Sponsors Link

Laser Kulit: Caranya dan Efek Sampingnya yang Wajib Anda Ketahui

Sponsors Link

Jika muncul tanda-tanda penuaan, jerawat, dan paparan sinar matahari akan memperlihatkan bercak-bercak di wajah. Terlalu banyak terpapar sinar matahari akan menyebabkan kulit semakin kusam, lapisan kulit terlihat gelap. Sementara bagi perempuan tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis-garis atau bekas luka akibat jerawat sangat mengganggu. Terutama jika tanda-tanda tersebut tertinggal di wajah. Untuk mengatasinya, banyak yang memilih untuk memudarkannya dengan laser.

ads

Jalan tersebut dipercaya dapat membantu kulit menjadi terlihat lebih muda dan sehat. Laser resurfacing kulit merupakan salah satu cara untuk mengikis lapisan kulit yang dianggap bermasalah dengan lapisan presisi dan menimbulkan ganguan jenis-jenis penyakit kulit ringan. Sel-sel kulit baru yang terbentuk selama penyembuhan memberi kulit permukaan yang lebih kencang dan lebih muda. Prosedurnya bisa dilakukan sendiri atau dengan operasi kosmetik lainnya di wajah.

Cara Melakukan Laser Kulit

Bila anda ingin melakukan laser kulit, anda harus melalui prosedur aman berikut ini:

  • Konsultasi dokter terlebih dahulu

Anda harus memulai tahap prosedur aman dengan konsultasikan masalah anda ke dokter terlebih dahulu. Anda harus pergi ke ahli bedah plastik atau ke dokter kulit. di sana anda harus mencari tahu apakah tindakan laser aman untuk dilakukan pada jenis kulit anda. sebab, efek samping menghilangkan flek hitam dengan laser sangat nyata dan bisa mengganggu.

  • Berkata Jujur pada Saat Berkonsultasi

Kalau anda datang ke dokter untuk melakukan laser pada kulit, pastikan anda mengatakan yang sejujurnya pada dokter yang akan menangani keadaan kulit anda. Kejujuran adalah cara murah sebagai cara pencegahan penyakit kulit akibat risiko melakukan laser. Dengan mengetahui kedaan anda, dokter dapat memberikan rekomendasi cara aman untuk tindakan laser ini. Sebab Laser resurfacing kulit dapat memicu jerawat pada orang yang berisiko.

  • Jangan Mengonsumsi Obat atau suplemen

Biasanya ketika anda meminta prosedur laser kulit untuk memperbaiki kulit wajah anda, dokter akan melarang anda untuk mengonsumsi obat atau suplemen seperti aspirin sebelum dilakukan laser. Sebab obat dan suplemen terkait dapat menyebabkan pembekuan selama prosedur laser dilakukan. Umumnya akan disarankan untuk berpuasa minum obat dan suplemen tersebut selama sepuluh hari sebelum laser dilakukan.

  • Berhenti Merokok

Jika Anda merokok, Anda harus berhenti selama dua minggu sebelum dan sesudah prosedur. Merokok dapat memperpanjang proses penyembuhan. Bila anda tidak merokok, proses penyembuhan setelah laser bisa berlangsung lebih cepat. Malahan bisa menimbulkan resiko kulit mengeras dan hitam.

  • Rajin Membersihkan Area Wajah yang Dilaser

Bila anda sudah selesai mendapatkan prosedur laser, dokter akan membalut area yang dirawat tersebut. Selama itu, anda pun harus rajin membersihkan area yang sedang dirawat. Anda perlu membersihkannya sekitar empat sampai lima kali dalam sehari. Kemudian, anda harus mengoleskan salep seperti petroleum jelly untuk mencegah scab terbentuk dan bisa menjadi penyebab pigmentasi kulit.

  • Mengonsumsi Steroid

Anda harus mengonsumsi steroid selama masa penyembuhan bila terjadi pembengkakan setelah laser dilakukan. Pembengkakan merupakan kejadian normal setelah laser. Namun jika tidak terjadi hal ini, dokter pasti tidak akan meresepkan steroid kepada anda.

Sponsors Link

  • Tidur dengan Aman

Selama proses penyembuhan, pastikan anda selalu tidur dengan aman. Maksudnya adalah anda harus tidur di atas bantal tambahan di malam hari.

Efek Samping Laser

Selain memiliki banyak manfaat untuk kulti, tindakan laser juga bisa memberikan efek samping. Hal ini mungkin tidak anda ketahui, namun penting untuk mengetahui efek samping tindakan laser. Risiko potensial dari prosedur laser ini meliputi:

  • Luka bakar atau luka lainnya dari panas laser
  • Timbul Bekas luka
  • Perubahan pigmentasi kulit, yang membuat anda harus melakukan pengobatan hiperpigmentasi nantinya
  • Prosedur laser Mengaktifkan kembali luka dingin akibat herpes
  • Terjadi Infeksi bakteri
  • Kemerahan, bengkak dan gatal

Selain resiko terdaftar di atas, berikut resiko lain dan penjelasan singkatnya.

  • Memperburuk Jerawat

Tindakan laser umumnya dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat. Namun jika dilakukan ketika wajah masih berjerawat, tindakan ini bisa memperburuk kondisi jewarat. Sebab setelah dilakukan laser, wajah anda harus menerima krim anti scub. Obat itu akan bereaksi dengan bakteri jerawat sehingga bisa memperburuk keadaan jerawat di wajah anda.

Sponsors Link

  • Terjadi serangan virus herpes

Prosedur laser kulit ternyata bisa menyebabkan pembangkikan virus lama yang tidak aktif di kulit tubuh. paling sering dijumpai adalah virus penyebab Herpes. Virus yang sebelumnya sudah ‘dingin’ tiba-tiba mendapatkan pemicu dari panas laser kemudian kembali aktif. Segera tangani jika muncul ciri-ciri herpes di kulit wajah.

  • Perubahan warna kulit

Efek buruk lain dari laser kulit ialah terjadi perubahan warna kulit. laser kulit dapat menyebabkan kulit yang dirawat menjadi lebih gelap dari biasanya (hiperpigmentasi) atau lebih terang dari normal (hipopigmentasi). Hiperpigmentasi lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kulit lebih gelap.

Supaya anda terhindar dari efek samping di atas, dokter pasti tidak akan menyarankan anda melakukan laser kulit jika anda sedang dalam kondisi sebagai berikut:

  • Memiliki jerawat aktif
  • Mengonsumsi atau menggunakan obat jerawat isotretinoin (Amnesteem, Claravis) selama setahun sebelum prosedur laser
  • Memiliki i penyakit autoimun atau sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Kulit ditemukan memiliki kecenderungan mudah membentuk bekas luka
  • Memiliki kulit yang sangat gelap
  • Memiliki harapan yang tidak realistis

Demikian pemaparan tentang laser kulit, cara dan efek sampingnya. Perhatikan sebelum anda melakukan tindakan perawatan tertentu agar memperhatikan efek samping dan prosedur yang tepat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan