Sponsors Link

3 Macam-Macam Penyakit Cacar yang Wajib Anda Waspadai

Sponsors Link

Penyakit cacar mungkin merupakan penyakit kulit yang paling umum dan pernah dialami oleh hampir semua orang. Tapi, tahukah Anda jika penyakit cacar memiliki banyak jenis? Macam-macam penyakit cacar perlu diketahui yang akan membantu Anda menentukan penanganan dan pengobatan yang tepat. Meski gejala awalnya mungkin sama, terdapat perbedaan yang khusus dan perlu diketahui untuk setiap penyakit cacar.

ads

Ketika seseorang mengalami gejala seperti demam, menggigil dan muncul gelembung berisi air di permukaan kulit, sudah hampir pasti orang tersebut akan menduga bahwa dirinya sedang terkena penyakit cacar. Namun, permasalahannya adalah apakah dirinya mengetahui secara persis penyakit cacar seperti apa yang sedang menyerangnya? Mengetahui perbedaan cacar air dan campak saja mungkin sudah cukup sulit, padahal penyakit cacar sendiri ternyata memiliki beberapa macam jenisnya. Berikut ini adalah beberapa macam penyakit cacar yang perlu Anda ketahui:

1. Cacar air

cacar airPenyakit cacar air atau chicken pox, yang dalam dunia medis dikenal dengan istilah varisela, adalah penyakit yang disebabkan oleh virus varisela zoster. Penyakit cacar air ini tergolong penyakit yang ringan dan tidak seberbahaya penyakit cacar yang lainnya. Penderita yang terserang penyakit cacar air ini akan mengalami gejala awal seperti demam dan disertai gelembung berisi air di seluruh tubuh penderita.

Penyakit cacar air ini merupakan penyakit yang sangat menular. Tanda-tanda terkena cacar air yang paling umum adalah penderita akan mengalami ruam di kulitnya yang membentuk lecet kecil dan terasa sangat gatal. Setelah beberapa hari ruam kulit atau gelembung berisi air itu akan mengering dan menjadi keropeng. Pada masa penyembuhan keropeng ini akan mengering dan pada akhirnya rontok dengan sendirinya.

Penyakit cacar air umumnya akan terjadi lebih parah jika dialami oleh orang dewasa. Bahkan, luka bekas cacar sering meninggalkan bekas setelah penyakit ini sembuh yang membuat para penderita cacar air berusaha melakukan cara agar cacar air tidak berbekas. Berbeda dengan anak kecil yang masih memiliki regenerasi kulit lebih baik dan cepat sehingga bekas cacar dapat lebih mudah diminimalisir.

2. Cacar ular

Cacar ularMacam penyakit cacar selanjutnya adalah penyakit cacar ular. Penyakit ini juga dikenal dengan nama herpes zoster. Penyakit cacar ular adalah penyakit yang merupakan bentuk ‘kekambuhan’ dari penyakit cacar air yang pernah dialami sebelumnya. Artinya, ketika seseorang yang pernah terkena virus varisela zoster penyebab cacar air, virus tersebut akan menetap di dalam tubuh penderita bahkan setelah penderita tersebut dinyatakan sembuh dari cacar air. Virus ini akan kembali aktif di masa depan dan menyebabkan penyakit cacar ular atau herpes zoster ini.

Pada saat kondisi dorman, virus akan berdiam diri di saraf tepi penderitanya. Meski penyakit ini tidak berbahaya dan tidak menular, penderita penyakit cacar ular akan merasakan nyeri yang hebat terutama di bagian punggung atau wajah. Penyakit ini disebut dengan istilah cacar ular dikarenakan penderita cacar ular akan menunjukkan ciri-ciri cacar ular, yaitu seperti mengalami ruam kulit yang menyerupai sisik ular.

Sponsors Link

3. Cacar monyet

Cacar monyetJenis penyakit cacar yang satu ini mungkin kurang familiar dibanding jenis penyakit cacar air lainnya yang telah dibahas sebelumnya. Dalam istilah medis, penyakit ini dikenal dengan sebutan impetigo bulosa. Berbeda dengan penyakit cacar yang disebabkan oleh infeksi virus, penyakit cacar monyet ini disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Gejala penyakit ini juga tergolong ringan karena hanya menyerang lapisan kulit saja. Penderita juga tidak akan mengalami gejala berupa demam atau gejala lain yang biasa dialami oleh penderita cacar. Penderita hanya akan mengalami gejala berupa munculnya gelembung berisi air di permukaan kulit, terutama di area ketiak, dada dan punggung. Gelembung yang muncul ini hampir sama dengan gelembung yang disebabkan oleh tersundut rokok, maka tidak heran jika penyakit ini juga sering disebut sebagai cacar api. Tidak hanya itu, penderita penyakit cacar api ini juga akan mengalami gejala berupa kulit yang menjadi memerah.

Sebenarnya tidak terlalu banyak orang yang mengalami penyakit ini. Karena penyakit ini disebabkan oleh kuman atau bakteri, faktor kebersihan penderita menjadi faktor utama penyebab timbulnya penyakit ini. Gelembung cacar api ini pada penderita sangat mudah pecah dan juga mudah menular ke orang lain. Penyakit yang disebabkan oleh kuman atau bakteri ini mungkin akan sangat terbantu jika dilakukan perawatan dari luar. Hal ini sejalan dengan manfaat cacar air mandi dengan PK yang akan sangat membantu membunuh kuman di permukaan kulit.

Melihat macam-macam penyakit cacar di atas, kini kita memahami bahwa ada banyak jenis dan penyebab dari penyakit cacar. Dengan demikian, tentu pengobatan penyakit cacar pun berbeda-beda, tergantung pada jenis penyakit cacar yang dialami. Oleh karena itu, meski penyakit cacar tidak tergolong penyakit yang berbahaya, akan lebih baik jika Anda segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda atau orang di sekitar Anda ada yang mengalami penyakit ini. Dengan begitu, diagnosis penyakit akan menjadi lebih tepat sehingga pengobatan pun menjadi lebih sesuai. Jika pengobatan yang dilakukan tepat, proses penyembuhan dapat berjalan dengan lebih cepat, bukan? Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Cacar