Sponsors Link

7 Cara Pencegahan Molluscum Contagiosum yang Mudah dan Efektif

Sponsors Link

Ada beragam penyakit yang dapat menyerang kulit seseorang, dan disebabkan karena beberapa macam faktor mulai dari bakteri, benturan atau trauma fisik, jamur, hingga kepada infeksi yang disebabkan oleh virus yang salah satunya akan kami bahas pada artikel kali ini. Molluscum Contagiosum adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus Molluscum contagiosum, dimana penyakit ini akan menimbulkan benjolan lunak, atau lesi, pada lapisan atas kulit Anda.

ads

Benjolan ini pada umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Mereka menghilang dengan sendirinya dan jarang meninggalkan bekas luka meskipun dibiarkan tanpa perawatan. Lamanya waktu virus bervariasi untuk setiap orang, tetapi benjolan dapat terjadi dalam rentang waktu mulai dari dari dua bulan hingga empat tahun.

Cara Pencegahan Molluscum Contagiosum

Molluscum Contagiosum disebarkan melalui kontak langsung dengan seseorang yang menderita atau dengan menyentuh objek yang terkontaminasi virus, seperti handuk atau pakaian sehingga bisa dibilang sangat menular.

Pengobatan dan perawatan bedah meskipun tersedia dan dapat diberikan, tetapi umumnya tidak diperlukan dalam banyak kasus. Virus ini akan dapat lebih sulit diobati jika Anda memiliki sistem kekebalan yang lemah. Lalu apa yang membedakan benjolan akibat virus Molluscum ini dibandingkan dengan penyakit kulit lainnya? Berikut ini adalah beberapa ciri dari penyakit yang ditimbulkan oleh virus tersebut:

  • Ukuran benjolan kecil, bening, dan halus
  • Memiliki warna agak merah muda, warna kulit, ataupun putih.
  • Keras dan berbentuk seperti kubah dengan legokan di bagian tengah
  • Isinya mengandung cairan yang kenyal dan lengket seperti lilin
  • Memiliki diameter antara 2 hingga 5 milimeter
  • Dapat tumbuh di mana saja kecuali di telapak tangan atau telapak kaki Anda, khususnya di wajah, perut, badan, lengan, dan kaki pada anak-anak, atau paha bagian dalam, alat kelamin, dan perut pada orang dewasa.

Meskipun penyakit ini tidak berbahaya, tetapi kemunculannya yang bisa sangat banyak di beberapa area akan dapat mengganggu penampilan dan meningkatkan risiko penularan kepada orang lain, sehingga cara pencegahan Molluscum Contagiosum sangat penting untuk diketahui.

Beberapa cara pencegahan Molluscum Contagiosum yang bisa anda lakukan supaya anda atau keluarga terhindar dari penyakit ini adalah sebagai berikut:

  1. Rajin membersihkan tangan menggunakan sabun dan air hangat,
  2. Membiasakan anak anda untuk mencuci tangan mereka setelah bermain,
  3. Jangan berbagi barang-barang pribadi seperti handuk, sikat gigi, pakaian, atau sabun batangan,
  4. Apabila benjolan muncul, jangan digaruk atau dikelupas supaya tidak memperluas penyebaran,
  5. Tutupi area benjolan dan jaga kebersihannya supaya tidak menular ke orang lain,
  6. Jangan dulu bercukur apabila ada benjolan di sekitar area yang akan dicukur,
  7. Jangan melakukan hubungan seksual dengan penderita yang memiliki benjolan di bagian kelamin.

Diharapkan dengan memperhatikan ketujuh cara pencegahan Molluscum Contagiosum di atas akan dapat membantu anda terhindar dari penyakit tersebut, atau membantu mengurangi penyebarannya kepada orang lain yang belum terinfeksi.

Silahkan kunjungi atikel kami lainnya terkait pencegahan dan pengobatan penyakit kulit seperti apa saja bentuk penanganan Hipospadia, kemudian apa saja cara menghilangkan biang keringat pada bayi dan juga cara mengobati kulit kering pada bayi, kemudian ada juga pembahasan mengenai salep untuk mengobati herpes di bibir, lalu cara agar cacar air cepat kering, kemudian khasiat temulawak untuk biduran, dan lain sebagainya.

Tentunya artikel mengenai pencegahan Molluscum Contagiosum ini tidak dapat dijadikan referensi yang tergolong valid karena kami hanya menyajikan fakta-fakta umum saja. Untuk perawatan dan pengobatan yang lebih maksimal, silahkan kunjungi dokter kulit pilihan guna mendapatkan perawatan dan diagnosa yang terbaik.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan