Sponsors Link

3 Cara Pencegahan Paling Efektif Untuk Ambiguous Genitalia Pada Bayi

Sponsors Link

Memiliki anak yang sehat dan normal merupakan idaman setiap orang tua, dan tentunya akan sangat disayangkan apabila anak yang lahir mengalami suatu kondisi yang abnormal dan dapat mengganggu kesehatannya, dimana salah satunya yang akan kami bahas kali ini adalah Ambiguous Genitalia. Ambiguous Genitalia merupakan suatu kondisi langka di mana alat kelamin pada bayi tidak terlihat dengan jelas apakah laki-laki atau perempuan.

ads

Pada bayi yang memiliki kondisi ini, alat kelamin mungkin tidak dapat berkembang atau bayi memiliki karakteristik dari kedua jenis kelamin. Organ seks eksternal mungkin saja tidak cocok dengan organ seks internal ataupun jenis kelamin dari segi genetik. Ambiguous Genitalia sendiri bukanlah suatu penyakit, melainkan gangguan perkembangan seks. Biasanya, alat kelamin ambigu akan dapat terdeteksi dengan segera setelah lahir, atau pada beberapa kasus dapat terdeteksi dari saat sebelum bayi tersebut dilahirkan. Ciri-ciri bayi laki-laki (secara genetis) mengalami kondisi Ambiguous Genitalia antara lain adalah:

  • Saluran untuk pembuangan air seni dan sperma tidak memanjang sampai ke ujung alat kelamin
  • Ukuran penis yang abnormal bahkan terlalu pendek hingga lubang kemaluan berada terlalu dekat dengan testis.
  • Satu atau kedua testikel tidak ada
  • Skrotum tidak berisi / kosong dan berbentuk seperti labia

Kemudian ciri-ciri bayi perempuan (secara genetis) mengalami kondisi Ambiguous Genitalia antara lain:

  • Ukuran klitoris membesar menyerupai penis
  • Labia tertutup sehingga menyerupai kantung zakar
  • Gumpalan yang terasa seperti testis pada area Labia

Kondisi ini tentunya bukanlah tanpa sebab, dan biasanya yang menjadi penyebab umum dari kondisi Ambiguous Genitalia antara lain adalah:

  • Kondisi genetis yang disebut sebagai congenital adrenal hyperplasia dimana kelenjar adrenal menghasilkan terlalu banyak hormon androgen.
  • Janin yang terekspos terlalu banyak hormon pria akibat dari obat-obatan tertentu juga dapat mempengaruhi bayi perempuan untuk mengalami kondisi tersebut.
  • Jenis tumor tertentu yang dialami oleh si ibu juga dapat memproduksi hormon laki-laki
  • Perkembangan testikel yang tidak normal dikarenakan faktor genetis
  • Lapisan pembentuk alat kelamin pria tidak terpengaruh oleh hormon yang dihasilkan oleh testis
  • Kondisi abnormal dari testis yang bisa diakibatkan oleh bermacam hal
  • Kekurangan enxim 5a juga dapat mempengaruhi produksi hormon laki-laki.

Pencegahan Ambiguous Genitalia

Untuk mencegah kondisi ini terjadi, sebenarnya masih belum dapat ditentukan secara tepat metode yang terbaik, terutama dikarenakan banyak hal terkait faktor genetis yang dapat menjadi pemicu terjadinya kondisi. Namun untuk beberapa faktor lainnya, anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut:

1. Mengurangi konsumsi obat yang memproduksi hormon jenis kelamin tertentu

Cara pertama dalam pencegahan ambiguous genitalia adalah dengan mengurangi atau berhenti mengkonsumsi obat-obatan yang dapat memproduksi hormon jenis kelamin tertentu seperti testosteron ataupun estrogen, terutama saat anda sedang hamil dan memiliki bayi yang jenis kelaminnya berlawanan dengan hormon yang dihasilkan obat tersebut.

2. Mengurangi konsumsi makanan yang memproduksi hormon jenis kelamin tertentu

Makanan seperti kedelai dapat meningkatkan produksi hormon estrogen, sehingga sebaiknya dihindari sebagai salah satu upaya pencegahan Ambiguous Genitalia, terutama pada saat anda sedang hamil bayi laki-laki. Begitu juga dengan makanan seperti tofu yang juga memproduksi estrogen seperti kedelai.

3. Terapi hormon

Apabila kondisi Ambiguous Genitalia sudah terdeteksi pada saat bayi berada di dalam kandungan, salah satu upaya yang umum dilakukan untuk pencegahan Ambiguous Genitalia adalah dengan cara melakukan terapi hormon yang dorasa masih kurang, tentunya atas anjuran dan pengawasan dokter. Dengan melakukan ketiga cara pencegahan Ambiguous Genitalia di atas, diharapkan bayi akan lahir dalam kondisi normal dan sehat serta tidak mengalami kelainan-kelainan seperti AMbiguous Genitalia tersebut.

Baca juga artikel kami lainnya terkait pencegahan penyakit kulit dan kelamin, seperti bagaimana cara mencegah herpes zoster, 5 cara mendiagnosa herpes genital, 7 cara pencegahan herpes simplex, kemudian bagaimana cara mencegah Hermatospermia, kemudian apa saja cara untuk pencegahan penyakit trikomoniasis, 12 cara menghilangkan biang keringat pada bayi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga artikel mengenai pencegahan Ambiguous Genitalia kali ini akan dapat membantu menambah informasi serta pengetahuan anda terkait kondisi tersebut, meskipun untuk penanganan terbaik kami tetap menyarankan anda untuk memeriksakan ke dokter terkait.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan