Sponsors Link

14 Jenis-Jenis Ruam Kulit yang Bisa dan Sering Menyerang Anda

Sponsors Link

Kulit sebagai lapisan terluar tubuh kita yang juga berguna sebagai pelindung memang  rentan terkena berbagai macam penyakit. Mulai dari gatal, lecet, ruam merah, kulit merah seperti terbakar hingga luka. Salah satu kasus yang paling sering menyerang indra perasa kita ini adalah ruam kulit. Umumnya ruam timbul dikarenakan berbagai penyebab dan penyakit. Ada beberapa macam penyakit yang ditandai dengan ruam kulit sebagai gejala awalnya. Lalu, apa sih sebenarnya ruam kulit itu? Simak penjelasannya di bawah ini.

ads

Definisi Ruam Kulit

Berikut ini beberapa hal penting mengenai ruam kulit yang wajib diketahui,

  • Ruam atau dalam bahasa inggris disebut rash merupakan gejala yang biasanya mengindikasikan  suatu perubahan abnormal berupa perubahan warna kulit maupun teksturnya.
  • Beberapa penyakit yang menyebabkan ruam kulit umumnya dikarenakan virus seperti cacar air, campak, dan lainnya.
  • Pada beberapa jenis ruam yang timbul bisa juga diakibatkan iritasi kulit karena reaksi alergi hingga kondisi kronis yang diderita seumur hidup oleh pasien seperti psoriasis.
  • Meski sekilas terlihat sepele, namun ruam bisa menjadi indikasi sebuah keadaan serius yang bahkan bisa mengancam nyawa.
  • Ruam umumnya timbul berupa peradangan yang menyerang kulit yang disertai gatal, bentol, kulit yang mengelupas, kulit bersisik dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Ruam Kulit yang Patut Diwaspadai

Berikut ini beberapa jenis-jenis penyakit kulit yang dikategorikan termasuk ruam, antara lain,

  • Dermatitis Atopik

Dermatitis AtopikMerupakan sebuah kondisis di mana kulit mengalami pembengkakan, gatal, kering hingga timbul kulit kemerahan. Jenis ruam ini juga  dikenal dengan nama eksim ini merupakan kasus peradangan pada permukaan kulit yang sering dijumpai pada penderita anak-anak namun bisa saja menyerang orang dewasa dengan usia berapa pun.

Dermatitis jenis ini merupakan suatu keadaan jangka panjang di mana gejalanya bisa muncul kembali setelah lama menghilang dan sangat beresiko jika menyerang pasien yang juga menderita asma atau hay fever. Dermatitis atopik atau eksim ini biasanya menyerang pada lipatan-lipatan tubuh seperti bagian samping leher, lipatan paha, bagian dalam siku, lipatan selangkangan, pergelangan kaki bagian depan bahkan bisa menyerang telinga maupun mata.

  • Dermatitis Seboroik

Dermatitis SeboroikDermatitis jenis ini merupakan kelainan pada kulit yang menyerang bagian tubuh dengan kelenjar minyak seperti area kepala dan bagian tubuh lainnya. Umumnya yang terkena seperti punggung, dada bagian atas, juga wajah. Meski tidak menular, dermatitis seboroik ini bisa berkembang cukup fatal hingga berakibat kepada kepercayaan diri si penderita yang menurun.

Penyakit ini ditandai dengan ruam kulit yang diikuti rasa gatal, nyeri, kulit kemerahan dan mengelupas. Jika dermatitis mengenai kulit kepala akan berbentuk seperti ketombe dan penanganan pertama yang bisa dilakukan mirip dengan cara mengobati kulit kepala kering yaitu rajin keramas dengan menggunakan sampo pereda gatal.

Sponsors Link

  • Dermatitis kontak

Dermatitis kontakDermatitis jenis terakhir ini ditandai dengan ruam yang diikuti peradangan pada kulit. Umumnya dikarenakan ada kontak dengan bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi atau yang dikenal dengan alergen. Bahan yang dapat menyebabka alergi di antaranya sabun, detergent, produk kosmetik, parfum, jenis tanaman tertentu, hingga perhiasan.

Ruam pada dermatitis kontak umumnya menghilang dalam waktu 2 hingga 4 minggu. Namun, sangat perlu untuk mengetahui penyebab dermatitis ini agar penderita dapat menghindarinya di kemudian hari.

  • Infeksi jamur

Seperti yang kita ketahui, jamur merupakan satu organisme yang dapat hidup di mana pun, baik udara, air, tanah, maupun jenis tanaman tertentu. Bahkan diketahui ada beberapa jenis jamur yang hidup dan tumbuh di permukaan tubuh manusia. Umumnya infeksi jamur ini mudah menyerang seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah atau sedang menerima terapi dengan antibiotik.

  • Ruam popok pada bayi
ads

Jenis ruam satu ini sering kita temukan pada bayi yang umumnya ditandai dengan peradangan kulit berwarna merah terang pada daerah sekitar paha hingga bokong. Kondisi ini sering diakibatkan oleh keadaan kulit lembab karena popok basah atau lama diganti, kulit bayi yang sensitif atau lecet akibat digaruk. Untuk menghindari ruam ini sebaiknya dilakukan penggantian popok secara berkala, kelembapan kulit selalu dijaga terutama daerah lipatan paha dan bokong  dengan rajin dibersihkan dan dikeringkan  dengan handuk bersih setelah mandi atau buang air. Penggunaan salep juga bisa dilakukan sebagai alternatif pengobatan.

  • Granuloma Annulare

Merupakan sebuah kondisi gangguan kulit ruam yang kronis berupa radang berwarna kemerahan, berbentuk benjolan yang melingkar serupa cincin. Bagian tubuh yang paling sering terkena ruam ini adalah kaki, tangan, siku, hingga lutut. Meski kehadiran ruam ini tidak mempengaruhi kondisi kesehatan secara spesifik namun mampu mempengaruhi penampilan  sehingga dapat menurunkan kepercayaan diri penderitanya.

  • Pytiarisis Rosea

Jenis ruam kulit lainnya yang bisa terjadi adalah pytiarisis rosea yang ditandai dengan hadirnya ruam berwarna kemerahan, merah muda dan bentuknya seperti benjolan atau bahkan mirip bekas luka dengan tambalan. Meski tak dianggap sebagai masalah kesehatan yang sangat serius namun kondisi ini dapat menyebabkan penderita merasakan gatal yang luar biasa mengganggu dan berlangsung hingga waktu berminggu-minggu yang sudah pasti sangat mengganggu kenyamanan.

  • Lichen planus

Jenis ruam satu ini mungkin agak kurang familiar namun dapat menimbulkan perasaan gatal yang sangat mengganggu dan umumnya ruam yang terjadi menyebar hingga ke seluruh tubuh penderita. Lichen planus ini tidak bisa menulari siapa pun dengan kontak kulit atau pun udara. Bagian tubuh yang sering terkena gangguan ini umumnya bagian mulut meski tak jarang timbul pada bagian kulit lain dan diderita kebanyakan oleh pasien wanita seperti pada bagian organ intim, kulit kepala, hingga kuku. Namun, ada beberapa kasus yang menunjukkan lichen planus ini dapat menyerang organ vital lelaki. Umunnya lichen planus seringkali menyerang orang dewasa dengan rentang usia 40 tahun ke atas.

  • Impetigo

Merupakan penyakit ruam pada kulit yang disebabkan oleh bakteri bernama Staphylococcus aureus atau Streptococcis pyogenes. Impetigo sangat mudah menular dan penularan biasanya terjadi melalui kontak secara langsung pada kulit melalu benda-benda perantara seperti pakaian, handuk, hingga peralatan makan yang sudah terkontaminasi dengan  bakteri.

  • Sengatan atau gigitan

Beberapa hewan seperti serangga yaitu lebah, semut, nyamuk, lalat, tawon, kutu, laba-laba dan lainnya akan refleks menyengat atau menggigit kulit saat merasa terganggu atau terancam. Setelah tergigit, Anda akan merasakan reaksi alergi seperti ruam, gatal, peradangan pada kulit hingga rasa yang sangat tidak nyaman. Reaksi umumnya terjadi karena racun yang dikeluarkan hewan melalui sengatan mau pun gigitannya.

  • Cacar Air

Selanjutnya adalah cacar air di mana penyakit ini disebabkan oleh virus bernama Varicella zoster. Cacar biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti ruam dan kulit yang melepuh pada bagian tubuh seperti wajah, kulit kepala, perut, kaki, tangan, dada, hingga belakang telinga. Pengobatan pada cacar air biasanya dengan parasetamol untuk memyembuhkan demam, losion atau bedak untuk mengatasi gatal, hingga salep antivirus seperti asiklovir.

  • Cacar Ular / cacar api
Sponsors Link

Cacar jenis ini disebut juga dengan herpes zoster karena merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan Varicella zoster yang juga menyebabkan cacar air. Ruam yang timbul pada penyakit ini umumnya disertai demam tinggi hingga menggigil, nyeri di seluruh tubuh dan sakit kepala. Meski cacar ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 14-28 hari, Anda tetap disarankan menemui dokter saat terinfeksi penyakit ini karena cacar jenis ini berpotensi menyebabkan gangguan pada saraf.

  • Scarlet fever

Merupakan sebuah ruam karena infeksi yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus grup A. Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak dan menimbulkan ruam berwarna merah muda yang sangat terlihat jelas. Selain ruam, gejala lainnya yang menyertai berupa lidah yang membengkak, demam tin ggi, sakit kepala dan sakit tenggorokan. Penyakit Scarlet fever ini sangat mudah menular dan bisa terjadi melalui batuk yang terhirup, lelehan air liur saat bersin, sentuhan kulit secara langsung, hingga berbagi pakaian, selimut, atau handuk yang sudah terkontaminasi bakteri penyebabnya.

  • Alergi obat-obatan

Alergi akibat penggunaan obat merupakan suatu reaksi abnormal pada sistem kekebalan tubuh terhadap obat yang digunakan. Umumnya gejala yang paling sering muncul adalah ruam beserta urtikaria atau biduran dan demam. Perlu diketahui, alergi obat ini berbeda dengan efek samping penggunaan obat atau keracunan akibat overdosis. Alergi obat-obatan ini juga bisa menyebabkan reaksi yang fatal hingga mengancam keselamatan jiwa.

Penanganan Ruam Kulit

Berikut berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menangani ruam hingga menjaga kesehatan kulit,

  • Pengobatan untuk ruam kulit ini tergantung kepada jenis ruam dan apa penyebabnya dikarenakan terdapat beberapa jenis ruam yang menimbulkan gejala hampir mirip. Anda bisa melakukan pengobatan secara swamedikasi ketika sudah mengenali jenis ruam kulit yang diderita atau menghubungi dokter pada fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang lebihcepat dan tepat.
  • Perawatan berupa pengobatan dan tindakan preventif atau pencegahan penyakit kulit dengan cara menghindari paparan pencetus ruam, Anda juga bisa membiasakan diri mulai dari sekarang untuk menjaga kebersihan kulit dengan rutin membersihkan badan, mengganti pakaian secara teratur, dan mencegah kulit lembap akibat produksi keringat berlebih. Gunakan produk deodoran atau talk yang ramah pada kulit untuk mengontrol produksi keringat berlebih yang tentu saja bisa mengganggu kenyamanan.
  • Selain itu, Anda juga bisa mulai mengonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit secara teratur di antaranya seperti tomat, semangka, wortel, hingga sayuran hijau yang mengandung multivitamin dan antioksidan tinggi yang bisa dengan mudah Anda dapatkan.

Demikian tadi penjelasan mengenai jenis-jenis ruam kulit yang bisa saja menyerang Anda atau orang-orang di sekitar Anda. Selalu jaga kebersihan diri Anda dan semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , , ,