Sponsors Link

5 Ciri-ciri Vaginismus yang Perlu di Waspadai

Sponsors Link

Vaginismus adalah sebuah kondisi dimana terdapat ketidaknormalan pada otot-otot vagina sehingga membuatnya kejang dan kaku. Penyakit kelamin wanita ini bisa terjadi pada semua kalangan usia, dan anehnya bisa terjadi pada mereka yang sebelumnya telah aktif berhubungan seksual. Vaginismus dapat menimbulkan akibat seperti rasa malu akibat hubungan penetrasi yang gagal dan kurang harmonisnya sebuah hubungan pada pasangan. Namun jangan rendah diri dengan menyerah atas apa yang terjadi, karena penyakit ini tetap bisa disembuhkan dengan rutin melakukan terapi oleh medis. Sebelum anda benar-benar akan melakukan pengobatan, sebaiknya pahami dulu ciri-ciri vaginismus di bawah ini agar diagnosa memang benar adanya, ciri-cirinya adalah :

ads
  • Kedua bibir vagina menutup

Penderita vaginismus akan merasakan tanda yang begitu tampak oleh menutupnya kedua bibir vagina ketika ada rangsangan. Pada kondisi ini tentu membuat seks kurang menjanjikan, baik bagi anda dan juga pasangan. Maka dari itu, penyembuhan penyakit ini bisa dilakukan dengan rutin terapi seperti penetrasi tampon dan alat lainnya agar vagina terbiasa dengan rangsangan dan seks kembali menyenangkan.

  • Gairah seks menurun

Siapapun yang merasakan tanda-tanda terkena penyakit kelamin pasti tubuhnya menunjukkan ketidaktertarikan pada hubungan seks. Jika pada penyakit menular seksual, gairah menurun karena takut jika pasangannya tertular dan tentu sakit saat melakukannya. Namun pada vaginismus, penderita cenderung menolak untuk melakukan karena otot vagina yang tegang.

  • Takut akan penetrasi vagina

Penetrasi vagina adalah menyusupkan atau memasukan sesuatu sebagai kegiatan dari seksual. Biasanya untuk merangsang, bisa dimasukkan jari atau langsung dengan penis. Kegiatan seksual memang tidak jauh dari penetrasi, tapi berbeda halnya dengan pengerita vaginismus yang ketakutan akan penetrasi. Otot-otot vagina yang kejang membuatnya enggan untuk diberi rangsangan atau bahkan melakukan sebuah upaya penetrasi. Penyebabnya bisa berasal dari trauma akan seks yang menyakitkan, atau kegiatan seks yang tidak diinginkan. Komunikasikan hal tersebut pada pasangan anda, agar tidak ada lagi kesenjangan pemahaman. Anda juga tidak perlu khawatir berlebihan akan penyakit ini, karena vaginismus bisa disembuhkan asalkan pengobatan dan perawatan rajin dilakukan.

  • Sakit saat penetrasi / hubungan seksual

Pembahasan sebelumnya membahas tentang ketakutan penetrasi akibat beberapa hal, yang sangat berhubungan dengan sakitnya penetrasi karena seks yang tidak diinginkan. Rasa sakit ini timbul karena vagina yang terbuka secara terpaksa atau bisa karena rasa waspada akan adanya masukkan. Banyak wanita yang mengeluhkan hal ini karena tidak ada kenyamanan sama sekali saat berhubungan. Jika anda adalah penderita komunikasikan hal ini pada pasangan dengan bersama-sama mencari solusi terbaik agar hubungan tetap harmonis dan tak ada keretakan. Karena banyak terjadi diluar sana keretakan rumah tangga atau terganggunya keharmonisan akibat penyakit ini serta tidak adanya perbincangan yang bisa meredakan kasus ini. Terbukalah pada pasangan atas apapun yang terjadi, atau saat seks terasa perih dan nyeri.

  • Kejang pada otot tubuh

Vaginismus yang terjadi tidak hanya mengakibatkan kejang pada otot-otot vagina, tapi juga dapat membuat kejang pada punggung bagian bawah serta pada otot-otot kaki. Ciri-ciri vaginismus yang satu ini terjadi ketika penyakit sudah menapaki stadium parah karena rasa sakit mencapai punggug bahkan kaki. Segera lakukan pengobatan agar penyakit tidak bertambah parah.

Itulah dia hal-hal yang bisa kita pelajari mengenai ciri-ciri penyakit vaginismus pada wanita yang terkadang datangnya tidak diduga-duga. Selalu amati kesehatan pada organ kemaluan anda agar kualitas diri juga semakin baik. Tidak ada salahnya juga melakukan check up rutin agar setitik penyakit pun bisa dengan cepat diketahui.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :
Kategori : Kesehatan