Sponsors Link

Keputihan Bercampur Darah Setelah Haid: Penyebab, Bahaya dan Pengobatan

Sponsors Link

Pernahkah Anda mengalami keadaan dimana keputihan yang bercampur darah sesaat selesai haid? Biasanya 8-11 hari setelah haid selesai. Mungkin hal ini akan membuat kebanyakan wanita panik dan mengira-ngira hal buruk telah terjadi. Sebab, biasanya keputihan memiliki warna yang putih keruh atau bening kini berubah menjadi sedikit berbeda seperti merah muda atau ada bercak darah. Tenang, kejadian tersebut memiliki beberapa penyebab yang perlu dikethu wanita. Berikut penjelasannya.

ads

Apa Penyebabnya?

Berikut penjelasan beberapa penyebab keputihan bercampur darah satelah haid:

  1. Tanda Bahwa Anda Subur

Jika Anda memiliki rencana untuk hamil, maka tanda bercak darah sehingga lendir yaang keluar berubah menjadi merah muda atau sedikit coklat adalah kabar baik karena Anda memasuki masa subur. Ketika sel telur telah terbentuk dan akan dilepaskan, proses tersebut mengakibatkan beberapa darah ikut terbawa oleh lendir yang dihasilkan penyebab benjolan di kelamin wanita. Normalnya, keadaan ini akan berlangsung selama 2-3 hari saja. Jadi, jangan cemas apabila hal ini terjadi. Anda patut gembira karena kemungkinan untuk hamil cukup besar.

  1. Sisa Darah Menstruasi

Masa keputihan dapat menghambat menstruasi yang hampir selesai terkadang membuat ada darah belum hilang atau terbuang. Ini dikarenakan sistem reproduksi belum teratur dalam peralihan dari menstruasi. Sehingga wajar terjadi jika beberapa darah bercmapur dengan lendir atau cairan yang dihasilkan oleh kemaluan wanita.

  1. Stres

Jika keputihan bercampur darah dengan ditandai perubahan warna sedikit cokelat atau merah muda, maka bisa jadi stres menjadi salah satu penyebabnya. Stres dapat menyebabkan siklus menstruasi terganggu dan tidak teratur. Sehingga terkadang wanita mengalami telat datang bulan karena stres tersebut. Alhasil, apabila telah selesai haid, bisa jadi lendir masih bercampur dengan darah haid karena terganggungnya siklus menstruasi.

  1. Kista Ovarium

Kista ovarium menjadi penyebab yang cukup serius dari adanya pencampuran darah pada keputihan Anda. Kista terbentuk pada ovarium dan menjadi bagian siklus menstruasi. Gejala kista ovarium tersebut dapat semakin membesar dan membuat lendir bercampur darah jika telah pecah. Beberapa gejala lain dari kista ovarium selain menyebabkan lendir berdarah yaitu sakit pada panggul. Penghilangan kista ini dapat dilakukan dengan operasi pengangkatan sehingga tidak memberikan efek kesehatan yang lebih parah.

  1. Penyakit Radang Panggul

Jika Anda mendapati keputihan setelah operasi kista bercampur darah juga bisa sering terjadi, maka ada kemungkinan hal itu merupakan gejala dari penyakit radang panggul. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri dari penyakit seksual menular. Sehingga, apabila Anda merasakan sakit pada panggul, keputihan bercampur darah setelah haid, dan pendarahan tidak teratur, maka segera periksakan diri ke dokter sebelum menimbulkan masalah yang cukup serius.

Bahaya Keputihan Bercampur Darah

Keluarnya keputihan dengan adanya bercak atau bercampur darah memang hal yang normal terjadi untuk beberapa sebab. Tapi, bisa jadi masalah yang cukup serius pula seperti gejala beberapa penyakit. Artinya, keputihan bercampur darah tidak memberikan dampak buruk namun justru terkadang menjadi indikasi adanya masalah pada sistem reproduksi. Beberapa masalah yang terjadi dengan indikasi munculnya keputihan bercampur darah adalah sebagai berikut:

Sponsors Link

  • Infeksi vagina. Munculnya keputihan bercampur darah bisa menjadi tanda atau gejala Anda terkena Chlamydia, Gonorrhea, atau penyakit menulaer seksual lainnya.
  • Kanker endometrial atau hyperplasia. Jika wanita berumur sekitar 40 tahun dan mengeluarkan keputihan bercampur darah, maka wanita tersebut terserang kanker endometrial atau hyperplasia pada hormon estrogennya.
  • Herpes pada kemaluan. Penyakit menular seksual ini disebabkan virus yang menyebar melalui membran mokus.

Penanganan yang Dapat Dilakukan

Keluarnya keputihan bercampur darah dapat menajdi masalah yang cukup serius. Penanganan yang tepat pada keadaan ini adalah segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan penanganan yang baik. Segera cek ke dokter apabila keputihan bercampur darah yang Anda alami sebagai berikut.

  • Kuantitas campuran darah cukup banyak dan pekat serta ini terjadi cukup sering.
  • Lama terjadi yang lebih dari 3-4 hari.
  • Bau tidak sedap dari vagina akibat infeksi dari bakteri.
  • Rasa sakit atau panas pada vagina.
  • Merasa sakit ketika melakukan hubungan seksual
Sponsors Link

Setelah hasil tes keluar, dokter akan menyarankan beberapa penanganan berikut.

  • Pemberian antibiotik sesuai jenis penyakit yang diderita terutama penyakit menular seksual.
  • Melakukan vaksinasi. Penanganan ini bertujuan untuk menurunkan tingkat resiko kanker serviks.
  • Mengganti obat atau alat kontrasepsi.
  • Operasi atau radiasi. Penanganan ini digunakan untuk masalah yang memang sudah cukup serius.

Sedangkan apabila keputihan bercampur darah yang Anda alami masih tergolong normal, maka jangan panik atau berniat memiliki tindakan yang sebenarnya tidak diperlukan. Jika penyebab dari keputihan tersebut adalah stres, maka usahakan diri Anda jauh dari hal yang meningkatkan tingkat emosi dan stres. Rutin melakukan yoga dan meditasi bisa menjadi alternatif yang baik sehingga produksi keputihan bercampur darah akan berangsur berkurang bahkan tidak pernah. Selain itu, tidur yang cukup dan berkualitas juga dapat mengurangi tingkat stres Anda. Hindari tidur larut malam karena hal ini dapat memicu ketidakseimbangan sistem imun.

Selain itu, jaga pola makan dan kebersihan diri. Mengkonsumsi makanan yang baik untuk testis dengan gizi seimbang dapat meningkatkan sistem imun pada diri Anda. Yoghurt alami, misalnya. Yoghurt mengandung bakteri baik yang dapat mencegah tumbuhnya jamur pada vagina. Mengonsumsi tajin beras juga dipercaya mampu mengurangi volume keputihan. Selain makan-makanan yang sehat, usahakan untuk tetap menjaga kebersihan badan terutama daerah kewanitaan.

Sponsors Link
, , ,