Sponsors Link

Kulit Wajah Berminyak Tapi Dehidrasi: Penyebab, Pengobatan, dan Tips Perawatannya

Sponsors Link

Kulit juga bisa dehidrasi saat kandungan kadar air di dalam lapisan kulit wajah kurang optimal sehingga kondisi tekstur kulit bisa terpengaruhi. Keadaan ini berbeda dengan kulit kering yang mengandung minyak/sebum yang tidak cukup karena kulit berminyak juga bisa mengalami dehidrasi. Semua jenis kulit, yaitu kulit berminyak, kering, normal, dan kombinasi juga bisa mengalami dehidrasi.

ads

Pemilik kulit berminyak tidak boleh sembrono atau tenang karena akan terhindar dari dehidrasi yang menjadi penyebab kulit kering dan bersisik. Anggapan itu salah sehingga semua orang terutama wanita harus merawat kulit sesuai dengan jenisnya. Berikut pembahasan tentang penyebab, pengobatan, dan tips perawatan kulit dehidrasi.

Penyebab Dehidrasi pada Kulit Wajah Berminyak

Kulit dehidrasi disebabkan oleh faktor eksternal tubuh antara lain perubahan cuaca yang ekstrem, pemakaian produk perawatan kulit yang kurang tepat, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, polusi udara atau cuaca, konsumsi minuman yang bersifat diuretik atau menyerap cairan terlalu banyak seperti teh atau kopi, menu makanan atau menu diet, dan eksfoliasi kulit yang berlebihan. Hal-hal tersebut membuat kulit kekurangan air dalam jumlah banyak. Ciri kulit dehidrasi antara lain kulit menjadi lebih sensitif, lebih kering, dan rentan iritasi.

Khusus untuk kulit berminyak, dehidrasi berisiko memicu timbulnya jerawat karena kurangnya cairan yang merangsang kulit untuk memproduksi minyak berlebih. Penyebab lainnya adalah rendahnya kelembaban udara di dalam ruangan yang memakai AC dan  paparan sinar matahari yang menyengat. Dua penyebab tersebut dapat membuat kulit berminyak menjadi kusam karena kekurangan kadar air. Suatu ruangan yang normal memiliki kadar kelembaban udara di atas 60 persen agar sirkulasi udara lancar. Karakter kulit wajah berminyak antara lain memiliki pori-pori yang besar dan produksi minyak yang berlebihan sehingga wajah terlihat mengilap dan terasa mengganggu. Berikut penyebab kulit dehidrasi beserta penjelasannya.

  1. Pemakaian Pembersih yang Membuat Kering

Ada banyak produk pembersih wajah untuk kulit berminyak yang mengandung sodiumlauryl suflate, sodium laurenth sulfate, dan ammonium laureth sulfate. Ketiga zat tersebut bisa mengeliminasi minyak pada kulit sehingga kulit menjadi kering. Faktanya, keadaan dehidrasi akan memicu kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak.

  1. Kurang Konsumsi Air Putih

Sel kulit sangat dipengaruhi oleh kondisi air dalam tubuh untuk tetap sehat. Pemilik jenis kulit apapun termasuk kulit berminyak, jangan pernah kekurangan asupan air putih ke dalam tubuh. Minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.

  1. Tidak Memakai Pelembab dan Moisturizer

Kulit tidak selalu lembap walaupun memiliki minyak yang cukup banyak. Setelah wajah dibersihkan biasanya membuat kulit wajah sangat rentan terhadap dehidrasi. Jangan pernah lewatkan pelembab dan moisturizer dari proses mempercantik wajah. Pilih pelembab dan moisturizer yang bebas minyak dan nonpore clogging. Pilihlah pelembab atau moisturizer yang berbahan dasar air seperti glycerin dan sodium hyaluronate sehingga kulit lebih segar dan kenyal.

  1. Tidak Teliti Saat Membeli Produk Kecantikan

Cream dan lotion wajah umumnya mengandung emmolient, bahan yang menyebabkan slippery. Salah satu jenis emmolient adalah caprylic atau capric trigyceride yang berasal dari minyak kelapa sebagai penyebab pori-pori tersumbat. Berbeda dengan jenis minyak lain seperti jojoba justru bisa merawat kulit menjadi lebih sehat. Ketidaktelitian dan kesalahan dalam pembelian produk-produk kecantikan bisa membuat kulit dehidrasi.

  1. Malas Merawat Kulit
Sponsors Link

Banyak orang menganggap kalau pemilik kulit berminyak akan lebih awet muda karena keriput dan garis-garis halus lebih lama muncul. Padahal anggapan tersebut salah karena kondisi kulit yang awet muda ditentukan dari ketebalan kulit, bukan dari kadar minyak yang diproduksi. Kulit yang tipis cenderung lebih mudah berkerut atau keriput di area kening, alis, dan mulut.

  1. Tidak Punya Waktu Bersantai

Kehidupan yang penuh tekanan bisa meningkatkan produksi minyak pada kulit. Stres bisa menyebabkan adrenal glands memproduksi cortisol yang memicu sebaceousglands untuk meningkatkan jumlah minyak sehingga wajah terlihat lebih greasy. Jadi, luangkan waktu untuk bersantai dan relaksasi seperti hang out di coffeshop bersama sahabat, menikmati body treatment di salon, melakukan meditasi, dan mandi dengan air hangat sepulang bekerja.

Cara Pengobatan

Banyak orang yang mengaitkan produksi minyak pada kulit dengan hidrasi kulit sehingga menganggap kulit berminyak tidak akan mengalami dehidrasi. Cara mengatasi kulit kering dan cara mengatasi kulit mengelupas berbeda dengan cara mengatasi kulit dehidrasi. Kulit berminyak dipengaruhi oleh seberapa banyak kelenjar minyak kulit yang memproduksi minyak alami. Sedangkan kulit dehidrasi disebabkan oleh kekurangan cairan yang bersifat sementara.

ads

Pemilik kulit berminyak  juga harus melembapkan kulit dengan memakai pelembab dan moisturizer sehingga bisa mengontrol kelenjar minyak agar tidak memproduksi minyak secara berlebihan. Menurut dr. Jonathan Raharjo Subekti Sp.KK, kulit membutuhkan pelembap alami tubuh yang mampu menahan kadar air sehingga tidak mudah mengalami penguapan. Perawatan dengan pelembab yang cocok sehingga kulit menjadi lebih lembab bisa dilihat dari kadar air dalam kulit. Setidaknya bisa dirasakan kalau kulit wajah sudah terasa segar dan sejuk berarti kadar air sudah meningkat dan cukup bagi kulit.

30% dari kulit adalah air yang berkontribusi untuk menjaga kelembapan dan kekenyalan. Orang yang kekurangan air dalam tubuhnya rentan mengalami dehidrasi kulit. Penuaan juga disebabkan oleh kulit dehidrasi karena natural moisturizing factor (NMF) yang berfungsi menjaga kelembapan kulit berkurang. Orang yang melakukan diet ketat juga bisa mengalami dehidrasi kulit karena kekurangan nutrisi untuk menjaga kelembapan kulitnya. Komponen utama dan penting untuk menjaga kelembapan kulit antara lain protein, kolagen, elastin, dan asam hialuronat.

Kulit dehidrasi membutuhkan perawatan dari dalam berupa asupan yang mengandung hyaluronic acid untuk mengembalikan cairan di lapisan dermis kulit dan asam amino untuk mengunci cairan tersebut. Selain itu, konsumsi air putih yang banyak serta makanan sehat untuk kesehatan kulit seperti sayuran dan buah-buahan yang mengandung air dan antioksidan seperti semangka dan tomat juga harus dilakukan agar tubuh terhidrasi. Dengan memenuhi asupan cairan tentu saja bisa menghidrasi kulit dari dalam. Cara lain yang bisa dilakukan adalah konsumsi minuman elektrolit sehingga tubuh bisa menghasilkan NMF yang bisa menjadi booster hidrasi bagi kulit. Perawatan dari dalam dan luar tentu akan lebih optimal daripada perawatan dari luar saja dengan memakai berbagai produk skin care.

Tips Perawatan

Saat kulit dehidrasi tentu membutuhkan perawatan yang berbeda dari biasanya. Lakukan beberapa hal berikut agar kondisi kulit membaik.

  • Pakai Tabir Surya (Sunscreen atau Sunblock) Setiap Hari

Sinar matahari bisa menyebabkan iritasi, dehidrasi, dan menjadi penyebab perubahan warna kulit. Pakailah tabir surya (sunscreen/sunblock) setiap hari pada wajah dan tubuh 30 menit sebelum beraktivitas. Pemakaian tabir surya akan lebih baik jika dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan siang hari. Pagi hari sebelum keluar rumah untuk beraktivitas dan siang hari saat akan keluar ruangan. Sinar ultraviolet harus dilawan agar tidak merusak kulit. Jika krim tabir surya menyebabkan kulit kering, gatal, dan kemerahan sebaiknya tinggalkan dan segera berkonsultasi kepada dokter.

  • Pakai Pembersih Wajah yang Tepat

Pilihlah pembersih wajah yang tepat baik berupa facial wash maupun krim pembersih. Ada beberapa pembersih wajah yang membuat kulit terasa kering setelah dipakai. Sebaiknya tidak digunakan lagi pembersih wajah yang seperti itu. Pilih pembersih yang efektif mengangkat kosmetik, kotoran, dan aman untuk kulit. Pembersih wajah yang tepat adalah pembersih yang dapat membersihkan tanpa mengangkat kelembapan alami kulit sehingga kulit tetap lembap dan sehat.

  • Pilih Skin Care yang Bisa Menjaga Kelembapan Kulit

Kulit dehidrasi membutuhkan bantuan ekstra berupa perawatan dari luar dengan produk skin care yang tepat. Produk-produk skin care dasar seperti pembersih, toner, dan pelembap penting untuk dipakai setiap hari agar kondisi kulit membaik. Pakailah krim pelembap wajah yang mengandung minyak dan air untuk kulit dehidrasi. Jangan pernah sembarangan memilih dan menggunakan produk pembersih wajah. Hindarilah sabun pencuci wajah (facial wash) yang dapat meluruhkan minyak alami kulit.

Sponsors Link

Sebaliknya, beli dan gunakan sabun pencuci wajah yang mengandung pelembap agar kulit wajah selalu lembab. Untuk kulit berminyak sebaiknya memakai serum gel atau produk bebas minyak yang tepat. Khusus bagi pemilik kulit yang rawan jerawat harus berhati-hati dalam memilih kandungan produk agar tidak muncul beruntusan atau kerutan pada kulit. Pilihlah produk yang secara klinis mampu mencegah bruntusan seperti adapalene, benzoyl peroxide and salicylic acid.

Pelembab sangat penting bagi kulit wanita sehingga tidak boleh melewatkannya dalam sehari. Orang yang tidak memakai pelembab tergolong tidak peduli tentang hidrasi kulit. Ingatlah bahwa kulit berminyak tidak menjamin bebas dari dehidrasi. Orang-orang yang memiliki tipe kulit berminyak tidak boleh mengurangi pemakaian pelembab. Kulit yang dehidrasi bisa menyebabkan banyak masalah pada kulit seperti terkena jenis jenis penyakit kulit, kulit bersisik dan mengelupas, meradang, bruntusan. Mereka khawatir pelembab akan membuat kondisi kulitnya semakin parah sehingga justru memakai produk keras dan pembersih yang membuat wajah menjadi kering.

Kulit dehidrasi terjadi sementara asalkan segera diatasi dengan perawatan yang tepat. Keadaan ini terjadi ketika tubuh tidak cukup memiliki air dan cairan lainnya. Pemakaian produk skin care yang tidak cocok juga bisa menyebabkan kulit dehidrasi sehingga harus memilih produk khususnya pelembab yang tepat. Harus teliti membaca kandungan produk skin care dan bertanya kepada penjual atau penyuluh kecantikan agar bisa memilih produk yang tepat. Mengalami kulit yang dehidrasi itu tidak enak sehingga harus dihindari. Ingatlah kalau mencegah itu lebih baik dari mengobati. Semoga terhindar dari kulit yang dehidrasi!

Sponsors Link
, , , ,