Sponsors Link

Bolehkah Cacar Air di Beri Bedak? Bagaimana Anjuran Pemakaiannya?

Sponsors Link

Banyak orang yang sudah menddengar dan mengetahui cacar air. Cacar air adalah penyakit kulit yang dapat menular jika penderita memiliki kontak langsung dengan orang lain. Lantas seperti gejala gejalanya? Gejala yang ditimbulkan seperti gatal, ruam yang disertai air, tentunya membuat Anda tidak nyaman dalam melakukan beragam aktivitas. Sehingga beragam cara penyembuhan Anda lakukan. Misalnya memberikan obat dalam bentuk bedak gatal. Perbedaan cacar air dan campak. Namun, apakah hal ini aman dan dapat menyembuhkan cacar air Anda? Cari tahu dengan membaca penjelasan di bawah ini.

ads

Penggunaan Bedak pada Cacar Air dan Efeknya

Cacar air memiliki gejala gatal yang luar biasa. Hal ini dikarenakan adanya aktivitas virus yang menyebabkan infeksi. Kebanyakan orang memilih cara aman dengan membedaki cacar air agar aman dari ketidak sengajaan menggaruk akibat rasa gatal yang tidak normal. Mayoritas dokter menganggap hal ini diperbolehkan. Baik bedak biasa atau bedak gatal dalam penggunaannya. Fungsi bedak ini juga bukan untuk menyembuhkan cacar air, melainkan mengurangi rasa gatal dan cara aman mencegah tangan menggaruknya karena spontan. Namun bagi Anda yang memilih untuk tidak memberi bedak pun juga tidak masalah. Sebab efek cacar air pada mata secara alami akan sembuh dengan sendirinya. Jadi, Anda tak perlu khawatir dan panik.

Beberapa orang memilih menggunakan bedak gatal seperti kaladin. Bedak tersebut bisa menjadi pilihan Anda jika cacar air Anda masih memasuki tahap awal atau tahap kedua. Sebab luka atau iritasi yang Anda alami belum terlalu parah. Dengan pemberian bedak gatal tersebut, maka gejala gatal akan berkurang. Tetapi apabila cacar air Anda sudah berubah menjadi kulit kering dan koreng, bedak gatal itu tidak perlu Anda gunakan lagi. Sebab pengaruh cacar air dengan menstruasi tidak akan menyebabkan dampak berbahaya.

Anda juga bisa menggunakan bedak yang lain. Contohnya adalah bedak salisilat. Bedak tersebut umumnya tidak hanya digunakan untuk cacar air melainkan untuk iritasi kulit lainnya juga. Bedak yang satu ini justru lebih Anda gunakan saat cacar air Anda sudah mengering. Dengan demikian Anda akan terbebas dari iritasi kulit yang disebabkan oleh aktivitas virus. Bedak salisilat ini bekerja lebih ekstrim pada daerah luka. Dikhawatirkan jika luka Anda belum kering dan Anda tetap mengaplikasikannya, maka cacar air Anda akan mengalami komplikasi. Keadaan ini bukan menyembuhkan Anda, justru membuat masalah kesehatan Anda semakin berlipat.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pemberian bedak pada cacar air diperbolehkan. Pemberian bedak masih tergolong aman asalkan Anda tahu waktu yang tepat untuk jenis bedaknya. Tetapi, meskipun demikian Anda harus tetap melakukan konsultasi kepada dokter tentang masalah cacar air Anda. Bisa jadi, buah yang baik untuk penderita cacar air bisa dilakukan selain pemberian obat yang diberikan dokter jauh lebih baik dalam menyembuhkan cacar air. Sebab penggunaan bedak bukan mengobati cacar air Anda. bedak hanya mengurangi rasa gatal Anda sekali waktu yang bisa muncul kembali. Obat yang diberikan dokterpun terkadang juga tidak kompleks. Semua tergantung seberapa parah luka cacar air Anda.

Anjuran yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa anjuran yang perlu Anda perhatikan untuk meredakan cacar air Anda atau mencegah cacar air agar tak semakin parah. Anjuran ini bisa Anda lakukan karena anjuran tersebut tidaklah rumit. Apa saja anjuran tersebut? Baca penjelasan di bawah ini:

  • Hentikan Menggaruk

Cacar air memang sesekali membuat kulit terasa gatal. Gatal tersebut bila dibiarkan rasanya seperti semakin menjadi. Tetapi, jika Anda menggaruknya justru bukan sembuh yang Anda dapatkan melainkan infeksi yang semakin parah. Bukankah keadaan ini tidak Anda inginkan? Maka dari itu, segatal apapun tubuh Anda, jangan biarkan garukan yang Anda lakukan menyebab luka yang semakin fatal.

  • Mengonsumsi air putih dan buah-buahan
Sponsors Link

Terpenuhinya gizi pada tubuh akan membuat sistem imun Anda terus membaik. Dengan demikian tubuh Anda akan semakin kuat menahan aktivitas virus. Tubuh yang sehat tentu membuat virus tidak betah berkembang biak di tubuh tersebut. Maka usahakan untuk tetap menajga tubuh Anda dan menjaga stabilitas metabolisme tubuh. Jangan lupa mengonsumsi air putih juga. Sebab air putih telah terbukti menjadi obat terbaik bagi segala macam penyakit.

  • Berpakaian dengan Bahan yang Lembut

Saat cacar air, maka kulit akan terasa tidak nyaman. Sedangkan Anda memiliki aktivitas yang tidak bisa ditinggalkan. Maka dari itu kenakan pakaian yang memiliki bahan yang lembut di kulit Anda. Selain menjaga kenyamanan, pakaian berbahan lembut tersebut tentunya perbedaan cacar air dan biang keringat akan membuat kulit Anda terhindar dari iritasi karena anda tahu beberapa perbedaannya. Anda juga harus memilih bahan yang mudah menyerap keringat agar virus tidak mudah berkembang biak akibat adanya keringat yang Anda hasilkan.

  • Mengonsumsi Pereda Nyeri

Anda bisa memilih mengonsumsi paracetamol sebagai pereda nyeri dibandingkan harus menggaruk kulit Anda. tetapi penggunaan ini harus sesuai dosis. Jangan sesekali saat gatal menyerang Anda kemudian Anda mengonsumsinya. Jika demikian, bukan semakin membaik nyeri yang Anda rasakan tetapi Anda akan semakin memiliki kompleksitas penyakit.

  • Mandi Teratur
ads

Meski Anda memiliki cacar air, bukan berarti Anda tidak mandi, ya. Anda harus tetap mandi untuk membersihkan kotoran yang menempel setelah beraktivitas seharian. Anda bisa mandi dengan menyeka bagian tubuh yang terkena cacar air. Usapkan air secara perlahan dan keringkan dengan handuk yang lembut. Mandi dua kali sehari agar tubuh Anda bersih.

Pencegahan Cacar Air

Mencegah selalu menjadi solusi terbaik agar tubuh Anda sehat. Begitu juga masalah cacar air. Anda bisa mencegah cacar air dengan melakukan beberapa hal. Baca penjelasan di bawah ini untuk mengetahui hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah cacar air agar tidak bersarang pada tubuh Anda.

Vaksinasi menjadi cara terbaik dalam mencegah adanya cacar, tapi harus tahu juga bagaimana efek samping vaksin cacar air. Hal ini sudah dilakukan banyak kali sejak dulu. Vaksinasi bisa diberikan sejak masih berusia balita. Selain itu para pekerja medis juga perlu diberi vaksinasi mengingat profesinya yang selalu dikelilingi oleh orang dengan beragam macam penyakit. Terlebih cacar air merupakan penyakit kulit yang dapat menular. Selain itu vaksinasi juga dapat diberikan kepada para orang tua yang sudah lanjut usia. Sebab virus menyerang tubuh manusia yang memiliki sistem imun yang rendah atau buruk. Keadaan ini juga dialami oleh para lanjut usia.

Tidak ada cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mencegah tubuh terkena cacar air selain vaksin. Tetapi penyebaran jenis penyakit kulit ini sangat cepat dan mudah. Terlebih bagi Anda yang satu rumah dengan penderita. Tubuh Anda akan rentan terkena penyakit cacar air tersebut. Lantas hal apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah cacar air menyebar? Tentunya hal utama adalah menjaga kontak langsung dengan penderita. Selain cara di atas, Anda bisa melakukan hal lain seperti berikut ini.

  • Hindari penggunaan pakaian atau apapun yang digunakan oleh penderita. Memang terlihat menyakitkan karena seakan-akan mengisolasi penderita dan menjauhinya. Namun cara ini adalah cara aman agar tidak tertular. Tahukah Anda penyebab cacar air pada mulut vagina?
  • Sering lakukan kegiatan mencuci tangan. Ini harus Anda lakukan terlebih jika Anda sering bertemu dengan penderita. Dengan mencuci tangan, Anda menjaga tubuh Anda tetap higienis dan bersih sebisa mungkin.
  • Mengenakan masker. Tidak menutup kemungkinan virus cacar air dapat menyebar dengan cara bersin. Oleh karena itu, gunakan masker. Begitu pula jika bepergian atau mendatangi rumah sakit.
  • Rutin membersihkan kamar mandi di rumah. Apabila kamar mandi di rumah Anda hanya satu dan digunakan oleh banyak orang termasuk penderita cacar air, maka Anda harus lebih rutin membersihkan kamar mandi dibanding biasanya. Menjaga kebersihan kamar mandi bisa mengurangi adanya penyebaran virus cacar air.
  • Sering mencuci dan mengganti selimut dan sprei penderita. Mencuci bersih perlengkapan penderita cacar air memang harus Anda lakukan. Kotornya perlengkapan cara mengobati cacar air dengan jagung yang dikenakan penderita bisa menjadi sarang virus untuk menyebar dan berkembang biak.

Hal di atas yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi gatal pada cacar air atau mencegah agar cacar air tidak semakin parah. Sederhana, bukan? Anda harus tetap memperdulikan hal kecil tersebut demi menjaga kesehatan tubuh Anda. Hindari pula hal hal yang dapat memicu parahnya cacar air. Bagi Anda yang tidak menderita cacar air, cari tahu apa sebenarnya tanda-tanda terkena cacar air. Anda juga perlu memperhatikan hal yang bisa Anda lakukan agar dapat mencegah penyebarannya pada tubuh Anda. Jangan abaikan beberapa hal tersebut, ya. Jangan pula enggan berkonsultasi kepada dokter untuk penanganan yang tepat. Lebih baik Anda mendapatkan penanganan medis demi keamanan dan kesehatan tubuh. Semoga artikel di atas memberikan penjelasan terkait bolehkah penggunaan bedak pada cacar air. Disamping itu semoga pengetahuan Anda juga bertambah mengenai apa saja hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran cacar air.

Sponsors Link
, , ,




Oleh :
Kategori : Cacar