Sponsors Link

Bisul Pecah tapi Masih Keras: Penyebab, Bahaya dan Penanganannya

Sponsors Link

Bisul dalam dunia medis dikenal dengan istilah abses. Penyakit yang biasa menyerang kulit manusia baik di area wajah dan bagian tubuh lainnya ini disebabkan oleh infeksi dari bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri Staphylococcus aureus pada dasarnya hidup di area kulit manusia namun menjadi berbahaya ketika masuk ke dalam folikel rambut di permukaan kulit yang terluka.

ads

Bisul bukanlah penyakit kulit yang parah. Selain bisa diidentifikasi dan disembuhkan sendiri tanpa bantuan dokter, bisul yang menyerang Anda pada dasarnya akan sembuh sendiri selama berhari-hari hingga berminggu-minggu. Meski tampak tidak berbahaya, proses perawatan dan penyembuhan kulit yang terkena bisul tidak sepatutnya disepelekan. Sebab bisul juga bisa memicu komplikasi pada area tubuh lainnya. Efek samping dari pecahnya bisul yang paling umum adalah bisul sudah pecah tapi masih sakit atau keras.

Penyebab Kenapa Bisul Pecah Masih bisa Keras?

Ciri utama dan gejala penyakit bisul adalah bengkak berwarna kemerahan. Lambat laun, di dalam rongga bisul akan muncul nanah dan titik berwarna putih yang biasa disebut mata bisul. Bengkaknya area bisul adalah hal yang wajar. Hal tersebut menunjukkan adanya peradangan di area kulit yang terkena bisul maupun di area sekitarnya. Peradangan pada dasarnya adalah bukti adanya pertahanan sistem imun tubuh terhadap intervensi bakteri.

Peradangan yang membuat kulit bengkak dan terasa keras juga umum terjadi setelah ciri-ciri bisul akan sembuh dan pecah. Hal tersebut termasuk ke dalam hal yang normal dan wajar. Anda tidak perlu merasa cemas atau khawatir. Kecuali jika pecahnya bisul di tubuh Anda tidak hanya menyisakan pembengkakan namun menyebabkan keluhan lain seperti demam dan munculnya bisul lain di tubuh maka Anda perlu sesegera mungkin berkonsultasi dengan dokter.

Apakah Hal Tersebut Berbahaya?

Bisul yang pecah namun masih terasa keras bukanlah hal yang berbahaya. Banyak dokter dan praktisi kesehatan berkata bahwa hal tersebut termasuk ke dalam hal yang normal. Permukaan kulit selepas bisul pecah yang masih terasa bengkak dan keras menunjukkan masih adanya peradangan yang terjadi di sekitar kulit.

Namun, ada kalanya Anda harus mencermati bagaimana cara bisul di permukaan kulit Anda pecah. Jika bisul pecah secara alami maka Anda bisa bernapas lega. Akan tetapi jika Anda memecahkannya sendiri tanpa bantuan medis maka sebaiknya Anda berkonsultasi kemudian dengan dokter. Sebab efek samping memecahkan bisul tanpa bantuan medis tentu berbahaya dan bisa memicu infeksi serta peradangan lainnya.

Bagaimana Cara Mengobati Bisul yang Pecah tapi Masih Keras

Alasan utama kenapa bisul yang pecah masih terasa keras adalah masih munculnya peradangan di area kulit. Oleh karena itu, menggunakan obat-obatan baik obat oral maupun oles dengan khasiat yang mampu meredakan peradangan atau inflamasi tentu disarankan. Namun, karena bisul sendiri bukanlah penyakit kulit yang berbahaya maka Anda harus bijak ketika hendak menggunakan obat—terutama obat oral, sebab tanpa perhatian dari dokter atau praktisi kesehatan, hal tersebut ditakutkan akan memberikan efek samping yang lebih buruk.

Dibandingkan dengan mengonsumsi obat oral, ada baiknya Anda terlebih dahulu menggunakan obat atau salep oles untuk meredakan inflamasi atau peradangan yang membuat bisul pecah Anda masih terasa keras. Anda juga bisa mencoba membuat obat oles alami dari bahan-bahan yang bisa Anda temukan dengan mudah di rumah. Salah satu bahan yang mampu memberikan manfaat tersebut adalah bawang putih.

Jika Anda berencana untuk meredakan peradangan yang terjadi setelah bisul Anda pecah, maka ikutilah beberapa langkah berikut ini:

Sponsors Link

  • Persiapkan bawang putih sebanyak 4 siung dan ulekan,
  • Kuas dan cuci bersih di bawah air yang mengalir,
  • Tumbuk menggunakan ulekan hingga halus,
  • Ambil sebagian dan balurkan di area bisul pecah yang membengkak,
  • Biarkan menempel dan meresap untuk beberapa saat,
  • Bersihkan dengan air dan ulangi.

Selain bisa meredakan peradangan yang terjadi pada bisul yang sudah pecah, bawang putih juga bisa dijadikan obat bisul untuk membuatnya lekas pecah. Jika Anda tidak bisa menggunakan bawang putih karena baunya yang menyengat, cobalah menggunakan lidah buaya. Cara mengobati bisul dengan lidah buaya terhitung cukup murah dan aman. Hal yang perlu Anda perhatikan setelah bisul pecah adalah perawatan setelah bisul pecah. Hal tersebu dilakukan agar peradangan yang terjadi cepat mereda dan kondisi kulit kembali seperti semula. Akan tetapi, beberapa jenis bisul yang membandel kerap kali meninggalkan bekas yang tidak enak dipandang. Anda harus mengetahui cara menghilangkan bekas bisul.

Namun, para dokter mempercayai bahwa bisul yang dipecahkan secara medis dengan melakukan sayatan untuk mengeluarkan nanah lebih mungkin tidak menimbulkan bekas dari pada menunggu bisul pecah secara alami. Maka dari itu dalam pengobatan dan perawatannya, Anda bisa mempertimbangkan untuk menyembuhkan bisul yang Anda alami sendirian atau dengan menggunakan bantuan medis.

Meski begitu, sembuhnya Anda dari penyakit bisul tidak patut membuat Anda kembali abai dengan kesehatan kulit Anda. Anda perlu menjaga kesehatan kulit Anda dengan memperhatikan kebersihan dan perawatannya. Anda juga bisa menunjang kesehatan kulit Anda dengan menggunakan produk-produk kesehatan kulit baik produk alami maupun pabrik.

Sponsors Link
, , , ,




Oleh :
Kategori : Bisul