Sponsors Link

12 Jenis-jenis Panu yang Bisa Tumbuh di Selangkangan

Sponsors Link

Dalam istilah medis panu sering disebut tinea vesicolor atau pityriasis versicolor. Merupakan salah satu jenis-jenis penyakit kulit yang banyak dialami oleh siapapun yang tidak menjaga kesehatan kulitnya dengan baik, yang disebabkan oleh keringat dan membuat kulit menjadi berjamur. Panu dapat menyerang kulit di bagian mana saja ia sukai, tapi biasanya panu suka bersarang pada daerah kulit yang lembab seperti selangkangan, ketiak, leher hingga punggung. Penderita terkadang merasa tidak percaya diri karena panu yang sering menganggu penampilan, selain itu juga gejala panu akan menimbulkan kulit terasa gatal bahkan mengelupas. Penyakit kulit ini tergolong bukan penyakit yang berbahaya atau bahkan mengancam nyawa, namun jika dibiarkan dikhawatirkan akan timbul penyakit bahaya seperti kanker kulit dan semacamnya.

ads

Dalam beberapa kasus yang terjadi pada masyarakat, panu memiliki berbagai ciri fisik hingga tempat dimana ia tumbuh. Kemudian keunikan lainnya adalah pada kulit putih maka panu akan berwarna kemerahan, sedangkan pada mereka yang berkulit gelap maka bercak akan berwarna bercak putih. Tapi hal tersebut tidak berlaku pada gender, karena penyakit kulit ini bisa terjadi pada siapapun dan pada umur berapapun. Jenis-jenis panu yang lebih jelas bisa anda simak di bawah ini :

  1. Panu wajah

Tidak hanya di bagian tubuh saja, panu juga bisa bersarang pada bagian wajah. Kondisi ini disebabkan oleh produksi minyak yang berlebih pada wajah menjadi pemicu tumbuhnya jamur pada wajah. Panu yang tumbuh pun berbentuk bercak putih dan halus, ada yang bergerombol dan ada juga yang menyendiri. Rasa gatal terkadang juga menyertai panu di wajah tersebut, namun segatal apapun itu jangan pernah menggaruknya dengan sangat kuat. Cukup oleskan saja salep pembunuh jamur yang sekaligus menghilangkan rasa gatal, atau gunakan cara menghilangkan panu di muka dengan mudah di rumah. Karena kebiasaan menggaruk akan membuat kulit wajah menjadi kemerahan dan ditakutkan malah menjadi infeksi.

  1. Panu kepala

Panu pada kepala sering disebut dengan istilah tinea capitis. Dimana kondisi ini sering dialami oleh anak-anak dari balita sampai usia sekolah. Komplikasi yang bisa terjadi pada jenis-jenis panu yang satu ini adalah kerontokan rambut hingga luka pada kulit kepala. Panu kepala ini adalah penyakit menular, jadi jika anda sedang menderita penyakit ini sebaiknya jangan banyak bergaul dengan orang-orang, sebaliknya jika ada orang lain yang menderita jangan berdekatan dahulu dengannya. Cara penularan juga bisa berasal dari hewan peliharaan yang belum tentu bersih dari kutu atau penyakit lainnya. Maka dari itu sebisa mungkin jagalah diri anda untuk tidak terlalu dekat dengan risiko yang mendekatkan anda pada penyakit. Jagalah anak dan keluarga anda juga tentunya.

  1. Panu selangkangan

Panu selangkangan biasa disebut tinea cruris yang sering menjangkit tubuh mereka yang sering berkeringat seperti atlet dan pekerja berat lainnya. Namun ada juga penderita obesitas dan diabetes yang menderita penyakit ini. Kita ketahui bahwa seseorang yang obesitas memiliki tubuh yang terlalu gemuk, sehingga saat mereka berjalan akan timbul gesekkan pada paha sehingga akan timbul panu. Nah keadaan inilah yang akan menyebabkan panu karena pada selangkangan orang obesitas dalam kondisi lembab kurang udara dimana tempat tersebut adalah favorit para kuman.

  1. Panu leher

Aktifitas berlebihan yang tidak dibarengi pembersihan badan yang tepat juga akan menimbulkan panu, terutama pada leher. Tempat yang memang kurang strategis ketika dibersihkan ini sering terdapat masalah kulit yakni tumbuhnya panu. Penggunaan syal atau baju berkerah yang terlalu tebal juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya jamur tersebut. Selain saat sedang mandi sebaiknya anda melakukan cara mengobati jamur kulit dengan membersihkan  baju anda hingga bersih hingga tidak ada kuman yang menempel. Kemudian bersihkan dengan baik juga tempat tidur anda, sofa atau handuk yang anda gunakan. Membiasakan diri bersikap bersih juga menjadi cerminan daripada keimanan, kemudian tubuh juga terhindar penyakit lain dan bukan hanya panu saja. 

Sponsors Link

  1. Panu kaki

Panu kaki atau biasa disebut tinea pedis adalah jenis-jenis panu yang sering terjadi pada kaki seorang atlet. Orang awam biasa menyebutnya dengan kutu air, dimana penyakit kulit ini timbul akibat jamur yang bernama trichophyton rubum. Jamur pada kaki ini sering tumbuh di area sela jari, kuku hingga pada wajah. Rasa gatal sering menyertai kaki penderita disaat jamur sedang berkuasa, dan pada akhirnya akan membuat penderita terus menggaruk dan tanpa disadari kakinya sudah lecet. Padahal seharusnya ketika terasa gatal langsung diberikan bedaka tau salep, dan jangan pernah sesekali menggaruknya. Karena jamur akan berkembang pesat ketika digaruk, lebih parahnya lagi akan timbul infeksi pada kaki yang akan membuat aktifitas menjadi tidak nyaman. Gunakan sepatu yang memiliki rongga udara sebagai sirkulasi udara untuk kaki anda, jadi kondisi sepatu juga tidak terlalu lembab. Jika kaki anda memiliki ciri yang agak basah, seringlah menjemur sepatu ketika setelah selesai digunakan di bawah terik matahari. Hal ini bertujuan untuk membunuh bakteri serta jamur yang tinggal dalam sepatu anda.

ads

  1. Panu bersisik

Kondisi kulit yang menjadi bersisik akibat jamur sering disebut oleh medis dengan hipopigmentasi atau dalam pemahaman kita sebagai orang awam adalah berkurangnya warna kulit yang sesungguhnya. Hal tersebut disebabkan oleh berkurangnya sel melanosit di kulit dari berkurangnya asam amino tirosin, dimana sel tersebut dibutuhkan untuk pewarna kulit atau zat pigmen. Panu bersisik sini dapat diatasi dengan penggunaan cream anti jamur dengan setiap hari digunakan sampai panu yang bersisik benar-benar menghilang.

  1. Panu berwarna putih

Warna putih pada panu merupakan tanda atau gejala awal yang disebabkan oleh jamur. Bercak putih yang muncul terasa bersisik halus, dan jika digaruk lebih kuat akan keluar putih-putih halus seperi bedak akibat pengelupasan kulit. Seperti dalam kondisi umum, panu akan lebih terasa gatal ketika dalam keadaan berkeringat, disitulah jamur mulai berkembang biak dan menyerang setiap bagian kulit dari tubuh anda.

  1. Panu berwarna merah

Panu yang berwarna merah akan tampak pada mereka yang berkulit putih. Namun jika pada orang berkulit hitam atau sawo matang maka panu akan terlihat berwarna putih. Tidak ada yang membedakan dari warna panu itu sendiri, hanya pada situasi serta kondisi penderitanya. Panu berwarna merah sedikit mirip dengan bercak merah pada gigitan nyamuk, namun agak sedikit lebar dan tidak menggunduk. Oleskan krim anti gatal dan obat anti jamut untuk mengurangi panu pada kulit putih anda.

  1. Panu berwarna coklat

Panu yang berwarna kecoklatan adalah panu yang disebabkan oleh penyebab jamur kulit yang sudah kronis, jika dalam kondisi masih biasa saja maka akan berwarna putih, namun jika sudah masuk pada stadium panu parah maka warnanya akan sedikit tebal dan menua seperti warna coklat. Panu berwarna coklat ini dapat menyerang badan, biasanya pada lipatan paha, leher, wajah, ketiak hingga pada bagian badan yang berambut. Jamur menyukai tempat yang lembab, oleh karena itu jaga keseimbangan kelembabannya dengan selalu memperhatikan kebersihan badan anda sendiri.

  1. Panu berwarna hitam

Panu yang berwarna hitam memiliki kesamaan dengan panu yang berwarna coklat, namun tingkat keparahannya lebih tinggi daripada yang berwarna coklat. Panu yang hitam dapat daiatasi dengan terapi suspense yakni dengan selsun yang dipakai 2-3 kali dalam seminggu, obat tersebut digosokkan pada lesi dan didiamkan 15-30 menit sebelum anda mandi. Apabila penyakit panu mash belum sembuh juga setelah menggunakan obat tersebut, anda perlu kembali menghubungi dokter dan akan diberikan obat oral anti jamur yang harus dikonsumsi selama kurang lebih 10 hari. Jaga juga pola makan anda dengan mengkonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit agar penyakit tidak kambuh di lain hari.

Sponsors Link

  1. Panu gatal

Hampir semua jenis-jenis panu memiliki ciri yang sama yakni timbul rasa gatal pada kulit yang diserangnya. Terlebih lagi gatal akan semakin tidak mengenakkan ketika dibarengi dengan bercak putih kemerahan. Rasa gatal juga akan semakin terasa gatal ketika penderita sedang berkeringat, karena perpaduan jamur dan cairan tubuh mampu menyatu membentuk jamur baru, jika dibiarkan penyakit panu akan sembuh lama. Jangan sampai ya panu malah menyebar ke area kulit lain, karena pengobatan pasti juga akan berlangsung lama.

  1. Panu tidak gatal

Panu yang tidak gatal memang terdengar sedikit aneh, karena panu biasanya berciri khas menimbulkan rasa gatal pada kulit. Panu tidak gatal merupakan kondisi dimana jamur belum berkembang biak secara total pada kulit, atau dengan kata lain masih dalam kondisi panu yang baru saja tumbuh. Namun panu tidak gatal ini hanya berangsur sebentar, selebihnya rasa gatal akan tetap muncul seiring dengan pertumbuhan jamur yang tidak segera diobati.

Demikianlah ulasa kami mengenai jenis panu yang perlu anda ketahui mulai dari sekarang. Merawat kulit tubuh sejak dini adalah hal yang perlu anda terapkan dimanapun, untuk siapapun dan kapanpun tentunya. Karena memiliki tubuh yang sehat serta jiwa yang tentunya baik akan menambah kualitas hidup anda juga lebih berarti. Cara mencegah penyakit panu juga semakin mudah dilakukan, tanpa ribet dan hemat biaya tentunya.

Sponsors Link
, , ,