Sponsors Link

6 Cara Pencegahan Sifilis yang Mudah Dilakukan Agar Tidak Tertular

Sponsors Link

Pernahkah Anda mendengar penularan penyakit sifilis? Sifilis merupakan salah satu penyakit menular seksual. Biasanya sifilis juga dikenal dengan istilah raja singa. Apa penyebab sifilis? Sifilis atau raja singa ini dapat terjadi karena adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Bakteri ini dapat menyebar melalui kontak langsung dan berhubungan seksual dengan penderita. Kontak langsung tersebut antara lain penggunaan toilet terutama toilet duduk dengan penderita, penggunaan alat makan yang sama karena dengan demikian bakteri tersebar melalui air liur, dan penggunaan kolam renang yang sama.

ads

Gejala Penyakit Sifilis

Untuk mengenal lebih jauh, apakah Anda terjangkit sifilis atau tidak Anda perlu mengetahui gejala-gejala penyakit sifilis. Gejala pada penyakit sifilis ini berbeda-beda tergantung tahapan pada sifilis dan terkadang mirip dengan gonore. Sehingga Anda perlu tahu perbedaan gonore dan sifilis. Sebab sifilis memiliki tiga tahapan utama yang akan terjadi pada penderita setelah tiga minggu bakteri menyerang tubuh Anda. apa saja gejala- gejala sifilis? Berikut akan dibahas gejala-gejala sifilis dalam tiga tahapan utama.

  1. Tahap Primer

Tahap primer sifilis tentu memberikan gejala atau tanda-tanda di awal minggu terserang sifilis. Gejala yang ada yaitu munculnya bisul yang keras tetapi tidak membuat Anda merasakan sakit. Bisul ini disebut chancre. Nah benjolan ini akan menyebabkan infeksi yang biasanya menyerang organ kelamin Anda. Gejala seperti tersebut di atas akan hilang setelah 4 minggu masa terjangkit.

Dikarenakan benjolan atau chancre muncul tanpa rasa sakit, maka mayoritas orang tidak menyadari bahwa tubuhnya terserang sifilis sampai tahap primer telah berlangsung. Sehingga biasanya sifilis jarang terobati dini atau terobati saat tahap primer telah selesai. Munculnya benjolan chancre pun tidak hanya pada organ kelamin Anda bagian luar. Bisa juga muncul di bagian dalam atau justru di mulut atau anus. Munculnya chancre tergantung letak penyebaran bakteri tersebut.

  1. Tahap Sekunder

Jika Anda telah memasuki tahap ini, maka gejala-gejala yang ada akan lebih nampak dan terasa sakit. Ada perbedaan sifilis sekunder dan primer.  Tahap sekunder terjadi 2 sampai 3 bulan setelah terinfeksi. Bahkan tahap sekunder juga memiliki kemungkinan untuk muncul kembali setelah dua tahun terinfeksi sifilis. Beberapa agejala yang akan Anda temui atau dialami yaitu ruam berwarna merah yang tidak berbenjol dengan rasa sakit yang menjangkit seluruh tubuh Anda.

Tiap- tiap orang akan memiliki waktu penyembuhan yang berbeda-beda tergantung pada bagaimana sistem imun merespon bakteri tersebut. Apabila Anda telah memasuki tahap sekunder, segeralah berobat ke dokter untuk mendapatkan perawatan khusus. Jangan biarkan penyakit sifilis semakin memburuk dan memasuki tahap selanjutnya. Biasanya setelah selesai memasuki tahap sekunder ruam tersebut akan hilang. Belum tentu hal ini mengindikasikan bahwa Anda sembuh, bisa jadi Anda memasuki tahap selanjutnya.

  1. Tahap Tersier

Tahap ini umumnya terjadi pada penderita yang benar-benar mengabaikan adanya bakteri pada tubuhnya. Tanpa adanya pengobatan di tahap sekunder, juga bisa menjadikan penderita memasuki tahap ketiga ini. Gejala-gejala yang muncul bisa jadi sakit komplikasi pada jantung, pembuluh darah, hati, otak, dan pernapasan Anda. Lebih parahnya penderita pada tahap tersier ini bisa jadi mengalami kematian akibat memburuknya kondisi tubuh yang tidak segera ditangani.

Dengan penjelasan di atas tentu Anda membuat kesimpulan bahwa penyakit sifilis sangat berbahaya. Selain dapat menular pada pasangan atau orang terdekat Anda, nyatanya sifilis juga dapat menyebabkan kematian. Tapi Anda tak perlu khawatir karena penyakit ini tidak harus dialami oleh setiap orang. Penyakit ini dialami oleh masyarakat yang tidak peduli dan tidak tahu terhadap pencegahan sifilis atau raja singa. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan pula upaya-upaya pencegahan yang dapat Anda lakukan agar penyakit sifilis tidak menjangkit tubuh Anda atau pasangan Anda.

Sponsors Link

Pencegahan yang Dapat Dilakukan

  1. Batasi Banyaknya Pasangan Seks

Jika adalah salah satu orang dengan tingkat seks yang dapat dikatakan aktif, hindari untuk memiliki pasangan seks terlalu banyak. Dengan memiliki banyak pasangan tentu saja hal ini juga akan meningkatkan penyakit menular seksual yang menjangkit tubuh Anda. Terlebih jika satu sama lain tidak terbuka atas riwayat kesehatannya.

Bisa jadi pasangan Anda yang lainnya juga memiliki banyak pasangan seksual sehingga penyakit yang berasal dari orang lain bisa tertular pada Anda. Siklus tular menular tersebut akan berlangsung terus menerus tanpa kita ketahui penyebab awalnya. Bisa jadi cara penularan sifilis melalui air liur atau cairan tubuh lainnya. Sehingga pencegahan yang mungkin adalah membatasi banyaknya pasangan seksual Anda.

  1. Membicarakan Riwayat Penyakit pada Pasangan

Hal lain yang dapat Anda lakukan dalam pencegahan sifilis yaitu saling berkomunikasi dengan pasangan. Mungkin hal ini suatu pembicaraan yang tidak pantas dan mungkin tidak sopan untuk diperbincangkan. Akan tetapi, demi kebaikan kesehatan satu sama lain harus terbuka. Komunikasikan riwayat tersebut sebelum melakukan hubungan seksual.

ads

Agar tidak menyinggung perasaan, Anda bisa membuka pembicaraan dengan riwayat kesehatan Anda terlebih dahulu dan meminta pasangan Anda untuk menceritakannya. Hal yang pasti adalah jangan menyudutkan pasangan Anda saat gilirannya menceritakan riwayat kesehatannya. Usahakan membuat situasi menjadi nyaman agar pasangan mengatakan semuanya secara jujur. Jika pasangan mengatakan punya riwayat penyakit menular seksual, maka bujuk dia untuk melakukan tes bersama Anda.

  1. Melakukan Tes Rutin

Hal selanjutnya yang bisa digunakan untuk mencegah sifilis yaitu melakukan tes rutin. Ajak pasangan Anda untuk melakukannya juga. Dengan melakukan tes rutin maka tidak akan terjadi keterlambatan dalam mendeteksi adanya penyakit pada tubuh Anda. Pencegahan lebih dini jauh lebih menurunkan resiko kesehatan yang lebih besar. Begitu juga dengan mengajak pasangan melakukan tes bersama, maka satu sama lain tidak perlu khawatir dalam melakukan hubungan seksual karena terjamin aman.

  1. Gunakan Kondom dalam Melakukan Hubungan Seksual

Menggunakan pengaman dalam berhubungan seksual juga bisa menjadi cara yang tepat untuk Anda lakukan dalam mencegah terserangnya sifilis. Misalnya menggunakan kondom. Selain mencegah sifilis, cara ini juga aman untuk dilakukan dalam pencegahan macam-macam penyakit menular seksual lainnya.

  1. Jangan Percayakan Kesehatan Tanpa Resep Dokter

Hal ini juga penting untuk Anda ketahui. Banyak sekali info-info mengenai pengobatan atau perawatan sifilis dengan cara-cara rumahan atau obat-obat yang dijual di pasaran. Anda tidak perlu memercayainya sebab tidak terjamin kebenerannya. Tetap percayakan kesehatan Anda kepada dokter sebab penyakit menular seksual terutama sifilis adalah penyakit serius yang memang butuh penanganan khusus. Anda tidak oleh memercayakan kesehatan Anda begitu saja.

  1. Jauhi Penggunaan Alkhohol dan Narkoba

Hal tersebut memang bukan penyebab sifilis Anda, tetapi kedua barang tersebut bisa mempengaruhi pikiran Anda sehingga saat melakukan hubungan seksual tidak terkontrol sehingga berhubungan seksual yang aman Anda lupakan. Penggunaan kedua barang tersebut dalam hubungan seksual akan memperburuk aktivitas seksual Anda. Sehingga menjauhi penggunaan alkhohol dan narkoba menjadi cara yang tepat yang dapat Anda lakukan untuk menghindari terjangkit atau tertular penyakit sifilis.

Mungkin banyak orang terutama Anda yang belum tahu bahaya Sifilis bukan? Selain sifilis merupakan penyakit menular seksual, sifilis atau raja singa adalah penyakit yang perlu Anda ketahui bahaya lainnya. berikut akan dijelaskan bahaya penyakit sifilis bagi kehidupan Anda.

Bahaya Sifilis yang Perlu Anda Ketahui

  1. Penderita Sifilis Lebih Mudah Terjangkit HIV

Tahukah Anda hubungannya penyakit sifilis dengan HIV? Virus HIV akan lebih mudah menjangkit tubuh seseorang yang terkena sifilis. Sebab sistem imun sudah terganggu terlebih dahulu dengan adanya bakteri penyebab sifilis, sehingga menjadi hal mudah bagi virus untuk menjangkit tubuh Anda. Baik Anda yang terserang atau Anda yang tertular. Maka jangan samapi terkena sifilis jika tidak kemungkinan untuk terkena HIV juga akan semakin tinggi.

  1. Penyebab Kematian
Sponsors Link

Seperti penjelasan sebelumnya, sifilis bisa menjadi penyebab kematian. Terlebih jika penyakit tersebut tidak mendapat penanganan khusus dari dokter. Kematian pun tidak serta merta datang tapi membutuhkan waktu hingga 35 tahun artinya Anda akan mengidap sifilis cukup lama. Maka sangat disarankan untuk melakukan penanganan yang tepat atas saran dokter akan segera terkendali dan tidaka bertambah buruk bagi kesehatan Anda.

  1. Ibu Pengidap Sifilis Dapat Menginfeksi Bayinya

Tahukah Anda ternyata sifilis tidak hanya menjangkit seseorang yang berkontak langsung dengan Anda malinkan juga seorang bayi yang belum lahir. Ibu pengidap sifilis dapat menularkan penyakitnya meski bayi masih dalam kandungan. Hal ini biasanya terjadi pada para ibu yang telah terjangkit sifilis selama empat tahun dan belum mendapat penanganan yang tepat. Sehingga bakteri akan menginfeksi bayi pada kandungan. Bisa jadi bayi lahir dengan keadaan tidak, mati dalam kandungan, atau sudah terserang sifilis saat lahir. Cukup mengerikan, bukan? Oleh karena itu usahakan untuk segera menangani masalah seksual tersebut dengan melakukan pencegahan-pencegehan yang telah disebut di atas.

Sifilis merupakan penyakit menular seksual yang dapat Anda hindari. Dengan melakukan hubungan seksual yang sehat, melakukan tes darah secara rutin, dan menjaga komunikasi dengan pasangan Anda, resiko terserang penyakit sifilis atau raja singa akan menurun. Selain itu, jangan mengonsumsi alkhohol dan narkoba saat melakukan hubungan seksual. Kedua barang tersebut akan mempengaruhi pola pikir Anda sehingga bisa membuat Anda lupa hal-hal yang perlu diperhatikan agar terhindar dari sifilis.

Dikarenakan sifilis tidak memberikan gejala yang spesifik di awal, maka Anda perlu mawas pada kesehatan Anda jika ada beberapa hal yang Anda curigai yang terjadi pada tubuh Anda. Anda juga perlu tahu cara penularan sifilis.  Jangan biarkan tubuh memasuki tahap gejala sifilis yang lebih buruk dan mengakibatkan keterlambatan dalam melakukan pengobatan.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan