Sponsors Link

Keluar Darah pada Kemaluan Pria: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Sponsors Link

Jika Anda pernah mengalami keluarnya darah pada kemaluan pria, maka Anda perlu waspada. Jangan sampai diabaikan karena bisa jadi itu merupakan gejala atau tanda awal masalah serius pada organ kelamin. Lantas mengapa keluar darah pada kemaluan Anda? Berikut penjelasannya.

ads

Gejala Keluar Darah

Gejala yang dialami masing-masing pria tidak sama. Hal ini bergantung pada penyebab keluarnya darah pada kelamin. Mulai dari gejala ringan sampai berat bisa terjadi pada kelmin pria. Berikut beberapa gejala umum yang dapat ditemui ketika kelamin pria mengeluarkan darah.

  • Sakit saat melakukan hubungan seksual
  • Terasa terbakar saat buang air kecil
  • Perih saat ejakulasi
  • Darah tak berhenti keluar

Penyebab Keluar Darah

  • Sobeknya Nadi pada Prostat

Penyebab umum keluarnya darah pada kemaluan pria dikarenakan adanya penyobekan pada nadi prostat, organ yang menghasilkan air mani saat terjadi hubungan seksual. Nadi pada prostat memang tergolong mudah sobek dan tipis, sehingga wajar apabila darah keluar akibat hal tersebut. Ketika ejakulasi mengakibatkan prostat berkontraksi, maka ada kemungkinan urat atau nadi pada prostat mengluarkan darah dan akhirnya bercampur dengan air mani. Keadaan ini disebut hematospermia. Darah yang keluar biasanya berwarna merah segar. Jumlah yang keluar pun tidak memiliki intensitas yang tinggi. Selain pada air mani, keluarnya darah dengan sedikit menggumpal tersebut dapat terjadi saat buang air kecil.

  • Iritasi Saat Hubungan Seksual

Bagi pria yang telah berumur 40 tahun ke atas dan telah cukup lama tidak melakukan hubungan seksual, keluarnya darah pada kelamin menjadi hal yang wajar. Hal ini dikarenakan ejakulasi menajdi sulit dan sakit sehingga akan keluar darah setelah ejakulasi. Sehingga terjadi iritasi ringan pada prostat. Apabila hal ini terjadi, beristirahat sejenak akan mengurangi dan mengatasi keluarnya darah pada kemaluan Anda.

  • Inflamasi

Keluarnya darah pada kelamin pria biasanya juga disebabkan karena inflamasi pada prostat. Hal ini umumnya juga dirasakan oleh pria berumur 40 tahun. Gejalanya adalah merasa sakit saat ejakulasi terjadi. Jadi, jangan panik karena hal tersebut bukan masalah besar. Segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan perawatan terbaik sebelum mengakibatkan masalah yang cukup serius.

  • Infeksi Pada Organ Urinari

Infeksi Organ urnirari biasanya terjadi pada ureter, uretra, kandung kemih, atau ginjal. Beberapa tanda yang akan Anda alami apabila infeksi ini terjadi yaitu, sakit pada dubur, bau urin yang cukup kuat, terasa terbakar saat buang air kecil, keinginan untuk selalu buang air kencing. Darah yang keluar biasanya berwarna merah muda. Kuantitas darah pada infeksi ini tidak banyak sehingga tidak terlalu pekat.

  • Perlakuan Medis

Kelamin pria dapat mengeluarkan darah karena tindakan medis yang dilakukan seperti pemasangan kateter, terapi radiasi, dan tindakan biopsi pada prostat Anda. Hal ini wajar dan normal. Sehingga tidak perlu panik karena dokter tentu akan memberikan obat sebagai penanganan dan penyembuhan masalah Anda tersebut.

Sponsors Link

Perawatan Apabila Darah Keluar

Keluarnya darah dan bengkak kelamin pria dapat segera diatasi. Jangan mengabaikan apabila telah muncul gejala yang ada pada kelamin Anda. Apabila tidak melakukan perawatan dan penanganan dengan benar, keluarnya darah pada kelamin justru akan mengakibatkan masalah yang lebih serius. Berikut penanganan yang bisa Anda lakukan apabila keluar darah pada Kemaluan.

  • Menggunakan Antibiotik

Antibiotik sangat dibutuhkan untuk mengurangi beberapa gejala. Dengan bertambahnya umur maka nadi pada prostat akan semakin mudah sobek. Sehingga keluarnya darah pada pria yang sudah dewasa dengan intensitas yang cukup menjadi hal yang wajar. Tapi, Proscar dapat menjadi obat atau antibiotik bagi masalah Anda tersebut.

  • Istirahat

Selama darah yang keluar pada kelamin pria masih tergolong wajar atau normal, maka perawatan terbaik adalah istirahat yang cukup. Dengan istirahat yang cukup, produksi sperma akan kembali normal dan darah yang keluar akan berangsur hilang secara alami.

Sponsors Link

  • Aplikasikan Air Dingin

Jika darah keluar pada kelamin Anda disertai pembengkakan di daerah sekitar paha dan kelamin, mengaplikasikan air dingin bisa menjadi solusi terbaik. Jangan gunakan air dingin secara langsung. Melainkan, dengan mengompres paha menggunakan air dingin selama 1-20 menit. Dengan teratur melakukan hal tersebut, maka darah yang keluar dari kelamin akan berangsur hilang.

  • Operasi

Memilih operasi untuk menghilangkan darah pada kemaluan tentu telah didiskusikan terlebih dahul oleh dokter Anda. Biasanya cara ini dilakukan apabila penyebab darah keluar adalah masalah kelamin yang cukup serius seperti terjadinya penyumbatan pada saluran kelamin Anda. Selain itu bisa juga karena penyebab lain seperti kanker atau penyumbatan kandung kemih. Sehingga, amat disarankan apabila keluarnya darah sudah cukup parah, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan rekomendasi terbaik.

Seperti penjelasan di awal, keluarnya darah pada kelamin pria bisa menjadi hal wajar yang dialami pria pada umumnya. Penyebab apa yang mengakibatkan hal tersebut terjadi, perlu diketahui karena setiap masalah memiliki perawatan dan penanganan masing-masing. Apabila keluarnya darah karena hal normal seperti hubungan seksual dan tanpa gejala lain yang mengikuti, maka istirahat yang cukup akan membuat darah hilang dengan sendirinya. Tetapi apabila darah masih keluar pada kelamin Anda selama 3-4 minggu, dan diikuti gejala lain yang cukup serius, maka disarankan untuk menghubungi dokter untuk tindakan lanjutan yang lebih baik.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan