Sponsors Link

4 Cara Mengobati Hematospermia Berdasarkan Penyebabnya

Sponsors Link

Hematospermia merupakan sebuah kondisi dimana terdapat darah yang bercampur dengan air mani ketika terjadi ejakulasi. Air mani sendiri akan keluar dengan sendirinya saat pria mengalami ejakulasi. Adanya campuran darah pada cairan tersebut disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang berada di sekitar uretra atau kemih bagian bawah. Kondisi ini dapat terjadi pada pria muda maupun tua dan penyebabnya bisa beragam, diantaranya adalah kanker prostat dan infeksi.

ads

Jadi hematospermia bukanlah sejenis penyakit melainkan gejala dari munculnya masalah pada organ intim. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, sebaiknya hindari pantangan hematospermia agar kondisi ini tidak bertambah parah. Tentunya selain menghindari pantangan tersebut, Anda juga harus mengetahui cara mengobati hematospermia agar kondisi ini bisa hilang dan tidak muncul kembali. Berikut beberapa pengobatan yang bisa dilakukan oleh penderita hematospermia.

  1. Observasi Penyakit

Penyebab terjadinya hematospermia bisa bermacam-macam, salah satunya adalah trauma minor. Jika kondisi tersebut disebabkan oleh trauma minor, maka pengobatan yang tepat adalah dengan observasi tanpa harus melakukan terapi. Sama seperti pengobatan torsio testis yang bisa dilakukan tanpa operasi mesksipun kemungkinannya kecil, hematospermia pun bisa disembuhkan tanpa pembedahan.

  1. Bedah

Hematospermia bisa juga disebabkan oleh trauma mayor dimana pada kondisi tersebut pembedahan ringan perlu dilakukan untuk menghilangkan sumbatan dan memperbaiki pecahnya pembuluh darah. Jika pembedahan sudah dilakukan dan hematospermia menghilang, ada baiknya Anda secara turin mengkonsumsi makanan yang baik untuk testis agar kesehatan reproduksi tetap terjaga. Diet ini bisa dilakukan seumur hidup karena mengkonsumsi makanan yang menyehatkan baik untuk tubuh secara keseluruhan.

  1. Kemoterapi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kondisi hematospermia bisa terjadi karena adanya kanker prostat. Kempoterapi merupakan pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan kanker dan menghilangkan hematospermia. Biasanya kanker prostat terjadi pada pria diatas 40 tahun, namun tidak menutup kemungkinan kanker ini terjadi pada mereka yang masih dibawah 40 tahun.

Mengetahui penyebab kanker prostat bisa membantu Anda mencegah timbulnya penyakit tersebut. Selain kanker prostat, penyebab torsio testis pun perlu diketahui karena kondisi testis terlilit biasanya hanya bisa disembuhkan melalui pembedahan.

  1. Antibiotik

Selain kanker prostat, hematospermia juga bisa terjadi karena infeksi dimana hal ini biasanya terjadi pada pria dibawah 40 tahun. Jika penyebabnya adalah infeksi, cara mengobati hematospermia adalah dengan memberikan antibiotik bisa menyembuhkan kondisi tersebut. Namun jika setelah pemberian antibitok masih saja ada darah bercampur dengan sperma, maka kemungkinan pembedahan ringan juga bisa dilakukan.

Jika pembedahan dilakukan pastikan Anda mematuhi semua instruksi dari dokter berkaitan dengan perawatan organ intim setelal dilakukannya operasi. Jangan sampai kejadian seperti testis bengkak setelah operasi hidrokel terjadi pada Anda. Berkonsultasilah pada dokter dengan segera jika muncul beberapa gejala setelah operasi atau pembedahan. Beberapa cara mengobati hematospermia tersebut dapat dilakukan tergantung dari penyebab munculnya darah pada air mani. Selain infeksi dan kanker prostat, aktivitas yang berlebihan pada organ intim juga dapat memunculkan campuran darah tersebut.

Sponsors Link

Segala trauma yang terjadi pada organ intim dan berdampak pada pembuluh darah bisa menyebabkan munculnya hematospermia. Salah satu aktivitas yang memunculkan trauma pada pembuluh darah adalah aktivitas seks yang berlebihan. Untuk itu berhati-hatilah dalam melakukan hubungan seks agar tidak melukai alat kelamin. Melakukan seks yang sehat dan benar juga merupakan sebuah cara pencegahan prostatitis, dimana penyakit ini juga cukup berbahaya untuk kesehatan reproduksi pria.

Penyebab terjadinya Hematospermia

Hematospermia tidak hanya ditandai dengan munculnya bercak darah pada sperma saja, namun gejala tersebut biasanya juga diikuti dengan gejala lain seperi rasa sakit saat buang air kecil, alat kelamin membengkak, kandung kemih terasa sakit hingga munculnya darah tinggi serta demam. Pastikan Anda mengetahui gejala-gejala hematospermia agar pengobatan bisa cepat dilakukan. Selain hematospermia, Anda juga bisa mempelajari beberapa ciri-ciri penyakit torsio testis agar Anda bisa terhindar dari segala kondisi buruk yang menyangkut kesehatan reproduksi.

Sponsors Link

Berdasarkan dari beberapa penyebab yang bisa menimbulkan terjadinya hematospermia, Anda bisa melakukan beberapa pencegahan misalnya dengan berhubungan seks secara sehat dan aman. Tidak hanya berhubungan seks saja, apapun yang dapat menimbulkan trauma pada organ reproduksi harus dihindari atau paling tidak diminimalisir sebaik mungkin. Jika kondisi organ reproduksi sudah prima, maka jangan lupa untuk terus menjaga kesehatannya dengan melakukan pola hidup yang sehat

Untuk mendapatkan penanganan yang tepat, segera kunjungi ahli urologi begitu hematospermia terjadi. Dokter spesialis akan lebih mengerti seluk beluk kondisi yang Anda alami dimana setelah dilakukan observasi Anda bisa mendapatkan jenis pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab munculnya kondisi tersebut. Jangan tunggu lama, namun segera kunjungi dokter jika Anda merasakan hal yang aneh dan tidak nyaman pada organ reproduksi. Entah itu hematospermia atau penyakit lain, dengan segera ke dokter Anda bisa mencegah kondisi tersebut menjadi semakin parah dan sulit diobati. Pengobatan dan penanganan akan jauh lebih cepat dan ringan jika dilakukan saat gejala mulai terjadi. Jadi pastikan untuk bergerak cepat dan jaga selalu kesehatan organ reproduksi Anda.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan