Sponsors Link

5 Efek Buruk Suntik Vitamin C yang Mengintai Kesehatan Kulit Anda

Sponsors Link

Siapa wanita yang ingin memiliki kulit kering bersisik dan keriput hingga kusam. Menjamurnya produk kesehatan dan kecantikan kulit baik untuk wanita dan pria di pasaran tidak lepas dari banyaknya dari keinginan wanita untuk mendapatkan kulit yang sehat dan tampak putih alami. Beberapa produk kecantikan dan kesehatan kulit memang mampu memberikan pengaruh yang signifikan hingga memuaskan. Akan tetapi, tidak jarang yang malah memperburuk keluhan karena tidak sesuai dengan tipe kulit maupun karena kandungan bahan kimia yang berbahaya.

ads

Tidak puas dengan penggunaan berbagai produk kesehatan, suntik vitamin C yang digadang-gadang mampu memutihkan kulit serta membuat kulit lebih cantik banyak dipilih. Meski sesungguhnya manfaat terhadap suntik vitamin C belum dibuktikan secara medis, namun peminatnya tidak kalah besar dari penggunaan produk kecantikan sebelumnya. Kurangnya edukasi pada masyarakat membuat tindakan suntik vitamin C legal banyak bermunculan dan menimbulkan efek samping. Berikut adalah 4 efek suntik vitamin C untuk kulit yang seharusnya Anda hindari.

  1. Gatal yang Tidak Tertahankan

Kurangnya bukti secara ilmiah dan medis mengenai manfaat dari suntik vitamin C terhadap kesehatan kulit seharusnya membuat Anda berpikir panjang sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan tersebut. Selain berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin, pastikan terlebih dahulu apakah Anda memerlukan suntik vitamin c atau tidak. Sebab, vitamin C sesungguhnya bisa Anda manfaatkan dengan mudah lewat mengonsumsi berbagai jenis makanan.

Efek suntik vitamin c untuk kulit yang paling ringan adalah rasa gatal yang tidak tertahankan. Rasa gatal bisa menjadi gejala dari alergi ataupun disebabkan oleh adanya aktivitas bakteri di bawah permukaan kulit Anda. Jika Anda kemudian mengalami kulit gatal kering dan menghitam di sekujur permukaan kulit setelah melakukan tindakan suntik vitamin C, segera hubungi dokter karena hal tersebut bisa menjadi indikasi terjadinya sesuatu yang berbahaya di dalam tubuh Anda.

  1. Menimbulkan Gejala Alergi

Bagi beberapa pasien, suntik vitamin C memang memberikan manfaat yang instan dalam membuat kulit putih. Akan tetapi, bagi Anda dengan kondisi sistem imun yang lemah dan sensitifitas kulit yang tinggi, suntik vitamin C mampu menstimulus gejala-gejala alergi di permukaan kulit. Alergi pada kulit bisa dalam bentuk apa saja, baik hanya sekadar gatal hingga munculnya jenis-jenis ruam kulit tertentu.

Efek suntik vitamin C untuk kulit yang ditandai dengan alergi biasanya disebabkan oleh tingginya dosis vitamin C yang disuntikkan. Kadar vitamin C yang tinggi di dalam tubuh tidak hanya mampu mengatasi masalah defisiensi vitamin C, namun juga menimbulkan reaksi overdosis.

  1. Berkurangnya Produksi Melanin

Salah satu hal yang berperan besar dalam mewarnai kulit Anda adalah pigmen melanin. Pigmen melanin selain berfungsi sebagai zat pewarna bagi kulit Anda juga memiliki peran terhadap regenerasi sel-sel kulit dalam membentuk jaringan yang baru. suntik vitamin C terutama dalam dosis yang tinggi mampu menghilangkan produksi dan fungsi melanin.

Meski berkurangnya produknya melanin di dalam kulit membuatnya tampak lebih putih dan cerah, tetap saja berisiko terhadap komplikasi pada penyakit kulit lainnya. Beberapa penyakit kulit yang bersumber dari kurangnya produksi pigmen melanin adalah virtiligo dan melasma. Penyakit-penyakit tersebut menjadi penyebab perubahan warna kulit yang bersifat anomali.

  1. Membuat Kulit Mudah Iritasi

Gejala lain yang menjadi efek suntik vitamin C untuk kulit adalah iritasi. Iritasi bisa menjadi sebuah penyakit tertentu maupun menjadi bagian dari keluhan alergi. Iritasi yang terjadi pada kulit biasa menjadi penyebab bercak merah pada kulit yang berujung menjadi ruam-ruam kemerahan. Ruam-ruam tersebut bisa disertai dengan rasa perih maupun tidak.

Sponsors Link

Jika Anda mendapati efek samping seperti ini, sudah seharusnya bagi Anda untuk menghentikan sementara tindakan suntik vitamin C untuk memutihkan kulit. Sebab, munculnya iritasi bisa menjadi tanda adanya reaksi negatif atau penolakan dari tubuh Anda terhadap vitamin C yang disuntikkan pada tubuh. Munculnya iritasi juga bisa berakibat pada kemunculan jenis penyakit kulit lainnya.

  1. Meningkatkan Risiko Kanker

Mengonsumsi vitamin C berlebih ternyata tidak baik dilakukan oleh Anda dengan risiko dan riwayat penyakit kanker, termasuk kanker kulit. Apalagi jika Anda tengah mengonsumsi obat-obatan. Kadar vitamin C yang dikonsumsi melalui konsumsi oral ataupun suntikan ternyata mampu menghambat kinerja obat antikanker di dalam tubuh.

Tidak berfungsinya obat antikanker membuat manfaat yang dapat diserap oleh tubuh menjadi minimal. Tidak berfungsinya obat antikanker yang Anda konsumsi jelas akan meningkatkan risiko kanker menjadi lebih parah. Maka dari itu bagi Anda dengan risiko penyakit kanker, melakukan tindakan suntik vitamin C untuk memutihkan kulit bukanlah pilihan yang tepat.

Tindakan suntik vitamin C memang bisa menjadi jalan pintas bagi Anda yang ingin mendapatkan kulit putih dan cerah. Akan tetapi, manfaat tersebut belum sepenuhnya dilandaskan pada penelitian-penelitian ilmiah dalam dunia medis.

Oleh karena itu, efek suntik vitamin C untuk kulit pun masih menjadi momok besar yang sudah sepatutnya Anda takuti. Sebagai alternatif yang jauh lebih aman dan murah, Anda bisa menggunakan pengaruh air terhadap perubahan warna kulit dan berbagai macam bahan herbal atau lulur tradisional untuk membantu mencerahkan kulit Anda.

Sponsors Link
, , , ,




Oleh :
Kategori : Kesehatan