Sponsors Link

5 Cara Penularan Cacar Ular yang Berbahaya dan Wajib di Ketahui

Sponsors Link

Cara Penularan Cacar UlarAnda mungkin sudah sangat familiar dengan yang namanya penyakit cacar. Penyakit cacar memang termasuk penyakit yang umum diderita seseorang, setidaknya sekali dalam hidupnya. Namun, tahukah Anda bahwa penyakit cacar memiliki banyak jenis? Selain cacar air yang merupakan penyakit yang umum, terdapat jenis cacar lain yaitu cacar ular. Cacar ular merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus bernama Varicella zoster. Virus ini juga merupakan virus yang menyebabkan cacar air. Maka, seseorang yang terserang virus Varicella zoster memiliki kemungkinan terkena cacar air dan cacar ular. Ya, seseorang tetap bisa menderita penyakit cacar ular meski sebelumnya dia telah pernah terkena cacar air. Hal ini dikarenakan virus Varicella zoster ini bisa tidak aktif selama bertahun-tahun hingga akhirnya dia kembali aktif dan menimbulkan penyakit.

ads

Biasanya, virus bisa kembali aktif dikarenakan daya tahan tubuh penderitanya menurun. Di saat ini, virus Varicella zoster bisa masuk ke jalur saraf penderitanya dan menuju ke permukaan kulit sehingga timbullah penyakit cara penularan cacar ular. Selain karena daya tahan tubuh yang menurun, kembali aktifnya virus Varicella zoster ini juga bisa dikarenakan proses penuaan yang menurunkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Penyakit apapun yang disebabkan oleh virus sangat mungkin untuk menular ke orang lain. Begitu pula dengan virus Varicella zoster yang termasuk kelompok virus yang menyebabkan macam-macam penyakit herpes. Penularan cacar ular ini bisa melalui banyak hal, yang tentunya harus kita hindari agar tidak ikut tertular penyakit cacar ular. Berikut ini adalah beberapa cara cacar ular bisa menular ke orang lain:

  1. Kontak langsung dengan penderita cacar ular

Cara pertama virus Varicella zoster menular ke orang lain adalah melalui kontak fisik langsung dengan penderita. Jika seseorang yang sehat melakukan kontak fisik dengan penderita, khususnya ketika luka cacar ular masih terbuka dan belum tertutup keropeng, maka kemungkinan besar orang ini akan tertular cacar ular. Dia memang tidak akan langsung menderita penyakit cacar ular, melainkan umumnya akan menunjukkan gejala cacar air.

  1. Sistem imun tubuh lemah

Cacar ular lebih mudah menular jika seseorang memiliki sistem imunitas atau kekebalan tubuh yang lemah. Bahkan, tingakt imunitas yang rendah bisa jadi merupakan penyebab cacar air yang utama. Maka, seseorang yang sedang sakit, stress, lelah, ataupun ibu hamil dan bayi yang baru lahir, sangat rentan untuk tertular penyakit cacar ular ini.

  1. Tidak pernah melakukan vaksinasi

Seseorang yang belum pernah melakukan vaksinasi cacar air, sangat mungkin untuk tertular penyakit ini. Di Indonesia, masih banyak orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi cacar air rutin sehingga dia akan lebih mudah tertular penyakit cacar ular.

Untuk mencegah tertular penyakit cacar ular, ada dua jenis vaksin yang bisa diberikan. Vaksin yang pertama adalah vaksin cacar air (Varicella) dan jenis vaksin yang kedua adalah vaksin cacar air (Varicella zoster). Untuk vaksin cacar air, biasanya akan diberikan saat anak-anak melakukan imunisasi rutin. Orang dewasa pun boleh mendapat vaksinasi ini, terutama jika dia belum pernah menderita cacar air. Sementara itu, untuk vaksin cacar ular bisa diberikan kepada orang dewasa, terutama para lansia di atas usia 50 tahun.

  1. Terkena bersin atau batuk penderita

Selain menular melalui kontak langsung, cacar ular juga bisa menular melalui udara, terutama ketika berada di dekat penderita saat dia bersin atau batuk. Maka, sangat dianjurkan untuk penderita cacar ular menggunakan masker saat bertemu dengan orang lain, serta sebaiknya meminimalisir berdekatan dengan orang yang masih sehat.

  1. Memakai baju atau handuk yang terkontaminasi
Sponsors Link

Virus Varicella zoster memang bisa menular ke orang lain saat orang lain bersentuhan dengan penderita. Namun, ternyata sentuhannya tidak harus secara langsung. Hampir sama dengan  cara penularan panu melalui pakaian, virus Varicella zoster juga bisa mengkontaminasi pakaian atau handuk yang dipakai oleh penderita dan ketika ada orang lain yang memakai pakaian atau handuk tersebut, dia akan tertular penyakit cacar ular.

Setelah mengetahui cara penularan cacar ular di atas, lalu apa yang harus kita lakukan untuk mencegahnya? Yuk, ikuti beberapa panduan berikut ini untuk menghindari tertular penyakit cacar ular!

  • Hindari kontak fisik dengan penderita – sebisa mungkin jangan bersentuhan ataupun pinjam meminjam pakaian, handuk atau barang apapun dengan penderita.
  • Gunakan masker – saat harus berinteraksi dengan penderita cara penularan cacar ular, gunakanlah masker untuk mencegah tertular virus melalui udara. Tetap lakukan hal ini meskipun penderita sudah memakai masker sendiri.
  • Jaga daya tahan tubuh – makanlah makanan yang bergizi seimbang serta istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh. Jika perlu, Anda bisa menambahkan konsumsi vitamin atau suplemen makanan lainnya.
  • Vaksinasi – pastikan anak-anak Anda mengikuti imunisasi rutin, termasuk imunisasi cacar sebagai cara mencegah cacar air. Begitu pula jika Anda telah berusia lanjut, Anda bisa meminta vaksinasi cacar ular ke dokter Anda
  • Perhatikan kesehatan Anda – jika Anda merasakan sedikit gejala-gejala sakit, jangan pernah anggap remeh. Periksakan diri ke dokter Anda untuk mendapatkan diagnose yang tepat serta obat atau perawatan yang dibutuhkan untuk mencegah penyakit lebih parah.

Penularan cacar ular memang termasuk mudah terjadi, namun bukan berarti mustahil untuk dicegah. Tetap jaga kesehatan, ya!

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Cacar