Sponsors Link

10 Cici-Ciri Cacar Air akan Sembuh yang Bisa Anda Amati

Sponsors Link

Cacar air, adalah salah satu dari jenis-jenis penyakit kulit yang sering dijumpai, tidak hanya bagi anak-anak juga orang dewasa. Cacar air atau dikenal dengan bahasa ilmiah Varicella simplex merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan terinfeksinya kulit akan virus varicella-zoster. Penyakit cacar air ini seringnya disebarkan melalui udara.

ads

Kita mengenal banyak penyakit kulit yang dari yang ringan seperti bisul, eksim, atau bahkan panu. Pada awalnya semua penyakit kulit disebabkan oleh virus yang menyebar ataupun karena kebersihan pada kulit yang tidak dijaga.

Perjalanan Penyakit Cacar Air

Selain gejala-gejala di atas, biasanya cacar air yang mulai serius akan menunjukkan tanda seperti,

  • Pada kasus yang lebih parah, penderita biasanya akan mengalami nyeri sendi, sakit kepala yang tidak tertahankan.
  • Dan beberapa hari setelahnya, akan timbul ruam kemerahan pada kulit dan biasanya menyerang bagian perut, dada serta area punggung dan terakhir akan muncul di sekitar daerah tangan serta wajah.
  • Bercak kemerahan yang terjadi pada awalnya, lama kelamaan akan menjadi lentingan yang berisi cairan dengan lapisan tipis.
  • Lentingan ini akan diikuti rasa nyeri dan gatal. Sebaiknya jangan di garuk, karena jika di garuk, lentingan akan pecah dan cairan yang keluar, jika mengenai bagian tubuh lain yang tidak terkena cacar air akan ikut terjangkit.
  • Namun, jika dibiarkan lama-kelamaan lentingan tersebut akan mengempis, dan mengering. Sehingga terlepas dengan sendirinya dan meninggalkan lapisan kulit yang awalnya akan lebih muda warnanya seperti kulit baru. Tapi, lama-kelamaan akan membaur sesuai dengan warna kulit asli.
  • Pada beberapa kasus, tahapan-tahapan di atas bisa menjadi lebih parah dan penderita yang mengalami cacar air akan mengalami kesulitan bernafas, sesak nafas hingga mulut menjadi kering dan susah buang air kecil.
  • Virus ini, dapat menyebar dengan cepat baik melalui udara atau cairan yang keluar dari lentingan tadi dan mengenai orang-orang di sekitar yang sehat. Dan bahkan bagi mereka yang pernah berada dalam satu ruangan lebih dari 15 menit, maka kemungkinan untuk tertular akan lebih besar.

Berikut beberapa hal terkait pencegahan dan pengobatan cacar air, antara lain:

  • Varisella atau cacar air ini, sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi tidak menutup adanya kemungkinan bahwa penyakit ini juga bertambah parah dan terjadinya penyakit ini berulang pada individu masing-masing.
  • Pada cacar air, ada vaksin dan imunisasi yang bisa diberikan pada anak-anak dan juga dianjurkan sangat baik bagi orang berumur di atas usia 12 tahun namun tidak mempunyai kekebalan tubuh dan imunitas yang kurang baik.
  • Dan pada orang dewasa yang terjangkit cacar air ini, bisa terasa lebih parah dan bahkan bisa menyebabkan pingsan. Sebaiknya, pada orang yang berusia di atas 50 tahun diadakan atau diberikan vaksinasi ulang.
  • Pengobatan awal, pada cacar air dapat diberikan“Asiklovir” yang berupa tablet dengan dosis 800 mg per hari setiap 4 jam sekali selama 7-10 hari
  • Pengobatan oral juga disandingkan dengan pemakaian salep yang mengandung Asiklovir 5% yang di oleskan tipis saja pada permukaan kulit yang terjangkit cacar air sebanyak 6 kali sehari dan selama 6 hari. Ada juga larutan PK yang dilarutkan dalam air rendaman mandi.
  • Cara mengobati cacar air dengan jagung secara tradisional juga bisa Anda coba.
Sponsors Link

Tanda-tanda cacar air akan sembuh

Berikut ini adalah bagian paling penting dari pembahasan kita, tanda-tanda cacar air akan sembuh. Ada beberapa ciri atau tanda yang bisa dijadikan petunjuk bahwa cacar air akan sembuh yang bisa Anda amati seperti,

  • Demam yang mulai turun suhunya
  • Bintik-bintik gelembung yang berisi air berubah menjadi kering. Hal ini, biasanya akan terjadi setelah melalu 10 atau 11 hari masa penularan hingga mengeringnya bintik-bintik.
  • Namun, Anda harus berhati-hati ketika cacar air sudah sembuh. Yang sebenarnya terjadi adalah cacar air hanya mati sementara dan dapat muncul sewaktu-waktu ketika tubuh menurun imunitasnya dan tertular oleh orang lain.

Masa penyembuhan

Setelah melalui tahap pengobatan awal, penyembuhan cacar air dapat dilanjutkan dengan tindakan seperti,

  • Perawatan luka atau bekas luka yang timbul akibat penyakit ini.
  • Dengan minum banyak air mineral agar ginjal ternetralisir setelah banyak mengonsumsi obat-obatan.
  • Anda juga disarankan untuk mengonsumsi vitamin C baik yang berbentuk tablet ataupun dari buah-buahan segar seperti jambu, angur, tomat lidah buaya maupun rumput laut.
  • Losion untuk tubuh yang mengandung aloe vera pun, bisa diaplikasikan pada bagian tubuh yang terkena cacar dan meninggalkan bekas luka hingga bekas luka tadi benar-benar hilang.
ads

Langkah-langkah pencegahan cacar air

Berikut beberapa cara pencegahan penyakit kulit cacar air yang bisa dilakukan,

  • Yang paling pertama pada tahap pencegahan terjangkitnya virus ini adalah vaksinasi. Proses vaksinasi ini memegang peranan penting, selain untuk mencegah terjangkitnya cacar air juga untuk mencegah terjadi komplikasi yang ditimbulkan setelahnya.
  • Dan yang berikutnya yang harus dilakukan adalah mengisolasi penderita cacar air dari tempat umum dan banyak orang. Karena cacar air ini sangat rentan menularkan virusnya apalagi jika terjadi pada bayi dan anak-anak. Sepeti jangan mengizinkan penderita cacar air pergi ke sekolah atau ke kantor terlebih dahulu, sebelum cacar air mengering, terutama 1 s.d 2 hari setelah muncul ruam-ruam.

Penanganan cacar air

Ada beberapa langkah penanganan pada cacar air, seperti,

  • Anti virus acyclovir. Jenis obat ini dapat meringankan gejala cacar air jika di konsumsi dan di minum pada jangka waktu 24 jam setelah ruam-ruam pada kulit muncul. Acyclovir ini berfungsi hanya untuk meringankan gejala-gejala cacar air, bukan untuk menyembuhkan.
  • Para ahli juga menyarankan penggunaan terapi imunoglobulin. Pada terapi ini, VZIG (Varicella-ZosterImmjnoGlobulin)  yang juga mengandung anti bodi dan bisa digunakan untuk virus cacar air.  VZIG ini bisa diberikan melalui infus.
  • Untuk terapi tambahan, Anda bisa mengonsumsi buah yang baik untuk orang cacar air seperti semangka, tomat, dan pepaya.

Hal yang dilakukan ketika terjangkit virus cacar air

Jika Anda sudah terinfeksi virus cacar air, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan pada masa terkena virus, adalah:

  • Jangan menggaruk lentingan-lentingan yang berisi cairan karena berisiko akan menularkan orang lain, dengan cara melalui cairan tersebut. Sebaiknya sediakan lap khusus atau tisu yang sekali pakai dan langsung buang, sehingga tidak ada kesempatan virus menyebar.
  • Banyak minum air putih atau air mineral dan hindari makanan yang keras dan menyebabkan mulut sakit, terutama makanan ain. Mengonsumsi es juga dapat meringankan nyeri atau gatal yang disebabkan oleh timbulnya bintil-Kenakan pakaian berbahan lembut, seperti katun, dan longgar agar iritasi kulit yang lebih parah akibat bintil cacar air dapat dicegah.
  • Gunakan obat pereda sakit seperti analgesik jika diperlukan. Paracetamol merupakan pilihan yang dapat diminum jika penderita mengalami demam. Namun, untuk dosis sebaiknya minta resep dokter terlebih dahulu. Apalagi jika si penderita cacar air berusia di bawah tiga tahun.
  • Penggunaan antiseptikyang mengandung povidone – iodine dapat diaplikasjkan pada kulit penderita cacar air yang terdapat luka terbuka atau bekas garukan.
  • Penggunaan sabun cair antiseptik juga dapat digunakan oleh anggota keluarga agar tidak menular ke seluruhnya
  • Hindari pemberian aspirin pada penderita cacar air, karena dapa menyebabkan sindrom Reye. Karena penyakit dapat menyebabkan kerusakan serius pada otak dan hati.
  • Istirahat yang cukup. Cacar air yang disebabkan oleh virus ini akan menyerang tubuh dengan sistem imunitas rendah. Mengistirahatkan tubuh, akan mengembalikan daya tahan dan stamina
  • Mengatur pola makan yang sehat dan seimbang. Hal ini disarankan agar kebutuhan vitamin tercukupi dan tubuh bisa cepat pulih.
  • Mandi seperti biasa, untuk menjaga kebersihan tubuh. Namun, jangan sampai lentingan-lentingan yang berisi cairan pecah
  • Pisahkan baju penderita cacar air dengan yang lainnya. Hal ini, menghindari penularan yang bisa terjadi.

Namun demikian, tidak semua pengidap cacar air dapat sembuh tanpa penanganan medis. Ada beberapa orang-orang yang sangat rentan mengalami komplikasi karena penyakit ini membutuhkan pengobatan yang lebih intensif, seperti ibu hamil, bayi yang baru lahir, dan juga orang yangmemiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Seperti pasien pengidap diabetes ataupun kanker. Anda juga wajib menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat untuk kesehatan kulit secara teratur.

Sponsors Link

Mitos Cacar Air

Di masyarakat, ada beberapa mitos mengenai cacar air yang beredar dan patut Anda pahami,

  • Cacar air hanya menyerang sekali seumur hidup. Mitos ini beredar sejak lama hingga diyakini oleh orang tua kita. Meski memang sangat jarang terjadi, faktanya,seseorang yang pernah menderita cacar air bisa saja kembali terinfeksi virus ini saat daya tahan tubuhnya menurun. Jadi, tetap jaga stamina Anda setelah sembuh dari cacar, ya.
  • Cacar air sangat mudah menular. Seperti yang sudah diulas sebelumnya, cacar air memang mudah menular ke orang di sekitar penderita. Tetapi hal ini hanya akan terjadi jika daya tahan tubuh orang tersebut rendah atau dalam kondisi tidak fit. Cacar air tidak akan menulari orang yang segar bugar dan dalam kondisi prima.
  • Penderita cacar air dilarang mandi. Ini adalah mitos yang sangat keliru, karena penderita cacar air juga wajib menjaga kebersihan tubuhnya. Mandi selain membersihkan diri dari bakteri juga mencegah cacar menyebar ke bagian tubuh lain. Gunakan sabun antiseptik sangat dianjurkan agar mengurangi infeksi bakteri lainnya.

Demikian tadi, informasi mengenai cara mencegah cacar air, hal-hal yang perlu dilakukan ketika terjangkit virus cacar air dan ciri-ciri cacar air akan sembuh, hingga mitos tentang cacar air. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Cacar