Sponsors Link

17 Gejala Cacar Air Pada Anak Dan Penyebabnya

Sponsors Link

Kesehatan anak-anak anda merupakan salah satu hal yang sangat penting dan apalagi anak – anak merupakan harta yang paling berharga bagi kedua orang tuanya yang telah membesarkan dan mendidiknya sejak dari balita sampai tumbuh dewasa. Dengan begitu orang tua haruslah memperhatikan kesehatan anaknya dari segala bidang dan harus selalu mengawasi anaknya apalagi jika masih usianya yang terbilang masih kecil karena tidak ada kemungkinan mereka terkena penyakit yang bisa membahayan kesehatannya.

ads

Dan ada beberapa penyakit yang mungkin sudah familiar untuk didengar para orang tua yang akan menyerang kesehatan anaknya pada usia yang terbilang muda atau masih kecil. Banyak yang bilang penyakit menular yang satu ini pasti akan menyerang anak – anak pada usia yang terbilang masih muda atau masih kecil. Jadi sebelum kita ulang penyakit menular apa ini perlu diingatkan kepada orang tua yang memiliki anak – anak untuk selalu mengawasinya dalam keadaan apapun untuk menjaganya terhindar dari segala macam bahaya dan penyakit yang bisa menyebabkan kesehatannya terganggu.

Gejala Awal Terkena Cacar Air

Penyakit ini dalam dunia medis bisa disebut dengan varisela yang pada umumnya memang diderita oleh anak – anak pada kisaran umur dibawah 10 tahun. Tetapi penyakit ini bukan tidak memungkinkan untuk menyerang orang dewasa dan apabila telah terjangkit pada orang dewasa biasanya gejalanya yang ditimbulkan akan lebih berat dan parah daripada yang terjangkit pada anak – anak yang berusia dibawah 10 tahun. Tetapi kebanyakan apabila telah terkena cacar air ini pada usia anak – anak dibawah 10 tahun maupun orang dewasa, nantinya tidak akan tertular lagi atau tidak akan terjangkit dan tertular penyakit semacam ini lagi.

Disini kita akan mengulas apa saja gejala yang akan timbul apabila anak kita terjangkit cacar air pada tubuh mereka dan apa sajakah penyebab dari mereka bisa terkena penyakit cacar air ini. Ada beberapa gejala yang akan timbul jika anak kita terkena cacar air dan kita akan mengulas sebanyak gejala cacar air pada anak dan penyebabnya, sebagai berikut:

  1. Muncul ruam pada kulit anak kita.
  2. Dan pada hari berikutnya ruam tersebut akan berubah menjadi bintil – bintil merah.
  3. Bintil merah tersebut akan berisi cairan dan menimbulkan rasa gatal pada kulit anak kita.
  4. Beberapa hari kemudian akan mengering dan menjadi koreng nantinya dan terkelupas selama 7 – 14 hari lamanya.
  5. Nafsu makan anak menghilang.
  6. Demam tinggi (bisa juga demam biasa seperti pada umumnya terjadi demam).
  7. Sakit kepala disertai flu ringan.
  8. Sebelum muncul bintik merah, biasanya kulit akan terasa gatal dan muncul bintik merah yang khusus (tidak seperti biasanya).
  9. Bintik merah menjalar kebelakang kepala hingga bisa sampai keseluruh badan.
  10. Tubuh terasa lemas tidak bertenaga
  11. Berubahnya cairan yang ada dalam bintil merah menjadi keruh (biasanya akan berubah dalam 24 jam kemudian).
  12. Bintil merah tumbuh pada bagian – bagian tertentu seperti wajah, telinga, dada, perut, lengan, kaki, dan kulit kepala.
  13. Apabila bintil telat berisikan cairan, jangan sampai digaruk atau tergores hingga cairannya terkena bagian kulit yang lain karena bisa menyebar dengan cepat dengan kulit yang tidak terdapat bintil tersebut.
  14. Bintil merah akan berubah menjadi keropeng dalam waktu selama enam sampai tujuh jam.
  15. Warna keropeng yang telah berhari – hari jika tidak digaruk akan berwarna kehitaman dan meninggalkan bekas.

Bintil yang digaruk kemungkinan menyebabkan cacar air ini atau bintil merah tadi yang berisikan cairan keruh akan mempercepat penyebaran keseluruh tubuh dan juga bekas yang ditinggalkan akibat digaruk akan lama untuk mengelupasnya.

Baca juga:

Faktor Penyebab Terjadinya Penyakit Cacar Air

Cacar air ini disebabkan oleh virus yang biasa disebut dalam dunia medis yaitu virus varisela zoster. Dan virus tersebut sangatlah mudah untuk menular kedalam tubuh manusia dengan cepat. Penularan virus ini tidak memerlukan proses yang lama, tetapi jika hanya kontak langsung terhadap pengidap cacar air ini saja lewat percikan air cacar atau bersin, atau batuk dari pengidap maka kemungkinan anda sudah terpapar oleh virus ini yaitu virus cacar air (varisela zoster). Jangankan untuk berkontak langsung dengan pengidap cacar air, anda berdiam diri dalam satu ruangan saja tanpa melakukan kontak langsung selama lima belas menit (15 menit) anda sudah bisa terpapar penyakit cacar air ini.

Ada hari – hari yang perlu anda hindari dari pengidap cacar air ini yaitu satu sampai 2 hari (1 – 2 hari) sebelum ruam muncul di kulit sampai bintil cacar pada kulit itu mengering dan menjadi koreng berwarna kehitaman atau kecoklatan dan untuk proses pengeringannya sendiri atau penyembuhan membutuhkan waktu selama satu minggu penuh setelah ruam muncul. Beberapa faktor yang mungkin untuk meningkatkan anda terkena resiko cacar air pada tubuh anda atau anda dengan mudah tertular dengan penyakit cacar yaitu:

Sponsors Link

  1. Anda belum pernah sama sekali terkena cacar air
  2. Sama sekali belum pernah menerima vaksin untuk cacar air dan terutama bagi ibu hamil.
  3. Tubuh anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangatlah lemah. Misalkan anda telah mengidap HIV, telah menggunakan obat – obatan steroid, atau sedang menjalani kemoterapi bagi para pengidap kanker.
  4. Bekerja ditempat umum seperti di sekolah ataupun di rumah sakit yang dimana tempat orang – orang banyak mengidap berbagai macam penyakit dari yang ringan sampai berat.
  5. Satu rumah dengan pengidap penyakit cacar air.
  6. Bayi yang baru lahir dari ibu yang belum pernah diberi vaksinasi cacar air agar terhindar dari penyakit cacar air kedepannya.

Bagi pengidap cacar air tidak memerlukan diagnosis khusus atau pemeriksaan khusus cukup dengan melihat gejala awal saja sudah bisa dipastikan dia akan terkena cacar air nantinya. Seperti yang telah kita ulas diatas gejala awal seperti muncul ruam pada bagian tubuh tertentu dan diikuti muncul bintik merah dan berisikan cairan, atau mengalami demam ringan itu sudah bisa menjadi pertanda anda terkena cacar air. Ada beberapa penanganan khusus bagi ibu hamil atau sedang menyusui, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, serta bayi yang baru berusia selama kurang lebih satu bulang apabila nampak dari gejala awal terkena cacar air, maka perlu anda periksakan dan konsultasikan kepada dokter. Karena sangat diperlukan diagnosis dan pengobatan sedini mungkin untuk menghindari dari resiko komplikasi akibat terkena paparan penyakit cacar air ini.

Cara Merawat Penyakit Cacar Air

Pada umumnya gejala cacar air ini yang terjadi pada anak kita akan berhenti selama satu minggu penuh apabila tidak terjadi gejala lain yang bisa memperjanjang pertumbuhan cacar air ini pada kulit anak kita. Tentunya akibat dari cacar air ini seperti yang telah kita ulas dari penyebab cacar air pada anak dan penyebabnya diatas bisa kita ketahui bahwa nantinya setelah mengering, cacar air ini akan meninggalkan bekas seperti koreng atau bintik hitam yang mungkin akan terkelupas dengan sendirinya dan pastinya itu semua membutuhkan waktu agar kembali seperti semula keadaan kulit anak anda. Apabila gejala diatas telah terjadi pada anak anda, maka cepatlah segera beri perawatan intensif agar proses penyembuhannya semakin cepat dan juga pastinya anak kita akan merasa tidak nyaman dengan rasa gatal yang menimpanya akibat dari cacar air tersebut. Oleh karena itu sebagai orang tua anda harus memberikan perawatan yang tepat agar anak anda cepat sembuh dan rasa gatal yang dideritanya tidak begitu menyiksanya.

Ada beberapa cara untuk orang tua merawat anaknya yang sedang terkena cacar air tetapi tetap harus melihat kondisi dari anak tersebut untuk melakukan perawatan berikut dan silahkan ikuti apabila telah sesuai dengan kondisi tubuh anak anda sesuai dengan keadaannya untuk dirawat. Dengan cara berikut anda bisa merawat anak anda yang sedang terkena cacar air:

ads
  1. Anak anda diperbolehkan untuk mandi apabila gejala yang ditimbulkan tidak ada demam.
  2. Potonglah kuku dari tangan dan kaki anak anda, karena pastinya jika merasa gatal yang amat sangat gatal dengan spontan anak anda akan menggaruknya tanpa mengetahui apa resiko dari menggaruk cacar air tersebut bagi kesehatannya. Bisa saja dari kuku tersebut bisa menimbulkan infeksi dan menyebarnya cacar air ke bagian tubuh yang lainnya.
  3. Dan untuk cara mengurangi rasa gatal pada anak kita bisa anda membeli salep atau lotion krim seperti lotion calamine yang mengandung kandungan mentol, kemudian anda oleskan pada kulit yang terdapat cacar air tersebut dengan hati – hati agar tidak pecah dan anak anda tidak merasa kesakitan.
  4. Untuk berjaga – jaga terjadinya infeksi pada kulit anak anda yang telah tergaruk atau tergores maka siapkanlah bedak salycil.
  5. Apabila anak anda masih menggunakan popok, maka sering – seringlah mengganti popoknya untuk menjaga kebersihan dan kelembapan kulit yang terbungkus dengan popok tersebut tetap sama.
  6. Agar tidak tertular dengan orang lain, maka sangat dianjurkan untuk melarang anak anda bermain diluar terlebih dahulu dikarenakan apabila bermain diluar dan bertemu dengan teman – temannya bisa jadi kemungkinan teman anak anda tersebut tertular penyakit cacar air ini.
  7. Makanan anak anda harus sangatlah diperhatikan misalnya berikanlah anak anda makanan yang mengandung protein dan kalori untuk meningkatkan sistem imun pada anak anda.

Apabila kondisi tubuh anak anda yang sedang terkena cacar air ini mengalami pembengkakan pada suatu bagian tubuh, maka segeralah konsultasikan kepada dokter spesialis terdekat. Sebenarnya untuk perawatan dan penangan tidak memerlukan cara khusus agar anak anda bisa terhindar dan cepat sembuh dari cacar ini tetapi cara diatas sangat dianjurkan untuk dilakukan dan diterapkan apabila salah satu anak atau kerabat anda ada yang terkena cacar air.

Baca :

Makanan Yang Boleh di Makan Pederita Cacar Air

Cara diatas merupakan tahapan agar penderita cacar air tetap terjaga kebersihannya, penyebaran cacar air tidak meluas, tidak menularkan cacar air pada orang lain, dan tentunya tetap menjaga anak anda tetap nyaman dengan kondisi tubuh yang sedang terkena cacar air dan juga untuk mengurangi gejala dari cacar air tersebut. Biasanya obat yang digunakan untuk menangani obat cacar ini adalah paracetamol untuk menurunkan demam itu sendiri dan yang kedua yaitu losion atau bedak kalamin (calamine) untuk mengurangi infeksi atau gatal pada kulit anak kita seperti yang telah kita ulas diatas tadi.

Untuk makanan yang tidak disarankan ada beberapa yang perlu anda ketahui sebagai orang tua agar pertumbuhan dari cacar air tersebut tidak terlalu banyak dan cepat mengeringnya. Karena apabila salah memberi makanan pada anak anda bisa memperlambat pertumbuhan cacar air tersebut dan proses penyembuhan cacar air tersebut menjadi lama dan tidak seperti biasanya yang hanya mungkin memakan waktu selama tujuh hari (7 hari) atau satu minggu (1 minggu) penuh untuk proses penyembuhan dan sekitar empat belas hari (14 hari) lagi untuk pengelupasan bekas cacar air yang telah kering.

  • Makanan yang terbuat dari produk sapi

Semua makanan yang terbuat dari produk sapi misalkan seperti susu sapi, keju, mentega, es krim janganlah terlalu sering memberikannya kepada anak anda karena bisa membuat cacar air sendiri akan lebih lama untuk proses pengeringannya nanti. Dengan mengkonsumsi dari bahan makanan yang mengandung produk sapi bisa meningkatkan produksi minyak yang berlebih pada kulit anak anda. Itu sebabnya bisa memperlambat pengeringan dari bekas cacar air pada kulit.

  • Daging sapi dan daging kambing

Bagi anak anda yang terkena cacar air tidak baik untuk diberikan kedua daging tersebut dikarenakan kedua daging hewan tersebut mengandung banyak lemak dan kalori. Apabila anak anda mengkonsumsinya makan bisa menimbulkan rasa panas pada tubuh apalagi jika mengkonsumsinya terlalu berlebihan dan terlalu banyak. Dari hal tersebut sangatlah tidak dianjurkan untuk penyembuhan cacar air sendiri. Sebagai pengganti daging sapi dan kambing, orang tua bisa memberikan daging ayam untuk sementara waktu ketika anak anda sedang mengidap cacar air.

  • Cokelat

Ternyata cokelat juga bisa menjadi faktor penyebab penyembuhan cacar air terhambat dan bahkan bisa memperparah keadaan kulit anak kita yang terkena cacar air. Mengapa ? karena coklat jika dikonsumsi dan sudah masuk kedalam tubuh anak akan menjadi asam yang nantinya akan membuat iritasi pada kulit anak semakin menjadi parah. Dan jangan salah ternyata kopi juga bisa memiliki dampak yang sama dengan coklat apabila dikonsumsi oleh seseorang yang terkena dampak cacar air pada tubuh mereka.

  • Junkfood

Walaupun saat ini banyak yang mengkonsumsinya, sebaiknya dihindarkan dari anak anda yang terkena cacar air. Seperti gorengan, kentang goreng, burger, permen, gulali, makanan yang mengandung gula berlebih, makanan yang mengandung lemak trans atau berlebih, dan tepung. Dikarenakan jika anak anda mengkonsumsi dari salah satu bahan makanan yang telah disebutkan barusan akan menurunkan kekebalan daya tahan tubuh anak anda. Serta bukan hanya itu saja bisa menambahkan penyakit lain seperti sakit tenggorokan, dan gatal yang diakibatkan cacar air tersebut menjadi parah.

Cara Pencengahan Awal Penyakit Cacar Air

Sponsors Link

Jadi sebaiknya anda menghindarkan beberapa makanan yang menjadi pantangan diatas bagi anak anda yang telah terkena cacar air dan juga harap waspada apabila gejala cacar air seperti yang dijelaskan diatas telah muncul juga, maka sangat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makan seperti diatas tadi dikarenakan untuk menjaga – jaga agar gejala yang telah timbul tidak semakin parah dan merupakan tahap awal untuk pencegahan terjadinya cacar air. Pencegahan terhadap penyakit cacar air ini pun bisa kita lakukan dengan berbagai cara. Misalkan salah satunya yaitu dengan vaksinasi dan biasanya vaksinasi ini digunakan dan diberikan kepada orang yang memiliki resiko untuk terkena cacar air sangat tinggi atau bisa juga diberikan kepada orang yang bisa menularkan kepada orang lainnya. Misalkan seperti diberikan kepada pekerja medis, dan anak yang tinggal serumah dengan orang tua yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang tidak begitu kuat.

Dikhususkan bagi wanita dewasa yang terkena cacar air, dianjurkan untuk menunda kehamilannya selama 3 bulan setelah menerima vaksin cacar air tersebut. Dan vaksinasi cacar air ini sangat tidak dianjurkan bagi penderita kanker dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang selalu menurun. Penularan untuk cacar air sendiri sangatlah cepat dan bahkan apabila bersentuhan kulit saja bisa langsung keesokan harinya mungkin anda akan terkena cacar air juga. Maka dari itu jika anak anda menderita cacar air seperti yang telah dijelaskan diatas untuk memberikan arahan agar tidak keluar dahulu selama satu minggu penuh sampai bintil dari cacar air itu kering.

Apabila di dalam rumah anda ada yang terkena penyakit cacar air, anda dapat mencegah penularannya dengan cara yang sangat mudah berikut ini :

  • Jika telah mendapatkan kontak langsung antar kulit atau anda sebagai orang tua yang merawat anaknya maka sering – sering cuci tangan setelah itu.
  • Pakailah masker penutup mulut dan hidung anda jika dirumah atau disekitar anda ada yang terkena penyakit cacar air ini.
  • Pakailah cairan yang bisa membersihkan kuman atau pembasmi kuman untuk membersihkan permukaan dari benda atau pakaian yang telah terpapar cacar air tersebut.
  • Cucilah pakaian secara terpisah dari pengidap cacar air tersebut secara rutin dan pastikan jangan sampai tercampur disaat mencucinya agar pakaian dan benda lainnya tidak terkontaminasi dengan paparan cacar air tersebut.

Dari awal kita semua telah mengulas lengkap tentang penyakit cacar air yang terjadi pada anak. Sebenarnya apa penyebab utama terjadinya penyakit cacar ini pada kulit anak kita atau pada orang dewasa ? diawal memang sudah dijelaskan secara singkat bagaimana penyebab terjadinya dari cacar air ini sendiri dan mungkin kurang lengkap dan detail bagaimana bisa penyebab cacar air ini terjadi kepada anak – anak atau orang dewasa. Selanjutnya mari kita ketahui lebih lanjut mengenai penyebab dari cacar air ini sendiri dan juga perlu anda ketahui bagi orang dewasa yang belum pernah terkena penyakit cacar air ini dan perlu diingat ada tingkat resiko dari penularan penyakit cacar air ini. Mari kita ulas kembali secara mendetail dan lengkap bagaimana penyakit cacar ini bisa menular kepada tubuh manusia.

Baca juga :

Dengan bantuan dokter untuk mengetes darah anda dengan tes darah sederhana, dapat membantu memastikan gejala pada tubuh anda dan dilihat apakah anda memiliki kekebalan tubuh terhadap virus cacar air atau tidak. Karena dengan adanya keberadaan antibodi cacar air ini dalam tubuh manusia, sudah bisa menunjukkan bahwa tubuh anda telah terlindungi dari serangan virus cacar air ini. Tetapi lain lagi jika dalam tubuh anda tidak terdapat antibodi tersebut dokter akan memantai perkembangan kondisi pada tubuh anda. Memang ternyata penyakit cacar ini sangat dianggap sepele walaupun gejala awal yang sangat banyak dan bisa membuat para orang tua khawatir terhadap anaknya, apabila ditangani dan dihapi dengan tenang akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Serta selalu jagalah kesehatan keluarga anda dari berbagai jenis macam virus yang menyerang tubuh mereka dan teruma juga kesehatan anda.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :