Sponsors Link

Bisul di Mons Pubis: Gejala, Penyebab dan Perawatannya

Sponsors Link

Salah satu penyakit kelamin wanita yang patut Anda khawatirkan jika terjadi adalah bisul di area mons pubis. Mons pubis dalam istilah bahasa Indonesia berarti punuk vagina, merupakan area paling luar vagina yang terbentuk dari lapisan lemak. Ada pun alasan kenapa mons pubis juga disebut sebagai punuk adalah karena bentuknya yang menonjol. Munculnya bisul di area ini tentu bisa membuat bagian kemaluan Anda terasa tidak nyaman dan mengindikasikan tingkat kebersihan yang kurang.

ads

Gejala Bisul di Area Mons Pubis

Gejala munculnya bisul di area mons pubis umumnya ditandai dengan adanya bejolan dengan berbagai ukuran di area mons pubis, biasanya berukuran sebesar kacang polong hingga telur puyuh. Munculnya benjolan ini kerap kali diiringi dengan rasa gatal yang tidak tertahankan. Meski demikian, ada baiknya Anda tidak menggaruk bagian tersebut apalagi menggunakan jari tangan dengan kuku yang panjang atau tidak bersih.

Seiring berjalannya waktu seperti halnya bisul yang terjadi di bagian tubuh Anda yang lain, bagian yang benjol akan lambat laun berwarna kemerahan. Nanah akan mulai terlihat dengan titik putih di bagian tengah yang biasa disebut sebagai mata bisul. Bisul ini akan pecah dan sembuh dalam beberapa hari. Ketahui cara menghilangkan benjolan di mons pubis dan cara mengobati benjolan di mons pubis agar Anda terhindar dari bisul.

Penyebab Bisul di Area Mons Pubis

Penyebab utama dari munculnya bisul. Di mons pubis adalah adanya infeksi di area folikel rambut. Seperti yang Anda ketahui, mons pubis adalah area dari organ reproduksi wanita yang mulai ditumbuhi rambut sejak seseorang mengalami masa pubertas. Akan tetapi, penyebab infeksi di area folikel rambut di mons pubis bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut ini.

  1. Keringat Berlebih

Infeksi di folikel rambut yang tumbuh di area mons pubis bisa terjadi karena tingginya kadar keringat yang muncul namun berbanding terbalik dengan kebersihan area mons pubis Anda. Keringat dan kebersihan yang kurang mampu menjadi rumah bagi bakteri-bakteri yang terdapat di area genital. Bakteri yang menumpuk sudah tentu akan memicu munculnya infeksi. Selain menyebabkan bisul, keringat dan tumpukan bakteri juga bisa memicu timbulnya bentol di bibir kemaluan.

  1. Celana Dalam yang Ketat

Tumpukan bakteri tidak hanya terjadi karena keringat yang tidak dibersihkan dengan baik. Tumpukan bakteri bisa muncul karena penggunaan celana dalam yang ketak. Celana dalam yang ketat tidak membiarkan udara bisa masuk ke sekitar area genital Anda sehingga membuat area tersebut menjadi lembab. Infeksi juga bisa terjadi akibat gesekan bahan dan karet dari celana dalam yang menimbulkan lecet.

  1. Pengaruh Hormon

Ada kalanya, infeksi yang terjadi di folikel rambut dan menjadi pemicu bisul juga bisa terjadi karena alasan hormonal. Dalam beberapa kesempatan, wanita akan mengalami siklus hormonal di mana kadar hormon progesteron cukup tinggi di dalam tubuh. Tingginya kadar progesteron mampu meningkatkan intensitas lemak. Sementara itu, lemak mampu memblokade folikel rambut dan menciptakan infeksi.  Selain memunculkan infeksi, lemak juga mampu membuat area mons pubis menjadi lebih besar yang harus diatasi dengan cara mengecilkan mons pubis.

  1. Kebiasaan Mencukur Rambut Pubis yang Buruk

Sebagai area sensitif, area mons pubis sudah selayaknya Anda perhatikan dengan benar jika Anda hendak mencukup rambut yang tumbuh di permukaan kulitnya. Sebab, kebiasaan mencukur rambut pubis yang buruk dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan kulit dan area genital Anda. salah satu akibat dari kebiasaan mencukur rambut pubis yang salah adalah ingrown hair atau rambut pubis yang tumbuh ke dalam. Ingrown hair mampu menyumbat folikel rambut dan menimbulkan infeksi.

Sponsors Link

Selain itu, mencukur rambut pubis yang salah juga bisa menimbulkan luka atau goresan. Luka yang tidak ditangani dengan tepat tidak hanya bisa menjadi penyebab bisul, tetapi juga penyebab kelainan kulit yang lain. Jika tidak ditindaklanjuti dengan benar, bakteri dari luka di area mon pubis dikhawatirkan menyebar ke area genital yang lainnya.

Bagaimana Perawatan Bisul di Mons Pubis?

Menilik dari banyaknya penyebab benjolan di kelamin wanita yang berujung pada kondisi bisul, Anda disarankan harus meningkatkan kebersihan di area genital. Perawatan terhadap area mons pubis yang perlu Anda lakukan bisa dimulai dengan menjauhi beberapa hal yang menyebabkan bisul seperti rutin mengganti celana dalam, menggunakan celana dalam yang longgar, menjaga kebersihan dari segala kotoran serta kotoran berlebih.

Selain itu, Anda juga harus pandai menjaga kebersihan area genital Anda ketika dan setelah mengalami menstruasi. Darah menstruasi yang tidak dibersihkan dengan benar mampu memicu banyaknya bakteri yang tidak baik untuk kesehatan area genital Anda.  Cara membersihkan kemaluan setelah haid harus disertai dengan penggunaan antiseptik dan peralatan yang higienis.

Antibiotik dan antibakteri juga bisa Anda gunakan untuk membersihkan area mons pubis yang mengalami bisul. Namun untuk penggunaan yang lebih aman dan tidak memberikan efek samping, usahakan untuk mendapatkan saran dan resep dari dokter. Begitu juga jika Anda menginginkan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk menghilangkan penyebab benjolan di kelamin wanita.

Sponsors Link
, , , , ,




Oleh :
Kategori : Bisul