada kulit, penyakit kurap dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Penyakit kurap ditandai dengan ruam kemerahan yang melingkar tidak beraturan. Organ yang diserang pun bervariasi, mulai dari kuku, wajah, kaki, kulit kepala, badan, hingga selangkangan.

ads

Selain terasa gatal, penyebaran infeksi juga sangat cepat dan mudah ditularkan melalui kontak langsung, dari binatang, hingga melalui barang yang digunakan bersama orang lain seperti baju, handuk, dan sisir. Selain dari orang lain, kurap juga disebabkan oleh makanan tertentu.

Penyebab Kurap

Makanan penyebab kurap yang dikonsumsi secara berlebihan disertai kurangnya menjaga kebersihan diri akan meningkatkan potensi kurap di kulit Anda. Makanan yang telah dijelaskan di atas juga dapat menjadi penyebab penyakit lain seperti diabetes, obesitas, dan gangguan tekanan darah. Sejatinya mengonsumsi makanan tersebut dibolehkan dan kadarnya dalam tubuh secara normal akan bermanfaat bagi sistem metabolisme dan pertumbuhan namun jika terlalu banyak dapat mempercepat datangnya kurap.

Makanan yang meningkatkan kemungkinan kurap menyerang kulit Anda memiliki beragam kandungan dan proses pengolahan sedemikian rupa sehingga masih belum sepenuhnya tergolong aman. Berikut ini merupakan makanan penyebab kurap yang sering dijumpai:

1. Produk Olahan Susu

Untuk mengurangi potensi jamur penyebab infeksi, Anda dapat melakukan diet makanan yang pengolahannya berkaitan dengan jamur seperti produk olahan susu. Berbagai produk olahan susu yang mudah dijumpai yaitu mentega dan keju.

Selain mencegah kurap, mengurangi konsumsi produk olahan susu juga berkhasiat untuk mengurangi jerawat, memperbaiki saluran pernapasan, mengatasi rasa kembung, mencegah gangguan sistem pencernaan, hingga mampu mengurangi risiko kanker. Bahkan penderita kurap juga harus mengurangi konsumsi susu sapi karena mengandung protein beta-kasein yang memicu gatal dan alergi bagi tubuh.

2. Makanan Berbahan Ragi

Ragi atau yeast merupakan bahan utama untuk mengembangkan adonan roti. Maka roti juga berpotensi dalam penyebab kurap meskipun kecil kemungkinannya. Terlebih lagi, roti termasuk makanan yang banyak dijual di tempat terbuka sehingga pengemasan yang kurang rapat meningkatkan potensi bakteri, jamur, dan kuman lain yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Bakteri seperti ragi juga menjadi faktor risiko penyebab dermatitis berjenis seboroik yang cukup berbahaya.

3. Makanan yang Kaya Pemanis Buatan

Zat gula merupakan makanan untuk jamur candida sehingga makanan yang mengandung pemanis buatan dengan kadar tinggi juga dapat memicu kurap. Contoh makanan yang kaya pemanis buatan antara lain permen, jus buah tanpa serat, cake, dan biskuit manis.

Meskipun beberapa makanan manis bermanfaat dalam cara mencegah impotensi seperti  beri dan coklat murni namun perlu diketahui bahwa makanan ini manis secara alami, bukan karena pemanis buatan seperti gula. Meskipun makanan kaya pemanis ini lezat, sebaiknya Anda tetap membatasi konsumsinya dengan tidak terlalu sering.

4. Minuman Beralkohol

Sponsors Link

Alkohol mengalami proses fermentasi yang melibatkan jamur yang masih berkaitan dengan kurap. Selain itu, terdapat studi yang menyatakan bahwa alkohol dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap jamur dan kuman lainnya serta mampu membuat kulit menjadi kering.

Dengan mengurangi konsumsi alkohol, Anda akan semakin jauh dari penyakit kurap sekaligus mengatasi keputihan setelah buang air kecil yang masih disebabkan oleh bakteri, jamur, maupun kuman lain. Gaya hidup yang buruk ini juga menjadi penyebab menstruasi sering terlambat dimana alkohol mengganggu keseimbangan hormon yang bekerja dalam siklus menstruasi.

5. Makanan Berupa Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan semakin merajalela di kalangan masyarakat dengan keragaman jenis yang semakin banyak karena perkembangan teknologi pangan. Namun terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berbahan karbohidrat olahan dapat menyebabkan kurap jika kadarnya terlalu banyak dalam tubuh. Makanan sejenis sirup jagung, gula putih, selai, coklat, gula buah, dan lain-lain ini diolah melalui proses yang melibatkan gula maupun fermentasi tertentu seperti penjelasan poin sebelumnya.

Sponsors Link

6. Buah dan Sayur Kalengan Maupun Buah yang Dikeringkan

Buah maupun sayur yang diolah menjadi kemasan kalengan atau dikeringkan dapat berkurang nilai gizinya seperti vitamin B dan vitamin C. Penurunan zat bergizi ini umumnya sangat banyak namun kalori dan gula menjadi lebih banyak. Hal ini berkaitan dengan proses pengolahan yang menambahkan pengawet dan pemanis buatan seperti air buah atau sirup.

Bahkan jika makanan-makanan ini tidak mengandung pemanis, tetapi kadar garamnya yang tinggi justru tergolong dalam makanan yang membuat rahim kering sehingga menjadi gangguan yang meningkatkan potensi kemandulan wanita. Risiko lain pada makanan kaleng ialah kemasan yang harus dijauhi seperti segel rusak, bocor, bentuknya menggembung, dan penyok parah.

Untuk menyembuhkan kurap, obat antijamur yang dapat dibeli di apotik dapat dikonsumsi hingga ruam kemerahan menghilang. Jika kurap menyerang kepala, Anda dapat menggunakan sampo antijamur untuk mengatasi kurap dan menghambat penyebaran infeksi. Namun, jika kurap tidak kunjung sembuh maka langkah terbaik adalah berkonsultasi kepada dokter. Bagi Anda yang belum terinfeksi jamur penyebab kurap, Anda sangat disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan seperti mengonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit, menjaga kebersihan tubuh dengan mandi secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Anda, dan menggunakan pakaian yang bersih dan nyaman.

Sponsors Link
, , ,