Sponsors Link

9 Efek Samping Oral bagi Wanita yang Menyebabkan Hepatitis

Sponsors Link

Bagi sebagian orang menganggap bahwa seks dengan cara oral akan menambah kenikmatan sendiri saat bercinta pada pasangan. Tapi tahukah anda bahwa ada bahaya yang mengintai tubuh anda dibalik hal yang menyenangkan tersebut?. Tentunya setiap pasangan punya cara sendiri dalam bercinta atau dengan kata lain menambah hubungan suami istri. Tapi efek samping oral bagi wanita malah menimbulkan penyakit kelamin wanita yang mengerikan, bahkan tidak diduga-duga sebelumnya. Seperti saat oral yang anda lakukan terjadi pada pasangan yang sering bergonta ganti pasangan, maka otomatis penyakit akan menular pada tubuh anda.

ads

Oral seks sendiri adalah varian dari aktifitas seks dengan cara memberikan stimulan ke alat kelamin menggunakan mulut, lidah, gigi hingga tenggorokan. Jika di pikir-pikir, mungkin terasa aneh ketika seseorang yang belum pernah menikah membayangkan aktifitas tersebut. Sebenarnya ketika berhubungan anda dan pasangan tidak harus melakukan oral, cukup lakukan cara seks yang aman saja agar kesehatan organ kelamin juga terjaga. Tapi terkadang ada yang senang melakukan oral dengan pasangan, jangan lupakan tentang kebersihan kemaluan pria sebelum dilakukannya oral, serta pakailah kondom, pelumas dan perhatikan jangan sampa ada luka sekecil apapun pada penis. Karena jika ada luka, dikhawatirkan bakteri akan masuk ke mulut wanita dan menyebabkan penyakit yang tidak diinginkan. Selain itu anda perlu lebih informasi efek samping seks oral bagi wanita, yakni :

  1. HIV / AIDS

Seks oral memang memiliki tingkat keakraban yang cukup tinggi dengan penularan virus HIV. Dikarekanan oleh air liur wanita yang mengandung enzim lalu memecah membrane mukrosa yang lebih protektif dari jaringan anal. Lalu ketika air mani yag masuk melalui mulut akan berproses masuk lebih dalam ke asam lambung dan membunuh virus. Sebaiknya segera muntahkan air mani untuk mengurangi risiko HIV pada tubuh wanita. Sebelum anda dan pasangan benar-benar akan melakukan seks oral, sebaiknya pahami dulu bahaya apa yang akan meracuni tubuh sehat anda jika anda melakukannya. Gunakan pengaman seperti kondom untuk cara mencegah penyakit menular seksual agar tidak ada virus langsung yang masuk pada mulut wanita. Tapi lebih amannya, hindari saja seks oral agar tubuh tidak mudah dihinggapi penyakit menular seksual yang tidak diinginkan.

  1. Herpes

Herpes merupakan penyakit kulit yang terjadi akibat kontak vagina, seperti oral dan anal yang ditularkan oleh penderita herpes. Penyakit tersebut sudah jelas menular, gejala utama yang biasanya timbul adalah adanya luka di sekitar alar kelamin. Bisa juga pada bokong, paha, atau daerah lain yang dekat dengan alat kemaluan. Nama lain dari penyakit ini yang sering kita sebut dengan dompo, yang berawal dari luka kecil pada kulit hingga pada akhirnya berubah menjadi agak kekuningan dengan sedikit nanah di dalamnya. Biasanya herpes bias disembuhkan dengan salep yang tersedia di apotik. Penderita herpes juga diwajibkan untuk mengkonsumsi makanan seperti buah untuk penderita herpes yang membuat kulit menjadi lebih sehat saat nanti akan sembuh. Selain itu buah juga menjadi makanan anti oksidan alami yang dibutuhkan oleh tubuh, baik yang sedang sakit atau sehat sekalipun. Anda bisa mengkonsumsi buah dengan di makan langsung, di jus atau diolah menjadi makanan sehat lainnya seperti selat.

  1. Kanker tenggorokan

Banyak yang masih bertanya-tanya mengapa kanker tenggorokan dapat berhubungan langsung dengan efek samping oral bagi wanita. Dalam hal sederhana, seks oral akan menciptakan keterkaitan antara kemaluan pria, cairan yang dihasilkan dan mulut wanita. Oleh sebab itu, virus juga mungkin akan masuk dan menginfeksi bagian dalam tenggorokan. Jika dilakukan secara berulang bahkan tanpa perhatian khusus mengenai kebersihan kemaluan pria, maka akan mudah membuat penyakit dapat berpindah ke tenggorokan wanita. Kanker ini biasanya terjadi pada bibir, gusi, lidah, lapisan pipi bagian dalam hingga bagian terdalam dari tenggorokan. Kemudian hal yan paling menakutkan adalah terkadang penyakit kanker tenggorokan ini tidak ditandai dengan gejala penyakit kelamin di awal sakitnya, baru setelah beberapa minggu anda akan merasa sakit saat menelan. Berikut akan diikuti dengan sakit mulut yang lebih parah. 

Sponsors Link

  1. Hepatitis A

Sudah diketahui bahwa hepatitis adalah penyakit yang menyerang hati, dan mungkin kurang ada sangkut pautnya dengan seks. Namun athaukah anda bahwa seks oral dan anal dapat menularkan penyakit hepatitis A? Mungkin banyak dari anda yang tidak percaya akan hal ini, namun kenyataannya banyak yang mengalaminya. Penyakit hepatitis ini dapat ditularkan bukan hanya dari tranfusi darah oleh penderita namun juga kontak seksual yang membuat penyakit ini terlihat begitu mengerikan. Paling banyak penularan penyakit ini terjadi pada kaum laki-laki gay dan lesbian, yang aktif melakukan seks melalui dubur mereka / anal. Sebaiknya anda lebih berhati-hati ketika akan melakukan hal tersebut, lebih dekatlah kepada sang pencipta dan lakukan seks secara aman dengan lawan jenis psangan seks sah anda.

ads

  1. Hepatitis B

Sama seperti hepatitis A, penyakit hepatitis B penularan ini lebih mudah dibandingkan dengan penularan HIV yang pernah kita bahas sebelumnya. Virus yang menjadi penyebab timbulnya penyakit ini dapat ditemukan dari cairan vagina, sperma, dan pada saliva. Jadi anda bias tertular apabila berhubungan seks dengan penderita hepatitis B, dan tidak akan tertular ketika berpegangan tangan, berpelukan, bersandar atau sekedar mencium pipi. Namun perlu anda ketahui bahwa ciuman bibir mempunyati risiko penularan yang tidak terlalu besar, meskipun beigtu sebaiknya tetap dihindari. Biarkan penderita sembuh dulu dari penyakitnya, jika sudah maka lakukan seks seperti biasa dan hindari dahulu seks oral untuk alasan apapun.

  1. Hepatitis C

Kemudian penyakit lainnya yang berkaitan dengan hepatitis A dan hepatitis B adalah hepatitis C yang paling parah diantara hepatitis lainnya. Penularannya pun dapat melalui penyakit kulit seperti bisul, luka genital hingga dapat menyerang seseorang yang memiliki riwayat pernah berganti-ganti pasangan. Ada cara untuk tetap bisa melakukan seks aman pada penderita hepatitis C, yakni dengan menggunakan kondom agar penularan tidak mudah. Tetap lakukan seks yang bertanggung jawab, aman dan jangan sembarangan melakukannya dengan orang lain. Lakukan pada suami atau istri sah anda saja, dengan begitu anda sudah melakukan cara pencegahan penyakit kelamin yang mengerikan tersebut. Ketahui pula cara menghilangkan bentol di kemaluan pria yang menjadi salah satu luka dan menjadi media penularan hepatitis C kepada pasangan.

  1. Risiko gonore

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa seks oral akan menyebabkan seseorang yang melakukannya dapat dengan mudah tertular penyakit menular seksual yang salah satunya adalah penyakit gonore. Penyakit gonore ini mampu menginfeksi alat kelamin, tenggorokan, mulut, hingga organ genital sekalipun. Kencing nanah ini memiliki gejala yang bisa anda temui dengan nyeri saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil yang tidak beraturan, bengkak atau kemerahan di sekitar vagina hingga sakit tenggorokan yang seperti tidak asa hubungannya sama sekali. Anda tentu harus pintar-pintar menjaga diri anda dari penyakit ini, karena gonore memiliki virus yang cukup pintar bahkan ketika diberi obat antibiotik sekalipun.

  1. Sifilis

Penyakit menular seksual dengan nama lain raja singa ini merupakan penyakit yang timbul dari efek samping oral bagi wanita. Gejala sipilis memiliki beberapa tingkat yang jelas sama bahayanya, sebaiknya jika anda sudah merasa paad masa awal gejala segera periksakan diri ke dokter untuk menghindari infeksi virus yang lebih berat. Bagi penderita juga perlu mengkonsumsi makanan yang dianjurkan bagi penderita sipilis seperti buah, sayur, daun sirih hingga bawang putih. Penyakit sipilis ini memang tidak umum terjadi, hanya menyerang mereka yang tidak sepenuhnya menjaga kebersihan vagina serta melakukan seks yang menyimpang. Saat sudah terinfeksi penyakit ini, maka penyesalanlah yang akan tumbuh dalam benak anda. Maka dari itu jangan lakukan oral jika masih ada seks lain yang bisa anda lakukan dengan pasangan.

Sponsors Link

  1. Klamidia

Penyakit menular seksual lain yang dapat tumbuh dari efek samping oral oleh wanita adalah klamidia yang sama bahayanya dengan gonore dan sipilis. Tanda awal yang dapat anda rasakan adalah sakit pada area vagina seperti nyeri atau rasa tidak nyaman yang menganggu, kemudian juga aka nada cairan vagina yang tidak normal seperti keputihan namun sedikit berbau, berlendir hingga berwarna leih pekat dari biasanya. Jika anda sudah menemui hal seperti ini, maka sebaiknya langusng periksakan diri ke dokter. Kemudian saat menjalani pengobatan jangan melakukan jenis seks apapun yang berhubungan dengan genital, tujuannya adalah untuk menyembuhkan klamidia dulu sehingga pergi dari tuuh anda secepat mungkin. Untuk kedepannya, jangan lakukan seks oral jika tidak ingin hal yang sama terjadi pada tubuh anda lain waktu.

Tubuh yang sehat adalah tubuh yang selalu dijaga oleh manusianya. Tidak ada kesehatan yang didapatkan dari mendiamkan tubuh sehingga tidak ada penyakit hinggap pada tubuh kita. Perlu usaha, konsumsi makanan yang sehat, mengatur pola pikir serta gaya hidup sehat yang senantiasa selalu kita jaga. Jangan hanya pedulikan seks dari sisi kenikmatannya saja, namun sesekali coba pikirkan mengenai dampak buruknya bagi kesehatan. Karena tubuh yang sehat adalah asset bagi kehidupan mendatang, untuk diri sendiri, anak serta cucu kita nanti.

Sponsors Link
, , ,