Sponsors Link

Keluar Cairan Putih pada Kelamin Pria: Penyebab, Bahaya dan Pengobatannya

Sponsors Link

Cairan putih yang keluar pada wanita biasanya adalah hal normal dan merupakan bagian dari kerja sistem reproduksi. Tapi bagaimana jika hal itu terjadi pada pria? Mungkin Anda juga pernah mengalaminya? Keadaan ini terkadang akan membuat panik dan khawatir karena tidak banyak dialami oleh pria. Kali ini, topik yang akan dibahas yaitu keluarnya cairan putih pada kemaluan pria beserta penyebab, bahaya, dan pengobatannya. Anda juga perlu tahu keluarnya lendir pada kelamin pria.

ads

Keluarnya cairan pada kelamin pria bisa menjadi hal yang normal dan abnormal. Hal ini tergantung dengan tingkat kuantitas dan intensitasnya. Jika jumlah yang Anda keluarkan masih tergolong normal, hal ini bukan masalah yang perlu Anda khawatirkan. Tapi jika jumlah yang keluar tidak wajar dan disertai dengan gejala-gejala lain atau ciri-ciri yang tidak wajar, maka Anda perlu waspada. Kewaspadaan juga perlu Anda tingkatkan jika cairan tersebut keluar begitu sering bahkan bisa jadi tanpa sebab pula. Mari pada kesempatan kali ini kita membahas penyebab keluarnya cairan putih pada kelamin pria.

Penyebab Keluarnya Cairan Putih

Seperti penjelasan di awal, bahwa keluarnya cairan putih pada kemaluan pria adalah hal yang bisa menjadi normal atau juga tanda bahwa ada masalah pada sistem reproduksi Anda. oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab keluarnya cairan putih pada kemaluan Anda.

  • Membersihkan Organ Reproduksi

Organ reproduksi Anda adalah organ yang cukup sensitif terhadap hal-hal yang ada di sekitarnya. Dikarenakan organ reproduksi adalah bagian tubuh yang selalu lembab dan memiliki keadaan suhu berbeda dengan organ tubuh Anda lainnya, maka sangat wajar jika organ reproduksi mempunyai sistem proteksi yang ketat.

Lingkungan sekitar organ reproduksi Anda tentu tidak hanya terdiri dari benda atau zat yang baik melainkan bisa saja terdiri dari jamur, bakteri, atau kotoran-kotoran lain. Sebagai bentuk perlindungan diri, maka organ reproduksi menghasilkan cairan putih yang berlendir untuk membuang zat-zat berbahaya yang masuk pada organ vital Anda. Banyaknya cairan putih yang keluar juga masih tergolong normal dengan warna putih bening dan tidak berbau. Hal ini tidak akan sering terjadi. Jika jumlah, warna, dan bau pada keluarnya lendir tersebut tidak normal, maka Anda perlu waspada dan memastikan diri dengan berobat ke dokter spesialis Anda.

  • Adanya Infeksi Pada Alat Kelamin

Penyebab lain yang membuat organ kelamin mengeluarkan cairan putih yaitu adanya infeksi di saluran kelamin akibat bakteri. Namun ada perbedaan infeksi saluran kemih dan penyakit sifilis.  Biasanya bakteri tersebut ada karena tidak bersihnya lingkungan Anda sehingga suhu dan juga keasaman kelamin Anda menjadi sarang bertumbuhnya bakteri. Bakteri-bakteri tersebut akan menyebabkan infeksi dan menjadikan beberapa penyakit kelamin. Penyakit kelamin tersebut tidak menular tetapi cukup berbahaya bagi Anda. Selain bakteri, infeksi pada kelamin Anda bisa saja terjadi karena aktivitas seksual yang Anda lakukan.

Baik berhubungan seksual maupun ereksi yang Anda lakukan dengan merangsang diri sendiri. Terkadang mayoritas orang melupakan hal-hal penting seperti kebersihan tempat atau pakaian atau juga barang-barang tajam terutama kuku yang dapat membuat alat kelamin Anda terluka. Luka yang diakiabtkan oleh aktivitas seksual tersebut dapat menyebabkan organ kelamin Anda melakukan penanganan awal seperti keluarnya cairan putih yang Anda alami.

Jika Anda menemui kelamin Anda mengeluarkan cairan putih dengan kekentalan yang tidak wajar, maka Anda perlu pergi ke dokter spesialis untuk mendapatkan perawatan atau tindakan medis lebih lanjut lainnya. Gejala lain jika kelamin Anda mengalami infeksi yaitu adanya rasa sakit saat buang air kecil, sensasi terbakar sekitar kelamin terutama saluran kencing, bahkan jika infeksi sudah memasuki tahap yang parah, maka bisa jadi kencing Anda mengandung darah.

Sponsors Link

  • Mengalami Penyakit Menular Seksual

Jika kelamin pria mengalami penyakit menular seksual maka bisa jadi salah satu gejala yang akan Anda alami adalah keluarnya cairan putih. Namun keluarnya cairan putih tersebut bukan satu-satunya gejala Anda mengalami penyakit menular seksual. Bisa jadi gejala lain seperti ruam, rasa gatal sekitar kelamin atau perubahan warna pada cairan Anda menjadi gejala-gejala lain yang akan Anda temui.

Bahkan jika Anda tidak jeli terhadap suatu penyakit menular seksual, Anda akan tidak menemukan adanya gejala apapun pada tubuh Anda sampai Anda memasuki tahap yang cukup beresiko bagi kesehatan Anda. Beberapa penyakit menular seksual yang memberikan gejala keluarnya cairan putih yaitu klamidia dan gonore. Ada beberapa pencegahan penyakit klamidia. Bahkan jika penyakit tersebut telah memasuki tahap yang cukup serius, cairan putih akan berbau dan bercampur darah.

Bahaya Keluarnya Cairan Putih

ads

Setelah membahas penyebab keluarnya cairan putih pada kelamin pria, tentu Anda memberikan kesimpulan bahwa hal tersebut bisa saja baik utnuk kesehatan Anda ataupun memberikan dampak bahaya pada tubuh Anda. Sesuai uraian di atas, keluarnya cairan pada kelamin pria menjadi hal normal jika hal ini tidak sering terjadi. selain itu, jumlah cairan tersebut juga normal dan memiliki kekentalan yang biasa saja. Anda tidak perlu panik jika hal ini terjadi pada Anda sebab ini merupakan bagian dari proteksi organ reproduksi terhadap benda-benda yang masuk ke dalam.

Dengan mengeluarkan cairan putih, benda tersebut juga akan ikut terbuang bersama cairan putih. Keluarnya cairan tersebut juga tidak akan memberikan efek sakit seperti halnya jika Anda terjangkit suatu penyakit atau mengalami infeksi. Berbeda dengan keluarnya cairan putih yang disebabkan oleh penyakit atau suatu bakteri infeksi, apabila Anda mengalami hal demikian, maka Anda perlu waspada akan adanya bahaya terkait kelurnya cairan tersebut. Bisa jadi tanda-tanda terkena penyakit kelamin telah menjangkit organ reproduksi Anda.

Oleh karena itu, sangat disarankan pada Anda yang mengalami keluarnya cairan putih pada kelamin baik saat buang air kecil atau dalam keadaan apapun, untuk segera berkonsultasi kepada dokter Anda. Dengan melakukan hal tersebut, dokter akan melakukan beberapa langkah medis seperti menguji urin atau cairan tersebut. Bisa jadi dokter juga mengambil sampel darah Anda untuk tindakan lanjut. Hal ini untuk mendapatkan diagnosis yang tepat atas gejala-gejala yang Anda alami. Dengan diagnosis yang tepat, maka pengobatan yang diberikan dokter juga akan tepat.

Pengobatan yang Dapat Dilakukan

Pengobatan yang dapat Anda lakukan tentu harus sesuai dengan penyebabnya bukan? Setelah membaca pembahasan sebelumnya, tentu Anda tahu bahwa penyebab keluarnya cairan pada kelamin Anda akan bermacam-macam. Mulai dari hal normal dan berbahaya. Maka, pengobatannya pun juga bermacam-macam. Berikut beberapa pengobatan yang dapat Anda lakukan menurut penyebabnya.

  • Membasuh dengan Air Hangat

Pengobatan yang demikian dapat Anda lakukan jika keluarnya cairan putih pada kelamin adalah hal yang normal. Cara ini dilakukan agar organ kelamin Anda lebih rileks dan bakteri lainnya juga ikut hilang dengan membasuhnya menggunakan air hangat. Usap organ vital Anda tersebut dengan kain bersih dan lembut juga agar tidak mengalami infeksi atau terluka. Lakukan hal ini secara rutin sebab keluarnya cairan putih dalam keadaan normal tidak akan berlangsung lama. Hanya membutuhkan waktu kira-kira 2 hari saja.

  • Melakukan Tes

Apabila dalam dua hari keluarnya cairan putih tidak kunjung usai, maka langkah lanjutan adalah melakukan tes. Sampel yang diambil bisa urin, darah, atau cairan itu sendiri. Periksakan diri Anda dengan menceritan keluhan atau gejalanya pula. Dengan demikian, dokter akan memberikan diagnosis pada masalah kesehatan Anda. Perlu ditekankan bahwa dalam menjalankan tes kesehatan tersebut, Anda perlu menceritakan pula riwayat kesehatan Anda lainnya atau obat yang pernah dikonsumsi sebelum cairan putih keluar pada kelamin Anda.

  • Mengonsumsi Antibiotik

Cara pengobatan selanjutnya yaitu mengonsumsi antibiotik. Hal ini perlu Anda lakukan sesuai resep dokter. Hal ini dikarenakan beda penyakit, beda antibiotiknya. Begitupun dosis yang digunakan untuk masing-masing orang pun juga tidak sama. Sehingga jangan mengonsumsi antibiotik tanpa anjuran dokter. Bisa jadi antibiotik tersebut tidak tepat sasaran dan membuat kesehatan Anda semakin memburuk.

Sponsors Link

Membicarakan mengenai antibiotik, Anda perlu tahu beberapa antibiotik yang biasanya direkomendasikan oleh dokter sebagai obat gonore atau klamidia atau penyakit menular lainnya. Beberapa di antaranya yaitu Azithromycin, Ceftriaxone, Doxycycline, dan Erythromycin. Beberapa antibiotik seperti antibiotik chlamydia ada yang baik untuk ibu hamil, ada yang baik untuk anak-anak dan juga berbahaya bagi keduanya. Sehingga periksakan dulu diri Anda ke dokter, kemudian ikuti resep dokter apabila Anda mendapatkan saran mengonsumsi antibiotik. Meskipun gejala sudah sembuh namun resep belum habis, jangan berhenti untuk mengonsumsinya sebagai bentuk pencegahan setelah pengobatan.

Dalam mengatasi keluarnya cairan putih yang keluar pada kelamin Anda, hal pertama dan terpenting adalah tetap tenang dan jangan panik. Sebab sesuai uraian sebelumnya, keluarnya cairan putih adalah hal yang normal atau bisa jadi hal yang berbahaya. Jika Anda menemui cairan putih tersebut dengan wujud normal dan kekentalan yang wajar, Anda dapat melakukan perawatan ringan. Jika gejala Anda disertai dengan gejala-gejala lainnya, maka periksakan diri ke dokter Anda untuk penanganan lebih lanjut.

Penting untuk diingat bahwa memeriksakan diri ke dokter adalah pengobatan paling tepat. Jangan mempercayakan kesehatan Anda dengan obat-obat herbal atau alternatif yang beredar di masyarakat. Maksud dari anjuran ini adalah lebih baik mempercayakan kesehatan kepada seseorang yang lebih ahli agar kesehatan terjamin dan aman. Mengonsumsi bahan-bahan lain tentu belum terjamin keamanannya dan bisa jadi berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Sponsors Link
, , ,