Sponsors Link

14 Gejala Penyakit Kelamin Pada Pria dan Wanita

Sponsors Link

Penyakit kelamin disebut juga Penyakit Menular Seksual (PMS) atau Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan penyakit yang paling ditakuti setiap orang. Penyakit kelamin sulit untuk dideteksi dengan mata telanjang karena penyakit ini dapat muncul sebelum Anda sendiri sempat menyadari. (Baca juga : Penyakit kelamin wanita)

ads

Seseorang yang memiliki kebiasaan atau perilaku yang tidak sehat akan rentan terhadap infeksi penyakit ini. Penyakit kelamin disebabkan oleh bakteri dan virus, biasanya ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman yang penyebarannya melalui darah, sperma, cairan vagina, dan cairan tubuh lainnya. Umumnya gejala timbul satu sampai tujuh hari setelah kontak terjadi. Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit kelamin pada pria dan wanita yang biasa ditemui:

1. Nyeri saat buang air kecil

Ditandai oleh rasa panas seperti terbakar dan sakit pada saat buang air kecil. Gejala ini banyak dirasakan oleh pria maupun wanita. Penderita merasakan sakit pada saat buang air kecil yang pada kasus tertentu disertai keluarnya cairan kental berwarna. Jika tidak segera diobati akan menimbulkan komplikasi yang pada wanita berdampak pada kemandulan, sulit berjalan karena nyeri, dan radang perut.

2. Keluar cairan dari alat kelamin

Setelah buang air kecil, pada alat kelamin pria akan keluar cairan nanah yang berwarna kuning kehijauan. Setelah nanah tersebut keluar, rasa nyeri pada saat buang air kecil akan berkurang. Jika tidak segera diobati akan menimbulkan peradangan pada alat kelamin.

3. Keputihan abnormal

Keputihan yang normal terjadi pada wanita biasanya tidak berwarna dan tidak berbau. Jika mengalami keputihan dengan warna cairan hijau, kekuningan, berbusa, berbau amis, atau disertai dengan noda darah segera periksakan diri Anda karena keputihan tersebut termasuk tidak normal. Kehamilan di luar kandungan, kemandulan, dan kanker leher rahim merupakan resiko dari keputihan abnormal. Jika tidak segera diobati keputihan yang bersifat kronis akan sulit untuk diobati.

Artikel lainnya:

4. Nyeri selama berhubungan seksual

Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter apabila ditemui rasa sakit saat atau setelah berhubungan seksual terutama apabila :

  • rasa nyeri tersebut baru pertama kali Anda rasakan.
  • rasa nyeri timbul setelah berganti pasangan.
  • Rasa nyeri timbul akibat berubahnya kebiasaan seksual.

Selain beberapa gejala penyakit kelamin yang ada diatas ternyata masih ada gejala yang harus wajib kamu ketahui supaya tidak menimbulkan efek dalam jangka yang panjang sebagai berikut:

  1. Rasa terbakar dan gatal pada alat kelamin, selama melakukan hubungan seksual, apabila muncul rasa terbakar pada vagina merupakan indikasi adanya infeksi.
  2. Muncul memar atau luka memerah di sekitar alat kelamin, seperti memar pada bagian tubuh lainnya, memar ini muncul di sekitar area kelamin dan tidak menimbulkan rasa sakit.
  3. Muncul kutil, jika terdapat benjolan daging berwarna merah dengan permukaan kasar sekitar area kelamin Anda hingga anus, segera konsultasikan ke dokter. Kutil dapat dilihat dengan mata telanjang maupun dengan bantuan kaca pembesar bila muncul di tempat yang sulit dijangkau.
  4. Terdapat lecet pada vagina, setelah berhubungan seksual lecet tersebut akan terbuka menjadi lubang kecil dan berair. Banyak yang tidak menyadari gejala ini karena lecet dapat hilang dengan sendirinya.
  5. Muncul bintik-bintik merah, biasanya muncul pada pada kulit dan telapan tangan atau kaki dan terasa kering namun tidak menimbulkan rasa sakit.
  6. Warna feses berbeda, saat buang air besar, feses berwarna terang dan bagian kulinya agak kekuningan. (Baca juga : Makanan sehat untuk kesehatan kulit)
  7. Urin berubah warna, urin yang berwarna gelap dan tidak cerah merupakan salah satu tanda penyakit kelamin.
  8. Keluar darah pada saat berhubungan seksual, hal ini menandakan terjadi peradangan pada leher rahim. (Baca juga : Penyebab gatal pada kemaluan)
  9. Muncul benjolan pada bibir vagina, benjolan ini membengkak di sekitar bibir vagina dan menimbulkan rasa nyeri bila diraba.
  10. Kerongkongan terasa sakit, luka pada kerongkongan biasanya didapatkan oleh orang yang melakukan oral sex.

Jenis-jenis Penyakit Kelamin dan Gejalanya

Sponsors Link

Ada banyak macam penyakit kelamin yang penyebabnya kebanyakan adalah virus dan bakteri. Berikut beberapa penyakit kelamin dan gejala yang ditimbulkan:

  1. Gonore atau kencing nanah

Gonore merupakan penyakit kelamin yang dapat menyerang pria maupun wanita yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Pada wanita penyakit ini menyebabkan infeksi pada leher rahim.

Gejala gonore pada pria :

  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Ujung penis mengeluarkan cairan seperti nanah berwarna putih, kuning, atau hijau
  • Bengkak atau radang pada ujung penis
  • Rasa sakit pada testis

Gejala gonore pada wanita :

  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Sering buang air kecil
  • Cairan keputihan yang keluar encer dan berwarna kuning atau hijau
  • Terjadi pendarahan diluar siklus haid
  • Nyeri pada bagian perut bawah terlebih pada saat atau setelah berhubungan seksual
  • Rasa gatal di sekitar bibir vagina

Pemeriksaan yang dilakukan apabila terkena mengalami di atas adalah melakukan tes urine atau pengambilan sampel nanah pada pria dan pemeriksaan cairan vagina pada wanita. (Baca juga : Cara memperbanyak sperma secara alami)

  1. Chlyamydia

Chlamydia merupakan penyakit kelamin yang dialami oleh pria maupun wanita dari segala usia yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada organ reproduksi. Penyakit kelamin ini banyak dialami oleh wanita remaja.

Gejala chlamydia pada pria :

  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Bengkak atau radang pada testis
  • Rasa panas atau gatal di sekitar lubang penis
  • Ujung penis mengeluarkan cairan berwarna putih atau jernih

Gejala chlamydia pada wanita :

  • Terjadi pendarahan diluar siklus haid
  • Darah menstruasi yang dikeluarkan lebih banyak dari biasanya
  • Nyeri pada bagian perut bawah
  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Rasa sakit saat sedang melakukan hubungan seksual

Pemeriksaan yang tepat dilakukan apabila mengalami gejala di atas adalah melakukan tes urine atau pengambilan sampel cairan dari area yang terinfeksi. (Baca juga: Cara menjaga kebersihan vagina)

  1. Herpes Genitalis
ads

Merupakan jenis gejala penyakit kelamin menular pada wanita yang disebabkan oleh virus. Penyakit herpes menular melalui mulut, vagina, dan kulit yang luka. Virus pada herpes dapat hilang dan timbul kembali pada waktu tertentu. Gejala penyakit herpes genitalis adalah:

  • Terdapat lecet pada vagina setelah berhubungan seksual yang akan terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
  • Rasa gatal dan panas di sekitar alat reproduksi setelah melakukan hubungan seksual.
  • Gejala flu dan demam disertai nyeri pada sendi.
  • Keputihan tidak normal.
  • Rasa sakit saat buang air kecil.
  1. Trikomoniasis

Merupakan penyakit kelamin yang ditularkan oleh virus Trichomonas vaginalis. Penyakit ini mudah menyebar dari orang ke orang melalui kontak kelamin saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini dapat menghilang dan timbul secara tiba-tiba. Gejala penyakit trikomoniasis adalah:

Gejala trikomoniasis pada wanita

  • Dinding vagina berwarna kemerahan dan sembab.
  • Terdapat nanah dan bintik atau gumpalan berwarna merah pada dinding vagina yang disebut strawberry appereance.
  • Vagina terasa gatal dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
  • Rasa sakit yang berlebihan di bagian perut bawah saat atau setelah berhubungan seksual.
  • Pendarahan di luar siklus haid. (baca juga: Penyakit kulit eksim)

Gejala trikomoniasis pada pria

  • Terdapat benang-benang halus pada urin.
  • Urin tampak keruh pada pagi hari.
  • Sensasi rasa perih di sekitar lubang penis.
  • Ujung penis mengeluarkan cairan kental seperti nanah atau lendir berwarna keputihan.
  1. Kutil kelamin

Kutil kelamin merupakan jenis penyakit yang mudah menular pada pria maupun wanita yang disebabkan oleh virus human papilloma (HPV). Kondisi vagina yang lembab membuat penyakit ini sering ditemui pada wanita dan pada kondisi yang serius dapat menyebabkan kanker serviks. Pada wanita kutil kelamin terjadi di dalam vagina dan dapat menyebar hingga bagian dalam vagina, sedangkan pada pria terjadi pada ujung penis. Gejala penyakit kutil kelamin adalah :

  • Munculnya kutil satu atau banyak berupa benjolan kecil berwarna merah yang tumbuh pada area kelamin.
  • Keluarnya darah setelah melakukan hubungan seksual.
  • Rasa gatal dan panas pada area kelamin. (baca juga: Penyakit kurap kering)
  1. Ulkus mole

Ulkus mole merupakan salah satu penyakit kelamin kronis yang disebabkan oleh bakteri Haemophilus ducreyi. Penyakit kelamin ini menimbulkan bintil kecil pada bagian alat kelamin. Haemophilus ducreyi  tinggal pada cairan yang ada di dalam bintil tersebut.

Gejala ulkus mole pada pria, sebagai berikut:

  • Munculnya satu bintil kecil berwarna kemerahan di area penis seperti pangkal penis, batang penis, atau di buah zakar dan seiring berjalannya waktu berubah menjadi luka terbuka yang mengeluarkan cairan atau darah.

Gejala ulkus mole pada wanita, sebagai berikut:

  • Munculnya empat atau lebih bintil kecil di area bibir vagina.
  • Rasa sakit ketika buang air kecil, buang air besar, dan saat berhubungan seksual.
  • Muncul rasa nyeri pada area sekitar bawah perut, di atas paha.

Ciri-ciri bintil kecil dari penyakit ulkus mole yaitu berukuran 0,3 hingga 5 sentimeter, ujung bintil yang agak lancip dan berwarna abu kekuningan, jika disentuh bintil mudah pecah dan berdarah. (baca juga: Penyebab Kutil Kelamin)

  1. Radang Panggul
Sponsors Link

Radang panggul merupakan penyakit kelamin yang menyerang bagian organ reproduksi wanita. Penyakit yang menyerang vagina dan menjalar ke bagian rahim dan indung telur ini dapat mempersulit wanita untuk hamil. Gejala yang ditimbulkan adalah :

  • Rasa sakit yang berlebihan saat berhubungan seksual.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri pada bagian perut bawah dan panggul.
  • Rasa sakit saat buang air kecil.
  • Demam dan menggigil.
  • Cairan keputihan yang dikeluarkan berbau tidak sedap.

Artikel terkait :

  1. Sipilis

Merupakan kategori penyakit kelamin yang berbahaya karena dapat mengganggu fungsi organ dalam tubuh lainnya. Gejala yang umumnya timbul adalah :

  • Keluar cairan atau kotoran dari penis saat buang air kecil.
  • Muncul luka kering di area kelamin.
  • Rasa nyeri saat berhubungan seksual.
  • Sakit pada tenggorokan.
  • Muncul kutil di area kelamin.
  • Muncul luka merah pada area kelamin namun tidak sakit. (Baca juga: Ciri-ciri Sipilis)

Pencegahan penyakit seksual kelamin, berikut ini adalah beberapa tips untuk mencegah penyakit kelamin:

  1. Melakukan hubungan seksual dengan satu pasangan. Berhubungan seksual setelah menikah secara resmi bisa menjamin untuk terhindar dari penyakit kelamin. (Baca juga : Cara mencegah penyakit menular seksual)
  2. Bersihkan diri sendiri segera setelah melakukan hubungan seksual
  3. Bersihkan diri sendiri segera setelah sauna atau berenang di tempat pemandian umum.
  4. Gunakan kondom untuk menghindari tertularnya penyakit kelamin dari pasangan.
  5. Lakukan pemeriksaan pra nikah.
  6. Tidak meminum alkohol untuk menghindari hubungan seksual bebas.
  7. Hindari menggunakan narkoba yang dapat menyebarkan berbagai penyakit kelamin.
  8. Melakukan prosedur sunat sangat disarankan bagi pria.
  9. Jaga kebersihan organ reproduksi seperti mengganti pakaian yang sudah dipakai seharian dengan pakaian yang bersih. (baca juga: Cara Mengobati Kutil Kelamin Secara Alami)
  10. Penggunaan sabun pembersih kewanitaan yang terlalu sering dapat mengganggu keseimbangan organ genital wanita dan mengurangi bakteri baik yang ada dalam vagina.
  11. Bentengi diri Anda dengan pengetahuan tentang berbagai jenis penyakit kelamin agar dapat membatasi diri dari perbuatan yang tidak benar seperti melakukan hubungan seksual bebas.
  12. Hindari penggunaan alat bantu seksual secara bergantian.

Penyakit kelamin yang tidak segera diobati dapat menyebar ke organ lain yang dapat menghambat Anda mendapatkan keturunan. Jika kehidupan seksual Anda tergolong aktif, penting untuk berkonsultasi pada dokter untuk pemahaman lebih mendalam mengenai penyakit kelamin.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :