Sponsors Link

Keloid Berdarah: Penyebab, Bahaya, dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Tidak ada hal yang berbahaya dari sebuah keloid jika diatasi dengan baik. Keloid atau kelainan pada jaringan fibrosa kulit yang diproduksi secara berlebihan pada proses penyembuhan sebuah luka ini ditandai dengan munculnya jaringan kulit berlebih hingga terkesan menumpuk. Keloid umumnya muncul di dada dan punggung namun tidak menutup kemungkinan untuk muncul di bagian tubuh Anda mana pun yang mengalami luka.

ads

Penyebab Keloid dan Keloid Berdarah

Uniknya, penyebab keloid membesar atau penyebab rusaknya jaringan fibrosa pada seseorang tidak diketahui dengan pasti. Kelainan ini hanya diketahui sebagai kelainan yang bisa diwariskan secara turun temurun melalui gen. Ada pun kondisi-kondisi yang menyebabkan Anda memiliki kemungkinan untuk mendapatkan keloid adalah luka baik luka tindik, luka bakar, luka sayat serta luka karena jerawat.

Akan tetapi, keloid bisa berakhir dengan fatal jika Anda biarkan begitu saja. Keloid bisa menjadi sarang kuman dan bakteri jika tidak dibersihkan dengan baik. Ada beberapa bahaya penyakit keloid yang mengintai Anda seperti merusak jaringan kulit, menimbulkan reaksi alergi hingga keloid berdarah dan bernanah. Tentu kondisi tersebut adalah hal terburuk yang perlu Anda hindari.

Bahaya Keloid Berdarah

Pada dasarnya, keloid hanya sebuah tumpukan jaringan kulit. Namun, ada beberapa kondisi yang membuat keloid Anda berdarah bahkan lebih parahnya busuk dan bernanah. Namun biasanya hal tersebut mengindikasikan adanya penyakit lain yang terdapat pada jaringan kulit Anda. Untuk mengetahui lebih jauh tentang keloid yang berdarah, berikut adalah beberapa fakta menari yang perlu Anda ketahui.

  1. Berdarah bukan Indikasi dari Keloid

Berdarah bukanlah ciri-ciri keloid yang umum. Beberapa ciri atau gejala dari keloid biasanya hanya penumpukan jaringan fibrosa atau parut yang berlebih dan membuatnya tampak seperti benjolan. Keloid memiliki warna gradasi merah dan tidak sedikit yang menimbulkan rasa gatal. Oleh karena itu jika keloid Anda memunculkan darah, hal tersebut mengindikasikan adanya keluhan lain.

  1. Reaksi Infeksi

Kemungkinan besar dari penyebab keloid Anda berdarah adalah karena adanya infeksi. Infeksi bisa terjadi secara ringan atau pun parah. Infeksi bisa terjadi saat proses penyembuhan luka berbarengan dengan proses munculnya jaringan fibrosa. Atau muncul di bawah lapisan jaringan fibrosa yang menumpuk.

  1. Keloid muncul dari luka jahitan setelah operasi.

Dalam beberapa kasus operasi, jaringan kulit yang disayat lantas dijahit kembali agar utuh memiliki kemungkinan untuk terkena keloid. Kemungkinan keloid untuk muncul lebih besar jika pasien adalah seorang carrier keloid atau memiliki orang tua dengan riwayat menderita keloid. Pada kondisi normal, keloid yang dialami sama seperti keloid pada kebanyakan. Namun, ketidakhigienisan pada proses operasi kadang memberikan dampak buruk tambahan pada luka jahit.

Darah dan nanah atau cairan lainnya bisa muncul karena reaksi infeksi. Oleh karena itu setelah seseorang dioperasi, mereka disarankan untuk melakukan kontrol jahitan. Biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk menggunakan obat antibiotik tabur alih-alih obat oral. Sebab, obat antibiotik tabur akan langsung memberikan pengaruh pada kondisi keloid yang berdarah.

Sponsors Link

  1. Hubungan keloid berdarah dan kanker kulit

Dalam beberapa portal kesehatan online, banyak pengguna yang mengatakan bahwa keloid berdarah memiliki kaitan dengan kanker kulit. Beruntungnya, hal tersebut hanya isapan jempol belaka. Keloid yang berdarah tidak sedikit pun berhubungan dengan kanker kulit. Malah, keduanya merupakan kondisi yang berbeda jauh. Oleh karena itu, keloid bisa Anda atasi hanya dengan menggunakan obat tradisional keloid. Maka dari itu jika keloid Anda mulai berdarah, segeralah periksakan diri ke dokter.

Bagaimana Cara Mengatasi Keloid Berdarah?

Meski keloid bukan kelainan kulit yang parah, namun jika Anda tidak melakukan cara menghilangkan keloid yang disarankan maka tetap saja keloid bisa berbahaya termasuk sampai pada tahap bernanah dan berdarah. Lantas, apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasinya?

Sponsors Link

Hal terbaik yang sudah sepatutnya Anda lakukan untuk mengatasi keloid yang berdarah tentu saja dengan mengonsultasikan keluhan tersebut pada dokter spesialis kulit dan kelamin Anda. Sebab, munculnya darah dari keloid yang Anda punya adalah indikasi dari adanya penyakit kulit yang lain. Hal yang paling memungkinkan adalah karena adanya infeksi.

Jika benar hal yang menyebabkan keloid Anda adalah infeksi, dokter biasanya memberikan pilihan untuk menggunakan salep untuk mengobati keloid atau obat antibiotik dalam bentuk tabur. Ada banyak jenis salep yang bisa Anda gunakan begitu juga dengan obat antibiotik. Hanya saja, jangan sembarang menggunakan salep atau obat antibiotik tabur sebelum mendapatkan resep dari dokter Anda.

Kasus keloid berdarah termasuk ke dalam kasus yang langka terjadi. Sebab pada dasarnya keloid adalah kelainan kulit ringan yang tidak mengindikasikan sebuah penyakit berat tertentu. Namun, hal tersebut menjjdi berbeda ketika darah atau bahkan nanah muncul. Jika sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan dari dokter, ada baiknya Anda lebih menjaga diri.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan agar tidak lagi menderita keloid berdarah. Tentu saja semua itu dimulai dari pola hidup yang sehat serta memenuhi asupan nutrisi yang cukup. Pilihlah jenis makanan yang mampu meningkatkan sistem imun Anda serta mendorong regenerasi kolagen kulit.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Keloid