Sponsors Link

Keputihan Berwarna Cokelat dan Tidak Bau: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Sponsors Link

Pernahkah Anda mengalami keputihan dengan warna cokelat? Mungkin ini terlihat tidak normal karena berbeda dengan keputihan pada umumnya. Keadaan ini terkadang juga membuat Anda khawatir dan panik serta berpikiran negatif tentang kesehatan, bukan? Artikel kali ini akan membahas keputihan berwarna cokelat dan tidak bau bagi mayoritas wanita. Pembahasan mulai dari penyebab, gejala dan pengobatannya akan ditulis detail kali ini.

ads

Gejala Keputihan Berwarna Cokelat

Keputihan berwarna cokelat menjadi masalah yang bisa jadi normal karena tanda-tanda berkembangnya sistem reproduksi Anda atau justru masalah yang serius karena awal dari suatu penyakit kelamin Anda. Hal ini juga memiliki gejala yang berbeda tergantung dari ciri-ciri keputihan yang berbahya pada Anda. Sebelum membahas penyebab, kali ini akan dibahas gejala keputihan berwarna cokelat terlebih dahulu. Beberapa gejala keputihan berwarna cokelat yaitu.

  1. Keputihan yang diikuti dengan Kram

Jika Anda merasa kram saat keputihan berwarna cokelat ini keluar pada organ vital Anda, maka hal ini sangat wajar. Sebab ini memang terjadi pada wanita yang sedang memasuki akan atau sedang hamil. Keadaan ini biasanya gejala dari implantasi. Implantasi adalah bagian dari proses embrio di uterus. Jika Anda merasakan ini, maka segera periksakan kandungan pada dokter Anda.

  1. Keputihan yang diikuti dengan Noda Cokelat

Jika hal demikian terjadi, maka ini bisa menjadi gejala Anda memasuki ovulasi. Hal ini juga normal dirasakan kebanyakan wanita. Sebab noda cokelat yang keluar adalah darah ovulasi. Hal ini akan Anda alami pada hari pertengahan masa menstruasi Anda. Anda tidak perlu khawatir sebab setelah ovulasi berakhir, gejala ini juga akan hilang pada kemaluan Anda.

  1. Keputihan dengan Sakit Punggung

Keputihan berwarna cokelat yang satu ini menjadi gejala yang perlu Anda khawatirkan. Sebab jika sakit punggung tersebut sudah sering terjadi, maka ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami uterine polyps. Segera periksakan diri Anda ke dokter jika masalah tersebut menghampiri Anda.

  1. Keputihan Diikuti Muak dan Pusing

Apabila Anda mengalami gejala tersebut, maka Anda sedang memasuki masa menstruasi. Tidak perlu khawatir, sebab pusing tersebut tidak memberikan efek samping apapun pada kesehatan Anda. Selain itu, gejala ini akan segera hilang setelah menstruasi memasuki hari ke 2 atau 3 pada periode Anda.

  1. Keputihan Diikuti Rasa Gatal

Gatal-gatal yang muncul saat Anda keputihan berwarna cokelat bisa jadi akibat bakteri yang menginfeksi organ vital Anda. Hal ini juga perlu Anda waspadai sebab jika Anda biarkan infeksi tersebut akan menjadikan akar permasalahan kesehatan yang lebih kompleks. Segera tangani jika gatal dan keputihan berwarna cokelat sudah Anda rasakan.

  1. Keputihan Berwarna Cokelat dan Bernanah

Jika gejala ini Anda rasakan maka masalah kesehatan yang cukup serius telah menimpa kesehatan Anda. Sebab ini merupakan gejala awal dari inflamasi akibat bakteri atau virus. Segera periksakan diri jika ini terjadi pada Anda sebab ini masil gejala awal sehingga Anda dapat mengobatinya lebih dini.

  1. Berbau busuk
Sponsors Link

Keputihan berwarna cokelat yang diikuti dengan bau busuk juga merupakan salah satu gejala yang tidak baik untuk kesehatan reproduksi Anda. Penyakit kelamin bisa saya menjangkit tubuh Anda dengan adanya gejala tersebut. Anda memerlukan tes lanjut agar segera dikethui diagnosis dan penanganannya.

  1. Sakit ketika buang air besar

Gejala seperti ini juga perlu Anda perhatikan. Sebab bisa jadi ada masalah pada ginjal Anda, yaitu batu ginjal. Maka jangan abaikan keputihan berwarna cokelat yang terjadi pada Anda.

Di atas sudah dibahas beberapa gejala keputihan berwarna cokelat. Selanjutnya akan dibahas apa saja yang menyebabkan keputihan berwarna cokelat. Simak baik-baik sebab jika hal ini terjadi pada Anda, setidaknya sudah ada gambaran beberapa penyebab yang menjadikan keputihan Anda berwarna cokelat sehingga penanganan yang dilakukan tepat.

Penyebab Keputihan Berwarna Cokelat

Seperti halnya gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, penyebab keputihan berwarna cokelat juga bermacam-macam. Bisa jadi hal yang normal atau justru disebabkan penyakit yang cukup serius. Kali ini akan dibahas dan dijelaskan penyebab mengapa keputihan Anda berwarna cokelat dan tidak berbau:

ads
  1. Masa Menstruasi

Salah satu penyebab keputihan berwarna cokelat yang Anda rasakan yaitu karena memasuki masa menstruasi. Bisa jadi keputihan ini terjadi saat sebelum atau sesudah menstruasi Anda. Perlu diketahui bahwa hal ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Cukup menjaga pola makan dan tidak membuat pikiran stres.

  1. Ovulasi

Saat Anda memasuki masa ovulasi, maka Anda hormon estrogen dan hormon progesteron meningkat untuk menunjang proses reproduksi Anda. Maka keputihan dengan bercak cokelat menjadi hal yang wajar terjadi pada saat atau sudah ovulasi terjadi.

  1. Kehamilan

Di awal masa kehamilan Anda nantinya, Anda akan menemui keluarnya cairan semacam keputihan dengan bercak-bercak cokelat. Mungkin hal ini akan membuat Anda khawatir padahal hal ini sangat wajar terjadi. Tetapi perlu diingat pula bahwa bercak cokelat pada keputihan Anda bukan disebabkan oleh satu-satunya alasan yaitu kehamilan. Jadi ketika Anda mengalami hal itu, jangan langsung menarik kesimpulan bahwa Anda hamil. Anda perlu tahu perbedaan keputihan saat menstruasi dan kehamilan.

  1. Iritasi pada servik

Servik adalah organ tubuh yang cukup sensitif pada perilaku atau bahan dan barang yang menyentuhnya. Bisa jadi masalah keputihan dengan bercak cokelat adalah tanda adanya iritasi pada serviks Anda. Iritasi juga dapat terjadi akiat berhubungan seksual. Keluarnya cairan tersebut adalah bentuk proteksi tubuh Anda.

  1. Kista Ovarium

Kista ovarium biasanya menyebabkan bengkak pada bagian ovarium. Penyakit ini akan menyebabkan Anda mengeluarkan keputihan bercak cokelat dan sedikit rasa sakit saat menstruasi, atau berhubungan seksual. Anda perlu pemeriksaan lanjut jika hal ini terjadi pada ovarium Anda.

  1. Kanker Serviks

Penyebab paling berbahaya atas keluarnya keputihan dengan warna cokelat adalah kanker serviks. Kanker serviks memiliki gejala lain seperti saat menstruasi sering buang air kecil atau sakit saat melakukan hubungan seksual, jumlah darah cukup banyak saat menstruasi, jangka waktu menstruasi Anda lebih lama dari biasanya, dan bisa juga terjadi pembengkakan pada organ vital Anda.

Pengobatan Untuk Keputihan Berwarna Cokelat

Pengobatan dapat Anda lakukan untuk beberapa keputihan yang disebabkan oleh masalah yang wajar saja. Sebab apabila masalah kepuithan berwarna cokelat yang Anda alami disebabkan oleh penyakit yang serius, Anda perlu menanyakan kepada dokter untuk tes lanjutannya. Pengobatan juga dapat dilakukan di rumah dengan bahan-bahan alami dan memang sudah terbukti manfaatnya. Pelajari pengobatan keputihan berwarna  cokelat berikut agar Anda mudah mengatasinya.

  1. Rutin Mengganti Pembalut

Hal ini perlu Anda lakukan agar tidak tumbuh bakteri pada organ vital Anda. Menjaga kebersihan diri saat menstruasi bisa mencegah keputihan Anda dari bakteri penyebab infeksi. Hal ini harus sering Anda lakukan ketika masa menstruasi masuk hari ke 3 atau 4 karena saat itu aliran darah sedang deras-derasnya.

  1. Melakukan Diet
Sponsors Link

Makanan yang Anda konsumsi menjadi salah satu faktor yang perlu Anda perhatikan pula. Dengan mengonsumsi bahan makanan seperti beri-berian dan macam-macam anggur, anti-oksidan yang terkandung pada buah tersebut dapat membantu Anda terhindar dari infeksi bakteri juga. Hindari mengonsumsi makanan yang tinggi gula,kolesterol dan bermacam-macam zat pengawet.

  1. Usap kemaluan dengan Kain Bersih

Ketika Anda sudah buang air kecil, usahakan untuk mengeringkan bagian kulit kemaluan mengelupas agar bakteri tidak tumbuh dan bersarang pada organ vital Anda. Gunakan kain bersih, kering, dan lembut sebab vagina merupakan organ tubuh yang cukup sensitif terhadap benda-benda di sekitarnya. Jangan gunakan tisu karena jika Anda mengusapnya dengan tidak bersih, maka bisa jadi tisu tertinggal pada kemaluan dan mengakibatkan masalah yang lebih serius pada tubuh Anda.

  1. Hindari Penggunaan Sabun yang Terlalu Asam

Ketika Anda menggunakan sabun, cek terlebih dahulu bahan dan tingkat keasamannya. Menciptakan keadaan yang sesuai dengan kebutuhan organ vital sangat perlu dilakukan. Telah diketahui bahwa vagina Anda cukup sensitif untuk keadaan yang tidak sesuai dengan kebutuhannya. Sehingga akan berdampak buruk nantinya pada sistem reproduksi Anda.

  1. Mengonsumsi yoghurt

Siapa yang tidak kenal dan tahu manfaat yoghurt. Bahan makanan satu ini sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda terutama vagina. Sifatnya yang anti jamur dan anti bakteri akan membantu daerah kemaluan dalam menjaga kebersihannya. Mengonsumsinya mudah saja. Dengan membuat salad atau dikonsumsi decara langsung sudah memberikan efek yang baik untuk mencegah kesehatan organ reproduksi Anda.

  1. Melakukan Hubungan Seksual yang Bersih

Melakukan hubungan seksual dengan tidak melukai organ kelamin juga harus Anda lakukan agar keputihan berwarna cokelat dapat terhindari. Selain itu, jaga tempat tidur agar tetap bersih agar hubungan seksual Anda tidak menjadi penyebab adanya masalah kesehatan pada organ reproduksi atau tanda-tanda terkena penyakit kelamin lainnya.

Keputihan dengan adanya warna cokelat dan tidak berbau bisa terjadi dengan beragam gejala dan penyebab. Anda perlu mengenalinya agar tahu pengobatan yang seperti apa yang dapat Anda lakukan. Lebih pentingnya lagi, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi kepada dokter mengenai keluahan yang Anda alami.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Keputihan