Sponsors Link

Keputihan Setelah Angkat Rahim: Gejala, Bahaya dan Pengobatannya

Sponsors Link

Keluhan seorang wanita umumnya ialah adanya cairan yang keluar dari organ intim kewanitaannya. Cairan tersebut yaitu keputihan yang pada dasarnya normal dialami oleh wanita sebagai mekanisme alami pembersihan rahim. Namun, bisa setiap selesai buang air kecil mengalami keputihan, maka perlu diperhatikan lebih lanjut. Akibat sering keputihan pun merupakan sesuatu yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

ads

Mengenai keputihan setelah buang air kecil ini, Anda perlu memperhatikan pula penyebabnya dan apakah keputihan yang Anda alami hanya ketika setelah buang air kecil saja. Penyebab keputihan dibagi menjadi dua yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis.

Keputihan fisiologis normal terjadi karena pengaruh hormonal, seperti stress, haid, hamil serta pemakaian alat kontrasepsi. Adapun keputihan patologis muncul karena kondisi medis seperti infeksi bakteri, jamur maupun parasit.

Gejala Keputihan Setelah Angkat Rahim

Keputihan yang Anda alami setelah angkat rahim perlu Anda tinjau kembali apakah keputihan normal atau tidak normal. Jika gejala yang Anda alami yaitu sering merasa angkat rahim dan terasa nyeri, maka Anda perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya Infeksi Saluran Kemih.

Gejala Keputihan Normal

  1. Keputihan berbentuk encer
  2. Warna putih jernih maupun kuning terang
  3. Keputihan yang muncul tidak berbau
  4. Keputihan yang dialami tidak meninggalkan rasa tidak nyaman seperti, tidak terasa gatal yang mengganggu
  5. Keputihan cair dan bening

Gejala Keputihan Abnormal

  1. Organ intim terasa gatal, perih bahkan panas
  2. Muncul bau tidak sedap yang menguar
  3. Terjadi Perubahan warna yaitu keputihan kuning, keputihan kehijauan, hingga keputihan warna hitam

Bila gejala keputihan abnormal ini yang Anda rasakan, umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur maupun parasit. Apalagi bila Anda merasa sering ingin angkat rahim, waspadalah karena hal tersebut merupakan salah satu gejala infeksi saluran kemih. Salah satu penyebab Infeksi Saluran Kemih ini juga ialah bakteri.

Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)

  1. Sering buang air kecil
  2. Buang air kecil terasa nyeri
  3. Buang air kecil hanya sedikit dan tidak lampias (masih terasa belum selesai)
  4. Air seni mengalami perubahan warna menjadi keruh maupun kemerahan
  5. Alat kelamin nyeri ketika buang air kecil
  6. Demam dan menggigil
  7. Perut dan Pinggang terasa nyeri

Informasi lebih lanjut mengenai gejala dan penyebabnya perlu Anda konsultasikan kepada dokter. Anda akan mengalami pemeriksaan medis oleh Dokter sehingga diketahui penyebabnya secara tepat dan penanganan yang lebih tuntas, termasuk penyebab alat kelamin sakit saat buang air kecil.

Bahaya Keputihan Setelah Angkat Rahim

Jika keputihan yang Anda alami merupakan keputihan abnormal, maka terdapat bahaya keputihan abnormal yang perlu ditanggulangi karena bisa berdampak pada kesuburan, kanker rahim hingga kematian.

Sponsors Link

Jika ternyata yang Anda alami ialah Infeksi Saluran Kemih, maka dibawah ini merupakan bahaya Infeksi Saluran Kemih :

  1. Jika Anda mengandung, janin Anda akan mengalami risiko terlahir prematur.
  2. Terjadi sepsis, yaitu reaksi infeksi bakteri pada tubuh, seperti bakteri masuk ke dalam aliran darah. Hal ini bisa menyebabkan kematian.
  3. Aktivitas bakteri meningkat hingga menuju ginjal. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada ginjal.
  4. Kandung kemih teriritasi akibat infeksi bakteri.
  5. Terjadi infeksi saluran kemih yang kronis. Hal ini diakibatkan oleh seringnya infeksi berulang yang membuat menipisnya dinding saluran kemih termasuk bulu-bulu vili yang turut menipis, sehingga dinding saluran kemih lebih rentan akan serangan bakteri dan virus.

Sebelum bahaya tersebut terjadi, maka sebaiknya melakukan pencegahan serta pengobatan. Terapi ini dapat Anda lakukan menggunakan bahan alami di rumah, maupun konsultasi kepada dokter untuk mendapatkan obat yang tepat dan sesuai dosis.

Jika Anda sedang mengandung atau menyusui sebaiknya berkonsultasi kepada dokter untuk penanganan yang tepat. Karena ada beberapa jenis obat – obatan yang tidak dianjurkan untuk Ibu hamil dan menyusui.

Sponsors Link

Pengobatan Keputihan Setelah Agkat Rahim

Di bawah ini merupakan pencegahan timbulnya Infeksi Saluran Kemih dan Keputihan yang sebaiknya Anda implementasikan dalam kehidupan sehari – hari.

  1. Perbanyak konsumsi air putih, minimal 1,5 liter / 2 liter per hari. Asupan cairan ini berguna untuk membilas kuman, maupun cikal bakal batu yang memiliki kemungkinan berada pada saluran kemih.
  2. Hindari menahan buang air kecil, dan bersegeralah ke toilet.
  3. Setelah berhubungan seksual, segera lakukan buang air kecil.
  4. Seringlah mengganti pakaian dalam apalagi jika terasa basah atau lembab.
  5. Gunakan pakaian yang longgar dengan bahan  yang menyerap keringat.
  6. Seringlah mengganti pembalut maupun pantyliner, maximal 4 jam hingga 6 jam.
  7. Hindari penggunaan sabun pembersih khusus organ intim kewanitaan, karena malah bisa mengakibatkan perubahan keasaman pada vagina, termasuk keseimbangan bakteri.
  8. Jaga kebersihan lingkungan dan tubuh termasuk organ intim kewanitaan Anda. Lakukan cara menjaga kebersihan vagina secara baik dan benar. Serta keringkan vagina Anda menggunakan handuk bersih
  9. Hindari makanan penyebab keputihan.
  10. Konsumsi makanan yang dianjurkan untuk penderita keputihan

Jika keluhan yang Anda alami sudah terasa sangat tidak nyaman bahkan berlanjut. Sebaiknya Anda segera berkunjung dan konsultasi ke dokter. Hal ini supaya dapat dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, dimana penyebab akan diketahui secara lebih akurat sehingga terapi dan pengobatan yang diberikan akan lebih tepat.

Sponsors Link
, , ,