Sponsors Link

24 Gejala Penyakit Kanker Kulit dan Penyebabnya

Sponsors Link

Kanker kulit adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perkembangan sel-sel yang tidak normal pada lapisan kulit luar yang dapat beresiko merusak jaringan di sekitarnya dan dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Beberapa hal dapat menyebabkan kanker kulit salah satunya adalah paparan sinar ultraviolet yang menyerang orang dengan pigmen kulit terang. Kanker kulit memiliki resiko kematian paling kecil dibanding kanker lainnya karena kanker kulit tidak dapat menyerang organ vital seperti jantung, paru-paru, dan ginjal. Namun pada beberapa kasus kanker kulit dapat menyerang otak. Gejala awal dari kanker kulit adalah munculnya benjolan, namun tidak semua benjolan adalah kanker. Oleh sebab itu ketika menemukan benjolan tidak wajar pada kulit segera konsultasikan ke dokter.

ads

Penyebab kanker kulit, berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kanker kulit:

  • Sinar ultraviolet

Sinar ultraviolet merupakan penyebab utama kanker kulit. Pada jam-jam tertentu sinar ultraviolet pada sinar matahari tidak boleh terpapar secar langsung pada kulit. Orang kulit putih banyak terserang kanker kulit ini karena memiliki pigmen kulit pelindung yang lebih sedikit dibanding orang kulit gelap. Namun ini bukan berarti bahwa orang dengan kulit gelap tidak akan terserang penyakit kanker kulit. Gunakan sunblock atau baju yang dapat menutupi bagian tubuh yang mudah terserang penyakit kanker kulit.

  • Riwayat keluarga

Memiliki keluarga kandung yang memiliki riwayat penyakit kanker kulit memberikan kemungkinan untuk memiliki resiko terkena penyakit kanker kulit juga. Jika dalam keluarga terdapat saudara kandung yang memiliki riwayat penyakit kanker kulit, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara dini ke dokter untuk mengantisipasi penyebaran sel kanker sejak dini.

  • Kondisi kelainan kulit

Kelainan kulit disebabkan oleh kurangnya melanin dalam tubuh sehingga penderitanya akan memiliki warna rambut, alis dan mata berwarna pucat atau kemerahan. Kekurangan melanin akan mengakibatkan mudahnya sinar ultraviolet masuk ke dalam kulit dan membentuk sel kanker. (baca juga : Jenis-jenis penyakit kulit)

  • Melakukan pencoklatan warna kulit (Tanning bed)

Hal ini banyak dilakukan oleh beberapa orang untuk membantu kulit menjadi berwarna kecoklatan. Cara kerjanya mirip dengan berjemur dibawah sinar matahari.

  • Daya tahan tubuh yang lemah

Daya tahan tubuh yang lemah merupakan faktor yang memudahkan sel kanker masuk ke dalam tubuh. Konsumsi makanan bergizi berupa sayur dan buah yang kaya akan antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas masuk ke dalam  tubuh. Orang yang mengkonsumsi obat-obatan jangka panjang baisanya memiliki sistem kekebalan tubuh lebih rendah dibandingkan yang tidak menggunakan obat. (baca juga : Makanan sehat untuk kesehatan kulit)

  • Bahan-bahan kimia yang dihasilkan oleh minyak bumi, batubara, dan ter aspal

Bahan-bahan kimia tersebut dapat menjadi faktor pemicu penyakit kanker kulit terlebih pada para pekerja yang berhubungan langsung dengan bahan kimia tersebut.

  • Infeksi pada kulit

Infeksi kulit merupakan resiko terkecil yang dapat membentuk kanker di dalam tubuh. Walaupun memiliki kemungkinan yang kecil namun tetap berhati-hati dalam menangani infeksi dengan menutupi bagian kulit yang terinfeksi dari paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan baju lengan panjang, payung, atau topi. (baca juga : Penyakit kulit eksim)

  • Memiliki banyak tahi lalat pada tubuh

Orang yang memiliki banyak tahi lalat memiliki resiko penyakit kanker. Perhatikan selalu bentuk, ukuran, dan warna tahi lalat baru yang muncul dan tahi lalat lama bawaan lahir. Jika terdapat hal yang tidak wajar segera konsultasikan pada dokter.

  • Sinar X

Pada orang yang sering melakukan pemeriksaan dengan sinar X khususnya orang yang bekerja di ruang radiologi karena paparan radiasi sinar X dapat menimbulkan sel kanker pada tubuh.

Kanker kulit memiliki resiko kematian paling kecil karena ciri-ciri dan gejalanya dapat dengan mudah dikenali dibanding jenis kanker yang lain. Berikut ini adalah 14 gejala kanker kulit secara umum:

Sponsors Link

  1. Muncul tahi lalat baru, benjolan atau tahi lalat pada kulit dapat muncul satu atau banyak sekaligus dengan ukuran diatas tahi lalat normal atau bawaan lahir.
  2. Muncul benjolan yang memiliki warna seperti warna kulit, benjolan yang berwarna seperti kulit menandakan sel kanker sudah aktif bekerja di dalam kulit. (baca juga : Cara menyembuhkan herpes)
  3. Perubahan warna, tahi lalat bawaan berubah warna menjadi warna merah, cokelat, hitam, putih atau warna yang tidak merata aatu bergradasi contohnya agak gelap di bagian tengah namun berwarna coklat pada bagian tepinya.
  4. Tahi lalat terasa kasar saat diraba, berbeda dari tahi lalat normal, tahi lalat yang sudah terserang kanker pada saat diraba akan terasa tidak rata, menonjol tidak teratur, dan bagian tepi tahi lalat bergerigi. Hal tersebut disebabkan oleh kanker yang menyebar ke area sekitarnya.
  5. Permukaan tahi lalat menonjol, tahi lalat yang sudah terserang kanker akan memiliki permukaan yang menonjol lebih tinggi dari permukaan kulit. (baca juga : Cara mengobati kutil kelamin secara alami)
  6. Tahi lalat memunculkan rasa tidak nyaman, pada saat di sentuh, tahi lalat yang sudah terserang kanker akan menimbulkan rasa gatal, rasa nyeri, rasa terbakar dan rasa sakit.
  7. Tahi lalat ukurannya membesar dengan cepat, tidak seperti  perkembangan tahi lalat pada umumnya, tahi lalat yang sudah terserang kanker akan berkembang menjadi besar dengan waktu yang cepat. (baca juga : Penyebab kutil kelamin)
  8. Luka pada tahi lalat tidak kunjung sembuh, tahi lalat yang sudah terserang kanker akan mudah terkelupas, dan bila terkelupas akan mengeluarkan darah yang tidak kunjung sembuh.
  9. Bentuk tahi lalat berubah-ubah, tahi lalat yang sudah terserang kanker akan mengalami perubahan pada bentuk secara signifikan. Untuk mengetahuinya, ambil foto hari ini kemudian ambil foto kembali seminggu kemudian. Selain bentuk sebaiknya amati juga warna dan ukuran apakah terdapat perubahan.
  10. Bentuk tahi lalat tidak simetris, tahi lalat yang sudah terserang kanker memiliki bentuk yang tidak sama antara sebelah kanan dengan sebalah kiri.
  11. Muncul luka kering pada kulit, pada kulit akan muncul luka kering yang berwarna kecoklatan yang kasar, bersisik, pecah-pecah dan tidak gatal. Umumnya gejala ini terjadi pada lanjut usia yang menyerang bagian wajah dan lengan. (baca juga : Cara mengobati panu)
  12. Muncul rasa gatal dan pendarahan pada vagina, gejala ini dapat terjadi bila kanker kulit menyerang bagian vagina. Kanker kulit tidak hanya menyerang kulit yang terlihat namun juga pada bagian tersembungi seperti vagina. (baca juga : Penyebab gatal pada kemaluan wanita)
  13. Susah buang air besar, gejala ini dapat terjadi bila kanker kulit menyerang bagian dubur. Selain susah buang air besar juga akan menimbulkan pendarahan pada dubur.
  14. Masalah pada penglihatan, gejala ini dapat terjadi bila kanker kulit menyerang bagian mata.

Terdapat tiga jenis kanker kulit yang umumnya sering diderita manusia, diantaranya adalah karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma maligna.

  • Karsinoma Sel Basal

Jenis karsinoma sel basal paling sering dijumpai oleh penderita  kanker kulit. Karisoma sel basal menyerang bagian tubuh yang sering terpapar oleh sinar matahari secara langsung yaitu bibir, hidung, kelopak mata, dahi, kulit kepala, dan leher. Karsinoma sel basal tidak menyebar ke organ lain namun dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit pada daerah sekitarnya. Gejala kanker kulit jenis karsinoma sel basal adalah:

  1. Muncul benjolan berukuran kecil berwarna merah yang bila diraba tidak halus, pada bagian tepi berwarna hitam dan bersinar.
  2. Ukuran benjolan melebihi ukuran tahi lalat pada umumnya.
  3. Muncul lecet pada kulit menyerupai jaringan parut dan lama sembuh.
  • Karsinoma Sel Skuamosa
ads

Jenis kanker kulit ini sering dijumpai pada pria dan lanjut usia yang tinggal di daerah tropis. Karsinoma sel skuamosa merupakan kanker yang dapat menyebar dan daerah yang sering terjangkit lenyakit ini adalah kaki, tangan, daun telinga, punggung, dan pipi. Gejala kanker kulit jenis karsinoma sel skuamosa adalah :

  1. Munculnya satu benjolan atau tahi lalat kemudian disusul benjolan atau tahi lalat lain disekitarnya dalam waktu dekat yang tidak beraturan.
  2. Muncul luka kering yang bersisik dan pecah-pecah. (baca juga : Cara menghilangkan bekas koreng)
  3. Benjolan pada kanker kulit karsinoma sel skuamosa dapat mengeluarkan darah dengan mudah.
  • Melanoma Maligna

Jenis kanker kulit ini merupakan yang paling ganas dan paling berbahaya karena memiliki potensi menyebabkan kematian. Kanker ini dapat menumpang pada tahi lalat bawaan maupun tahi lalat baru. Kanker meloma maligna sering dijumpai menyerang bagian tubuh permukaan leher, kaki, punggung, dan area yang jarang terkena paparan sinar matahari seperti telapak tangan dan telapak kaki. Harus diwaspadai bahwa kanker kulit jenis melanoma ini juga dapat menyerang pada area tersembunyi tubuh yang tidak pernah terkena sinar matahari. (baca juga : Obat tradisional sipilis)

Jenis kanker kulit melanoma yang tersembunyi adalah:

  • Subungual melanoma adalah kanker kulit melanoma yang menyerang bawah kuku tangan dan kaki.
  • Mucosal melanoma adalah kanker kulit melanoma yang menyerang mulut, alat vital, saluran urin, hidung, dan dubur.
  • Ocular melanoma adalah kanker kulit melanoma yang menyerang mata.

Gejala-gejala dari kanker kulit jenis melanoma maligna adalah:

  1. Muncul benjolan seperti tahi lalat yang dengan cepat membesar tidak seperti tahi lalat bawaan lahir.
  2. Warna benjolan atau tahi lalat bervariasi dan tidak rata seperti coklat atau hitam, namun pada kasus tetentu dapat berwarna biru, merah, atau hitam.
  3. Bentuk benjolan atau tahi lalat tidak beraturan. (baca juga : Gejala kandidiasis)
  4. Pinggiran benjolan atau tahi lalat tidak rata.
  5. Benjolan atau tahi lalat pada kanker melanoma maligna mudah mengeluarkan darah.
  6. Benjolan atau tahi lalat terasa gatal kadang-kadang.
  7. Rasa gatal dan pendarahan jika kanker kulit menyerang bagian vagina. (baca juga : Cara menjaga kebersihan vagina)
  8. Sulit menelan jika kanker kulit menyerang bagian mulut.
  9. Susah buang air besar dan pendarahan jika kanker kulit menyerang bagian dubur.
  10. Perubahan pengelihatan jika kanker kulit menyerang bagian mata.

Pengobatan pada kanker kulit, berikut adalah pengobatan yang biasa dilakukan untuk kanker kulit sebagai berikut:

  • Kemoterapi

Kemoterapi adalah pengobatan untuk menghambat penyebaran sel-sel kanker dengan cara membelah diri dan membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh. Pengobatan kemoterapi tidak dilakukan secara inap di rumah sakit, melainkan rawat jalan. Kemoterapi memberikan efek samping berupa muntah, mual, diare, sariawan, mudah lelah, kerontokan rambut baik rambut kepala maupun rambut pada mata dan alis, dan infeksi pada rongga mulut. (baca juga : Cara menghilangkan keloid)

  • Immunoterapi

Immunoterapi merupakan pengobatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara memasukkan sel imun yang aktif ke dalam tubuh penderita agar sel-sel kanker pada tubuh lumpuh dan mati. Immunoterapi dimasukkan melalui suntikan ke dalam pembuluh darah. Efek samping yang ditimbulkan oleh pengobatan immunoterapi adalah mudah lelah, flu, demam tinggi, ruam pada kulit, mual, dan nyeri pada sendi.

  • Terapi radiopartikel

Terapi radiopartikel merupakan pengobatan kanker kulit dengan cara menanamkan partikel sebesar biji yang mengandung yodium ke dalam tubuh dengan mengunakan jarum di sekitar kanker kulit. Dengan metode tersebut penghancuran sel-sel kanker di dalam tubuh lebih tepat dan terarah. Radiopartikel yang telah disuntikka di dalam tubuh akan bekerja selama enam bulan, namun efek yang paling kuat adalah pada dua bulan pertama. Pengobatan dengan cara ini walaupun biayanya cukup mahal namun memiliki efek samping yang kecil.

  • Terapi Pisau

Terapi pisau merupakan pengobatan kanker menggunakan teknologi pendingin menggunakan jarum berongga yang disuntikkan ke dalam benjolan kanker kulit dengan tujuan membekukan sel kanker dengan kecepatan tinggi dalam waktu kurang dari sepuluh detik. Terapi pisau tidak menimbulkan efek samping dan penderita akan mengalami perbaikan fungsi kekebalan tubuh.

  • Bedah kecil

Bedah kecil merupakan pengobatan penyakit kanker kulit dengan menyanyat kulit yang memiliki resiko penyakit kanker kulit. Penyayatan yang dilakukan lebarnya lebih dari besar kanker untuk menghindari tidak adanya sel kanker yang tertinggal. (baca juga : Cara menghilangkan bekas luka)

  • Obat herbal

Pengobatan alami dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan kanker kulit. Pengobatan alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan. Salah satu bahan herbal untuk menyembuhkan kanker kulit adalah sarang semut papua, kandungan flavonoid pada sarang semut papua berkhasiat sebagai zat anti kanker, cara mengkonsumsinya adalah rebus berkali-kali seperempat kilo sarang semut dengan tiga liter air mendidih kemudian saring dan minum ramuan secara rutin. (baca juga : Cara mengobati kanker)

Artikel Lainnya:

Pencegahan kanker kulit, dalam penyakit yang wajib anda ketahui sebagai berikut:

Sponsors Link

  1. Sinar UV kuat yang terpancar dari sinar matahari timbul pada sekitar pukul sepuluh pagi sampai pukul empat siang. Hindari kontak langsung dengan kulit pada waktu tersebut agar terhindar dari resiko terkena penyakit kanker kulit.
  2. Jangan sepelekan cuaca mendung. Pada saat mendung, sinar matahari tetap dapat menembus kabut gelap sehingga kulit masih dapat terbakar meskipun kondisi awan mendung. (baca juga: Penyebab biduran)
  3. Konsumsi sayur dan buah-buahan karena di dalam makanan sehat kaya nutrisi tersebut terdapat kandungan senyawa antioksidan dan antikanker tinggi yang dapat mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Selain itu kandungan vitamin di dalam sayur dan buah-buahan dapat mencegah kulit menjadi kering dan keriput dimana sinar ultraviolet penyebab kanker dapat mudah masuk melalui kulit kering tersebut.
  4. Gunakan kacamata hitam, topi, atau payung untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar UV. Kulit area mata lebih tipis dibanding kulit lainnya, oleh sebab itu penggunaan kacamata hitam dapat membantu mengurangi resiko sengatan sinar matahari.
  5. Gunakan pakaian yang dapat menutupi kulit pada waktu-waktu tersebut. Pada musim panas biasanya orang menggunakan pakaian yang minim, namun hal tersebut malah akan memudahkan sinar matahari langsung mengenai kulit kita dan meningkatkan resiko penyakit kanker kulit.
  6. Gunakan lotion pelindung matahari yang mengandung SPF untuk melindungi kulit saat akan melakukan aktivitas di luar rumah. Namun lotion pelindung sinar ultraviolet hanya dapat bertahan tidak lebih dari dua jam, jadi aplikasikan ulang pada tubuh untuk mendapat perlindungan maksimal apalagi jika kulit sudah terkena keringat atau air.
  7. Lindungi bayi berusia dibawah satu tahun dari sengatan sinar matahari karena bayi usia tersebut memiliki kulit yang sangat tipis. (baca juga : Penyebab cacar air)
  8. Hindari perawatan pemutihan di salon-salon karena selain dapat menyebabkan kulit cepat keriput juga meningkatkan resiko kanker akibat paparan sinar radiasi yang digunakan.
  9. Hindari kontak langsung dengan bahan kimia dalam waktu yang lama.
  10. Hindari kontak dengan radiasi sinar X secara berlebihan. Jika Anda bekerja di bagian radiologi, usahakan tidak dalam jangka waktu lama terkena radiasi sinar X dan gunakan pakaian pelindung yang sesuai standar.
  11. Lakukan pemeriksaan pada tahi lalat yang tumbuh pada tubuh dalam jumlah banyak.
  12. Lakukan pemeriksaan mandiri pada kulit sebulan sekali. Berikut ini adalah langkah untuk melakukan pemeriksaan kanker kulit :
  • Gunakan cermin dan penerangan yang cukup untuk melihat bagian-bagian tubuh pada saat tidak berpakaian.
  • Amati posisi, ukuran, bentuk, dan warna pada tahi lala, bila perlu lakukan pencatatan.
  • Lakukan pengamatan awal pada lengan bagian bawah, lengan bagian atas, telapak tangan, dan jari-jari tangan.
  • Angkat tangan kemudian tekuk bagian siku. Periksa bagian lengan dari atas sampai bawah.
  • Periksa wajah, leher, dada, perut, area vital, paha atas, dan paha bawah.
  • Periksa bagian tubuh sebelah kiri dan sebelah kanan dengan mengangkat tangan ke atas.
  • Periksa bagian belakang tubuh dengan bantuan cermin kecil meliputi leher, punggung, pinggul, dan lengan bagian belakang yang sukit dijangkau. Jika cara ini sulit dilakukan, mintalah bantuan pada anggota keluarga atau kerabat.
  • Mintalah bantuan anggota keluarga dan kerabat untuk melakukan pemeriksaan kulit pada bagian kepala.
  • Periksalah bagian kaki mulai dari tumit, jari kaki dan telapak kaki.
  • Gunakan cermin kembali untuk memeriksa area betis. (baca juga : Trikomoniasis)

Jika setelah dilakukan pemeriksaan mandiri ditemukan ada perubahan atau kelainan  yang tidak biasa pada kulit sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter secepatnya.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :