Sponsors Link

4 Ciri-ciri Biang Keringat yang Wajib Anda Waspadai

Sponsors Link

Anda pasti sudah tidak asing lagi atau sudah sering mendengar biang keringat. Namun, apa itu biang keringat dan apa ciri-cinya biang keringat itu? Menurut wikipedia.com biang keringat atau yang juga sering disebut dan dikenal sebagai miliaria, adalah ruam yang gatal, berbentuk bintik-bintik merah kecil yang timbul dan seringnya menyebabkan rasa menyengat seperti di tusuk pada kulit.

ads

Jadi, biang keringat yang termasuk jenis-jenis penyakit kulit juga ini sering muncul pada bagian-bagian kulit seperti dahi, leher, bahkan punggung dan tangan yang tertutup oleh poni rambut ataupun pakaian. Biang keringat, tidak hanya menyerang bayi, balita atau anak-anak kecil tetapi juga orang dewasa. Cici-ciri biang keringat akan muncul dua atau tiga hari sebelum biang keringat muncul secara keseluruhan. Biang keringat ini, tidak berbahaya namun bisa menular melalui udara, kontak fisik ataupun pakaian.

Biang keringat terjadi karena adanya sel kulit mati atau bakteri yang bernama Staphylococcusepidermidis.

Ciri-ciri Biang Keringat

Sekilas, biang keringat dan alergi memiliki kesamaan penampakan secara fisik yaitu membuat kulit kemerahan, gatal, hingga iritasi. Namun, tentu saja penyebab keduanya berbeda sehingga diperlukan penanganan yang berbeda pula.

Berikut beberapa ciri-ciri biang keringat yang wajib Anda waspadai agar bisa membedakannya dengan reaksi alergi kulit,

  • Kemerahan pada beberapa area kulit. Pada biang keringat, ada beberapa area kulit yang paling sering diserang seperti ketiak, leher, punggung, selangkangan, dan area kulit lain yang paling banyak memproduksi keringat.
  • Rasa gatal. Meski tampak mirip dengan reaksi alergi, umumnya gatal yang disebabkan biang keringat karena banyaknya keringat yang terperangkap di bawah lapisan kulit. Jadi, biang keringat paling sering terjadi ketika cuaca panas atau produksi keringat banyak.
  • Muncul gelembung kecil berisi air yang terasa menusuk.
  • Muncul kulit kering. Pada beberapa kasus, biang keringat justru memunculkan kulit kering akibat keringat yang terperangkap.

Mengenal jenis-jenis biang keringat:

1. Miliaraprofunda

Biang keringat jenis ini disebabkan terjadinya sumbatan pada bagian dalam lapisan kulit. Ciri-ciri biang keringat ini adalah terjadi bintik-bintikputih berukuran 1-3mm dan tidak disertai kemerahan pada kulit dan juga tidak membuat kulit gatal. Seringnya biang keringat jenis ini menyerang bagian-bagian

2. Miliaria rubra

Pada biang keringat jenis ini, sumbatan terjadi pada lapisan kulit di bagian tengah. Cici-ciri biang keringat ini adalah munculnya gelembung kecil berukuran 1-2mm dan muncul warna merah. Gelembung terdapat lada bagian bauk menyebar maupun berkelompok. Keluhan yang sangat sering terjadi dan dijumpai adalah gatal dan sangat perih bila si penderita berkeringat. Bagian tubuh yang paling sering di serang adalah yang bergesekan atau tertutup pakaian.

3. Miliaria kristalina

Dan jenis biang keringat yang berikutnya adalah miliarakristalina. Biang keringat jenis ini terjadi sumbatan yang terjadi pada lapisan kulit bagian atas. Ciri-ciri biang keringat jenis ini adalah terdapat gelembung kecil berukuran 1-2 mm, berisi cairan jernih mirip tetesan air namun tidak disertai muncul kemerahan pada kulit. Bagian tubuh yang sering dihampiri biang keringat jenis ini adalah dada, dahi, leher dan punggung.

4. Miliara Pustulosa

Sponsors Link

Lalu, biang keringat yanh terakhir adalah jenis pustulosa yang membentuk ruam-ruam merah dan berisi cairan dan apabila cairan tersebut pecah memberikan sensasi panas, gatal dan juga perih lalu menyebabkan timbul peradangan dan terkadang berisi nanah yang bisa menyebabkan penderita terserang demam ringan.

Faktor penyebab dan pemicu biang keringat

Biang keringat memiliki beberapa faktor yang dapat memicu penyakit ini timbul dan menjangkiti tidak hanya anak kecil tetapi juga orang dewasa. Di bawah ini, beberapa faktor pemicunya, antara lain :

  • Cuaca dingin. Di cuaca dingin atau musim hujan, tubuh akan mengalami penurunan suhu, tetapi percaya atau tidak suhu dingin juga dapat mengakibatkan keringat jadi banyak. Inilah yang menyebabkan munculnya biang keringat di punggung berbentuk kecil dan akan terasa pedih ketika terjadi gesekan atau digaruk.
  • Cuaca panas. Penyebab biang keringat muncul yang berikutnya adalah cuaca yang panas. Dengan produksi minyak berlebih yang dihasilkan dan terjebat pada saluran keringat, menyebabkan munculnya ruam-ruam merah yang berisi cairan dan jika digaruk akan terasa panas. Cuaca panas berlebih juga dapat menjadi penyebab perubahan warna pada kulit.
  • Stres. Percaya atau tidak, penyebab lain dari munculnya biang keringat adalah stres. Baik stres akibat pekerjaan atau stres karena tekanan dan masalah lainnya. Stres juga memicu produksi keringat berlebih pada kelenjar keringat, akibatnya pada saat cuaca pana kelenjar keringat kehilangan kemampuan untuk mengeluarkan cairan dengan cepat. Keringat yang tersumbat inilah yang menyebabkan munculnya biang keringat. Area yang paling sering terkena adalah punggung.
    ads
  • Tidak menjaga kebersihan baju. Ya!  Salah satu penyebab biang keringat lainnya adalah seseorang yang tidak menjaga kebersihan baju dan mencampur pakaian bersih dan kotor pada satu tempat, akibatnya pakaian bersih terkontaminasi oleh bakteri dan karena pakaian kotor menyebabkan perkembangbiakan bakteri semakin cepat.
  • Tidur atau duduk terlalu lama. Ini dikarenakan tidur atau duduk yang terlalu lama menyebabkan keringat terjebak dan menempel di baju, lalu kelenjar keringat membentuk kristal dan akan terasa pedih jika di garuk.
  • Memakai pakaian yang tebal. Penyebab lainnya pemicu biangkeringat adalah memakai pakaian yang terlalu tebal, sepertisweter ataupun jaket pada cuaca terik, sehingga memacu kelenjar keringat berproduksi terlalu banyak dan membuat kelenjar keringat tersumbat. Hal ini menyebabkan terjadipenyumbatan pada kelenjar keringat dan akhirnya membentuk ruam-ruam yang berisi cairan yang jika digaruk akan terasa panas.
  • Produksi kelenjar keringat berlebih. Seseorang dengan kelenjar keringat aktif akan memproduksi minyak yang sangat banyak. Orang yang dengan tipe tubuh seperti ini bergerak sedikit saja akan menghasilkan keringat yang banyak di hampir seluruh bagian tubuh terutama pada punggung. Hal ini, memacu munculnya biang keringat.
  • Kelenjar keringat belum sempurna terbentuk. Penyebab biang keringat selanjutnya adalah kelenjar keringat yang belum terbentuk secara sempurna. Hal ini, biasanya sering terjadi pada bayi. Ditambah lagi, jika bayi merasa kepanasan baik karena suhu udara atau pakaian yang tebal dan saat bayi demam. Hal inilah yang menyebabkan keringat yang diproduksi ketika keluar tertahan di kulit dan menjadi cikal bakal biang keringat.
  • Kegiatan dan aktivitas berlebih. Dan yang terakhir penyebab terjadinya biang keringat adalah aktivitas yang berlebihan, baik pada bayi, anak, maupun dewasa. Aktivitas berlebih ini, menyebabkan kelenjar keringat memproduksi keringat dengan banyak, sementara pakaian dan keadaan tubuh bisa jadi tidak mendukung. Sehingga membuat keringat berubah menjadi bintik-bintik atau ruam-ruam kemerahan yang berubah menjadi keringat.
  • Menggunakan bedak yang tidak tepat. Dan penyebab biang keringat yang terakhir adalah menggunakan bedak yang tidak tepat dan tidak cocok bagi kulit. Hal ini bisa menyebabkan kulit kering dan memunculkan ruam-ruam sehingga membuat keringat tidak keluar dan menimbulkan biang keringat.

Pengobatan Biang Keringat

Setelah mengetahui ciri-ciri biang keringat serta penyebabnya, maka berikut di bawah ini adalah beberapa tips untuk mengurangi dan mengobati biang keringat, yaitu :

  • Hindari pakaian ketat. Yang pertama adalah hindari memakai pakaian yang terlalu ketat atau sempit dan terbuat dari bahan nylon atau polyster. Selain memang bahan ini panas tentunya tidak bisa menyerap keringat dengan baik
  • Menghindari panas secara langsung. Panas, tidak diragukan lagi merupakan salah satu penyebab paling sering terjadi pada biang keringat. Maka, sebaiknya Anda menghindari panas atau sinar matahari yang menyengat secara langsung. Karena, sengatan sinar matahari akan menyebabkan keringat yang berlebih dan kulit juga suhu tubuh menjadi panas. Sinar ultra violet juga dapat mengakibatkan gejala kanker kulit yang patut diwaspadai.
  • Menjaga kulit tetap dingin. Tips ketiga agar mencegah biang keringat adalah menjaga kulit tetap adem dan dingin. Sering-seringlah berteduh jika memang aktivitas Anda berada di luar ruang atau nyalakan kipas angin ataupun AC untuk meredam panas tubuh
  • Memakai pakaian berbahan menyerap keringat. Menghindari pakaian sempit dan ketat sangat diharuskan dan yang lebih baik adalah gunakan baju atau pakaian yang berbahan dasar menyerap keringat dengan baik seperti katun
  • Menyeka keringat. Ketika Anda merasakan keringat sudah terlalu deras di badan, sebaiknya Anda segera menyeka keringat tersebut dengan sapu tangan atau handuk yang menyerap. Jangan biarkan keringat terlalu lama di badan
  • Madu. Percaya atau tidak, madu dipercaya mampu menghilangkan biang keringat pada kulit, caranya Anda cukup mengoleskan madu pada bagian kulit yang terkena biang keringat lalu diamkan selama beberapa menit. Setelah mengering Anda bisa membilasnya dengan air hingga bersih. Selain itu, madu juga sering digunakan sebagai cara mengencangkan kulit wajah.
    Sponsors Link

  • Minyak jarak. Bahan berikutnya, yang bisa meredam atau menghilangkan biang keringat yaitu minyak jarak. Minyak ini, mampu menghilangkan efek panas dari biang keringat. Anda hanya perku mengoleskan dan memijatnya dengan halus pada bagian kulit yang terkena biang keringat. Lakukan hal ini hingga biang keringat hilang.
  • Lidah buaya. Tanaman yang satu ini, tidak diragukan lagi memiliki segudang manfaat tidak hanya bagi rambut, tapi juga untuk menghilangkan dan mengobati biang keringat. Caranya pun cukup mudah untuk digunakan yaitu Anda cukup mengoleskan gel lidah buaya pada kulit yang ada biang keringatnya, lalu diamkan selama 15-20 menit hingga gel tadi mengering, lalu bilas hingga bersih. Lakukan langkah ini beberapa kali sampai biang keringat menghilang. Selain untuk mengatasi biang keringat, lidah buaya juga ampuh untuk pengobatan hiperpegmentasi.
  • Es batu. Pada dasarnya, biang keringat terjadi karena suhu tubuh panas dan menghasilkan keringat berlebih. Dengan es batu, suhu tubuh yang panas akan menurun dan produksi keringat akan semakin sedikit. Cara yang perlu dilakukan adalah setelah Anda mengeringkan keringat pada tubuh, lalu gosokkan dengan lembut es batu ke seluruh bagian tubuh yang terkena biang keringat selama beberapa menit. Hal ini bisa dilakukan beberapa kali, hingga biang keringat tidak lagi ada di tubuh Anda. Selain itu, es batu ternyata juga ampuh menjadi salah satu cara mengecilkan pori-pori kulit.
  • Losion Calamine. Losion ini, banyak digunakan bagi orang dewasa maupun anak-anak yang biang keringatnya sudah sampai pada tahap iritasi berlebih.
  • Dokter kulit. Ini, merupakan langkah terakhir. Ketika beberapa cara di atas masih juga tidak bisa digunakan dan memberikan efek menghilangkan biang keringat. Konsultasikan ke dokter kulit mengenai cara terbaik agar biang keringat hilang dan sembuh dari kulit Anda.

Demikian tadi, beberapa ciri-ciri biang keringat, hal yang menyebabkan biang keringat dan beberapa tips untuk menghilangkan dan menyembuhkan biang keringat. Selain itu, Anda juga bisa rutin mengonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit agar kesehatan kulit Anda terjaga. Semoga informasi tadi bermanfaat dan berguna bagi Anda, selamat mencoba.

Sponsors Link
, , , ,