Sponsors Link

8 Macam-Macam Penyakit Herpes Yang Menyerang Anak dan Dewasa

Sponsors Link

Macam-Macam Penyakit HerpesPenyakit Herpes merupakan penyakit kulit yang tergolong dalam penyakit menular seksual (PMS). Penyakit herpes menular melalui mulut, vagina, dan kulit yang luka. Virus pada herpes dapat hilang dan timbul kembali pada waktu tertentu.  Herpes disebabkan oleh kontak langsung dengan penderita dan hubungan seksual dengan penderita. Berikut ini adalah macam-macam penyakit herpes yang menyerang anak dan dewasa:

ads
  1. Human Herpes Virus 1 – Herpes Liabialis

Human Herpes Virus 1 (HHV1) disebut juga sebagai virus herpes simpleks tipe 1 (HSV1). Herpes liabialis ini sering dijumpai pada anak-anak dan menyerang daerah mulut, hidung dan daerah pinggang ke atas. Penularannya melalui kontak fisik langsung dengan penderita, kontak dengan benda yang telah terpegang oleh penderita seperti peralatan makan, pisau cukur, dan handuk, dan menggigit jari. Gejala penyakit herpes liabialis :

  • Rasa gatal pada mulut (baca juga: Obat pembunuh virus hpv)
  • Rasa kesemutan
  • Terdapat lepuhan kecil di sekitar hidung, mulut, atau bagian lain dari wajah yang akan mengering dan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 8-10 hari.
  1. Human Herpes Virus 2 – Herpes Genital

Human Herpes Virus 2 (HHV2) disebut juga sebagai virus herpes simpleks tipe 2 (HSV2). Gerpes genital sering dijumpai pada bagian alat kelamin, anus dan selangkangan. Seperti halnya herpes simpleks tipe 1, infeksi virus herpes simpleks tipe 2 menular dan menyebar melalui kontak fisik langsung seperti kontak seksual. Gejala penyakit herpes genital:

  • Terdapat lecet atau lepuhan pada area kelamin dan anus. Lepuhan ini menimbulkan rasa gatal dan akan terbuka menjadi lubang kecil yang basah dan terasa perih. Luka yang terbuka biasanya dalam jangka waktu satu sampai empat hari, pada kondisi inilah biasanya mudah menular. (baca juga: Gejala penyakit kelamin)
  • Rasa gatal dan panas di sekitar alat reproduksi setelah melakukan hubungan seksual.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil dikarenakan adanya lecet atau lepuhan di area penis, ujung penis dan anus.
  • Gejala flu seperti demam, sakit kepala, tidak nafsu makan, dan nyeri pada sendi terutama pada leher dan punggung. Gejala ini biasanya pada tahap awal penyakit.
  • Keputihan tidak normal. (baca juga : Cara menjaga kebersihan vagina)

Artikel Terkait:

  1. Human Herpes Virus 3 – Herpes Zoster

Human Herpes Virus 3 (HHV3) disebut juga sebagai Herpes zoster. Penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella zoster, yaitu virus penyebab cacar air. Setelah seseorang mengalami cacar air, virus tersebut tidak hilang 100% dari dalam tubuh. Pada saat daya tahan tubuh lemah disertai stres, virus Varicella zoster yang menetap dan berdiam di dalam sel saraf timbul kembali dan menyerang tubuh yang berkibat penyakit herpes zoster. Penularan penyakit Herpes zoster berasal dari cairan yang dikeluarkan oleh penderita saat bersin, batuk, dan kontak langsung dengan penderita. Herpes zoster dapat menyerang semua usia baik bayi, anak-anak, dewasa, maupun manula. Gejala penyakit herpes zoster adalah kesemutan, sensitif terhadap cahaya matahari, dan timbul gejala flu seperti demam, sakit kepala,  tidak nafsu makan, dan nyeri pada sendi terutama pada leher dan punggung. (baca juga : Penyebab cacar air)

Sponsors Link

  1. Human Herpes Virus 4 – Mononucleosis

Human Herpes Virus 4 (HHV4) disebut juga sebagai Mononucleosis, merupakan penyakit yang disebabkan oleh Epstein-Barr Virus (EBV). Penyakit ini menyerang usia 15-30 tahun melalui kontak langsung dan udara. Ketika berciuman, penderita macam-macam penyakit herpes akan menularkan penyakit melalui air liur. Penularan lainnya adalah melalui cairan ketika batuk, bersin, atau penggunaan peralatan makan dan minum yang sama dengan penderita infeksi. Gejala penyakit mononucleosis adalah :

  • Gejala umum kantuk, hilang nafsu makan, rasa gelisah, demam, radang tenggorokan, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar tubuh.
  • Gejala khusus berupa sakit kepala, mimisan, leher kaku, denyut jantung cepat, sesak nafas, sensitif terhadap cahaya, dan sakit kuning. (baca juga : Cara mengobati bisul)
  1. Human Herpes Virus 5 – Cytomegalovirus

Human Herpes Virus 5 (HHV5) disebut juga sebagai Cytomegalovirus (CMV) merupakan jenis herpes yang tidak berbahaya, namun dalam kondisi imun tubuh lemah akan menimbulkan masalah pada penderitanya. CMV ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh seperti hubungan seksual, transfusi darah, transplantasi organ, dan menyusui. Pada tubuh yang memiliki kondisi tubuh yang baik, herpes ini tidak menimbulkan gejala sama sekali. (baca juga : Cara mencegah cacar air)

  1. Human Herpes Virus 6 – Roseola Infantum
ads

Human Herpes Virus 6 (HHV6) merupakan infeksi penyakit herpes yang menyerang bayi usia 6-15 bulan.  Infeksi ini ditularkan melalui air liur penderita, bukan melalui kontak langsung. Gejala penyakit Roseola Infantum :

  • Demam tinggi yang berlangsung 3-5 hari. Dalam beberapa kasus dapat menyebabkan bayi kejang karena demam tinggi.
  • Muncul bintik merah pada kulit bayi setelah demam turun. (baca juga : Penyebab biduran)
  • Terjadi pembengkakan kelenjar di bagian depan atau belakang leher disertai hidung meler dan kelopak mata bengkak.
  • Diare ringan. (baca juga : Trikomoniasis)
  1. Human Herpes Virus 7 – Roseola pada anak-anak

Human Herpes Virus 7 (HHV7) merupakan infeksi penyakit herpes yang menyerang anak-anak usia 6 bulan dampai 3 tahun. Gejala penyakit roseola pada anak-anak :

  • Demam tinggi dan gejala flu ringan selama 5-7 hari.
  • Setelah demam reda, akan muncul ruam berwarna merah muda pada seluruh tubuh anak. Saat disentuh ruam tersebut akan berubah warna menjadi keputihan.
  • Nafsu makan anak menurun dan rewel. (baca juga : Penyakit kurap kering)

Artikel Lainnya:

  1. Human Herpes Virus 8 – Sarkoma Kaposi

Human Herpes Virus 8 (HHV8) merupakan jenis herpes yang berperan dalam pembentukan  tumor pada penderita AIDS yang disebut dengan Sarkoma Kaposi. Tumor ini ditemukan pada penderita AIDS dan sangat jarang pada orang yang tidak terkena AIDS. HHV8 dapat menyebabkan kanker lainnya yang berhubungan dengan AIDS. Selain pada kulit, infeksi ini dapat menyebar ke bagian mulut, saluran pernafasan, dan saluran pencernaan. (baca juga : Cara mengobati kutil kelamin secara alami)

Gejala penyakit sarkoma kaposi adalah :

  • Pada kulit akan timbul bintik atau bisul berwarna merah, ungu, hitam, atau coklat pada kulit wajah, mulut, dan alat kelamin. Pada bagian telapak kaki kadang bintik atau bisul berbentuk plak. (baca juga : Penyakit kulit eksim)
  • Pada saluran pernafasan akan menyebabkan sesak nafas, batuk, batuk darah, demam, dan nyeri pada bagian dada.
  • Pada saluran pencernaan akan menyebabkan muntah, diare, turunnya berat badan, dan gangguan perut.

Penyakit herpes banyak sekali macamnya namun memiliki nama yang berbeda-beda. Yang perlu diperhatikan adalah gejala yang timbul akibat penyakit herpes. Informasikan kepada dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut demi kepentingan kesehatan penderita itu sendiri ketika berinteraksi untuk mencegah penularan.

Demikian itulah beberapa penjelasan dari macam-macam penyakit Herpes yang sering menyerang pada anak dan juga orang dewasa.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :