Sponsors Link

7 Cara Pencegahan Hipospadia yang Mudah Dilakukan Mulai Dari Sekarang

Sponsors Link

Beberapa penyakit kelamin ada yang sangat mengganggu sejak masih kecil. Salah satunya ialah Hipospadia. Kondisi Hipospadia ialah kondisi di mana uretra berada di posisi yang tidak normal. Uretra sendiri merupakan saluran yang menghubungkan kandung kemih dengan ujung penis. Jadi, hipospadia merupakan penyakit kelamin yang terjadi hanya pada anak laki-laki atau pria. Pada kondisi normal, lubang uretra berada tepat di ujung penis tetapi pada pasien hipospadia, lubang uretra justru berada di bagian bawah penis.

ads

Kelainan ini umumnya terjadi sejak lahir. Hipospadia bisa terjadi dalam kondisi ringan sampai berat. Bila dalam kondisi ringan, penanganannya bisa berupa operasi sederhana untuk menggeser uretra, namun bila posisi dalam kondisi ekstrim, maka diperlukan operasi besar untuk menggeser ujung uretra ke kondisi normal. Supaya tidak terjadi kelainan hipospadia, diperlukan langkah pencegahan. Berikut langkah-langkah pencegahannya:

1. Periksakan Anak Ke Dokter

Supaya anak terhindar dari kelainan hipospadia, anda dapat melakukan pencegahan hipospadia dengan cara membawa anak ke dokter.  Hal ini harus langsung dilakukan ketika anda melihat adanya gejala-gejala hipospadia pada anak sejak lahir. Terutama jika anda melihat lokasi uretra berada di posisi yang tidak normal. Bila tidak segera ditangani, hipospadia bisa mengakibatkan komplikasi seperti gangguan ejakulasi yang tidak normal.

Anak menjadi kesulitan buang air kecil, penis melengkung sehingga tidak normal ketika ereksi, dan bentuk penis yang tidak normal bisa membuat anak mengalami gangguan kepribadian seperti kurang percaya diri dan lain-lain. Anda juga harus curiga ketika kulit selangkangan sering mengelupas. Karena ini juga mengindikasikan ada bakteri jahat yang berkumpul di bagian kulit tersebut.

2. Lakukan Operasi Pemindahan Uretra

Sebelum kelainan hipospadia memperparah keadaan seorang anak, lakukanlah operasi pemindahan uretra ketika anak sudah cukup umur untuk mengalami operasi. Operasi ini bisa dijalankan kapan sja, tapi idealnya tidak ketika anak masih terlalu kecil, paling cepat ketika anak sudah berusia empat bulan. Sebab prosedur operasi akan membuat anak mengalami pembedahan posisi uretra yang kemudian dilakukan reposisi uretra ke posisi yang normal.

Pemindahan ini harus dilakukan ketika bentuk penis melengkung ke bawah dan kulup tidak normal. Dokter akan memperbaiki bagian tersebut sehingga penis memiliki bentuk normal. Perhatikan perkembangan penis setelah operasi, jika muncul jamur atau kelainan lainnya, segera konsultasikan ke dokter akan mendapatkan penangangan lanjutan. Pastikan anda sudah memahami ciri-ciri jamur di selangkangan yang berbahaya. Jika muncul jamur, segera cari cara mengobati jamur kulit khususnya di selangkangan.

3. Cangkok Jaringan Tubuh

Untuk mencegah hipospadia, bisa dilakukan cangkok jaringan tubuh yang diambil dari kulup atua bagian mulut. Cangkok dilakukan untuk merekonstruksi saluran urine. Operasi ini perlu dilakukan untuk menghindarkan pasien dari hipospadia yang merugikan kehidupannya. Di samping itu, selama prosedur ini berlangsung hindarkan anak dari proses sunat. Sebab kesalahan prosedur bisa menjadi penyebab impoten di usia muda. Hal itu tentu saja akan mengurangi kepercayaan diri seseorang.

4. Hindari Paparan terhadap rokok dan narkoba

Hipospadia juga bisa terjadi pada orang dewasa karena mengalami beberapa kasus. Pencegahan hipospadia orang dewasa bisa dilakukan dengan menghindarkan diri dari konsumsi rokok dan bahan kimia lainnya seperti alkohol atau konsumsi obat terlarang. Ini bisa menimbulkan efek komplikasi pada alat kelamin.

Sponsors Link

Seperti sudah sering dikampanyekan, narkoba atau obat terlarang lainnya bisa menyebabkan berbagai masalah pada tubuh. termasuk salah satunya bisa menurunkan hipospadia pada anak anda. karena sejak sebelum hamil, ketika anda sudah mengonsumsi narkoba anda sudah meningkatkan salah satu bahaya narkoba bagi kesehatan reporduksi. Jika tidak berakibat pada anda, ini bisa menurun pada keturunan anda. salah satu akibatnya ialah hipospadia pada anak. Oleh karena itu, hindarilah penggunaan obat-obatan terlarang dan alkohol.

5. Hindarkan diri Dari paparan pestisida

Anak-anak yang lahir dari ibu dan ayah normal bisa mengalami hipospadia karena selama kehamilan sang ibu terpapar oleh zat kimia pestisida, jadi disarankan supaya ibu tidak terpapar zat tersebut. peringatan ini penting untuk pada ibu yang hidup sebagai petani atau sebagia peracik bahan-bahan kimia di laboratorium tertentu.

6. Miliki gaya hidup sehat

Sponsors Link

Cara mencegah penyakit menular seksual menyerang anda yang paling tepat adalah miliki gaya hidup sehat. Supaya anda bisa menghindarkan diri anda dari hipospadia, milikilah gaya hidup sehat. Upaya ini juga dapat menyelamatkan anak-anak anda dari bahaya hipospadia. Gaya hidup sehat juga dapat menghindarkan diri anda sendiri dari berbagai macam gejala penyakit kelamin yang dapat menyerang ketika anda sudah dewasa atau ketika sudah jadi orang tua. Kalau anda mengidap penyakit kelamin tertentu, secara medis hal tersebut dapat menurun ke anak anda.

7.  Penyunatan

Pencegahan hipospadia juga dapat dilakukan dengan cara sunat. Sunat dapat dilakukan pada anak umur 1-8 tahun. Tindakan ini memiliki tujuan untuk memperbaiki bentuk penis. Agar pasien juga dapat buang air kecil dengan nomal di samping dapat memiliki fungsi seksual yang normal pula.

Demikian pemaparan tentang pencegahan hipospadia yang harus anda ketahui untuk dipraktikkan di rumah. Selamat menjaga kesehatan!

Sponsors Link
, , ,