Sponsors Link

Kulit Vagina Sering Luka: Penyebab, Bahaya dan Penanganannya

Sponsors Link

Vagina merupakan bagian terpenting dari seluruh tubuh. Karena letak vagina tersembunyi dan selalu lembab. Lecet atau luka pada vagina bagian luar atau agak dalam akan menimbulkan rasa tidak enak dan tidak nyaman sama sekali, pastinya. Vagina juga merupakan organ intim yang harus di jaga agar selalu bersih dan tidak gatal sehingga tidak menimbulkan lecet atau sebagainya. Jika vagina terluka meskipun hanya luka biasa, pastinya akan terasa tidak nyaman saat berhubungan intim maupun ketika dimana saja kita duduk dan berjalan. Penyebab terjadinya luka di vagina sebagai berikut:

ads

1. Vagina Terasa Gatal dan Ada Infeksi Jamur

Terkadang vagina terasa gatal dan banyak sekali perempuan tidak menyadari akan menggaruk karena adanya gatal disertai bintik kecil di vagina tersebut. Tapi, anda juga perlu mengingatkan bahwa menggaruk vagina hanya akan menyebabkan luka atau lecet. Rasa gatal pada vagina juga bisa di sebabkan karena bakteri maupun jamur karena lembabnya daerah intim. Hindari menggaruk pada Vagina sehingga tidak menimbulkan rasa tidak nyaman. Kamu bisa segera mengobati agar tidak merata di kulit lainnya.

2. Hindari Posisi Seks yang Tidak Menguntungkan

Memang beberapa posisi saat kita melakukan hubungan intim bisa dan pastinya ada beberapa resiko yang bisa membuat vagina terluka. Posisi seks yang kurang nyaman atau tidak menguntungkan bisa saja membuat vagina lecet. Jadi, posisi yang disarankan sebaiknya wanita berada di atas saat berhubungan badan, bisa mengurangi kecilnya luka pada vagina.

3. Tidak adanya Rangsangan Saat Menopuse

Saat seorang wanita memasuki usia menopouse maka tidak ada cairan yang keluar dari vagina, hal itu disebabkan oleh estorgen yang semakin berkurang. Jadi, gesekan pada penis akan mengakibatkan lecet.

Bahaya dan Penganan Pada Vagina Terluka

Bahaya atau tidaknya saat vagina terluka tergantung pada luka yang terjadi dan pada penyebab bibir vagina berwarna gelap tersebut. Jika luka berhari-hari tidak sembuh, kamu perlu membawanya ke dokter dan konsultasi ke dokter. Jika luka pada vagina luka biasa, kamu bisa menanaganinya sendiri. Penanganan pada vagina yang terluka yang bisa anda ketahui sebagai berikut:

  • Hindari Memasukkan atau Menyemprotkan Cairan Pada Vagina

Jangan menyemprotkan cairan pada vagina agar vagina tetap terjaga kelembabanya. Menyemprotkan cairan pada vagina hanya akan menyebabkan bakteri alami yang bertugas cara membersihkan kemaluan setelah haid. Dan hindari memasukkan cairan atau menyemprotkan cairan ke dalam vagina

  • Jangan Berhubungan Intim Ketika Vagina Terluka

Luka pada vagina sekecil apapun memang tidak nyaman, apalagi jika terjadi penyebab keluar darah setelah berhubungan intim pasti akan mengurangi rasa nikmat yang berkurang. Maka, hindarilah berhubungan intim atau jangan berhubungan intim dulu agar luka tersebut tidak semakin lebar dan menambah luka lainnya pada vagina

  • Membersihkan Vagina

Kamu juga harus menjaga agar vagina selalu bersih setelah haid, memang vagina bisa membersihkan sendiri, tapi juga perlu di ingat bahwa kebersihan vagina luar juga menjadi tanggung jawab kamu. Gantilah celana dalam 2-3 kali sehari dan gunakan sabun khusus vagina pada bagian luarnya saja. dengan cara tersebut vaginamu akan bersih dan nyaman

Nah, itu dia beberapa penyebab, bahaya dan cara penanganan pada saat vagina sering lecet atau terluka. Hindari hal- hal yang menyebabkan vagina terluka, mengganti celana dalam sehari 2-3 kali. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu dan bisa menambah wawasan mu. Terima Kasih.

Sponsors Link
, , , ,




Oleh :
Kategori : Pengobatan